Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
56.354 views

Mantan Pemred Sabili itu Bicara soal Kemunduran Sabili

Jakarta (voa-islam) - Kenapa Sabili merosot tajam? "Itu akibat, tidak punya komitmen.  Tapi, sebenarnya media Islam tidak mundur. Tapi terbentur pada persoalan how to, yakni  bagaimana cara menyajikannya.  Para pengelola Sabili tidak melihat, mengantisipasi, dan mengikuti prubahahan yg terjadi. Jadi kalau media Islam tidak laku, jangan salahkan umat, tapi salahkan pengelolanya yang tidak becus mengelola." Demikian dikatakan mantan Pemimpin Redaksi Majalah Sabili generasi awal, Zaenal Muttaqin.

Penyebab lain mundurnya Sabili adalah adanya intervensi dari pemilik modal. Ada spirit, bahwa dunia pers adalah dunia yang independen. Jangankan pemodal, presiden, bahkan kaisar sekalipun tidak bisa ngatur-ngatur. Soal duit dan keuntungan, silahkan ambil, tapi kalau sudah menyangkut isi redaksi tidak boleh ngatur.

“Ini kelemahan banyak pemred yang mau saja diintervensi pemilik modal. Dulu sewaktu saya pegang Sabili, saya bilang, tidak boleh satupun yang intervensi. Sebab, nanti media bisa menjadi alat kepentingan,” kata Zaenal.

Zaenal tidak melihat adanya intervensi kekuatan negara asing tertentu yang ingin Sabili ambruk. Ia lebih mempersoalkan para pengelola Sabili yang tidak paham kultur dan paradigma dunia pers. “Saya lama jadi wartawan. Saya paham betul bagaimana harus mengelola pers. Ketika itu saya tidak mau diatur oleh seseorang dan organisasi tertentu. Selama organisasi itu mengedepankan nilai-nilai, kita bisa komunikasikan.”

Sabili Tidak Lagi Rujukan Umat

Ketika ditanya, bagaimana karakter Sabili sejak awal didirikan, Zaenal Muttaqin menjelaskan, Sabili adalah media dakwah, yang menyampaikan apadanya. Kulil  haq walau kaana murron.

Zaenal juga tidak mengklaim Sabili sebagai media Islam garis keras. “Tidak juga. Sabili terkesan keras, boleh jadi, ketika itu umat Islam tidak mendapat tempat dan kerap terpinggirkan, sehingga Sabili tampil ke depan untuk pembela dan menjadi corong bagi kepentingan umat Islam. Sejak itulah umat Islam merasa memiliki Sabili.”

Yang tak terlupakan, saat itu terjadi kasus Ambon dan Poso, dimana kaum muslimin dizalimi, dan ditindas. Sebagai muslim, tentu harus membela. Sabili sebagai media amar maruf nahi mungkar, ketika itu tampil berani. Tapi bukan menantang. Sebenarya Sabili itu tidak keras ataupun lembut, tapi apa adanya. Bagaimanapun, keberanian itu bagian dari karakter. Orang pintar kalau nggak berani , nggak ada gunanya.”

Yang menarik, pada waktu itu, pernah, ada seorang mengirim tulisan, yang isinya sangat kasar, dan menghina Sabili, lalu ia sebagai Pemred memuatnya. Itulah yang namanya fairness. Dan itu merupaan hak pembaca, ada sisi cover bothside-nya

Yang menjadikan Sabili terkesan tegas dan keras, dikarenakan saat itu Sabili membidik segmen pembaca mahasiswa, pelajar dan aktivis yang bergairah, yang usianya rata-rata di bawah 30 tahun.

Bicara pada anak muda yang masih semangat, tentu harus berapi-api. Karena kalau bicara pelan-pelan pasti tidak ada yang dengar. Begitu juga, kalau bicara keras pada orang yang usianya 40 tahun ke atas, biasanya lelah. Dengan begitu, ada proses, ketika anak, remaja, dan aktivis, maka bahasanya harus heorik. Adapun untuk usia 40 tahun ke atas harus lebih cool, slow, dan bijak. Jadi, kita harus tahu, siapa segmen yang kita bidik?

