Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.564 views

KH. Fikri Bareno: Jangan Sampai Memunculkan Kerusuhan SARA

Jakarta (voa-islam) - Lima tahun lalu, hanya dengan uang muka (DP) Rp. 5 juta, pedagang sudah bisa berdagang di lantai dasar 1 Gedung Thamrin City. Sebelumnya, tempat ini sangat sepi pengunjung, hampir seperti kuburan. Tahun selanjutya, untuk berjualan di sini, pedagang dikenai uang muka Rp. 7 jutaan.

"Ketika itu PT. MK sangat lunak dalam memasarkan kios kepada pedagang. Kalau tidak begitu, tidak ada toko yang  beli. Dua tahun kemudian, Gedung Thamrin City, terutama di lantai dasar 1 mulai ramai didatangi pengunjung," kata Fikri yang juga Sekjen al Ittihadiyah.

Sejak itu, PT. MK memberlakukan ketentuan denda bagi pedagang yang telat membayar angsuran, padahal tidak ada penjelasan sebelumnya. Kepada pedagang, tidak pernah diberi surat  PPJB (Pengikat Perjanjian Jual Beli) oleh PT. MK. Yang terjadi justru melakukan penipuan terhadap pedagang, yakni dengan memberikan surat pinjam-pakai.

Suatu ketika, PT. MK mengundang pedagang ke kantornya untuk kemudian disodorkan tandatangan, katanya untuk pembelian toko. Akibat pedagang tidak teliti membaca surat tersebut, akhirnya pedagang menandatanganinya. Usut punya usut, ternyata surat yang ditandatangani pedagang itu adalah surat perjanjian hak pinjam pakai, bukan PPJB (yang di dalamnya diatur hak pembeli dan penjual dan kewajiban kedua belah pihak). Pedagang pun tertipu.

Yang jelas, ada itikad buruk dari PT. MK. Dengan otak bulusnya, pedagang yang menandatangani surat yang dikira pengikat jual beli (PPJB), tidak tahunya surat hak pinjam pakai. Dengan status  pinjam pakai itulah, suatu ketika jika pasar ini sudah ramai, maka PT. MK merasa punya hak untuk mengusir pedagang dengan mudahnya.

Setelah dua tahun ini, pedagang yang telat membayar angsuran, diberlakukan denda berdenda atau ”bunga-berbunga”, yang angkanya 10 kali lebih dari rentenir dari besar bunganya. Rata-rata pedagang punya utang sebesar Rp. 140 juta dari,harga toko berkisar Rp 280 juta. Namun, sebagian besar mereka sudah membayar sekitar 50%. Tapi konyolnya, keharusan membayar denda itu nilainya sangat besar, yakni Rp. 400 - 600 juta. Inilah yang ditolak oleh pedagang yang sebagian besar Muslim.

Fikri Bareno berharap, Pemerintah harus turun tangan menyelesaikan permasalahan ini. Kita ketahui, pemasar kios disini seratus persen dari kalangan Chines. Mereka mengintimidasi pedagang, menindas, mengekskusi,  menggembok dan merusak toko pedagang, bahkan mengirim pihak ketiga yang bisa diduga adalah preman bayaran yang didukung oleh securty setempat sebanyak 80 orang.

”Saya sudah empat kali berpapasan dengan mereka. Sebagai pedagang, akan kita gagalkan aksi melawan hukum mereka. Kami minta pihak pemasar PT MK agar mengikuti prosedur hukum, jangan sembarang menyita, dan menghanguskan uang pedagang yang sudah masuk Rp. 140 juta dengan cara mengangsur. Kini, kami mulai melawan.”

PT. MK tidak punya hak untuk mengeksekusi. Eksekusi hanya boleh dilakukan oleh pengadilan. Maka, jangan sampai persoalan ini memunculkan benih kekerasan dari para pedagang sehingga menimbulkan kerusuhan SARA.

Somasi PT. MK

Ditambahkan kuasa hukum Persatuan Pedagang Thamrin City, Eddie Moeras, kami akan melakukan somasi tehada PT. MK yang beritikad tidak baik terhadap pedagang. Pedagang yang telah membayar 50% dari total seluruh pembayaran, hanya diberikan surat hak pinjam pakai, bukan PPJB. Pedagang merasa tertipu, dikiranya surat yang disodorkan itu akad jual beli, tak tahunya lembaran hak pinjam pakai.

Kini, pihak pedagang akan melakukan penundaan atau penangguhan pembayaran, sebelum pihak PT. MK membuat, memberikan dan menandatangani PPJB kepada pedagang. Yang pasti, pedagang punya itikad baik untuk melunaskan kewajibannya.

