Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.400 views

Diskriminasi Hukum: Terdakwa Teroris Divonis Berat, Koruptor Dilindung

JAKARTA (voa-islam.com) – Para terdakwa teroris selalu diganjar hukuman berat, rata-rata di atas 10 tahun penjara. Sementara terdakwa koruptor, hampir tak ada yang dihukum lebih dari 10 tahun. Isu pemberantasan terorisme menjadi tren global, sedangkan permainan politis saling melindungi politisi dan pejabat negara yang korup.

Hal itu diungkapkan Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar menanggapi diskriminasi hukum terhadap terdakwa teroris dan pelaku koruptor.

"Perbandingannya, kalau teroris atau makar itu biasanya vonisnya ekstrim. Sedangkan kalau korupsi atau penegakan HAM itu rendah-rendah," ujar Azhar, tadi malam (16/6/2011).

Azhar menduga ada permainan politis di kasus-kasus korupsi dan pelanggaran HAM. Ada upaya saling melindungi dan mengunci karena pelakunya adalah politisi dan pejabat negara. Hal ini berbeda dengan kasus terorisme yang dilakukan bukan oleh aparat negara atau pun politisi.

"Apalagi sekarang isu pemberantasan teroris sedang menjadi tren global. Karena itu hukumannya berat-berat," terang Azhar.

....isu pemberantasan teroris sedang menjadi tren global, karena itu hukumannya berat-berat....

Azhar menyayangkan hal ini. Menurutnya hukuman berat bagi teroris akan membuat orang-orang yang tidak puas melakukan perlawanan. Di sisi sebaliknya, hukuman ringan bagi koruptor, tidak akan membuat orang-orang jera melakukan korupsi.

Dia menambahkan sistem penegakan hukum yang tidak profesional hanya akan menimbulkan pelanggaran hukum secara terus menerus. Hal ini tentunya harus dihindari.

"Lembaga peradilan, lembaga penyidik, pengadilan, penuntut harus bersikap independen dan profesional. Pemimpin lembaga peradilan, polisi, jaksa agung, dan ketua MA itu harus memastikan satu domain kasus dihukum secara sama, jangan ada diskrimasi," tutupnya.

....majelis hakim tidak mempertimbangkan pentingnya pengakuan saksi kunci ketika menjatuhkan putusan 15 tahun penjara terhadap Ustadz Abu...

Diskriminasi hukum itu terjadi dalam persidangan Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) KH Abu Bakar Baasyir di di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Menurut Dewan Pembina Tim Pembela Muslim (TPM) Achmad Michdan, majelis hakim tidak mempertimbangkan pentingnya pengakuan saksi kunci ketika menjatuhkan putusan 15 tahun penjara terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

"Bahwa proses dalam pertimbangan hakim itu kan fakta persidangan berdasarkan saksi-saksi. Yang menarik justru ada keterangan salah satu saksi yang tidak dipertimbangkan," kata Achmad Michdan usai sidang di PN Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2011).

Menurut Michdan, Khairul adalah salah seorang saksi yang kini ditahan karena tuduhan terlibat perampokan Bank CIMB Medan. Khairul adalah orang yang mampu membuktikan bahwa tindak pidana yang memberatkan Ba’asyir adalah hasil intimidasi penyidik kepolisian dan diminta polisi.

....para tersangka teroris itu mendapat tekanan fisik, mendapat tekanan mental...

"Dia saksi yang mengungkapkan para tersangka teroris itu mendapat tekanan fisik, mendapat tekanan mental. Inilah, yang kemudian menjadi atensi," kata Michdan.

Dengan alasan tidak didengarkannya Khairul ini, Mihdan pupus harapan jika lima majelis hakim telah membuat putusan Basyir secara adil.

