Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
21.331 views

Gila! Aliran Sesat ini Wajibkan Istri Digauli Guru untuk Terima Wangsit & Tuturan Ilmu

LAMPUNG UTARA (voa-islam.com) – Aliran mengatasnamakan Islam di Lampung Utara ini tak hanya sesat, tapi juga bejat! Doktrinnya bertentangan dengan ajaran Islam, antara lain tidak mewajibkan puasa dan cari wangsit di tempat keramat. Gilanya lagi, mereka mewajibkan istri para pengikutnya untuk digauli sang guru sebagai pengabdian untuk mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru.

Para pengikut Nurul Amal ini bersama guru besarnya R Hamdani, pada Selasa(9/8) pukul 22.00 WIB, nyaris dihakimi massa, lantaran sang guru tertangkap basah sedang mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.

Beruntung, aparat kepolisian bertindak cepat sehingga bisa meredam emosi warga. Namun, sebagian pengikut Nurul Amal dan guru besarnya melarikan diri. Sementara, para pengikut Nurul Amal yang tertangkap langsung disidang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampura, Rabu (10/8).

Dalam sidang di Kantor MUI yang disaksikan ratusan massa ini, diketahui Yayasan Nurul Amal mengajarkan kepada pengikutnya untuk melakukan shalat malam dan mengunjungi tempat keramat tertentu guna mencari wangsit.

Bagi pengikutinya yang telah mendapatkan wangsit maka akan menyandang status Aulia (wali,red). Ajaran ini juga tidak mewajibkan pengikutnya berpuasa.

Parahnya, guru besar Nurul Amal menghalalkan bahkan mengharuskan pencabulan terhadap istri-istri pengikut ajaran Nurul Amal. Aksi pencabulan yang dilakukan oleh guru besar R. Hamdani direlakan oleh para suami.

“Kalau istri kamu sekarang lagi dicabuli oleh guru besar, layani saja dan anggaplah itu sebagian dari pengabdianmu dalam mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru besar,” ujar AA Amrulah, anggota Komisi Fatwa MUI Lampura, menirukan pengakuan seorang suami yang istrinya dicabuli guru besar Nurul Amal.

Menurut Amrullah, seluruh pengikut harus patuh dengan guru besar, termasuk masalah keuangan. “Jika sang guru besar menginginkan uang dalam jumlah yang besar, maka uang tersebut harus ada. Kalau tidak, maka hukumannya adalah dicambuk,” jelas Amrullah.

Amrullah menjelaskan, hukuman cambuk juga berlaku bagi para istri pengikut yang membantah jika ingin dicabuli. Bahkan, guru besar Nurul Iman pernah meminta pengikutnya mencarikan uang Rp11 juta untuk membayar kredit mobil.

“Hal ini diketahui dari keterangan puluhan istri para pengikut aliran Nurul Amal yang pernah dicabuli oleh sang guru besar, dan para istri-istri kalian sudah membeberkan semuanya,” ujar Amrullah di hadapan empat orang pengikut aliran sesat dalam sidang itu.

Keempat pengikut Nurul Iman yang disidang itu adalah, Sobri (45) warga Martapura Sumsel, Nusirwan (43), Rasiman (47) dan Ujang Salihin (43) ketiganya warga desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.

Ketua MUI Lampura, Mughofir, mengatakan, ajaran yang digunakan oleh kelompok atau pengikut Nurul Amal dapat digolongkan ajaran sesat, karena tidak mewajibkan berpuasa.

“Bahkan pada bulan puasa ini kelompok atau pengikut Nurul Amal tidak berpuasa, yakni memasak ramai-ramai, menyembelih puluhan ekor ayam untuk dimakan bersama pada siang hari. Jelas hal ini sangat tidak dibenarkan dalam Islam,” ujar Mughofir.

Mengenai tindakan cabul sang guru besar, jelasnya, merupakan zina, karena apa yang dilakukan telah melanggar akidah Islam. “Apalagi para pelaku zina itu adalah suami dan istri orang lain, karena masing-masing dari mereka itu sudah menikah,” jelas dia.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lampura, Samhuri Razak, menambahkan, keberadaan Yayasan Nurul Amal di wilayahnya harus ditutup dan dilarang keras untuk menyebarkan ajaran yang menyesatkan itu.

“Semua pihak terkait dan seluruh masayarakat saya harapkan, untuk bersama-sama membantu mengawasi setiap ada gerakan yang mencurigakan di tengah masyarakat, tandasnya.

Untuk diketahui, ajaran sesat ini terungkap saat sang guru besar R Hamdani mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara, Selasa (9/8) sekitar pukul 22.00 WIB Malam. Pada saat bersamaan, Kapolsek Kotabumi Utara, AKP Salman Fitri, melintas di TKP dan melihat ke dalam masjid saat sedang terjadi penyiksaan itu.

