Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
15.779 views

'Baptis' Massal SD Bekasi, Misionaris Mobil Pintar Nodai Dunia Pendidikan

BEKASI (voa-islam.com) – Untuk memurtadkan umat Islam, pihak walan tardho menghalalkan segala cara. Tak segan-segan, misionaris domplengi program Mobil Pintar untuk menyusupkan misi kristenisasi di beberapa SD Negeri dan SD Islam Bekasi beberapa waktu lalu. Tindakan ilegal ini jelas pelanggaran hukum dan berbahaya bagi kerukunan hidup antarumat beragama di Bekasi yang mayoritas Muslim.

Hal itu ditegaskan Drs.  Sukarmawan, M.Biomed, Kepala Dinas Pendidikan Bidang PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Kabupaten Bekasi.


Secara prosedural, jelas Sukarmawan, segala program luar sekolah yang akan masuk ke sekolah-sekolah harus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi bidang PNFI. Minimal mereka koordinasi dengan institusi terdekat yang punya wilayah, yaitu UPTD Tambun Selatan. “Tidak boleh sembarangan. Jangankan Mobil Pintar, ada rencana mau tes kesehatan guru dari lembaga lain saja izin dulu ke UPTD,” ujarnya kepada voa-islam.com, Senin (17/10/2011).

Terkait aksi Mobil Pintar yang masuk ke delapan sekolah dasar di wilayah Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Sukarmawan memastikan bahwa program itu ilegal karena tidak tercatat di Dinas Pendidikan Bidang PNFI Kabupaten Bekasi. “Kita tidak ada koordinasi dengan program Mobil Pintar. PNFI tidak ada program apalagi instruksi Mobil Pintar masuk ke sekolah-sekolah. Kita baru dalam proses pengajuan ke pusat untuk pengadaan taman-taman bacaan masyarakat (TBM). Kita akan gandengan perusahaan-perusahaan untuk pengadaan mobil perpustakaan keliling, bukan Mobil Pintar. Jadi kita tidak ada program Mobil Pintar itu,” tegasnya. “Kalau mengatasnamakan mobil pintar atau mobil perpustakaan keliling, mana rekomendasinya dari PNFI?”

Selain ilegal, jelas Sukarmawan program Mobil Pintar yang melakukan pemurtadan di Bekasi juga melanggar hukum. “Ini ilegal dan pelanggaran hukum karena tidak mengindahkan ketentuan terkait pengaturan masalah beragama baik Peraturan Bersama Menteri maupun Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),” tuturnya.

Karenanya, Sukarmawan mengimbau seluruh pihak terkait untuk menyelidiki keberadaan Mobil Pintar ilegal itu. “Harus ditelusuri oknum yang mengatasnamakan mobil pintar itu di mana adanya. Dari mana datangnya, siapa itu orang di balik itu? Siapa dalangnya yang mempunyai skenario seperti itu?” tandasnya. “Ini harus ditelusuri dan diinvestigasi. Kita akan konfirmasi kepada Kepala UPTD Tambun Selatan, lalu investigasi ke SD-SD yang disinggahi Mobil Pintar,” tambahnya.

Sukarmawan juga mengecam keras insiden bernuansa SARA yang dilakukan oleh oknum misionaris dengan penyebaran agama lain kepada siswa yang sudah beragama itu. Menurutnya, hal ini bisa meresahkan warga Bekasi yang mayoritas Muslim. “Kita jadi penasaran siapa yang terindikasi melakukan kegiatan misionaris atau kristenisasi seperti yang diberitakan itu. Penyebaran agama lain kepada orang yang sudah beragama di sekolah-sekolah adalah hal sensitif yang memicu ketersinggungan. Apalagi daerah Tambun Selatan itu mayoritas Muslim,” ujarnya.

Sementara itu, praktisi pendidikan luar sekolah Muhammad Faisal MMPd mengecam keras aksi pemurtadan yang dilakukan secara licik oleh misionaris berkedok Mobil Pintar. Menurutnya, para misionaris itu telah mencoreng dunia pendidikan dengan kejahatan bernuansa SARA. “Mobil pintar yang disalahgunakan oleh misionaris ini jelas pembunuhan karakter edukasi di dunia pendidikan,” ungkapnya kepada voa-islam.com, Selasa (18/10/2011).