"Sebetulnya benteng terakhirnya adalah pengadilan yang harus mengapresiasi. Jadi, itu menurut pengadilan saja, kepanjangan tangan pemerintah. Dan pemerintah memiliki kepentingan luar negeri. Tapi, tidak terjadi keadilan," tutupnya. [silum/dtk, trb]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Ribuan Muslim Rohingya mengungsi ke Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa dari intimidasi rezim dan militer Myanmar yang didukung oleh para teroris biksu radikal Budha....

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Latest News
Video: Menteri Agama Minta Maaf Terkait Qira'ah Al-Qur'an dengan Langgam Jawa

Video: Menteri Agama Minta Maaf Terkait Qira'ah Al-Qur'an dengan Langgam Jawa

Rabu, 03 Jun 2015 16:23

Peneliti Pertanyakan Rekomendasi Migas, untuk Rakyat atau Asing?

Peneliti Pertanyakan Rekomendasi Migas, untuk Rakyat atau Asing?

Rabu, 03 Jun 2015 15:40

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara atas Anak SMP yang menentang Rezim Militer

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara atas Anak SMP yang menentang Rezim Militer

Rabu, 03 Jun 2015 15:37

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Rabu, 03 Jun 2015 14:19

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Rabu, 03 Jun 2015 14:11

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Rabu, 03 Jun 2015 14:04

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Rabu, 03 Jun 2015 13:38

3 Tahun Tragedi Arakan: Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

3 Tahun Tragedi Arakan: Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 13:17

Ketua MUI Din Syamsuddin Minta ASEAN Tekan Myanmar Soal Rohingya

Ketua MUI Din Syamsuddin Minta ASEAN Tekan Myanmar Soal Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 13:10

Rumah Kos di Sampang Sediakan Penghulu untuk Aktivitas Pelacuran

Rumah Kos di Sampang Sediakan Penghulu untuk Aktivitas Pelacuran

Rabu, 03 Jun 2015 13:01

Presiden Jokowi: Revolusi Mental Tanggung Jawab Masing-Masing

Presiden Jokowi: Revolusi Mental Tanggung Jawab Masing-Masing

Rabu, 03 Jun 2015 12:51

Kenaikan Tarif Listrik PLN Bulan Ini, Hadiah Ramadhan dari Jokowi

Kenaikan Tarif Listrik PLN Bulan Ini, Hadiah Ramadhan dari Jokowi

Rabu, 03 Jun 2015 12:46

Progres 98: Jokowi Itu Mengabdi Kepada Aseng, Bukan Rakyat Indonesia

Progres 98: Jokowi Itu Mengabdi Kepada Aseng, Bukan Rakyat Indonesia

Rabu, 03 Jun 2015 12:40

(Beralasan) Tidak Tahu Ada yang Mengharamkan Qiraat Langgam Jawa, Itu Basi!

(Beralasan) Tidak Tahu Ada yang Mengharamkan Qiraat Langgam Jawa, Itu Basi!

Rabu, 03 Jun 2015 10:51

Jelang Ramadhan Baitul Mal Kota Kumpulkan Keuchik se-Banda Aceh

Jelang Ramadhan Baitul Mal Kota Kumpulkan Keuchik se-Banda Aceh

Rabu, 03 Jun 2015 10:34

Menlu Rusia Lavrov: Menjelang Ajal Rezim Bashar al-Asad

Menlu Rusia Lavrov: Menjelang Ajal Rezim Bashar al-Asad

Rabu, 03 Jun 2015 10:00

Erdogan Berjanji Membebaskan Yerusalem dari Yahudi

Erdogan Berjanji Membebaskan Yerusalem dari Yahudi

Rabu, 03 Jun 2015 08:54

Mengapa Pengadilan Mesir Menunda Keputusan Hukuman Mati Mursi?

Mengapa Pengadilan Mesir Menunda Keputusan Hukuman Mati Mursi?

Rabu, 03 Jun 2015 07:05

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

Selasa, 02 Jun 2015 23:22

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

Selasa, 02 Jun 2015 22:30



Must Read!
X

Selasa, 02/06/2015 05:49

Musim Ujian, Musim Ibadah dan Berbenah