Zaenal Muttaqin sebagai orang yang pernah menahkodai media perjuangan ini sangat menyayangkan kondisi Sabili saat ini. Ia menilai, Sabili tidak lagi berkarakter, tidak lagi independen, tidak berani, tidak apadanya, tidak tampil sebagai advokasi umat. Sabili yang sekarang, lanjut Zaenal, adalah Sabili yang pro Libya atau Qaddafi, dan terlalu banyak pesan sponsor. Akibatnya, tidak lagi menjadi rujukan umat.

“Prinsipnya, sebuah media Islam harus menjadi corong umat, pahit atau manis, sampaikan apa adanya, suka atau tidak suka itu resikonya. Saya terharu, ketika para khotib menjadikan Sabili sebagai bahan khutbah para khotib di kampung-kampung pada saat Hari Raya Idul Fitri. Tentu, itu sebuah kebahagiaan tersendiri.  Saya berharap, Sabili kembali sebagai media milik umat yang profesional, bergengsi  dan punya reputasi. Semua kembali pada komitmen pengelolanya.”

Zaenal Muttaqin tidak muluk-muluk, sederhana saja. Pesannya, wali kul ummati ajal (setiap umat ada ajalnya). Begitu juga dengan media, kalau tidak taat pada asas yang berlaku, maka bersiaplah pada ajalnya. Jika ajalnya datang, kita tak perlu menangisinya.

Mantan Pemred Sabili itu yakin, setiap zaman punya generasinya sendiri. Dulu Sabili tidak ada, lalu muncul sebagai media Islam terdepan. Di zaman Pak Natsir, ada media Pembela Islam. Mati, lalu muncul Panjimas dan Kiblat. Mati lalu muncul Sabili. Kenapa media Islam timbul tenggelam?

“Itu tandanya, umat Islam belum dewasa dalam mengelola media. Tidak seperti majalah di luar negeri, yang usianya bisa mencapai 2-3 abad. Kelanggengan sebuah media, dibutuhkan kearifan. Ini yang harus dijaga dari generesi ke generasi. Hidup matinya media Islam bukanlah  persoalan takdir, tapi siapa orang yang berada dibalik media yang dikelolanya,” ungkapnya.  

Zaenal sangat mengapresiasi maraknya situs Islam. Namun, ia meminta agar kita bersikap realistis, bahwa mayoritas umat Islam di desa-desa, bahkan di perkotaan, tidak semuanya yang melek IT. Tetap saja orang butuh media cetak. Idealnya, media cetak dan online harus berjalan seiring.

Media Islam yang ideal adalah yang punya pakem, menyajikan fakta bukan opini, coverbothside, independen, mengakomodasi kepentingan umat, jangan menumpahkan apa yang kita mau. Sebab, dapat membuat pembaca muntah dan bosan. Itulah yang terjadi pada Sabili. .

Ia berharap, voa-islam, tumbuh berkembang, tampil sebagai situs Islam yang punya reputasi dan memberi warna yang besar kepada umat ini. Karena itu harus digarap secara profesional, mau mendengar banyak masukan, jangan maunya sendiri, karena kita butuh dukungan banyak orang , baik ilmu, teknologi, maupun pengalaman. (Destin)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Besok, Amien Rais Hadiri Silaturrahmi Jawara Ulama di Bekasi

Besok, Amien Rais Hadiri Silaturrahmi Jawara Ulama di Bekasi

Jum'at, 20 Apr 2018 21:37

Aktivis: Islamic State (IS) dan Pasukan SDF Lakukan Pertukaran Tahanan di Deir Al-Zor

Aktivis: Islamic State (IS) dan Pasukan SDF Lakukan Pertukaran Tahanan di Deir Al-Zor

Jum'at, 20 Apr 2018 21:30

Israel Jatuhkan Selebaran di Gaza Peringatkan Warga Palestina Agar Jauhi Pagar Perbatasan

