Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.017 views

Kapolres Metro Bekasi: Perusuh Ambon adalah Musuh Bersama

BEKASI (voa-islam.com) – Aparat kepolisian mengecam para oknum dan aktor intelektual kerusuhan Ambon 9/11. Para perusuh itu adalah musuh bersama umat Islam dan aparat kepolisian.

Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Priyo Widiyanto di hadapan ratusan massa aksi damai Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya.

"Saya rasa itu menjadi keprihatinan kita semua. Keprihatinan seluruh kelompok. Tidak ada satu manusia pun, tidak ada satu kelompok pun yang tidak ingin menikmati rasa aman. Oleh karena itu kita yakini dan kita percayai bahwa itu (kerusuhan Ambon, red.) adalah ulah segelintir orang yang tidak menginginkan Ambon atau Maluku aman,” tegasnya dalam orasi di halaman Masjid Agung Al-Barkah, Jum’at sore (16/9/2011) “Oleh karena itu, mereka adalah musuh kita semua!” tandasnya.

Priyo juga meminta masyarakat agar menghargai upaya-upaya aparat keamanan dalam memulihkan situasi Ambon. Menurutnya, aparat keamanan sudah melakukan upaya pengungkapan terhadap para perusuh Ambon. Saat ini, tambahnya, situasi kondusif Ambon sudah relatif aman, ditandai dengan  toko-toko yang sudah buka, warga sudah mulai bekerja, dan anak-anak juga sudah bersekolah.

Dalam paparannya tentang situasi Ambon yang dinyatakan kondusif, Priyo sama sekali tidak menyinggung kondisi umat Islam pasca penyerangan 9/11.

Menurut data voa-islam.com di lokasi, pasca penyerangan massa perusuh dari pihak Kristen di Kampung Waringin, Masjid Jamik dan 198 unit rumah warga Muslim yang dirusak dan dibakar perusuh. Akibatnya, 376 KK penghuni rumah ini harus mengungsi di tempat yang kurang kondusif. Sebanyak 1.382 orang itu tidak bisa menempati rumah tinggalnya, dan harus mengungsi di SD 29, SD 30 dan SD 68 Silale.

Sementara itu, dalam orasinya Ketua Umum FPI Bekasi Raya KH Murhali Barda meminta Kadiv Humas Mabes Polri untuk meralat pernyataan yang mengklaim kerusuhan Ambon dipicu tewasnya tukang ojek Darmin Saiman akibat kecelakaan motor di Gunung Nona.

Menurut Murhali, Darmin bukan tewas kecelakaan motor, tapi dibunuh di kampung Kristen, terbukti dengan adanya bekas tusukan pisau di punggungnya, bekas bacokan di pundak dan kepalanya pecah tapi helmnya utuh.

Murhali juga mengultimatum kepada aparat keamanan dan pemerintah agar segera menuntaskan kasus kerusuhan berdarah di Ambon. Jika sebulan belum tuntas, maka FPI Bekasi akan berangkatkan laskar untuk berjihad menuntaskan kasus kerusuhan di Ambon.

Penuntasan kasus kerusuhan Ambon yang dimaksud Murhali adalah menangkap para pelaku pembantaian warga Muslim di Gunung Nona, dan renovasi ratusan rumah warga Kampung Waringin yang luluh lantak diserang para perusuh Kristen. [taz]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Sudah tiga hari dirawat di rumah sakit swasta di Banyumas, tapi kondisi Mutia Az-Zahra makin memburuk. IDC memindahkan ke rumah sakit yang lebih bagus di Gombong....

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Karena terlambat penanganan, kondisi istri mujahid ini sangat memprihatinkan: sudah sepekan tidak bisa buang air besar, sesak nafas, HB turun drastis....

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Bantuan tahap pertama pengobatan kanker mulut Ummu Fatimah diserahkan oleh Tim Ruqyah IDC yang ditugaskan menerapi ruqyah sepekan dua kali. Perhatikan foto kondisi terbarunya!!...

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X