Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
5.838 views

Hasil Survei Setara Institute: Jemaat Ahmadiyah Bukan Saudara Seiman

Jakarta (voa-islam) – Lagi-lagi, LSM komparador Setara Institute mengompori umat Islam dengan membuat survei ‘jadi-jadian’ yang terkesan rekayasa.Di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Kamis (8 September 2011) siang, Hendardi, Bonar Tigor Naipospos, dan Ismail Hasani dari Setara Institute menggelar Konferensi Pers untuk memaparkan hasil survei yang berjudul “Keberagamaan Publik dan Sikapnya terhadap Ahmadiyah.

Dalam prolognya, Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan, sepanjang lima tahun terakhir, Jemaat Ahmadiyah menjadi salah satu elemen warga negara yang paling rentan mengalami diskriminasi dan kekerasan. Hampir seluruh kekerasan yang dialami oleh Ahmadiyah tidak diproses secara hukum dan pelakunya bebas dari tuntutan hukum.

Dalam surveinya, Setara Institute menggunakan survei opini public untuk mengukur sikap keberagamaan warga dan sikapnya terhadap Ahmadiyah. Pertanyaan kunci yang diajukan dalam survey ini adalah: bagaimana publik memandang Ahmadiyah? Apakah kebijakan tentang pembatasan Ahmadiyah mencerminkan kehendak publik? Apa yang seharusnya dilakukan oleh negara untuk menangani soal Ahmadiyah?

Dikatakan Hendardi, survei ini bertujuan untuk mengetahui pandangan publik dan menghimpun langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh negara dalam menangani kasus Ahmadiyah saat ini dan di masa mendatang.

Secara garis besar, survei ini dibagi ke dalam tiga bagian: (1) Sikap Keberagamaan Masyarakat; (2) Sikap Masyarakat terhadap Masalah Keberagamaan Aktual; dan (3) Pandangan Masyarakat terhadap Ahmadiyah

Adapun survei opini public dilakukan di 47 kabupaten/kota di 10 provinsi yang dipilih dengan teknik penentuan wilayah secara acak sistematis dan bertingkat. Sementara teknik penentuan responden survei ini menggunakan Kish Grid Methode, suatu tekni tertentu yang digunakan untuk dapat menentukan secara acak/random seorang responden terpilih dalam sebuah keluarga.

Unit sampling adalah 25 responden per desa/kelurahan dengan jumlah responden sebanyak 3.000 responden dengan alat pengumpulan data wawancara tatap muka. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada tanggal 10-25 Juli di 10 provinsi, meliputi: Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, NTB, Sulsel, Kaltim, Sulteng, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat.

Kejanggalan terjadi, ketika wartawan menanyakan, kenapa Provinsi Banten tidak menjadi objek survei Setara Institute? Bukankah wilayah itu, seperti dikatakan Setara sebagai wilayah yang rentan dengan kekerasan?

Setara Institut pun berdalih. Jawabnya, “Kami terbentur birokrasi. Dimana  kami kesulitan untuk mendapatkan izin untuk melakukan penelitian,” kata Peneliti Setara Institute Ismail Hasani beralasan.

Masyarakat Tolak Ahmadiyah

Jika melihat profil responden yang menjadi objek survei Setara Institute, kebanyakan adalah masyarakat yang berpendidikan SD (38.3%), dari kalangan ibu rumah tangga (26.3%), berpenghasilan kotor kurang dari Rp. 500.000 (42.6%).  Dengan kondisi profil responden seperti itu, pantas jika banyak responden yang tidak menjawab dan menyatakan tidak tahu.

Yang paling ironis dari survei ini (Sikap Terhadap Ahmadiyah) adalah masyarakat kebanyakan tidak mengetahui substansi ajaran Ahmadiyah (60.9%). Hanya sebagian kecil saja dari anggota masyarakat (15.3%) yang mengaku paham atau mengetahui ajaran Ahmadiyah.  

Menariknya lagi, masyarakat mengakui, jemaat Ahmadiyah bukan saudara se-iman (52.6%). Hanya sebagian kecil saja (13.7%) yang menganggap para penganut ajaran Ahmadiyah sebagai saudara se-iman.

Ketika ditanya sumber pengetahuan masyarakat, bahwa Ahmadiyah dianggap menyimpang, kebanyakan masyarakat menjawab tidak tahu atau tidak menjawab (33.7%). Terkait dengan informasi ini, media massa dipandang sebagai sumber yang utama (25.4%), kemudian diikuti oleh bahan bacaan (22%), forum pengajian (16.8%) dfan ceramah di masjid (2.2%). Ternyata ceramah di masjid maupun forum pengajian bukan merupakan penyebab dominan bagi munculnya persepsi bahwa ajaran Ahmadiyah sesat.