Karenanya, Faisal mendesak aparat untuk segera mengungkap siapa oknum misionaris yang telah memprovokasi dunia pendidikan dengan isu SARA itu. “Dalam hal ini aparat wajib menangkap dan menindak tegas provokator yang memakai mobil pintar itu. Mereka nyata-nyata mendompleng Mobil Pintar sebagai ajang Kristenisasi terselubung,” tegas Faisal yang juga Pembina Gerakan Pelajar Anti Pemurtadan Bekasi (GPAPB) itu.

Sebelumnya diberitakan voa-islam.com, insiden bernuansa SARA dilakukan sekelompok misionaris di beberapa SD Negeri dan SD Islam di Kabupaten Bekasi, hari kamis (6/10/2011), antara lain: SDN Mangunjaya 01, SDN Mangunjaya 05, SDN Mekarsari 03, SDN Mekarsari 06, SDN Mekarsari 07, SDN Mekarsari 08, SD Islam Al-Hikmah, dan masih banyak lagi. Modusnya, belasan misionaris ini masuk ke sekolah-sekolah menawarkan program edukasi dan motivasi yang mendompleng nama program Mobil Pintar yang digagas Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Dalam aksinya, belasan misionaris ini menyebarkan kekristenan melalui cerita-cerita, renungan dan lagu-lagu Kristen. Yang membuat resah pihak sekolah, para misionaris ini membagi-bagikan tas dan alat tulis bercorak Kristen yang memuat ayat-ayat Bibel. Prosesi puncaknya, para misionaris itu melakukan doa pemberkatan dan menciprati siswa-siswi SD dengan air yang mereka yakini sebagai air suci. Pihak guru dan beberapa ustadz pakar kristologi, menyebut prosesi itu sebagai pembaptisan.

Menurut Bernard Abdul Jabbar, mantan misionaris yang sekarang hijrah menjadi Muslim taat, di beberapa denominasi gereja terdapat prosesi baptis dengan pencipratan air. “Di Kristen ada berbagai prosesi baptis, di antaranya baptis selam dan baptis percik,” jelas Bernard yang juga Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bekasi itu. [taz]

Berita terkait:

  1. Gawat, Kristenisasi Berkedok Mobil Pintar Juga Bidik SD Islam Bekasi.
  2. Astagfirullah!! Misionaris Mobil Pintar itu Akan 'Baptis' Siswa SDN Bekasi.
  3. Awas!! Misionaris Bidik SDN Favorit Bekasi Jadi Target Kristenisasi.
  4. Kristenisasi Makin Marak, FAPB Buka Kontak Center Anti Pemurtadan.
  5. Muhammadiyah Kerahkan Massa Jika Insiden 'Baptis' Massal SD Bekasi Tak Diusut.
  6. Waspadalah! Mobil Pintar 'Ani Yudhoyono' Diperalat untuk Kristenisasi.
  7. Polisi Sudah Kantongi Nama Misionaris Pelaku 'Baptis' Massal di SD Bekasi.
  8. 'Baptis' Massal Siswa SD Marak, FPI Serukan Perang Melawan Kristenisasi.
  9. Polisi Harus Cokok Misonaris Pembaptis Massal SD Bekasi, Dari Plat Nomor Mobil Ini.
  10. 'Baptis' Massal SD Bekasi, Misionaris Mobil Pintar Nodai Dunia Pendidikan.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Dianggap Bid'ah, Raja Salman Tolak Pukul Bedug Saat Berkunjung ke Masjid Istiqlal

Dianggap Bid'ah, Raja Salman Tolak Pukul Bedug Saat Berkunjung ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 25 Feb 2017 06:09

Gagal ke Putaran Dua Pilgub DKI, Agus Jalani Karir di Bidang Lain, Bukan ke Militer

Gagal ke Putaran Dua Pilgub DKI, Agus Jalani Karir di Bidang Lain, Bukan ke Militer

