Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
12.089 views

Polisi Harus Cokok Misonaris Baptis Massal SD Bekasi, Dari Plat Nomor Mobil Ini

BEKASI (voa-islam.com) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mendesak aparat kepolisian agar menangkap pelaku ‘baptis’ massal berkedok Mobil Pintar. Polisi harus bisa menangkap misionaris itu, karena nomor polisi tiga Mobil Pintar itu tercatat oleh pihak sekolah.

Pernyataan itu ditegaskan Dr  Sukarmawan MPd, Kepala Dinas Pendidikan Bidang PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Kabupaten Bekasi.

Maraknya aksi kristenisasi di lingkungan sekolah dasar Bekasi yang dilakukan oleh oknum misionaris yang mengaku dari program Mobil Pintar, sangat disayangkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Terlebih, pihak sekolah sama sekali tidak mengetahui asal-usul dan identitas para misionaris itu. Seharusnya, pihak sekolah berhati-hati menerima pihak luar yang menawarkan kerjasama. Kerjasama dengan pihak luar tanpa ada surat-surat, rekomendasi maupun dokumen resmi, jelas kecerobohan kepala sekolah.

Masa iya pihak sekolah sama sekali tidak tahu mereka siapa dan dari mana? Waktu mereka datang kan mestinya ada pertanyaan-pertanyaan, ini program dari mana, kantornya di mana, basecampnya di mana? Kalau tidak tahu kan kecolongan namanya?” jelas Sukarmawan kepada voa-islam.com, Senin (17/10/2011). “Kita penasaran, siapa orang-orang yang mengatasnamakan program Mobil Pintar Bu Ani Yudhoyono. Kita harus minta pertanggungjawaban kepada lembaga itu karena sudah melakukan pelanggaran,” imbuhnya.

Ketiadaan surat-surat dan identitas lembaga dan oknum itu, jelas melahirkan jalan buntu bagi pengusutan kasus bernuansa SARA tersebut. Namun, menurut Sukarmawan, masih ada titik terang untuk mengungkap siapa pelaku dan dalang di balik aksi tak terpuji di dunia pendidikan itu, karena pihak sekolah sempat mencatat nomor polisi dari tiga Mobil Pintar itu.

Berdasarkan laporan wartawan voa-islam.com, Bu Rahma, guru kelas 3 SD Negeri Mangunjaya 05, sempat mencatat nomor polisi tiga Mobil Pintar yang dipakai para misionaris ketika melakukan aksinya. Tiga mobil itu antara lain: minibus B 7004 KJA, mobil Elf B 7001 KDA dan sedan B 2947 VP.

Karenanya, Dinas Pendidikan mendesak aparat kepolisian untuk mengusut pelaku insiden bernuansa SARA di berbagai SD Negeri dan SD Islam Bekasi. Pengusutan itu, jelas Sukarmawan, bisa dimulai dari nomor polisi yang tertera di plat mobil tersebut. “Kalau sudah tercatat nomor plat mobilnya, kan polisi bisa melacaknya. Seharusnya mudah bagi polisi untuk melacaknya,” ujarnya.

Selanjutnya, dengan menangkap pelakunya, polisi harus mengungkap institusi di balik misi yang meresahkan tersebut. “Dengan data nomor mobil itu, polisi harus mengungkap siapa oknum pelaku Mobil Pintar itu. Polisi harus mengungkap, mobil itu mobil pribadi atau mobil lembaga. Jika lembaga, harus diungkap lembaga apa itu?” desak Sukarmawan.

Bila kasus ini tidak diusut tuntas, Dinas Pendidikan khawatir insiden serupa menular ke berbagai daerah dengan modus yang lebih licin. “Jangan-jangan sudah masuk ke wilayah-wilayah lain,” tegasnya.

