Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.319 views

Takut Terbongkar Kesesatannya, Aktivis Syi'ah Teror Seminar di Masjid

JAKARTA (voa-islam.com) – Tak mau terbongkar kedoknya, para penganut Syi'ah fanatik meneror panitia seminar "Menghadapi Makar Syi’ah dalam Revolusi dan Aqidah." Kok masih ada orang beragama yang alergi forum ilmiah?

Sesuai jadwal, seharusnya acara seminar sehari yang bertema "Menghadapi Makar Syi’ah dalam Revolusi dan Aqidah" digelar Sabtu pagi (30/4/2011) di Masjid As-Sholihin Condet, Jakarta Timur. Meski persiapan sudah matang dan undangan sudah disebarkan dua pekan sebelumnya, namun acara dibatalkan sepihak oleh takmir masjid sehari sebelum acara digelar. Alasannya berkaitan dengan keamanan, karena takmir masjid mendapatkan terror dan acaman yang bertubu-tubi dari pihak luar yang diduga pengikut radikal Syi'ah.

Jum’at sore (29/4/2011), perwakilan Gerakan Mahasiswa Untuk Syari’at Islam (Gema Salam)  selaku panitia pelaksana seminar mengonfirmasi persiapan acara kepada takmir masjid. Digelarlah pertemuan di rumah Haji Rustam Mahadji Tandjung, ketua DKM As-Sholihin di jalan Batu Ampar 3. Rustam didampingi Iskandar, Ketua Pelaksana Harian Masjid, dan Ahmad Nur Iman. Ternyata pihak DKM juga mengundang Aang Suhana, Bimas Polsek Kramat Jati.

Inti pertemuan itu adalah pembatalan acara seminar oleh takmir masjid. Pihak Gema Salam meminta toleransi agar acara tetap terlaksana karena undangan sudah menyebar di beberapa media dan sudah banyak jamaah yang mengkonfirmasi akan menghadiri acara tersebut. Namun ketua DKM tetap menolak dengan alasan beberapa masalah administrasi dan terutama banyaknya teror dan ancaman yang diterima.

....Hari ini saya mendapatkan enam kali telepon yang meminta acara itu dibatalkan. Mereka mengancam akan mengerahkan massa....

Dengan raut muka yang nampak tertekan, Haji Rustam menjelaskan kalau dirinya mendapatkan banyak ancaman dan terror yang diduga dilakukan oleh kelompok Syi’ah atau dari pihak-pihak lain yang tidak ingin berlangsungnya acara tersebut. Ancaman teror disampaikan melalui telepon dan SMS ke ponsel miliknya. “Hari ini saja saya sudah mendapatkan enam kali telepon yang meminta acara itu dibatalkan. Mereka mengancam akan mengerahkan massa. Ada juga penelpon yang mengaku dari Kepolisian,” ujar Rustam dengan terbata-bata.

DKM bersikukuh agar acara tersebut dibatalkan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Padahal pihak kepolisian sebagaimana disampaikan Aang Suhana telah menjelaskan bahwa Polsek sudah menerima surat pemberitahuan penyelenggaraan acara seminar tersebut dan siap mengerahkan personel keamanan pada saat acara berlangsung. Akhirnya dengan berat hati Pihak Panitia Gema Salam pun mau tidak mau harus membatalkan acara tersebut. 

Ustadz Hartono Ahmad Jaiz yang sedianya menjadi pemateri pada acara tersebut, menyayangkan pembatalan yang dilatari oleh teror gelap tersebut. Menurutnya, pembatalan acara itu sangat merugikan dakwah dan menguntungkan aliran sesat.

“Hal yang seperti ini harus diwaspadai, di mana dakwah tidak kondusif  tapi aliran sesat malah kondusif. Umat Islam perlu menyadari bahwasanya aqidah ini sudah terancam. Ini keadaan yang kurang menguntungkan bagi umat Islam," ujar pemerhati aliran-aliran dan faham sesat itu.

