Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
46.951 views

Keajaiban Kupang 1998: Misteri Lelaki Berjubah Putih Menunggang Kuda

Kupang (voa-islam) – Tidak ada media massa yang memberitakan keanehan yang terjadi pada saat peristiwa Kerusuhan Kupang 1998 yang lalu. Di tiga tempat yang berbeda, ketika kaum Muslimin yang minoritas itu dikepung oleh kaum Salibis, banyak mata yang menjadi saksi, saat melihat dari arah ketinggian, nampak lelaki berjubah putih yang sedang menunggang kuda dalam jumlah yang banyak. Subhanallah, tentara Allah betul-betul turun di Kupang ketika umat Islam dalam keadaan terjepit.

Seorang pemuda di Airmata, sebuah pemukiman Muslim di Kupang, menceritakan, tak sedikit masyarakat Kristen yang menyaksikan dari atas bukit. Mereka seolah-olah melihat, ada banyak kerumunan massa di Airmata. Percaya atau tidak, orang kafir itu melihat lelaki berjubah putih dan bersurban sedang menunggang kuda dalam jumlah yang besar. Lalu bergetarlah hati Masyarakat Kristen yang saat itu hendak menyerang kampung Muslim.

Rupanya keanehan itu tidak hanya terjadi Kampung Airmata, melainkan juga di Kampung Solor, sebuah pemukiman muslim di Kota Kupang. Kali ini orang kafir melihat anak-anak berjubah putih dalam jumlah yang besar seraya memegang kayu yang diayun-ayunkan. Maka bergetarlah hati kaum salibis yang ketika itu hendak membakar Kampung Solor.

Ketika voa-islam bersilaturahim ke Pondok Pesantren Hidayatullah di Batakte, Kupang Barat, pimpinan pesantren tersebut juga menceritakan hal yang sama. Banyak mata yang menjadi saksi, yang saat itu melihat ada banyak anak kecil berjubah putih seraya memegang senjata tajam.

“Ketika itu pesantren didatangi kelompok massa Kristen sebanyak dua truk dengan menggunakan ikat kepala merah. Mereka bukan hanya memblokade jalan di Batakte, tapi juga bermaksud untuk membakar masjid di kompleks Hidayatullah. Alhamdulillah, Allah melindungi kami di sini. Kami ingat, santri yang hendak melalui blokade itu harus menyanyikan lagu-lagu Yesus atau gereja. Dengan terpaksa, santri itu menuruti kemauan mereka,” kenang Ustadz Usman Mamang, pimpinan Pesantren Hidayatullah Kupang, NTT.

Peristiwa Kupang 1998

Tanpa bermaksud membuka luka lama, perlu kiranya mengetahui latar belakang kejadian dan peristiwa kerusuhan Kupang tahun 1998. Bermula, dari acara perkabungan dilakukan oleh pemuda dan mahasiswa Kristiani di Kupang yang tergabung dalam panitia Gemakristi sehubungan dengan peristiwa Ketapang Jakarta, berkembang menjadi aksi penutupan jalan raya.

Di sejumlah titik perkabungan di jalan-jalan dibangun blokade. Warga menyekat jalan antara lain dengan peti mati, salib berukuran besar, serta gambar Kristus bermahkota duri. Ini antara lain dapat disaksikan di depan Gereja Kota Kupang, dan beberapa lokasi di Jalan Soedirman, Kuanino.

Perkabungan ini berlangsung selama 24 jam, mulai Senin pukul 06.00 Wita. Perkabungan rencananya akan ditutup dengan kebaktian Oekumene, Selasa pagi di GOR Oepoi, Kupang. Upacara perkabungan diteruskan dengan pawai besar-besaran mengitari beberapa ruas jalan di Kota Kupang seperti Jalan Ahmad Yani-Merdeka, Urip Sumoharjo, Moh Hatta dan Sudirman Kuanino dan berbelok ke Jalan Pemuda-Jalan Cak Doko dan Jalan Lalamentik menuju ke Oebufu.Ketika itu semua kantor, pertokoan, dan pasar tutup. Kota Kupang sejak pagi Nampak lengang.

