Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
35.011 views

Inilah Transkrip Pidato Jihad Bung Tomo, Cikal-Bakal Hari Pahlawan

VOA-ISLAM.COM – Mengenang Hari Pahlawan, jangan lupakan pidato jihad Bung Tomo ini. Takbir yang hidup, mengusir rasa takut & membangkitkan Nyali Jihad mengusir penjajahan dan imperialisme asing.

Pasca Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, rakyat dan para pejuang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang, sebelum mereka dilucuti tentara Sekutu.

Ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar, tanggal 15 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta, kemudian mendarat di Surabaya pada 25 Oktober. Berkedok melucuti tentara Jepang, tentara Inggris didatangkan ke Indonesia atas nama Sekutu, dengan membawa misi mengembalikan Indonesia kepada pemerintah Belanda sebagai jajahannya. NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pun membonceng.

Itulah yang meledakkan kemarahan rakyat Indonesia di mana-mana, sehingga pecahlah insiden Bendera 19 September 1945 di Hotel Yamato atau Hotel Orange (sekarang Hotel Mandarin Oriental Majapahit) Surabaya. Rakyat Surabaya marah dengan adanya bendera merah putih biru milik Belanda berkibar di atas menara hotel. Dan terjadilah aksi perobekan bendera warna biru, hingga menjadi merah dan putih.

Beberapa orang pemuda berhasil mendekati dan memanjat dinding serta puncak menara Hotel, berhasil menurunkan bendera Belanda dan menyobek bagian birunya serta menaikkan kembali bendera Merah-Putih dengan ukuran yang tidak seimbang dengan diiringi takbir dan pekikan “Merdeka!” yang disambut dengan gempita oleh massa yang berkerumun di di depan Hotel Orange.

Tidak gratis, dalam insiden penyobekan bendera Belanda di Hotel Orange tersebut dibayar mahal dengan gugurnya empat pemuda Arek Suroboyo, yaitu: Cak Sidik, Mulyadi, Hariono dan Mulyono. Sedangkan dari pihak Belanda, Mr Ploegman tewas terbunuh oleh amukan massa ditusuk senjata tajam.

Insiden di jalan Tunjungan Surabaya ini menyulut bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dengan para pejuang di Surabaya, yang memuncak dengan tewasnya Brigadir Jenderal AWS Mallaby (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober 1945.

Rongsokan mobil yang ditumpangi Brigjen Mallaby yang mengalami ledakan. Ia kemudian ditemukan tewas.

Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya (Mayor Jenderal Mansergh) mengeluarkan ultimatum bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan  meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.

Para pejuang tak bergeming, ultimatum tersebut ditolak mentah-mentah. Pidato-pidato heroik Bung Tomo (Soetomo) adalah salah satu biangnya. Melalui stasiun Radio Pemberontak Indonesia di Surabaya, Bung Tomo mengomando dan mengobarkan semangat jihad dan perjuangan rakyat.

Ketika pasukan Sekutu menggunakan radio komunikasi militer mutakhir untuk mengkoordinir prajuritnya, Bung Tomo hanya menggunakan pemancar radio biasa, dengan kode-kode tertentu, seperti “belok kiri” artinya belok kanan, “maju” artinya mundur, dsb., yang hanya dimengerti oleh para pendengar setianya.

Sehari-hari, biasanya, pendengar radio dihibur dengan lagu-lagu perjuangan dan cerita rakyat. Sekonyong-konyong, 9 November 1945 mereka dikejutkan pekik, Takbir dan slogan ”Merdeka Atau Mati” dari Bung Tomo.

Agitator itu, seorang jurnalis yang gigih menyemangati warga Surabaya mengusir Sekutu. 45.000 pejuang kita tersentak bangkit. Waktu itu, Surabaya dipimpin oleh Gubernur Suryo. Bondo nekad, rakyat Surabaya memilih berjuang hingga titik darah penghabisan.

Tentara Sekutu pun menepati ultimatumnya. Pada 10 November 1945 pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran dan dahsyat sekali, dengan mengerahkan sekitar 30.000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang.

