Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
25.041 views

Gila! Aliran Sesat ini Wajibkan Istri Digauli Guru untuk Terima Wangsit & Tuturan Ilmu

LAMPUNG UTARA (voa-islam.com) – Aliran mengatasnamakan Islam di Lampung Utara ini tak hanya sesat, tapi juga bejat! Doktrinnya bertentangan dengan ajaran Islam, antara lain tidak mewajibkan puasa dan cari wangsit di tempat keramat. Gilanya lagi, mereka mewajibkan istri para pengikutnya untuk digauli sang guru sebagai pengabdian untuk mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru.

Para pengikut Nurul Amal ini bersama guru besarnya R Hamdani, pada Selasa(9/8) pukul 22.00 WIB, nyaris dihakimi massa, lantaran sang guru tertangkap basah sedang mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.

Beruntung, aparat kepolisian bertindak cepat sehingga bisa meredam emosi warga. Namun, sebagian pengikut Nurul Amal dan guru besarnya melarikan diri. Sementara, para pengikut Nurul Amal yang tertangkap langsung disidang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampura, Rabu (10/8).

Dalam sidang di Kantor MUI yang disaksikan ratusan massa ini, diketahui Yayasan Nurul Amal mengajarkan kepada pengikutnya untuk melakukan shalat malam dan mengunjungi tempat keramat tertentu guna mencari wangsit.

Bagi pengikutinya yang telah mendapatkan wangsit maka akan menyandang status Aulia (wali,red). Ajaran ini juga tidak mewajibkan pengikutnya berpuasa.

Parahnya, guru besar Nurul Amal menghalalkan bahkan mengharuskan pencabulan terhadap istri-istri pengikut ajaran Nurul Amal. Aksi pencabulan yang dilakukan oleh guru besar R. Hamdani direlakan oleh para suami.

“Kalau istri kamu sekarang lagi dicabuli oleh guru besar, layani saja dan anggaplah itu sebagian dari pengabdianmu dalam mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru besar,” ujar AA Amrulah, anggota Komisi Fatwa MUI Lampura, menirukan pengakuan seorang suami yang istrinya dicabuli guru besar Nurul Amal.

Menurut Amrullah, seluruh pengikut harus patuh dengan guru besar, termasuk masalah keuangan. “Jika sang guru besar menginginkan uang dalam jumlah yang besar, maka uang tersebut harus ada. Kalau tidak, maka hukumannya adalah dicambuk,” jelas Amrullah.

Amrullah menjelaskan, hukuman cambuk juga berlaku bagi para istri pengikut yang membantah jika ingin dicabuli. Bahkan, guru besar Nurul Iman pernah meminta pengikutnya mencarikan uang Rp11 juta untuk membayar kredit mobil.

“Hal ini diketahui dari keterangan puluhan istri para pengikut aliran Nurul Amal yang pernah dicabuli oleh sang guru besar, dan para istri-istri kalian sudah membeberkan semuanya,” ujar Amrullah di hadapan empat orang pengikut aliran sesat dalam sidang itu.

Keempat pengikut Nurul Iman yang disidang itu adalah, Sobri (45) warga Martapura Sumsel, Nusirwan (43), Rasiman (47) dan Ujang Salihin (43) ketiganya warga desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.

Ketua MUI Lampura, Mughofir, mengatakan, ajaran yang digunakan oleh kelompok atau pengikut Nurul Amal dapat digolongkan ajaran sesat, karena tidak mewajibkan berpuasa.

“Bahkan pada bulan puasa ini kelompok atau pengikut Nurul Amal tidak berpuasa, yakni memasak ramai-ramai, menyembelih puluhan ekor ayam untuk dimakan bersama pada siang hari. Jelas hal ini sangat tidak dibenarkan dalam Islam,” ujar Mughofir.

Mengenai tindakan cabul sang guru besar, jelasnya, merupakan zina, karena apa yang dilakukan telah melanggar akidah Islam. “Apalagi para pelaku zina itu adalah suami dan istri orang lain, karena masing-masing dari mereka itu sudah menikah,” jelas dia.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lampura, Samhuri Razak, menambahkan, keberadaan Yayasan Nurul Amal di wilayahnya harus ditutup dan dilarang keras untuk menyebarkan ajaran yang menyesatkan itu.

“Semua pihak terkait dan seluruh masayarakat saya harapkan, untuk bersama-sama membantu mengawasi setiap ada gerakan yang mencurigakan di tengah masyarakat, tandasnya.

Untuk diketahui, ajaran sesat ini terungkap saat sang guru besar R Hamdani mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara, Selasa (9/8) sekitar pukul 22.00 WIB Malam. Pada saat bersamaan, Kapolsek Kotabumi Utara, AKP Salman Fitri, melintas di TKP dan melihat ke dalam masjid saat sedang terjadi penyiksaan itu.