Karenanya, Hartono mengimbau umat Islam agar mewaspadai ketimpangan antara dakwah Islam dan kebebasan penyiaran faham sesat. "Umat Islam harus menyadari, saat ini kesesatan itu justru bisa ngelunjak! Dakwah menyampaikan kebenaran bisa terhalangi, sedangkan orang yang merusak Islam malah bisa eksis," jelas penulis buku Aliran dan Faham Sesat di Indonesia itu.

....Kebencian kaum Syi'ah terhadap Islam itu lebih besar dibandingkan orang kafir. Para ulama Sunni dibunuhi, masjid-masjid Sunni dihancurkan. Padahal di negeri-negeri kafir saja masjid boleh didirikan....

Mengenai sekte Syi'ah,  Hartono menjelaskan bahwa kebencian kaum Syi'ah terhadap Islam itu lebih besar dibandingkan orang kafir. Permusuhan ini dilakukan oleh pemerintah Syi’ah di Iran dengan membunuhi para ulama Sunni dan menghancurkan masjid-masjid Sunni. "Para ulama Sunni dibunuhi, dan masjid-masjid Sunni dihancurkan. Padahal di London dan negeri-negeri kafir lainnya saja masjid boleh didirikan," jelasnya.

Bukti permusuhan lainnya terhadap Islam, di Taheran Iran tidak ada satu pun masjid Sunni (Ahlus Sunnah). Ketika ditanya wartawan  di Afrika Utara mengenai kondisi masjid Sunni di Taheran, Syaikh Taskhiri, ulama Syi’ah, menjawab bahwa saat ini belum saatnya. Bila mereka mengetahui ada sebuah rumah yang menyelenggarakan Shalat Jum’at berjamaah, malah digrebeg.

Hartono mengingatkan umat agar waspada terhadap sekte Syiah, bila tak ingin mengalami nasib yang sama bila menjadi minoritas seperti di Iran. "Ketika belum berkuasa saja Syi’ah sudah berani meneror dakwah, apalagi kalau sudah berkuasa,” tutupnya.

Senada itu, Ustadz Anung Al-Hamat Lc yang juga dijadwalkan menjadi pemateri acara tersebut, menyatakan kekecewaan pembatalan acara. Menurutnya, para pengikut Syi'ah melakukan teror untuk membatalakan acara karena mereka  tak mau ada pihak yang membongkar kesesatan Syi'ah. "Kaum Syi’ah memang sudah di ujung kekalutan dan ketakutan terbongkarnya kesesatan mereka," ujar alumnus Fakultas Hadits Universitas Al-Azhar itu.

....Kaum Syi’ah memang sudah di ujung kekalutan dan ketakutan terbongkarnya kesesatan mereka....

Mengenai program revolusi Syi'ah, Ustadz Anung mendapat berita itu dari salah seorang jamaah yang pernah menghadiri majelis Syi’ah, yang menceritakan bahwa Syi’ah akan melakukan Revolusi 20-30 tahun ke depan.

Kekecewaan tak jauh berbeda juga disampaikan Abu Asybal Usamah, narasumber ketiga dalam acara seminar tersebut. Seminar tersebut digelar bukan untuk menebar permusuhan, tapi demi tanggung jawab dakwah. Ironis bila dakwah disambut dengan teror.

"Kita mempunyai tanggung jawab bersama menolong umat Islam di mana pun mereka dan membongkar makar Syi’ah adalah upaya preventif untuk membentengi umat Islam khususnya di Indonesia," tuturnya. “Syi’ah mempunyai latar belakang Revolusi  dan politik yang perlu diwaspadai, mereka bermain secara halus membonceng pluralislme dan liberalisme serta melakukan pendekatan kepada elite penguasa.”