Sebagai langkah preventif, sambil menunggu kerja kepolisian, Dinas Pendidikan Bidang PNFI akan berkoordinasi dengan Pendidikan Dasar agar mewaspadai program Mobil Pintar ilegal yang meresahkan tersebut. “Kami akan koordinasi ke Dikdas supaya membuat imbauan agar mewaspadai Mobil Pintar ilegal ini,” janji Sukarmawan. “Saya sangat prihatin dan terpukul. Ini adalah insiden dan kecolongan. Saya tidak tinggal diam,” tutupnya.

Seperti diberitakan voa-islam.com sebelumnya, insiden bernuansa SARA dilakukan sekelompok misionaris di beberapa SD Negeri dan SD Islam di Kabupaten Bekasi, hari kamis (6/10/2011), antara lain: SDN Mangunjaya 01, SDN Mangunjaya 05, SDN Mekarsari 03, SDN Mekarsari 06, SDN Mekarsari 07, SDN Mekarsari 08, SD Islam Al-Hikmah, dan masih banyak lagi. Modusnya, belasan misionaris ini masuk ke sekolah-sekolah menawarkan program edukasi dan motivasi yang mendompleng nama program Mobil Pintar yang digagas Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Tas Kristen bertuliskan ayat-ayat Bibel ini dibagikan kepada siswa-siswi Muslim.

Dalam aksinya, belasan misionaris ini menyebarkan kekristenan melalui cerita-cerita, renungan dan lagu-lagu Kristen. Yang membuat resah pihak sekolah, para misionaris ini membagi-bagikan tas dan alat tulis bercorak Kristen yang memuat ayat-ayat Bibel. Prosesi puncaknya, para misionaris itu melakukan doa pemberkatan dan menciprati siswa-siswi SD dengan air yang mereka yakini sebagai air suci. Pihak guru dan beberapa pakar kristologi, menyebut prosesi itu sebagai pembaptisan.

Menurut Bernard Abdul Jabbar, mantan misionaris yang sekarang hijrah menjadi Muslim taat, di beberapa denominasi gereja terdapat prosesi baptis dengan pencipratan air. “Di Kristen ada berbagai prosesi baptis, di antaranya baptis selam dan baptis percik,” jelas Bernard yang juga Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bekasi itu. [taz]

Berita terkait:

  1. Gawat, Kristenisasi Berkedok Mobil Pintar Juga Bidik SD Islam Bekasi.
  2. Astagfirullah!! Misionaris Mobil Pintar itu Akan 'Baptis' Siswa SDN Bekasi.
  3. Awas!! Misionaris Bidik SDN Favorit Bekasi Jadi Target Kristenisasi.
  4. Kristenisasi Makin Marak, FAPB Buka Kontak Center Anti Pemurtadan.
  5. Muhammadiyah Kerahkan Massa Jika Insiden 'Baptis' Massal SD Bekasi Tak Diusut.
  6. Waspadalah! Mobil Pintar 'Ani Yudhoyono' Diperalat untuk Kristenisasi.
  7. Polisi Sudah Kantongi Nama Misionaris Pelaku 'Baptis' Massal di SD Bekasi.
  8. 'Baptis' Massal Siswa SD Marak, FPI Serukan Perang Melawan Kristenisasi.
  9. Polisi Harus Cokok Misonaris Pembaptis Massal SD Bekasi, Dari Plat Nomor Mobil Ini.
  10. 'Baptis' Massal SD Bekasi, Misionaris Mobil Pintar Nodai Dunia Pendidikan.
  11. Pelajar Islam Bekasi Siaga Satu Hadapi Kristenisasi di Lingkungan Sekolah.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Sudah tiga hari dirawat di rumah sakit swasta di Banyumas, tapi kondisi Mutia Az-Zahra makin memburuk. IDC memindahkan ke rumah sakit yang lebih bagus di Gombong....

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Karena terlambat penanganan, kondisi istri mujahid ini sangat memprihatinkan: sudah sepekan tidak bisa buang air besar, sesak nafas, HB turun drastis....

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Bantuan tahap pertama pengobatan kanker mulut Ummu Fatimah diserahkan oleh Tim Ruqyah IDC yang ditugaskan menerapi ruqyah sepekan dua kali. Perhatikan foto kondisi terbarunya!!...

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X