Kebanyakan warga kota dan daerah sekitarnya ambil bagian dalam aksi Gemakristi (Gerakan Perkabungan Umat Kristiani) sebagai wujud rasa solidaritas atas berbagai peristiwa, termasuk peristiwa Ketapang pekan lalu. Semua kendaraan angkutan penumpang dan barang dalam dan luar kota, berhenti beroperasi. Kantor pemerintah dan swasta, sekolah, pertokoan dan kios, tutup. Begitu juga pasar rakyat praktis lengang tanpa pengunjung.

Suasana berubah menjadi rusuh karena adanya sekelompok massa yang menyusup kedalam acara tersebut, telah memicu massa melakukan aksi pelemparan rumah ibadah/masjid dan pengrusakan terhadap beberapa rumah dan kantor serta tindak kerusuhan lainnya.

Kronologisnya, menurut data dari Departemen Pertahanan RI, tanggal 30 November 1998 pagi hari di kota Kupang dilaksanakan acara perkabungan nasional yang diawali dengan kegiatan membagi bunga di jalan-jalan protokol kepada setiap orang yang lewat kemudian berkembang menjadi penutupan/pemblokiran jalan-jalan raya.

Pukul 10.00 WITA tanggal 30 November 1998 suasana menjadi rusuh karena ada sekelompok massa dari luar kota menyusup kedalam acara tersebut. Saat melewati ruas jalan Oebufu, massa mulai melempari beberapa rumah, kios serta toko. Massa terus bergerak ke arah Jalan El Tari II menuju ke Penfui dan kembali memutar ke arah Oesapa.

Saat memasuki Jalan Adi Sucipto di kawasan Oesapa, beberapa rumah pengusaha yang berada di simpang tiga menjadi sasaran pelemparan sehingga kaca di bangunan itu berantakan. Hal yang sama juga terjadi di sekitar wilayah Oesapa Kecil. Beberapa kios dan bangunan serta sebuah sedan kacanya remuk dilempari batu.

Sekitar pukul 11.15 Wita, massa yang sudah tidak terkendali kembali lagi ke kota Kupang dan memasuki kawasan Kelurahan Solor. Di daerah ini juga terjadi saling lempar antara massa yang konvoi dengan warga setempat. Massa Kristen bahkan  melakukan aksi pelemparan Masjid Al Fatah di kelurahan Solor serta Masjid Raya di kelurahan Fontein. Aksi tersebut terhenti sementara karena turun hujan, namun kemudian berlanjut kembali dengan sasaran pengrusakan dan pembakaran terhadap rumah ibadah, rumah tinggal dan fasilitas umum.

Pada pukul 13.10 WITA tanggal 1 Desember 1998 massa melakukan pengrusakan terhadap kantor Hutan Tanaman Industri Kupang.Pihak aparat kemudian melakukan langkah-langkah untuk melokalisir peristiwa agar tidak meluas, mengadakan dialog dan pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk menyelesaikan masalah.

Setelah terjadi aksi saling melempar di depan sebuah masjid, berita menyebar dengan cepat. Akibatnya ratusan pemuda dari berbagai penjuru berdatangan dan membalas provokasi, dan terjadilah saling lempar dengan warga di belakang kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang.

Sekitar pukul 17.00 Wita, massa bergerak menuju kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, namun dihalau pasukan keamanan. Menurut informasi  hingga pukul 18.30 Wita, dua masjid dibakar yaitu di daerah sekitar Kolhua dan di Bakunase. Tiga lainnya dirusak, yaitu Masjid Raya Kupang, Masjid Attaqwa Naikoten, dan masjid di sekitar kantor Kodya Kupang.