Meski hajat seminar bertema membongkar makar Syi'ah terganjal teror, namun panitia penyelenggara tak surut semangat. Rencananya, seminar itu akan digelar dalam waktu dekat di tempat yang kondusif. “Kami mewakili Gema Salam mohon maaf kepada umat yang sudah dikecewakan atas pembatalan acara tersebut. Insya Allah dalam waktu dekat kami persiapkan  acara seminar 'Menghadapi Makar Syi’ah dalam Revolusi dan Aqidah' di tempat lain," ujar Usamah mewakili rekan-rekannya Gema Salam. "Insya Allah kami tidak akan menyerah dengan tekanan apapun!”  tekadnya. [taz, ahmed widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Sudah Saatnya Dibentuk Kementerian Penangkapan Aktivis

Sudah Saatnya Dibentuk Kementerian Penangkapan Aktivis

Senin, 26 Oct 2020 08:25

Bank Irak Tawarkan Pinjaman Sebesar 10 Juta Dinar Bagi Yang Ingin Menikahi Istri Kedua

Bank Irak Tawarkan Pinjaman Sebesar 10 Juta Dinar Bagi Yang Ingin Menikahi Istri Kedua

Ahad, 25 Oct 2020 17:15

Seruan Protes dan Boikot Produk Prancis Menggema Menyusul Komentar Anti-Islam Macron

Seruan Protes dan Boikot Produk Prancis Menggema Menyusul Komentar Anti-Islam Macron

Ahad, 25 Oct 2020 15:45

Kaji Buku ‘Muslimah Anti Viral’, FMDKI Ajak Muslimah Indonesia Perkuat Keislaman di Era Digital

Kaji Buku ‘Muslimah Anti Viral’, FMDKI Ajak Muslimah Indonesia Perkuat Keislaman di Era Digital

Ahad, 25 Oct 2020 15:25

Anjuran Menutup Aurat untuk Anak

Anjuran Menutup Aurat untuk Anak

Ahad, 25 Oct 2020 13:55

Komisi VI DPR Aceh Serahkan Hasil Uji Calon Anggota Baitul Mal Aceh ke Pimpinan Dewan

Komisi VI DPR Aceh Serahkan Hasil Uji Calon Anggota Baitul Mal Aceh ke Pimpinan Dewan

Ahad, 25 Oct 2020 12:50

HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

Ahad, 25 Oct 2020 12:04

Efektivitas Audit Internal Syariah dan Kualitas Pelaporan Keuangan

Efektivitas Audit Internal Syariah dan Kualitas Pelaporan Keuangan

Ahad, 25 Oct 2020 11:57

Pasukan Keamanan Afghanistan Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Al-Qaidah Abu Muhsin Al-Masri

Pasukan Keamanan Afghanistan Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Al-Qaidah Abu Muhsin Al-Masri

Ahad, 25 Oct 2020 11:46

Selama Tidak Diwajibkan, MUI Dukung Materi Khutbah Kemenag

Selama Tidak Diwajibkan, MUI Dukung Materi Khutbah Kemenag

Ahad, 25 Oct 2020 11:20

Juara UFC Khabib Nurmagomedov Umumkan Pensiun Setelah Mengalahkan Justine Gaethje

Juara UFC Khabib Nurmagomedov Umumkan Pensiun Setelah Mengalahkan Justine Gaethje

Ahad, 25 Oct 2020 09:40

ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

Sabtu, 24 Oct 2020 21:15

Kelompok Perdagangan Arab Boikot Produk Prancis

Kelompok Perdagangan Arab Boikot Produk Prancis

Sabtu, 24 Oct 2020 20:46

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Sabtu, 24 Oct 2020 20:28

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

Sabtu, 24 Oct 2020 20:00

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Sabtu, 24 Oct 2020 19:59

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Sabtu, 24 Oct 2020 19:16

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Sabtu, 24 Oct 2020 18:53

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

Sabtu, 24 Oct 2020 17:11

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Sabtu, 24 Oct 2020 17:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 23/10/2020 18:24

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik