Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
27.338 views

Gila! Aliran Sesat ini Wajibkan Istri Digauli Guru untuk Terima Wangsit & Tuturan Ilmu

LAMPUNG UTARA (voa-islam.com) – Aliran mengatasnamakan Islam di Lampung Utara ini tak hanya sesat, tapi juga bejat! Doktrinnya bertentangan dengan ajaran Islam, antara lain tidak mewajibkan puasa dan cari wangsit di tempat keramat. Gilanya lagi, mereka mewajibkan istri para pengikutnya untuk digauli sang guru sebagai pengabdian untuk mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru.

Para pengikut Nurul Amal ini bersama guru besarnya R Hamdani, pada Selasa(9/8) pukul 22.00 WIB, nyaris dihakimi massa, lantaran sang guru tertangkap basah sedang mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.

Beruntung, aparat kepolisian bertindak cepat sehingga bisa meredam emosi warga. Namun, sebagian pengikut Nurul Amal dan guru besarnya melarikan diri. Sementara, para pengikut Nurul Amal yang tertangkap langsung disidang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampura, Rabu (10/8).

Dalam sidang di Kantor MUI yang disaksikan ratusan massa ini, diketahui Yayasan Nurul Amal mengajarkan kepada pengikutnya untuk melakukan shalat malam dan mengunjungi tempat keramat tertentu guna mencari wangsit.

Bagi pengikutinya yang telah mendapatkan wangsit maka akan menyandang status Aulia (wali,red). Ajaran ini juga tidak mewajibkan pengikutnya berpuasa.

Parahnya, guru besar Nurul Amal menghalalkan bahkan mengharuskan pencabulan terhadap istri-istri pengikut ajaran Nurul Amal. Aksi pencabulan yang dilakukan oleh guru besar R. Hamdani direlakan oleh para suami.

“Kalau istri kamu sekarang lagi dicabuli oleh guru besar, layani saja dan anggaplah itu sebagian dari pengabdianmu dalam mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru besar,” ujar AA Amrulah, anggota Komisi Fatwa MUI Lampura, menirukan pengakuan seorang suami yang istrinya dicabuli guru besar Nurul Amal.

Menurut Amrullah, seluruh pengikut harus patuh dengan guru besar, termasuk masalah keuangan. “Jika sang guru besar menginginkan uang dalam jumlah yang besar, maka uang tersebut harus ada. Kalau tidak, maka hukumannya adalah dicambuk,” jelas Amrullah.

Amrullah menjelaskan, hukuman cambuk juga berlaku bagi para istri pengikut yang membantah jika ingin dicabuli. Bahkan, guru besar Nurul Iman pernah meminta pengikutnya mencarikan uang Rp11 juta untuk membayar kredit mobil.

“Hal ini diketahui dari keterangan puluhan istri para pengikut aliran Nurul Amal yang pernah dicabuli oleh sang guru besar, dan para istri-istri kalian sudah membeberkan semuanya,” ujar Amrullah di hadapan empat orang pengikut aliran sesat dalam sidang itu.

Keempat pengikut Nurul Iman yang disidang itu adalah, Sobri (45) warga Martapura Sumsel, Nusirwan (43), Rasiman (47) dan Ujang Salihin (43) ketiganya warga desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.

Ketua MUI Lampura, Mughofir, mengatakan, ajaran yang digunakan oleh kelompok atau pengikut Nurul Amal dapat digolongkan ajaran sesat, karena tidak mewajibkan berpuasa.

“Bahkan pada bulan puasa ini kelompok atau pengikut Nurul Amal tidak berpuasa, yakni memasak ramai-ramai, menyembelih puluhan ekor ayam untuk dimakan bersama pada siang hari. Jelas hal ini sangat tidak dibenarkan dalam Islam,” ujar Mughofir.

Mengenai tindakan cabul sang guru besar, jelasnya, merupakan zina, karena apa yang dilakukan telah melanggar akidah Islam. “Apalagi para pelaku zina itu adalah suami dan istri orang lain, karena masing-masing dari mereka itu sudah menikah,” jelas dia.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lampura, Samhuri Razak, menambahkan, keberadaan Yayasan Nurul Amal di wilayahnya harus ditutup dan dilarang keras untuk menyebarkan ajaran yang menyesatkan itu.

“Semua pihak terkait dan seluruh masayarakat saya harapkan, untuk bersama-sama membantu mengawasi setiap ada gerakan yang mencurigakan di tengah masyarakat, tandasnya.

Untuk diketahui, ajaran sesat ini terungkap saat sang guru besar R Hamdani mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara, Selasa (9/8) sekitar pukul 22.00 WIB Malam. Pada saat bersamaan, Kapolsek Kotabumi Utara, AKP Salman Fitri, melintas di TKP dan melihat ke dalam masjid saat sedang terjadi penyiksaan itu.

Dalam hitungan detik massa mulai berkumpul kemudian menggiring puluhan pengikut aliran sesat itu ke Mapolres Lampung Utara. Beruntung massa dapat dikendalikan sehingga tidak terjadi tindak anarkis. Hingga berita ini dilansir, informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan R Hamdani telah melarikan diri saat akan menunaikan shalat Subuh. [taz/inl]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Yaman Menangis, Bukti Jerat Belenggu Kapitalis

Yaman Menangis, Bukti Jerat Belenggu Kapitalis

Kamis, 21 Sep 2017 22:14

Hijrah, Dari Jahiliyah Menuju Islam Kaffah

Hijrah, Dari Jahiliyah Menuju Islam Kaffah

Kamis, 21 Sep 2017 21:52

Ingin Cabut TAP MPRS? Siap-siap Berhadapan dengan TNI, Umat Islam, & Kaum Nasionalis

Ingin Cabut TAP MPRS? Siap-siap Berhadapan dengan TNI, Umat Islam, & Kaum Nasionalis

Kamis, 21 Sep 2017 21:05

Tersangka Ke-6 Bom Kereta Bawah Tanah London Ditangkap Kepolisian Inggris

Tersangka Ke-6 Bom Kereta Bawah Tanah London Ditangkap Kepolisian Inggris

Kamis, 21 Sep 2017 20:30

Kopassus dan Masyarakat Akrab Nonton Bareng Film G30S/PKI

Kopassus dan Masyarakat Akrab Nonton Bareng Film G30S/PKI

Kamis, 21 Sep 2017 20:19

Apresiasi Panglima Nobar, Jokowi ingin Versi Milenium, Ka'ban: Maksudnya Apa?

Apresiasi Panglima Nobar, Jokowi ingin Versi Milenium, Ka'ban: Maksudnya Apa?

Kamis, 21 Sep 2017 20:05

Demonstran Budha Myanmar Berusaha Blokir Bantuan untuk Umat Muslim Di Rakhine

Demonstran Budha Myanmar Berusaha Blokir Bantuan untuk Umat Muslim Di Rakhine

Kamis, 21 Sep 2017 19:45

Mardani Ali Sera: Peristiwa 1965 Pelajaran Mahal Bangsa Indonesia

Mardani Ali Sera: Peristiwa 1965 Pelajaran Mahal Bangsa Indonesia

Kamis, 21 Sep 2017 19:20

Ka'ban: PKI, Tuhan Saja Dinafikan, apalagi Soal Sejarah dan Demokrasi, Itu Muslihat Rebut Kekuasaan

Ka'ban: PKI, Tuhan Saja Dinafikan, apalagi Soal Sejarah dan Demokrasi, Itu Muslihat Rebut Kekuasaan

Kamis, 21 Sep 2017 19:05

Penghormatan Myanmar ke RI Cuma Basa-basi

Penghormatan Myanmar ke RI Cuma Basa-basi

Kamis, 21 Sep 2017 18:05

Dulu Flakka, Sekarang PCC. Generasi Kita Terancam!

Dulu Flakka, Sekarang PCC. Generasi Kita Terancam!

Kamis, 21 Sep 2017 17:11

Pemerintah RI Tidak akan Rugi jika Tarik Dubes dari Myanmar, Ini Faktanya

Pemerintah RI Tidak akan Rugi jika Tarik Dubes dari Myanmar, Ini Faktanya

Kamis, 21 Sep 2017 17:05

Ustadz Ahmad Al Habsyi: Beli Produk Yahudi Berarti Menggadaikan Agama

Ustadz Ahmad Al Habsyi: Beli Produk Yahudi Berarti Menggadaikan Agama

Kamis, 21 Sep 2017 16:56

Myanmar Tuli Soal Rohingya, DPR Sarankan Pemerintah Tarik Dubes

Myanmar Tuli Soal Rohingya, DPR Sarankan Pemerintah Tarik Dubes

Kamis, 21 Sep 2017 16:05

Mahfud MD: Dulu Galak Sama Soeharto karena KKN, Sekarang Malah Jadi Koruptor

Mahfud MD: Dulu Galak Sama Soeharto karena KKN, Sekarang Malah Jadi Koruptor

Kamis, 21 Sep 2017 15:08

ICMI: Sikapi Peristiwa 65 Jangan Larut dalam Emosi

ICMI: Sikapi Peristiwa 65 Jangan Larut dalam Emosi

Kamis, 21 Sep 2017 13:03

Penderitaan Rohingya di Bangladesh Bertambah Setelah Banjir Bandang Hanyutkan Barang Bawaan Mereka

Penderitaan Rohingya di Bangladesh Bertambah Setelah Banjir Bandang Hanyutkan Barang Bawaan Mereka

Kamis, 21 Sep 2017 10:46

Irak Akan Deportasi 500 Lebih Istri Asing Pejuang Islamic State (IS)

Irak Akan Deportasi 500 Lebih Istri Asing Pejuang Islamic State (IS)

Kamis, 21 Sep 2017 09:05

Nobar Film G30S PKI Sambil Makan Nasi Kebuli Kambing Spesial, Mau?

Nobar Film G30S PKI Sambil Makan Nasi Kebuli Kambing Spesial, Mau?

Kamis, 21 Sep 2017 07:43

Derry Sulaiman: Jangan Pernah Mengecilkan Pengorbanan Seseorang untuk Rohingya

Derry Sulaiman: Jangan Pernah Mengecilkan Pengorbanan Seseorang untuk Rohingya

Kamis, 21 Sep 2017 07:10


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X