Pembakaran lainnya menimpa Asrama Haji di Bilangan Oebufu, Kodya Kupang, sebagian bangunan Pasar Inpres Naikoten II, SMP dan SMA Muhammadiyah. Suasana kota hingga Senin malam mencekam. Warga kota terlihat saling curiga antara satu dengan yang lainnya. Mereka rata-rata membawa senjata tajam, pentungan dan lainnya.

Akibat kejadian tersebut, menimbulkan luka berat (2), luka ringan (25), kerusakan masjid/ mushola (9), rumah tinggal (44), kios/ toko (45), rumah makan (30), gedung sekolah (3), kendaraan roda 4 (14) dan roda dua (16) serta 3.962 penduduk mengungsi.

Kerusuhan pun meluas, aksi perkabungan nasional juga berlangsung di Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (70 Km sebelah Timur Kupang). Begitu lonceng gereja berbunyi, penduduk keluar rumah mengetuk tiang listrik dengan membawa parang, golok, dan benda tajam lainnya. Masjid dikepung, dirusak, dan dibakar. Rumah dan toko milik milik BBMJ (Bugis, Bone, Makasar, dan Jawa) yang muslim itu diobrak-abrik, dirusak dan dijarah massa Kristen. Hari tu, tak ada Media lokal yang memberitakan, sebab, informasi kan sudah dimonopoli nonmuslim.

Yang mengejutkan, saat menjadi penceramah dalam seminar yang digelar Universitas Nusa Cendana, Theo Syafei ketika itu (15 November 1998) mengatakan, kalau di Jawa orang bisa bakar gereja, kenapa kita di sini tak bisa bakar masjid. Tepuk tangan pun bergemuruh di kampus itu.

Kupang dan sekitarnya ibarat api dalam sekam, jika daerah lain yang disulut, maka akan berimbas ke Kupang. Ingat Kasus Ketapang di Jakarta, bara api itu sampai terbawa ke Kota Kupang. Hampir saja, kasus Temanggung, kembali menyulut di kota ini. Saat ini masyarakat Kupang pada umumnya, semakin dewasa, mereka tak mau lagi diprovokasi oleh pihak dan kelompok tertentu yang ingin Kupang membara dan berdarah-darah.  Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Saat sang suami menjalani ujian penjara, Ummu Muhammad mendapat ujian penyakit kelenjar. Di leher dan beberapa bagian tubuhnya tumbuh benjolan yang harus dioperasi....

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis ini hanya bisa tergolek lemah, merintih menahan sakitnya tumor ganas. Pahanya membesar seukuran bola basket. Ayahnya kuli bangunan, tidak bisa mencari nafkah karena harus menunggunya di...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Latest News
10 Orang dalam Serangan Bom Mobil Al-Shabaab Dekat Istana Presiden Somalia

10 Orang dalam Serangan Bom Mobil Al-Shabaab Dekat Istana Presiden Somalia

Rabu, 31 Aug 2016 09:00

Dikepung 19 Gereja, Masjid Ini Tangkal Kristenisasi dan Konsen Pembinaan Mualaf

Dikepung 19 Gereja, Masjid Ini Tangkal Kristenisasi dan Konsen Pembinaan Mualaf

Rabu, 31 Aug 2016 08:37

Ada Indikasi AJI Jebak Menteri Agama Dukung LGBTIQ

Ada Indikasi AJI Jebak Menteri Agama Dukung LGBTIQ

Rabu, 31 Aug 2016 07:27

Bung Karno Usir Ruh Kolonial dari DKI, Ahok justru Mengembalikannya

Bung Karno Usir Ruh Kolonial dari DKI, Ahok justru Mengembalikannya

Rabu, 31 Aug 2016 06:31

Islamic State (IS) Umumkan Gugurnya Juru Bicara Mereka, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani

Islamic State (IS) Umumkan Gugurnya Juru Bicara Mereka, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani

Rabu, 31 Aug 2016 05:43

Menteri Agama Klarifikasi Dukung LGBT, Netizen: Mestinya Menag Langsung Tinggalkan Acara AJI