Berbagai bagian kota Surabaya dihujani bom dari udara oleh pasukan Barat, karena mereka menolak menyerahkan senjata. Arek-arek Suroboyo ditembaki secara membabi-buta dengan meriam dari laut dan darat. Dua kuintal bom dijatuhkan pasukan Sekutu. Drum bensin meledak. Jam 6.10, Surabaya menjadi lautan api.

Tentara Inggris menduga bahwa perlawanan rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja, dengan mengerahkan persenjataan modern yang lengkap, termasuk pesawat terbang, kapal perang, tank, dan kendaraan lapis baja yang cukup banyak.

Namun di luar dugaan, ternyata perlawanan itu bisa bertahan lama, berlangsung dari hari ke hari, dan dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran besar-besaran ini memakan waktu sampai sebulan.

Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang luka-luka. Pemandangan tanggal 30 November 1945, sepanjang mata memandang, bergelimpangan mayat terbujur kaku, hangus, serpihan daging dari 30.000 orang. Para pejuang rela setor nyawa berjibaku mempertahankan kehormatan tanah airnya, Surabaya.

Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan.

Peristiwa 10 November 1945 yang dikenal sebagai “Battle of Surabaya” merupakan peristiwa sejarah perang antara Indonesia melawan Sekutu yakni Inggris dan Belanda. Dahsyatnya perjuangan para pahlawan berani mati melawan penjajah inilah yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan. Dan sebagai motivator jihad mengorbankan jiwa raga ini, Bung Tomo ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2008.

Inilah transkrip pidato Bung Tomo di radio Pemberontak Surabaya jelang 10 November 1945, yang membangkitkan semangat jihad itu:

“Bismillahirrohmanirrohim. Merdeka!! Saudara-saudara, kita semuanya, kita bangsa Indonesia yang ada di Surabaya ini akan menerima tantangan tentara Inggris itu. Dan kalau pimpinan tentara Inggris yang ada di Surabaya ini ingin mendengarken jawaban rakyat Indonesia. Ingin mendengarken jawaban seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini, dengarkanlah ini, tentara Inggris. Ini jawaban kita. Ini jawaban rakyat Surabaya. Ini jawaban pemuda Indonesia kepada kau sekalian:

“Hai, tentara Inggris, kau mengendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu. Kamu menyuruh kita mengangkat tangan datang kepadamu. Kau menyuruh kita membawa senjata-senjata yang telah kami rampas dari tentara Jepang untuk diserahkan kepadamu. Untuk itu, sekalipun kita tahu bahwa kau sekalian akan mengancam kita untuk menggempur kita dengan kekuatan yang ada. Tetapi inilah jawaban kita:

“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga. Kita tunjukken bahwa kita ini benar-benar orang-orang yang ingin merdeka. Dan untuk kita saudara-saudara, lebih baik hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap “Merdeka atau Mati”. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!! Merdeka!!”

Pidato Bung Tomo menjelang 10 November 1945 itulah yang berhasil membangkitkan keberanian arek-arek Suroboyo, dari rasa takut yang mencekam untuk bangkit melawan kezaliman. Sikap para pejuang itu merefleksikan ajaran Al-Qur’an yang mensyariatkan perang melawan musuh yang terlebih dahulu mengobarkan perang.

“Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu” (Qs. al-Hajj 39).

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (Qs. al-Baqarah 190). [taz/dbs]

Klik di sini untuk mendengarkan rekaman suara asli Pidato Bung Tomo!!

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Menyambut bulan suci Ramadhan, IDC akan menggelar santunan yatim bersama para preman tobat. Target santunan 100 yatim ini membutuhkan dana 13 juta rupiah. Ayo Bantu..!!!...

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Tebar buku "Tutorial Ramadhan" agar ibadah puasa sesuai sunnah, menghindari kekeliruan puasa yang sering dilakukan umat Islam. Semoga sukses meraih gelar takwa, menggapai surga Ar-Royyan....