Dalam hitungan detik massa mulai berkumpul kemudian menggiring puluhan pengikut aliran sesat itu ke Mapolres Lampung Utara. Beruntung massa dapat dikendalikan sehingga tidak terjadi tindak anarkis. Hingga berita ini dilansir, informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan R Hamdani telah melarikan diri saat akan menunaikan shalat Subuh. [taz/inl]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Dua Cagub Agus-Silvy dan Anies-Uno Diprediksi Akan Gerus Suara Petahana

Dua Cagub Agus-Silvy dan Anies-Uno Diprediksi Akan Gerus Suara Petahana

Rabu, 28 Sep 2016 18:17

Menkeu Diminta Tidak Menyenangkan Hati Jokowi Saat Hadapi Gejolak Runtuhnya Ekonomi

Menkeu Diminta Tidak Menyenangkan Hati Jokowi Saat Hadapi Gejolak Runtuhnya Ekonomi

Rabu, 28 Sep 2016 16:17

Pemasukan Tax Amnesty Bukan saja dari Harta Kekayaan, tapi dari Hasil Korupsi dan Bandar Judi?

Pemasukan Tax Amnesty Bukan saja dari Harta Kekayaan, tapi dari Hasil Korupsi dan Bandar Judi?

Rabu, 28 Sep 2016 14:17

Mantan Presiden Israel Shimon Peres Akhirnya Mati Setelah 2 Pekan Jalani Perawatan Akibat Stroke

Mantan Presiden Israel Shimon Peres Akhirnya Mati Setelah 2 Pekan Jalani Perawatan Akibat Stroke

Rabu, 28 Sep 2016 14:00

4 Godaan dan 4 Kebaikan dalam Menuntut Ilmu

4 Godaan dan 4 Kebaikan dalam Menuntut Ilmu

Rabu, 28 Sep 2016 13:15

Pengamat Ini Tanyakan Pemasukan yang Tidak Masuk Akal dari Tax Amnesty

Pengamat Ini Tanyakan Pemasukan yang Tidak Masuk Akal dari Tax Amnesty

Rabu, 28 Sep 2016 12:17

Satu Pintu Kebaikan Tertutup, Masih Banyak Pintu-pintu Kebaikan Lainnya yang Terbuka

Satu Pintu Kebaikan Tertutup, Masih Banyak Pintu-pintu Kebaikan Lainnya yang Terbuka

Rabu, 28 Sep 2016 12:10

Faksi Oposisi Suriah Rebut 3 Desa dan Sebuah Bukit Strategis di Hama

Faksi Oposisi Suriah Rebut 3 Desa dan Sebuah Bukit Strategis di Hama

Rabu, 28 Sep 2016 11:45

Perusahaan Terapkan Syarat Karyawati Tidak Boleh Berjilbab, MUI: Hukum Diporak Porandakan

Perusahaan Terapkan Syarat Karyawati Tidak Boleh Berjilbab, MUI: Hukum Diporak Porandakan

Rabu, 28 Sep 2016 11:17

Isu SARA di Pilgub DKI Dimainkan oleh Kaum Minoritas?

Isu SARA di Pilgub DKI Dimainkan oleh Kaum Minoritas?

Rabu, 28 Sep 2016 10:17

Zionis Israel Larang Wanita Penderita Kanker Tinggalkan Gaza untuk Lakukan Pengobatan

Zionis Israel Larang Wanita Penderita Kanker Tinggalkan Gaza untuk Lakukan Pengobatan

Rabu, 28 Sep 2016 10:15

Angela Merkel Sebut Uni Eropa Tidak Boleh Menutup Pintu untuk Pengungsi Muslim

Angela Merkel Sebut Uni Eropa Tidak Boleh Menutup Pintu untuk Pengungsi Muslim

Rabu, 28 Sep 2016 08:45

Calon Kepala Daerah di Aceh Dites Membaca Alquran

Calon Kepala Daerah di Aceh Dites Membaca Alquran

Rabu, 28 Sep 2016 08:17

Pasukan Koalisi Anti-Islamic State (IS) di Irak Mencapai 8000 Personel

Pasukan Koalisi Anti-Islamic State (IS) di Irak Mencapai 8000 Personel

Rabu, 28 Sep 2016 07:19

Peristiwa 1965 Disebut Perang Sipil Bukan Pembunuhan Sepihak

Peristiwa 1965 Disebut Perang Sipil Bukan Pembunuhan Sepihak

Rabu, 28 Sep 2016 07:04

MPR Ingatkan Guru-guru akan Bahaya Liberalisme dan Kapitalisme

MPR Ingatkan Guru-guru akan Bahaya Liberalisme dan Kapitalisme

Rabu, 28 Sep 2016 06:17

Panglima TNI: Pulau Natuna Milik Indonesia, Itu Harga Mati!

Panglima TNI: Pulau Natuna Milik Indonesia, Itu Harga Mati!

Rabu, 28 Sep 2016 06:11

Nusron Wahid Sebut Tokoh Muslim yang Menolak Ahok adalah Anti-Pancasila dan Pengusung Syariat Islam

Nusron Wahid Sebut Tokoh Muslim yang Menolak Ahok adalah Anti-Pancasila dan Pengusung Syariat Islam

Rabu, 28 Sep 2016 06:01

Serikat Tani Islam Indonesia: Cimanuk Harus Dinormalkan dengan Dakwah

Serikat Tani Islam Indonesia: Cimanuk Harus Dinormalkan dengan Dakwah

Selasa, 27 Sep 2016 22:30

Abu Sayyaf Disebut Punya Mata-Mata di Indonesia, Pengamat : Informasi Masih Mentah

Abu Sayyaf Disebut Punya Mata-Mata di Indonesia, Pengamat : Informasi Masih Mentah

Selasa, 27 Sep 2016 21:42


Must Read!
X