Jum'at, 24 Feb 2017 23:59

Introspeksi Bersama atas Munculnya Buku Anak Konten Pornografi

Introspeksi Bersama atas Munculnya Buku Anak Konten Pornografi

Jum'at, 24 Feb 2017 23:48

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

Jum'at, 24 Feb 2017 22:09

Ketum PBNU Menjadi Korban Hoax hanya karena Duduk Dekat Ahok

Ketum PBNU Menjadi Korban Hoax hanya karena Duduk Dekat Ahok

Jum'at, 24 Feb 2017 20:09

PWNU Titip Amanah Ubah Jakarta Kepada Anies Baswedan

PWNU Titip Amanah Ubah Jakarta Kepada Anies Baswedan

Jum'at, 24 Feb 2017 20:03

Cina Wajibkan Setiap Mobil di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang Dipasangi Perangkat GPS

Cina Wajibkan Setiap Mobil di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang Dipasangi Perangkat GPS

Jum'at, 24 Feb 2017 20:00

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Jum'at, 24 Feb 2017 18:09

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Jum'at, 24 Feb 2017 16:45

Yusril Ihza Mahendra Bersedia Ditunjuk sebagai Saksi Menguntungkan untuk Habib Rizieq

Yusril Ihza Mahendra Bersedia Ditunjuk sebagai Saksi Menguntungkan untuk Habib Rizieq

Jum'at, 24 Feb 2017 16:09

Aktivis Islam Dikriminalisasi, Din Tantang Polisi Usut Uang Teman Ahok dan Rekening Gendut Polri

Aktivis Islam Dikriminalisasi, Din Tantang Polisi Usut Uang Teman Ahok dan Rekening Gendut Polri

Jum'at, 24 Feb 2017 14:09

Anies Terima Kunjungan Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jakarta di Kediamannya

Anies Terima Kunjungan Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jakarta di Kediamannya

Jum'at, 24 Feb 2017 12:42

Website Dihack, Roy Suryo: Sebelum Keluarkan Pernyataan, KPU Sebaiknya Koreksi

Website Dihack, Roy Suryo: Sebelum Keluarkan Pernyataan, KPU Sebaiknya Koreksi

Jum'at, 24 Feb 2017 12:09

AMM: Penolakan Ahok atas Saksi Ahli Agama, Manuver Tutupi Kelemahan

AMM: Penolakan Ahok atas Saksi Ahli Agama, Manuver Tutupi Kelemahan

Jum'at, 24 Feb 2017 11:39

Bawa 1500 Rombongan dan 25 Pangeran, Raja Salman Investasi 25 Miliar Dollar AS Saat ke Indonesia

Bawa 1500 Rombongan dan 25 Pangeran, Raja Salman Investasi 25 Miliar Dollar AS Saat ke Indonesia

Jum'at, 24 Feb 2017 10:56

Tiga Partai Pendukung Agus-Sylvi Nampak akan Merapat ke Anies-Uno di Putaran Kedua Pilgub DKI

Tiga Partai Pendukung Agus-Sylvi Nampak akan Merapat ke Anies-Uno di Putaran Kedua Pilgub DKI

Jum'at, 24 Feb 2017 10:09

Hampir 900 Warga Sipil Tewas oleh Serangan Udara Pimpinan AS di Suriah Sejak 2014

Hampir 900 Warga Sipil Tewas oleh Serangan Udara Pimpinan AS di Suriah Sejak 2014

Jum'at, 24 Feb 2017 09:00

Status Terdakwa, Politisi PKS: Agar Adil, Ahok Harus Dinonaktifkan sebagai Gubernur

Status Terdakwa, Politisi PKS: Agar Adil, Ahok Harus Dinonaktifkan sebagai Gubernur

Jum'at, 24 Feb 2017 08:09

Pasukan Pemerintah Yaman Gagalkan Seluruh Serangan Balik Pemberontak Syi'ah Houtsi di Mokha

Pasukan Pemerintah Yaman Gagalkan Seluruh Serangan Balik Pemberontak Syi'ah Houtsi di Mokha

Jum'at, 24 Feb 2017 07:30

Kembali Ditemukan Kejanggalan Mengapa Tokoh Islam Diperiksa Polisi hanya karena Dana Sumbangan

Kembali Ditemukan Kejanggalan Mengapa Tokoh Islam Diperiksa Polisi hanya karena Dana Sumbangan

Jum'at, 24 Feb 2017 06:09


Must Read!
X