Israel Jatuhkan Selebaran di Gaza Peringatkan Warga Palestina Agar Jauhi Pagar Perbatasan

Jum'at, 20 Apr 2018 21:15

Sambut Ramadhan dengan Mengikuti Training Al Quran Bersanad Bersama Syaikh Abdullah Syajaroh

Sambut Ramadhan dengan Mengikuti Training Al Quran Bersanad Bersama Syaikh Abdullah Syajaroh

Jum'at, 20 Apr 2018 21:13

Perusahaan UEA akan Buka 600 Layar Bioskop di Arab Saudi

Perusahaan UEA akan Buka 600 Layar Bioskop di Arab Saudi

Jum'at, 20 Apr 2018 21:00

Puluhan Tewas dalam Bentrokan antara Pemberontak Houtsi dan Pasukan Pro-Pemerintah Yaman di Taiz

Puluhan Tewas dalam Bentrokan antara Pemberontak Houtsi dan Pasukan Pro-Pemerintah Yaman di Taiz

Jum'at, 20 Apr 2018 20:45

Pentagon: Seorang Warga Jerman Terkait Serangan 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi di Suriah

Pentagon: Seorang Warga Jerman Terkait Serangan 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi di Suriah

Jum'at, 20 Apr 2018 14:45

Aktivis Mesir Ungkap Sejarah Panjang Kerjasama Militer Assad-Barat

Aktivis Mesir Ungkap Sejarah Panjang Kerjasama Militer Assad-Barat

Jum'at, 20 Apr 2018 14:04

Konsep Kepemilikan Syariah Ditawarkan di Pameran Otomotif

Konsep Kepemilikan Syariah Ditawarkan di Pameran Otomotif

Jum'at, 20 Apr 2018 11:11

Sekjen Kemenag Ungkap Cara Tepat Sinergi Bangun Zakat

Sekjen Kemenag Ungkap Cara Tepat Sinergi Bangun Zakat

Jum'at, 20 Apr 2018 11:07

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Jum'at, 20 Apr 2018 10:37

Hardiknas, Mendikbud Gelar Nonton Film Dilan; Netizen: Emang Ga Ada Film Lain?

Hardiknas, Mendikbud Gelar Nonton Film Dilan; Netizen: Emang Ga Ada Film Lain?

Jum'at, 20 Apr 2018 09:36

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Jum'at, 20 Apr 2018 09:26

Israel Kembali Tutup Media Palestina

Israel Kembali Tutup Media Palestina

Jum'at, 20 Apr 2018 08:58

Menlu Turki Sebut Sentimen Anti-Muslim di Barat Meningkat dengan Cepat

Menlu Turki Sebut Sentimen Anti-Muslim di Barat Meningkat dengan Cepat

Jum'at, 20 Apr 2018 08:52

Fraksi Kiri Pejuang Palestina Tolak Hadiri Pertemuan Dewan Nasional Palestina

Fraksi Kiri Pejuang Palestina Tolak Hadiri Pertemuan Dewan Nasional Palestina

Jum'at, 20 Apr 2018 08:43

Komandan Syiah Houthi Yaman Tewas oleh Pasukan Saudi

Komandan Syiah Houthi Yaman Tewas oleh Pasukan Saudi

Jum'at, 20 Apr 2018 08:35

Pasukan Zionis Tahan 2700 Warga Palestina sejak Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel

Pasukan Zionis Tahan 2700 Warga Palestina sejak Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel

Kamis, 19 Apr 2018 21:40

Jaisyul Islam Serahkan Senjata ke Rezim Assad, Pergi Tinggalkan Dumayr Menuju Jarablus

Jaisyul Islam Serahkan Senjata ke Rezim Assad, Pergi Tinggalkan Dumayr Menuju Jarablus

Kamis, 19 Apr 2018 21:30

Serangan Kejutan Islamic State (IS) dekat Kota Mayadin Tewaskan 25 Tentara Suriah

Serangan Kejutan Islamic State (IS) dekat Kota Mayadin Tewaskan 25 Tentara Suriah

Kamis, 19 Apr 2018 21:20


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X