”Pedagang ini membeli, bukan meminjam. Tapi kenapa surat pesanan yang tercantum berstatus pinjam pakai, bukan jual beli?  Ini menunjukkan tidak adanya kepastian hukum soal jual beli, bahkan dengan seenaknya PT. MKmembatalkan secara sepihak. Untuk 1 kios dikenakan harga Rp. 280 juta, sementara pembayaran sudah masuk 50%. Tapi, karena terlambat 45 hari, lalu pihak PT. MK tiba-tiba membatalkan secara sepihak, sehingga uang pedagang untuk pembayaran angsuran dianggap hangus. Itu berarti uang pedagang sebesar 140 juta yang dibayar itu hilang begitu saja,” jelasnya.

Konyolnya lagi, begitu uang pedagang dianggap hangus, pihak PT. MK menjual lagi kepada orang lain, harganya bisa lebih tinggi sekitar Rp.500 juta. Jika pembeli kios yang lain gagal lagi, karena keterlambatan membayar angsuran selama 45 hari, maka kios itu dijual lagi kepada yang lain. Intinya, PT. MK hanya mengejar uang dendanya saja yang angkanya sangat fantastis. Sementara pedagang tidak mengetahui, ada Perjanjian Pengikat Jual Beli (PPJB). Kalau pedagang punya akta PPJB, PT. MK tidak bisa berbuat seenaknya.

Perlu ditegaskan, sesungguhnya ketentuan denda bunga berbunga itu tidak ada di dalam surat pinjam pakai. Yang ada adalah Surat Pesanan, tapi di dalamnya ada perjanjian seperti jual beli. Kesepakatan itu isinya, jika PT MK terlambat menyerahkan tokok, maka dikenai denda 3% maksimal . Tapi giliran pembeli yang terlambat dikenai denda 4% tanpa limit. Jadi denda itu denda lebih besar dari harga pokok. Bayangkan, jika denda itu dhimpun, sudah berapa ratus juta yang harus dikeluarkan pedagang. Jelas ini, tidak fair, permainan curang dan cara bisnis yang kotor.

Jika sisa pembayaran tinggal 140 juta, namun dendanya jauh lebih besar lagi, yakni Rp. 400 juta. Inilah yang kita lawan. Yang jelas, Surat Pesanan itu bukan perjanjian, tidak bisa diterapkan. Kalau pun ada denda, harus diatur dalam PPJB. Bayangkan, diantara pedagang ada yang sudah lunas pembayarannya, tapi belum mendapatkan PPJB. Sekitar 2. 500 unit kios tidak ada surat-surat dalam bentuk PPJB. Dikarenakan hanya diberi surat pinjam pakai, maka pedagang dianggap menyewa, bukan membeli.

”Kami akan somasi PT. MK. Yang diincar PT MK adalah dendanya yang bunga berbunga. Yang jelas, pedagang mau melunasi sisa pembayaran, tamun dengan syarat harus diberikan surat PPJB . Lucunya, PT. MK tidak mau memberi PPJB, padahal kami akan melunasi sisa angsurannya,” kata Eddie Moeras.

Belum lama ini, mulai ada penyegelan, penggembokan secara paksa. Mereka memakai seragam karyawan PT. MK. Kami menduga, mereka adalah pihak ketiga sebagai orang bayaran. Konyolnya lagi, satpam yang seharusnya melindungi pedagang, justru membantu mereka. Ini suatu kejanggalan. ”Kami sudah memiliki bukti berupa video yang memperlihatkan adanya pengrusakan, rooling dor yang dirusak,” tukas Eddie. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Senin, 24 Feb 2020 12:45

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Senin, 24 Feb 2020 12:25

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Senin, 24 Feb 2020 07:30

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Senin, 24 Feb 2020 07:02

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

Senin, 24 Feb 2020 06:30

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Senin, 24 Feb 2020 06:28

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Ahad, 23 Feb 2020 22:33

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ahad, 23 Feb 2020 22:05

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Ahad, 23 Feb 2020 21:00

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Ahad, 23 Feb 2020 19:55

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 23 Feb 2020 18:18

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Ahad, 23 Feb 2020 17:50

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Ahad, 23 Feb 2020 17:48

Olok-olok Salam Pancasila

Olok-olok Salam Pancasila

Ahad, 23 Feb 2020 16:07

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Ahad, 23 Feb 2020 13:59

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

Ahad, 23 Feb 2020 12:58

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Ahad, 23 Feb 2020 11:30

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X