Masyarakat, terutama yang beragama Islam, cenderung menyatakan sikap setuju dengan pelarangan Ahmadiyah dan memposisikan para pengikutnya sebagai orang-orang sesat, namun masyarakat tidak menerima tindakan kekerasan dari sejumlah kelompok Islam radikal terhadap Ahmadiyah.  Masyarakat memandang kelompok Ahmadiyah sebagai saudara sebangsa, sehingga dapat hidup berdampingan secara damai.

Penilaian masyarakat tentang penyebab peristiwa Cikeusik ternyata banyak yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab (43.6%). Begitu juga, atas pertanyaan pihak yang paling bertanggungjawab atas penyerangan Ahmadiyah, masyarakat kebanyakan menyatakan tidak tahu/tidak menjawab (33.3%).

Hal yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah di masa mendatang jika aka nada penyerangan, kebanyakan masyarakat juga menyatakan tidak tahu/tidak menjawab (48.7%). Masyarakat juga tidak tahu kondisi Ahmadiyah 5 tahun mendatang (50.4%)

Mengenai rekomendasi warga terhadap Ahmadiyah, masyarakat lagi-lagi menyatakan tidak tahu/tidak menjawab (41.1%). Masyarakat juga menyatakan tidak tahu soal perlu tidaknya pemerintah ikut campur dalam penanganan Ahmadiyah (42.0%). Begitu pula dengan dasar kebijakan pelarangan Ahmadiyah di daerah, masyarakat mengaku tidak tahu (48.4%).

Tak kalah menarik, persetujuan terhadap sejumlah tindakan terkait Ahmadiyah, sikap masyarakat tegas menolak keberadaan Ahmadiyah (48.9%%). Masyarakat yang tidak tahu pemerintah mengeluarkan SKB pembatas ruang gerak Ahmadiyah (45.4%).

Pengikut Ahmadiyah Sesat

Kendati mayoritas responden Muslim menyatakan bahwa penganut Ahmadiyah bukan merupakan saudara seiman, namun Setara Institute memplintir hasil survei dengan menyebutkan, bahwa masyarakat menganggap Ahmadiyah sebagai saudara sebangsa (68.1%).

Hasil survei Setara Institute menyatakan, mayoritas masyarakat tidak tahu soal ajaran Ahmadiyah. Ini menunjukkan tingkat ketauhidan dan pengetahuan masyarakat muslim begitu rendahnya. Padahal ulama dan media Islam banyak menginformasikan tentang kesesatan Ahmadiyah.

Anehnya lagi, ketika masyarakat mengaku tidak tahu ajaran Ahmadiyah, namun disisi lain, kebanyakan masyarakat setuju dengan pelarangan Ahmadiyah dan memposisikan para pengikutnya sebagai orang-orang sesat.

Seharusnya Setara Institute menyimpulkan, masyarakat menganggap jemaat Ahmadiyah bukan saudara se-iman, dan pengikut Ahmadiyah sebagai orang-orang sesat. (Destin)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Saat sang suami menjalani ujian penjara, Ummu Muhammad mendapat ujian penyakit kelenjar. Di leher dan beberapa bagian tubuhnya tumbuh benjolan yang harus dioperasi....

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis ini hanya bisa tergolek lemah, merintih menahan sakitnya tumor ganas. Pahanya membesar seukuran bola basket. Ayahnya kuli bangunan, tidak bisa mencari nafkah karena harus menunggunya di...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Latest News
Bung Karno Usir Ruh Kolonial dari DKI, Ahok justru Mengembalikannya

Bung Karno Usir Ruh Kolonial dari DKI, Ahok justru Mengembalikannya

Rabu, 31 Aug 2016 06:31

Islamic State (IS) Umumkan Gugurnya Juru Bicara Mereka, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani

Islamic State (IS) Umumkan Gugurnya Juru Bicara Mereka, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani

Rabu, 31 Aug 2016 05:43

Menteri Agama Klarifikasi Dukung LGBT, Netizen: Mestinya Menag Langsung Tinggalkan Acara AJI

Menteri Agama Klarifikasi Dukung LGBT, Netizen: Mestinya Menag Langsung Tinggalkan Acara AJI

