Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.407 views

'Baptis' Massal SD Bekasi, Misionaris Mobil Pintar Nodai Dunia Pendidikan

BEKASI (voa-islam.com) – Untuk memurtadkan umat Islam, pihak walan tardho menghalalkan segala cara. Tak segan-segan, misionaris domplengi program Mobil Pintar untuk menyusupkan misi kristenisasi di beberapa SD Negeri dan SD Islam Bekasi beberapa waktu lalu. Tindakan ilegal ini jelas pelanggaran hukum dan berbahaya bagi kerukunan hidup antarumat beragama di Bekasi yang mayoritas Muslim.

Hal itu ditegaskan Drs.  Sukarmawan, M.Biomed, Kepala Dinas Pendidikan Bidang PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Kabupaten Bekasi.


Secara prosedural, jelas Sukarmawan, segala program luar sekolah yang akan masuk ke sekolah-sekolah harus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi bidang PNFI. Minimal mereka koordinasi dengan institusi terdekat yang punya wilayah, yaitu UPTD Tambun Selatan. “Tidak boleh sembarangan. Jangankan Mobil Pintar, ada rencana mau tes kesehatan guru dari lembaga lain saja izin dulu ke UPTD,” ujarnya kepada voa-islam.com, Senin (17/10/2011).

Terkait aksi Mobil Pintar yang masuk ke delapan sekolah dasar di wilayah Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Sukarmawan memastikan bahwa program itu ilegal karena tidak tercatat di Dinas Pendidikan Bidang PNFI Kabupaten Bekasi. “Kita tidak ada koordinasi dengan program Mobil Pintar. PNFI tidak ada program apalagi instruksi Mobil Pintar masuk ke sekolah-sekolah. Kita baru dalam proses pengajuan ke pusat untuk pengadaan taman-taman bacaan masyarakat (TBM). Kita akan gandengan perusahaan-perusahaan untuk pengadaan mobil perpustakaan keliling, bukan Mobil Pintar. Jadi kita tidak ada program Mobil Pintar itu,” tegasnya. “Kalau mengatasnamakan mobil pintar atau mobil perpustakaan keliling, mana rekomendasinya dari PNFI?”

Selain ilegal, jelas Sukarmawan program Mobil Pintar yang melakukan pemurtadan di Bekasi juga melanggar hukum. “Ini ilegal dan pelanggaran hukum karena tidak mengindahkan ketentuan terkait pengaturan masalah beragama baik Peraturan Bersama Menteri maupun Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),” tuturnya.

Karenanya, Sukarmawan mengimbau seluruh pihak terkait untuk menyelidiki keberadaan Mobil Pintar ilegal itu. “Harus ditelusuri oknum yang mengatasnamakan mobil pintar itu di mana adanya. Dari mana datangnya, siapa itu orang di balik itu? Siapa dalangnya yang mempunyai skenario seperti itu?” tandasnya. “Ini harus ditelusuri dan diinvestigasi. Kita akan konfirmasi kepada Kepala UPTD Tambun Selatan, lalu investigasi ke SD-SD yang disinggahi Mobil Pintar,” tambahnya.

Sukarmawan juga mengecam keras insiden bernuansa SARA yang dilakukan oleh oknum misionaris dengan penyebaran agama lain kepada siswa yang sudah beragama itu. Menurutnya, hal ini bisa meresahkan warga Bekasi yang mayoritas Muslim. “Kita jadi penasaran siapa yang terindikasi melakukan kegiatan misionaris atau kristenisasi seperti yang diberitakan itu. Penyebaran agama lain kepada orang yang sudah beragama di sekolah-sekolah adalah hal sensitif yang memicu ketersinggungan. Apalagi daerah Tambun Selatan itu mayoritas Muslim,” ujarnya.

