Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.627 views

Diskriminasi Hukum: Terdakwa Teroris Divonis Berat, Koruptor Dilindung

JAKARTA (voa-islam.com) – Para terdakwa teroris selalu diganjar hukuman berat, rata-rata di atas 10 tahun penjara. Sementara terdakwa koruptor, hampir tak ada yang dihukum lebih dari 10 tahun. Isu pemberantasan terorisme menjadi tren global, sedangkan permainan politis saling melindungi politisi dan pejabat negara yang korup.

Hal itu diungkapkan Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar menanggapi diskriminasi hukum terhadap terdakwa teroris dan pelaku koruptor.

"Perbandingannya, kalau teroris atau makar itu biasanya vonisnya ekstrim. Sedangkan kalau korupsi atau penegakan HAM itu rendah-rendah," ujar Azhar, tadi malam (16/6/2011).

Azhar menduga ada permainan politis di kasus-kasus korupsi dan pelanggaran HAM. Ada upaya saling melindungi dan mengunci karena pelakunya adalah politisi dan pejabat negara. Hal ini berbeda dengan kasus terorisme yang dilakukan bukan oleh aparat negara atau pun politisi.

"Apalagi sekarang isu pemberantasan teroris sedang menjadi tren global. Karena itu hukumannya berat-berat," terang Azhar.

....isu pemberantasan teroris sedang menjadi tren global, karena itu hukumannya berat-berat....

Azhar menyayangkan hal ini. Menurutnya hukuman berat bagi teroris akan membuat orang-orang yang tidak puas melakukan perlawanan. Di sisi sebaliknya, hukuman ringan bagi koruptor, tidak akan membuat orang-orang jera melakukan korupsi.

Dia menambahkan sistem penegakan hukum yang tidak profesional hanya akan menimbulkan pelanggaran hukum secara terus menerus. Hal ini tentunya harus dihindari.

"Lembaga peradilan, lembaga penyidik, pengadilan, penuntut harus bersikap independen dan profesional. Pemimpin lembaga peradilan, polisi, jaksa agung, dan ketua MA itu harus memastikan satu domain kasus dihukum secara sama, jangan ada diskrimasi," tutupnya.

....majelis hakim tidak mempertimbangkan pentingnya pengakuan saksi kunci ketika menjatuhkan putusan 15 tahun penjara terhadap Ustadz Abu...

Diskriminasi hukum itu terjadi dalam persidangan Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) KH Abu Bakar Baasyir di di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Menurut Dewan Pembina Tim Pembela Muslim (TPM) Achmad Michdan, majelis hakim tidak mempertimbangkan pentingnya pengakuan saksi kunci ketika menjatuhkan putusan 15 tahun penjara terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

"Bahwa proses dalam pertimbangan hakim itu kan fakta persidangan berdasarkan saksi-saksi. Yang menarik justru ada keterangan salah satu saksi yang tidak dipertimbangkan," kata Achmad Michdan usai sidang di PN Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2011).

Menurut Michdan, Khairul adalah salah seorang saksi yang kini ditahan karena tuduhan terlibat perampokan Bank CIMB Medan. Khairul adalah orang yang mampu membuktikan bahwa tindak pidana yang memberatkan Ba’asyir adalah hasil intimidasi penyidik kepolisian dan diminta polisi.

....para tersangka teroris itu mendapat tekanan fisik, mendapat tekanan mental...

"Dia saksi yang mengungkapkan para tersangka teroris itu mendapat tekanan fisik, mendapat tekanan mental. Inilah, yang kemudian menjadi atensi," kata Michdan.

Dengan alasan tidak didengarkannya Khairul ini, Mihdan pupus harapan jika lima majelis hakim telah membuat putusan Basyir secara adil.

"Sebetulnya benteng terakhirnya adalah pengadilan yang harus mengapresiasi. Jadi, itu menurut pengadilan saja, kepanjangan tangan pemerintah. Dan pemerintah memiliki kepentingan luar negeri. Tapi, tidak terjadi keadilan," tutupnya. [silum/dtk, trb]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Hingga akhir hayatnya, ustadz Sanjaya Abdullah mengabdikan diri di jalan dakwah. Kini masa depan yatim Syifani dan Syafina yang masih SD, menjadi tanggungjawab kita hingga baligh...

Latest News
Komandan Lapangan Hizbullat LibanonTewas dalam Pertempuran di Desa Syi'ah Suriah

Komandan Lapangan Hizbullat LibanonTewas dalam Pertempuran di Desa Syi'ah Suriah

Ahad, 07 Feb 2016 09:45

Sosok Ibu Dimasa Kini; Oh Ibu...

Sosok Ibu Dimasa Kini; Oh Ibu...

Ahad, 07 Feb 2016 08:04

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Sabtu, 06 Feb 2016 23:41

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Sabtu, 06 Feb 2016 22:30

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Sabtu, 06 Feb 2016 21:48

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Sabtu, 06 Feb 2016 21:29

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

Sabtu, 06 Feb 2016 20:46

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Sabtu, 06 Feb 2016 20:45

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Sabtu, 06 Feb 2016 20:20

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Sabtu, 06 Feb 2016 20:05

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Sabtu, 06 Feb 2016 19:29

KPAI Sebut Tayangan Sinetron Banyak Ajarkan Kekerasan pada Anak

KPAI Sebut Tayangan Sinetron Banyak Ajarkan Kekerasan pada Anak

Sabtu, 06 Feb 2016 18:59

Negeri Akhir Zaman Itu Bernama Syam

Negeri Akhir Zaman Itu Bernama Syam

Sabtu, 06 Feb 2016 17:51

KPR Syariah, Solusi Miliki Rumah Idaman?

KPR Syariah, Solusi Miliki Rumah Idaman?

Sabtu, 06 Feb 2016 17:48

CBA: Rata-rata Harga Sebuah Pengajuan RUU Sebesar Rp.2,4 Milyar

CBA: Rata-rata Harga Sebuah Pengajuan RUU Sebesar Rp.2,4 Milyar

Sabtu, 06 Feb 2016 17:29

Efektifkah Mengajarkan Materi per Materi Kepada Anak?

Efektifkah Mengajarkan Materi per Materi Kepada Anak?

Sabtu, 06 Feb 2016 16:35

Setelah Rilis Daftar PesantrenTerorisme, Kini Pemerintah Sebut Banyak Pesantren Terjangkit Narkoba

Setelah Rilis Daftar PesantrenTerorisme, Kini Pemerintah Sebut Banyak Pesantren Terjangkit Narkoba

Sabtu, 06 Feb 2016 14:59

Muhammadiyah Minta BNPT Jangan Asal Main Tuduh Pesantren Pendukung Terorisme

Muhammadiyah Minta BNPT Jangan Asal Main Tuduh Pesantren Pendukung Terorisme

Sabtu, 06 Feb 2016 14:29

Koalisi Permanen Diuji, PBB: KMP Jangan Bubar

Koalisi Permanen Diuji, PBB: KMP Jangan Bubar

Sabtu, 06 Feb 2016 13:29

Siapkah Masyarakat Indonesia Menyambut MEA?

Siapkah Masyarakat Indonesia Menyambut MEA?

Sabtu, 06 Feb 2016 13:08



Must Read!
X