Dalam hitungan detik massa mulai berkumpul kemudian menggiring puluhan pengikut aliran sesat itu ke Mapolres Lampung Utara. Beruntung massa dapat dikendalikan sehingga tidak terjadi tindak anarkis. Hingga berita ini dilansir, informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan R Hamdani telah melarikan diri saat akan menunaikan shalat Subuh. [taz/inl]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Pemberontak Syi'ah Houtsi Larang Aliran Bantuan Kemanusiaan Masuki Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Larang Aliran Bantuan Kemanusiaan Masuki Yaman

Ahad, 19 Apr 2015 11:15

Milisi Pro-Hadi Kepung Pemberotank Syi'ah Houtsi di Pangkalan Al-Annad

Milisi Pro-Hadi Kepung Pemberotank Syi'ah Houtsi di Pangkalan Al-Annad

Ahad, 19 Apr 2015 09:55

Istana Berusaha Menggembosi Gerakan Aksi Mahasiswa 20 Mei

Istana Berusaha Menggembosi Gerakan Aksi Mahasiswa 20 Mei

Ahad, 19 Apr 2015 06:20

Ubah UU Terorisme, Pemerintah Diminta Perhatikan Umat Islam, dan Stop Intervensi AS

Ubah UU Terorisme, Pemerintah Diminta Perhatikan Umat Islam, dan Stop Intervensi AS

Ahad, 19 Apr 2015 00:50

Jubir Taliban: Mujahidin Tidak Terlibat dalam Serangan Bom di Jalalabad

Jubir Taliban: Mujahidin Tidak Terlibat dalam Serangan Bom di Jalalabad

Sabtu, 18 Apr 2015 16:45

Pemerintah Lebay, Lambang Komunis Dibiarkan, Kalimat Tauhid Ditindak

Pemerintah Lebay, Lambang Komunis Dibiarkan, Kalimat Tauhid Ditindak

Sabtu, 18 Apr 2015 11:59

Al-Qaidah Yaman Rebut Tank dan Artileri dari Kamp Militer Utama di Al-Mukalla

Al-Qaidah Yaman Rebut Tank dan Artileri dari Kamp Militer Utama di Al-Mukalla

Sabtu, 18 Apr 2015 09:30

Malaysia Tidak Akan Menerima Lagi Pengungsi Rohingya & Akan Pulangkan Mereka

Malaysia Tidak Akan Menerima Lagi Pengungsi Rohingya & Akan Pulangkan Mereka

Sabtu, 18 Apr 2015 09:14

Dalam 24 Jam, Koalisi Pimpinan Saudi Luncurkan 100 Serangan Mendadak Terhadap Syi'ah Houtsi di Yaman

Dalam 24 Jam, Koalisi Pimpinan Saudi Luncurkan 100 Serangan Mendadak Terhadap Syi'ah Houtsi di Yaman

Sabtu, 18 Apr 2015 09:05

Daulah Islam (IS) Kepung Kota Ramadi di Irak Tengah dari Segala Penjuru

Daulah Islam (IS) Kepung Kota Ramadi di Irak Tengah dari Segala Penjuru

Sabtu, 18 Apr 2015 08:05

Kota Istambul Tempat Wisata Paling Terkemuka di Dunia

Kota Istambul Tempat Wisata Paling Terkemuka di Dunia

Sabtu, 18 Apr 2015 07:20

Kematian Jenderal Izzat Ibrahimi dan Masa Depan ISIS di Irak?

Kematian Jenderal Izzat Ibrahimi dan Masa Depan ISIS di Irak?

Sabtu, 18 Apr 2015 06:44

Banyak Melanggar Hukum, Pengamat Politik: Pemerintah Seharusnya Berhentikan Ahok

Banyak Melanggar Hukum, Pengamat Politik: Pemerintah Seharusnya Berhentikan Ahok

Sabtu, 18 Apr 2015 01:57

Bashar Al-Assad Tuduh Dukungan Turki Sebagai Faktor Utama Jatuhnya Idlib ke Tangan Mujahidin

Bashar Al-Assad Tuduh Dukungan Turki Sebagai Faktor Utama Jatuhnya Idlib ke Tangan Mujahidin

Jum'at, 17 Apr 2015 19:21

Aksi Islamophobia Meningkat 500% di Prancis Sejak Serangan Charlie Hebdo

Aksi Islamophobia Meningkat 500% di Prancis Sejak Serangan Charlie Hebdo

Jum'at, 17 Apr 2015 18:30

Koalisi Pimpinan Saudi Serukan Para Komandan Militer Pendukung Ali Abdullah Saleh Untuk Menyerah

Koalisi Pimpinan Saudi Serukan Para Komandan Militer Pendukung Ali Abdullah Saleh Untuk Menyerah

Jum'at, 17 Apr 2015 17:15

Yaman : Ramai-Ramai Meninggalkan Syi'ah Houthi dan Mendukung Hadi

Yaman : Ramai-Ramai Meninggalkan Syi'ah Houthi dan Mendukung Hadi

Jum'at, 17 Apr 2015 16:11

Ahok Ciderai Konstitusi, DPRD DKI: Berharap Hingga HMP

Ahok Ciderai Konstitusi, DPRD DKI: Berharap Hingga HMP

Jum'at, 17 Apr 2015 13:43

NSEAS Meminta DPRD DKI Jakarta Lanjutkan Haknya Hingga Pemakzulan Ahok

NSEAS Meminta DPRD DKI Jakarta Lanjutkan Haknya Hingga Pemakzulan Ahok

Jum'at, 17 Apr 2015 13:31

Marwan Batubara : Ada Begal di Istana Mempertahankan Kepentingan Asing

Marwan Batubara : Ada Begal di Istana Mempertahankan Kepentingan Asing

Jum'at, 17 Apr 2015 10:57



Must Read!
X