Sementara itu, praktisi pendidikan luar sekolah Muhammad Faisal MMPd mengecam keras aksi pemurtadan yang dilakukan secara licik oleh misionaris berkedok Mobil Pintar. Menurutnya, para misionaris itu telah mencoreng dunia pendidikan dengan kejahatan bernuansa SARA. “Mobil pintar yang disalahgunakan oleh misionaris ini jelas pembunuhan karakter edukasi di dunia pendidikan,” ungkapnya kepada voa-islam.com, Selasa (18/10/2011).

Karenanya, Faisal mendesak aparat untuk segera mengungkap siapa oknum misionaris yang telah memprovokasi dunia pendidikan dengan isu SARA itu. “Dalam hal ini aparat wajib menangkap dan menindak tegas provokator yang memakai mobil pintar itu. Mereka nyata-nyata mendompleng Mobil Pintar sebagai ajang Kristenisasi terselubung,” tegas Faisal yang juga Pembina Gerakan Pelajar Anti Pemurtadan Bekasi (GPAPB) itu.

Sebelumnya diberitakan voa-islam.com, insiden bernuansa SARA dilakukan sekelompok misionaris di beberapa SD Negeri dan SD Islam di Kabupaten Bekasi, hari kamis (6/10/2011), antara lain: SDN Mangunjaya 01, SDN Mangunjaya 05, SDN Mekarsari 03, SDN Mekarsari 06, SDN Mekarsari 07, SDN Mekarsari 08, SD Islam Al-Hikmah, dan masih banyak lagi. Modusnya, belasan misionaris ini masuk ke sekolah-sekolah menawarkan program edukasi dan motivasi yang mendompleng nama program Mobil Pintar yang digagas Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Dalam aksinya, belasan misionaris ini menyebarkan kekristenan melalui cerita-cerita, renungan dan lagu-lagu Kristen. Yang membuat resah pihak sekolah, para misionaris ini membagi-bagikan tas dan alat tulis bercorak Kristen yang memuat ayat-ayat Bibel. Prosesi puncaknya, para misionaris itu melakukan doa pemberkatan dan menciprati siswa-siswi SD dengan air yang mereka yakini sebagai air suci. Pihak guru dan beberapa ustadz pakar kristologi, menyebut prosesi itu sebagai pembaptisan.

Menurut Bernard Abdul Jabbar, mantan misionaris yang sekarang hijrah menjadi Muslim taat, di beberapa denominasi gereja terdapat prosesi baptis dengan pencipratan air. “Di Kristen ada berbagai prosesi baptis, di antaranya baptis selam dan baptis percik,” jelas Bernard yang juga Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bekasi itu. [taz]

Berita terkait:

  1. Gawat, Kristenisasi Berkedok Mobil Pintar Juga Bidik SD Islam Bekasi.
  2. Astagfirullah!! Misionaris Mobil Pintar itu Akan 'Baptis' Siswa SDN Bekasi.
  3. Awas!! Misionaris Bidik SDN Favorit Bekasi Jadi Target Kristenisasi.
  4. Kristenisasi Makin Marak, FAPB Buka Kontak Center Anti Pemurtadan.
  5. Muhammadiyah Kerahkan Massa Jika Insiden 'Baptis' Massal SD Bekasi Tak Diusut.
  6. Waspadalah! Mobil Pintar 'Ani Yudhoyono' Diperalat untuk Kristenisasi.
  7. Polisi Sudah Kantongi Nama Misionaris Pelaku 'Baptis' Massal di SD Bekasi.
  8. 'Baptis' Massal Siswa SD Marak, FPI Serukan Perang Melawan Kristenisasi.
  9. Polisi Harus Cokok Misonaris Pembaptis Massal SD Bekasi, Dari Plat Nomor Mobil Ini.
  10. 'Baptis' Massal SD Bekasi, Misionaris Mobil Pintar Nodai Dunia Pendidikan.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Sepeda motor mujahid yang hilang diambil Densus di Yogyakarta, kini sudah diganti dengan sepeda motor baru oleh IDC. Amanah para donatur IDC sudah ditunaikan. ...