Menteri Agama Klarifikasi Dukung LGBT, Netizen: Mestinya Menag Langsung Tinggalkan Acara AJI

Rabu, 31 Aug 2016 03:27

Silaturahim dengan Ormas Islam, Paguyuban Pasundan Bahas Persoalan Keumatan

Silaturahim dengan Ormas Islam, Paguyuban Pasundan Bahas Persoalan Keumatan

Selasa, 30 Aug 2016 23:23

Ahok Menjadi Terkenal, Pengamat: Ini Seperti Teori yang Diadopsi dari Lee Kuan Yew

Ahok Menjadi Terkenal, Pengamat: Ini Seperti Teori yang Diadopsi dari Lee Kuan Yew

Selasa, 30 Aug 2016 22:31

Pernah Sebut jadi Presiden karena Pengembang, Prodem: Itu Ganggu Akal Sehat, tapi Jokowi Diam

Pernah Sebut jadi Presiden karena Pengembang, Prodem: Itu Ganggu Akal Sehat, tapi Jokowi Diam

Selasa, 30 Aug 2016 20:31

GIB: Menteri Agama Terang Benderang Dukung LGBTIQ

GIB: Menteri Agama Terang Benderang Dukung LGBTIQ

Selasa, 30 Aug 2016 20:16

Situs Mesin Pencari Milik Microsoft Samakan 'Daesh' dengan 'Arab Saudi'

Situs Mesin Pencari Milik Microsoft Samakan 'Daesh' dengan 'Arab Saudi'

Selasa, 30 Aug 2016 19:45

Dewan Dakwah Lawan Permutadan dengan Pengkaderan Dai

Dewan Dakwah Lawan Permutadan dengan Pengkaderan Dai

Selasa, 30 Aug 2016 19:45

Pejuang Abu Sayyaf Tewaskan 15 Tentara Filipina dalam Pertempuran di Sulu

Pejuang Abu Sayyaf Tewaskan 15 Tentara Filipina dalam Pertempuran di Sulu

Selasa, 30 Aug 2016 18:39

Siapa dan Apa Kepentingan Ahok yang bak Super Hero Tundukkan Partai-partai Politik?

Siapa dan Apa Kepentingan Ahok yang bak Super Hero Tundukkan Partai-partai Politik?

Selasa, 30 Aug 2016 18:31

Nihil Komentar Soal Kebijakan di DKI, Jokowi Diduga Tersandera Politik Ahok

Nihil Komentar Soal Kebijakan di DKI, Jokowi Diduga Tersandera Politik Ahok

Selasa, 30 Aug 2016 16:31

Menteri Agama Mengaku Tak Tahu Jika pada Acara AJI Ada Pemberian Penghargaan Komunitas LGBT

Menteri Agama Mengaku Tak Tahu Jika pada Acara AJI Ada Pemberian Penghargaan Komunitas LGBT

Selasa, 30 Aug 2016 15:23

IMM Berharap MK Kabulkan Pasal Pidana Bagi Pelaku LGBT

IMM Berharap MK Kabulkan Pasal Pidana Bagi Pelaku LGBT

Selasa, 30 Aug 2016 14:32

Pengamat: Jokowi Lindungi dan Dukung Ahok(?)

Pengamat: Jokowi Lindungi dan Dukung Ahok(?)

Selasa, 30 Aug 2016 14:31

Ledakan Bom Mobil Guncang Kedutaan Besar Cina di Ibukota Kyrgystan

Ledakan Bom Mobil Guncang Kedutaan Besar Cina di Ibukota Kyrgystan

Selasa, 30 Aug 2016 14:00

Bila Benar Miliki Akses ke Elit TNI & Dibeking Pemilik Modal, Ahok akan Menang di Pilkada

Bila Benar Miliki Akses ke Elit TNI & Dibeking Pemilik Modal, Ahok akan Menang di Pilkada

Selasa, 30 Aug 2016 12:31


Must Read!
X