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Alhamdulillah, setelah menjalani operasi, dan perawatan selama sembilan hari, lidah Fauzan anak mujahid sudah sembuh dan sehat. Total biaya pengobatan sebesar Rp 6.612.300,- ...

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Latest News
Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Kamis, 25 May 2017 11:19

Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Kamis, 25 May 2017 11:19

5 Orang Tewas Akibat Bom di Terminal Kp Melayu, Tiga Anggota Polisi

5 Orang Tewas Akibat Bom di Terminal Kp Melayu, Tiga Anggota Polisi

Kamis, 25 May 2017 08:16

Merindukan Mercu Suar Islam

Merindukan Mercu Suar Islam

Kamis, 25 May 2017 08:10

MUI Minta Masyarakat Bekasi Waspadai Kaum Gay

MUI Minta Masyarakat Bekasi Waspadai Kaum Gay

Kamis, 25 May 2017 08:06

Keluarga Alumni KAMMI Tuntut Presiden Jokowi Pecat Kapolri

Keluarga Alumni KAMMI Tuntut Presiden Jokowi Pecat Kapolri

Kamis, 25 May 2017 07:40

Kenaikan Harga Listrik dan Bahan Pokok Sambut Bulan Ramadhan

Kenaikan Harga Listrik dan Bahan Pokok Sambut Bulan Ramadhan

Kamis, 25 May 2017 06:32

Makna Politik Dibalik Rencana Pembubaran HTI

Makna Politik Dibalik Rencana Pembubaran HTI

Kamis, 25 May 2017 06:17

Tantangan Muslimah Masa Kini

Tantangan Muslimah Masa Kini

Kamis, 25 May 2017 05:18

Mengapa Mengkriminalkan Ajaran Islam?

Mengapa Mengkriminalkan Ajaran Islam?

Rabu, 24 May 2017 23:48

Tempalah diri, Wujudkan Akhlak Mulia

Tempalah diri, Wujudkan Akhlak Mulia

Rabu, 24 May 2017 23:24

Untuk Satu Juta Petisi, Alumni 212 Undang Umat datangi Komnas HAM

Untuk Satu Juta Petisi, Alumni 212 Undang Umat datangi Komnas HAM

Rabu, 24 May 2017 22:13

Ledakan Keras Terjadi di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur

Ledakan Keras Terjadi di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur

Rabu, 24 May 2017 21:52

Kembalinya Produktivitas Muslimah ke Rumah

Kembalinya Produktivitas Muslimah ke Rumah

Rabu, 24 May 2017 21:36

Gelar Aksi di Depan Istana, Sejumlah Aktivis KAMMI Ditangkap Polisi

Gelar Aksi di Depan Istana, Sejumlah Aktivis KAMMI Ditangkap Polisi

Rabu, 24 May 2017 21:15

Ada Tekanan dari Dalam Komnas HAM Sendiri di Kasus Kriminalisasi Ulama

Ada Tekanan dari Dalam Komnas HAM Sendiri di Kasus Kriminalisasi Ulama

Rabu, 24 May 2017 21:13

Tidak Ingin Jakarta Cepat Tenggelam karena Reklamasi, Tokoh Ini dan Tim Siap Hadapi Pemerintah

Tidak Ingin Jakarta Cepat Tenggelam karena Reklamasi, Tokoh Ini dan Tim Siap Hadapi Pemerintah

Rabu, 24 May 2017 20:13

Pejuang Filipina Terkait Islamic State (IS) Kuasai Marawi, Sandera Pastor dan Staf Gereja Katholik

Pejuang Filipina Terkait Islamic State (IS) Kuasai Marawi, Sandera Pastor dan Staf Gereja Katholik

Rabu, 24 May 2017 19:45

Membangun Generasi Berkualitas

Membangun Generasi Berkualitas

Rabu, 24 May 2017 19:32

Proyek Reklamasi Jakarta Berpotensi jadi Markas Militer Cina

Proyek Reklamasi Jakarta Berpotensi jadi Markas Militer Cina

Rabu, 24 May 2017 19:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X