Rabu, 31 Aug 2016 03:27

Silaturahim dengan Ormas Islam, Paguyuban Pasundan Bahas Persoalan Keumatan

Silaturahim dengan Ormas Islam, Paguyuban Pasundan Bahas Persoalan Keumatan

Selasa, 30 Aug 2016 23:23

Ahok Menjadi Terkenal, Pengamat: Ini Seperti Teori yang Diadopsi dari Lee Kuan Yew

Ahok Menjadi Terkenal, Pengamat: Ini Seperti Teori yang Diadopsi dari Lee Kuan Yew

Selasa, 30 Aug 2016 22:31

Ada Indikasi AJI Jebak Menteri Agama Dukung LGBTIQ

Ada Indikasi AJI Jebak Menteri Agama Dukung LGBTIQ

Selasa, 30 Aug 2016 21:06

Pernah Sebut jadi Presiden karena Pengembang, Prodem: Itu Ganggu Akal Sehat, tapi Jokowi Diam

Pernah Sebut jadi Presiden karena Pengembang, Prodem: Itu Ganggu Akal Sehat, tapi Jokowi Diam

Selasa, 30 Aug 2016 20:31

GIB: Menteri Agama Terang Benderang Dukung LGBTIQ

GIB: Menteri Agama Terang Benderang Dukung LGBTIQ

Selasa, 30 Aug 2016 20:16

Situs Mesin Pencari Milik Microsoft Samakan 'Daesh' dengan 'Arab Saudi'

Situs Mesin Pencari Milik Microsoft Samakan 'Daesh' dengan 'Arab Saudi'

Selasa, 30 Aug 2016 19:45

Dewan Dakwah Lawan Permutadan dengan Pengkaderan Dai

Dewan Dakwah Lawan Permutadan dengan Pengkaderan Dai

Selasa, 30 Aug 2016 19:45

Pejuang Abu Sayyaf Tewaskan 15 Tentara Filipina dalam Pertempuran di Sulu

Pejuang Abu Sayyaf Tewaskan 15 Tentara Filipina dalam Pertempuran di Sulu

Selasa, 30 Aug 2016 18:39

Siapa dan Apa Kepentingan Ahok yang bak Super Hero Tundukkan Partai-partai Politik?

Siapa dan Apa Kepentingan Ahok yang bak Super Hero Tundukkan Partai-partai Politik?

Selasa, 30 Aug 2016 18:31

Nihil Komentar Soal Kebijakan di DKI, Jokowi Diduga Tersandera Politik Ahok

Nihil Komentar Soal Kebijakan di DKI, Jokowi Diduga Tersandera Politik Ahok

Selasa, 30 Aug 2016 16:31

Menteri Agama Mengaku Tak Tahu Jika pada Acara AJI Ada Pemberian Penghargaan Komunitas LGBT

Menteri Agama Mengaku Tak Tahu Jika pada Acara AJI Ada Pemberian Penghargaan Komunitas LGBT

Selasa, 30 Aug 2016 15:23

IMM Berharap MK Kabulkan Pasal Pidana Bagi Pelaku LGBT

IMM Berharap MK Kabulkan Pasal Pidana Bagi Pelaku LGBT

Selasa, 30 Aug 2016 14:32

Pengamat: Jokowi Lindungi dan Dukung Ahok(?)

Pengamat: Jokowi Lindungi dan Dukung Ahok(?)

Selasa, 30 Aug 2016 14:31

Ledakan Bom Mobil Guncang Kedutaan Besar Cina di Ibukota Kyrgystan

Ledakan Bom Mobil Guncang Kedutaan Besar Cina di Ibukota Kyrgystan

Selasa, 30 Aug 2016 14:00

Bila Benar Miliki Akses ke Elit TNI & Dibeking Pemilik Modal, Ahok akan Menang di Pilkada

Bila Benar Miliki Akses ke Elit TNI & Dibeking Pemilik Modal, Ahok akan Menang di Pilkada

Selasa, 30 Aug 2016 12:31

Pernyataan Pelintiran Dukung Pemimpin Non-muslim Beredar di Media, Ini Klarifikasi Habib Rizieq

Pernyataan Pelintiran Dukung Pemimpin Non-muslim Beredar di Media, Ini Klarifikasi Habib Rizieq

Selasa, 30 Aug 2016 11:23

Islamophobia Merebak di Dunia, Apa Kabar Indonesia?

Islamophobia Merebak di Dunia, Apa Kabar Indonesia?

Selasa, 30 Aug 2016 10:47


Must Read!
X