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Duo bayi kembar prematur Mubarok dan Hassan butuh dana 19,6 juta rupiah untuk biaya persalinan dan perawatan di rumah sakit. Ayahnya seorang aktivis lembaga dakwah bergaji Rp 1 juta perbulan....

Latest News
Rezim Suriah Hanya Tinggal Kuasai Perbatasan dengan Libanon Setelah Jatuhnya Al-Tahnaf ke Tangan IS

Rezim Suriah Hanya Tinggal Kuasai Perbatasan dengan Libanon Setelah Jatuhnya Al-Tahnaf ke Tangan IS

Sabtu, 23 May 2015 13:00

Wilayah Kekuasaan Daulah Islamiyah (IS) Menyamai WIlayah Inggris Raya

Wilayah Kekuasaan Daulah Islamiyah (IS) Menyamai WIlayah Inggris Raya

Sabtu, 23 May 2015 12:30

Demo Peduli Muslim Rohingya di Kota Laskar Islam, Solo

Demo Peduli Muslim Rohingya di Kota Laskar Islam, Solo

Sabtu, 23 May 2015 11:20

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Lancarkan Operasi Tewaskan Puluhan Syiah di Al-Qathif

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Lancarkan Operasi Tewaskan Puluhan Syiah di Al-Qathif

Sabtu, 23 May 2015 10:57

Video: Tanggapan & Penjelasan Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam Jawa oleh Dr. Ahmad Annuri, MA

Video: Tanggapan & Penjelasan Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam Jawa oleh Dr. Ahmad Annuri, MA

Sabtu, 23 May 2015 10:49

Mahasiswa Bergerak Membebaskan Pribumi Dari Perbudakan Asing  dan A Seng

Mahasiswa Bergerak Membebaskan Pribumi Dari Perbudakan Asing dan A Seng

Sabtu, 23 May 2015 07:39

Kabinet Belanda Dukung Larangan Parsial Pemakaian Jilbab dan Burqa

Kabinet Belanda Dukung Larangan Parsial Pemakaian Jilbab dan Burqa

Sabtu, 23 May 2015 07:00

Ledakan Dahsyat Guncang Kedutaan Besar Iran di Ibukota Suriah Damaskus

Ledakan Dahsyat Guncang Kedutaan Besar Iran di Ibukota Suriah Damaskus

Sabtu, 23 May 2015 06:35

Rumah Sakit Jisr Al-Shughur di Idlib Suriah Jatuh ke Tangan Koalisi Jaisyul Fath

Rumah Sakit Jisr Al-Shughur di Idlib Suriah Jatuh ke Tangan Koalisi Jaisyul Fath

Sabtu, 23 May 2015 06:05

Wakil PM Irak: Jatuhnya Ramadi ke Tangan Daulah Islam Memalukan

Wakil PM Irak: Jatuhnya Ramadi ke Tangan Daulah Islam Memalukan

Sabtu, 23 May 2015 05:28

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Jum'at, 22 May 2015 19:40

Prostitusi Online: Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Prostitusi Online: Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Jum'at, 22 May 2015 15:30

Khitan Si Gemuk di Rumah Sunatan

Khitan Si Gemuk di Rumah Sunatan

Jum'at, 22 May 2015 15:24

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Jum'at, 22 May 2015 15:20

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

Jum'at, 22 May 2015 15:18

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Jum'at, 22 May 2015 14:59

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Jum'at, 22 May 2015 14:34

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Jum'at, 22 May 2015 14:14

Ustadz Abu Rusydan: Ahlu Sunnah Suriah Jadi Korban Persekongkolan Jahat Dunia Internasional

Ustadz Abu Rusydan: Ahlu Sunnah Suriah Jadi Korban Persekongkolan Jahat Dunia Internasional

Jum'at, 22 May 2015 14:00

Dr Raehanul Bahraen Menjawab Video Dr Agus Soal Banyak Obat Berbahaya dan Haram

Dr Raehanul Bahraen Menjawab Video Dr Agus Soal Banyak Obat Berbahaya dan Haram

Jum'at, 22 May 2015 13:44



Must Read!
X