Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.979 views

GKI Yasmin Bogor: Gereja Ilegal yang Hobi Melanggar Aturan

Bogor (voa-islam) – Perjuangan Umat Islam Kota Bogor belum usai. Forkami (Forum Komunikasi Muslim Indonesia) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam melakukan perlawanan atas rencana pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, berkali-kali menegaskan, kasus ini bukan persoalan kerukunan umat beragama, melainkan murni permasalahan hukum, yakni pemalsuan tandatangan warga dalam proses pengajuan IMB GKI Yasmin.

“Jangan bicara kemana-mana, bahkan sampai ke dunia internasional, seolah-olah pihak GKI Yasmin dilarang untuk beribadah,” kata Ketua Forkami Ahmad Iman yang dijumpai voa-islam di Gedung DPRD Bogor.

Forkami adalah kumpulan warga Curug Mekar, Wangkal dan Perumahan Taman Yasmin. Forkami berdiri untuk mengawal kinerja aparat pemerintah dalam menangani kasus GKI Taman Yasmin Bogor, agar bekerja dengan baik, jujur dan amanah.

Begitu tersebar berita “ngaco” di media massa yang menyudutkan Walikota Bogor dan masyarakat Curug Mekar, Wangkal Perumahan Taman Yasmin, bahwa kedua pihak itu melawan putusan MA, Forkami menilai berita itu sebagai berita bohong. Terlihat jelas, GKI Yasmin telah melakukan politisasi dan membawa ranah media dengan informasi yang keliru dan penuh fitnah.

Memahami Kasus GKI Yasmin

Kasus ini bermula pada tahun 2006, ketika GKI Yasmin melakukan pelanggaran terhadap Instruksi Gubernur Jawa Barat No. 28 tahun 1990 tentang syarat-syarat penerbitan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) tempat ibadah secara benar. GKI Yasmin juga diduga telah memanipulasi atau melakukan penipuan syarat-syarat izin IMB rumah ibadah terhadap warga.

Pertama, mengatasnamakan pembagian dana pembangunan wilayah dan membagikan transport. Dalam pembagian dana itu warga disuruh menandatangani tanda terima bantuan keuangan tersebut. Namun tanda tangan warga sebagai bukti telah menerima uang itu dimanipulasi oleh pihak GKI Yasmin dengan cara memotong daftar warga yang telah hadir dan menerima uang tersebut, lalu ditempelkan pada kertas yang kop suratnya berisi pernyataan warga tidak keberatan atas pembangunan gereja.

Kedua, tidak memiliki pendapat tertulis dari Kepala Departemen Agama setempat. Ketiga, tidak memiliki dan tidak memenuhi minimal pengguna sejumlah 40 Kepala Keluarga yang berdomisili di wilayah setempat. Keempat, tidak mendapatkan izin dari warga setempat. Kelima, tidak mendapatkan rekomendasi tertulis dari MUI, Dewan Gereja Indonesia (DGI), Parisada Hindu Dharma, MAWI, Walubi, Ulama/Kerohanian.

Kecurangan pembangunan gereja ternyata juga diakui oleh Tim Advokasi GKI Yasmin sendiri, Thomas Wadudara yang dikutip dari pledoi Hari Djunaedi, warga sekitar yang menjadi korban pihak GKI Yasmin. “Mana ada gereja yang dirikan tidak dengan memanipulasi data,” ujar Thomas Wadudara.

Selain itu, pihak GKI Yasmin juga tidak dapat memenuhi ketentuan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006, tentang pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian Rumah Ibadah yang harus memiliki umat (jamaah) minimal 90 orang yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan disetujui oleh 60 orang dari umat agama lain di wilayah tersebut, dan para pejabat setempat (Lurah/Kades) harus mensahkan persyaratan ini. Selanjutnya, rekomendasi tertulis diminta dari Kepala Departemen Agama Kabupaten atau Kotamadya, dan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten atau kotamadya.

Atas dasar penyimpangan yang dilakukan oleh pihak GKI Yasmin dan desakan warga sekitar itulah, akhirnya Pemkot melalui Dinas Tata Kota dan Pertamanan (DTKP) mengeluarkan surat pembekuan IMB pembangunan gereja. Namun, keputusan DTKP digugat oleh GKI Yasmin melalui Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) dan Pemkot dinyatakan kalah secara administrasi, karena yang membekukan bukan pihak berwenang (DTKP).

Untuk menindaklanjuti putusan PTUN dan putusan Mahkamah Agung (MA) akhirnya Pemkot mencabut surat pembekuan IMB yang telah dikeluarkan oleh Pemkot melalui DTKP pada 8 Maret 2011.

Belajar dari kesalahan, beberapa hari kemudian Pemkot segera memperbaiki kesalahan administrasi tersebut dengan kembali melakukan pembekuan IMB GKI Yasmin. Melalui Surat Keputusan (SK) Walikota Bogor No. 645.45-137 tahun 2011 yang dikeluarkan pada 11 Maret 2011 Walikota Bogor mencabut IMB GKI Yasmin yang teletak di Jl. KH. Abdullah Bin Nuh, Taman Yasmin, Bogor.

Berbagai Cara Ditempuh

Terakhir, pihak GKI Yasmin mengajukan permohonan ke Ombudsman Republik Indonesia agar mencabut pembekuan IMB sesuai dengan putusan PTUN dan MA. Akhirnya, Ombudsman memberikan rekomendasi kepada walikota Bogor, agar membatalkan surat pencabutan IMB GKI. Rekomendasi kedua untuk Gubernur Jabar dan Walikota Bogor untuk berkoordinasi  untuk penyelesaian masalah GKI Yasmin. Rekomendasi ketiga, untuk Mendagri agar melaksanakan pengawasan.

Sayangnya, rekomendasi tersebut tidak mengubah apapun, putusan PTUN dan MA sudah dilaksanakan jauh hari sebelum rekomendasi Ombudsman dikeluarkan. Kini yang berlaku adalah Surat Keputusan (SK) Walikota Bogor No. 645.45-137 tahun 2011 yang dikeluarkan pada 11 Maret 2011 tentang pencabutan IMB GKI Yasmin.

Tahun 2007, Walikota pernah mengadakan pertemuan dengan 20 tokoh ormas Islam, termasuk yang hadir KH. Didin Hafidhuddin, KH. Muhyiddin dan KH. Waddud. Ketika itu walikota bertanya pada para ulama yang hadir. Kalau ditolerir relokasinya dimana?

Ternyata semua sepakat di sektor 7 Perumahan Yasmin. Mengingat di sector 7 ini banyak dihuni oleh umat Kristen. Setelah ditawarkan kepada pihak GKI Yasmin, pimpinan GKI ngotot menolak, padahal jamaahnya bersedia. Penolak ini jelas, pihak GKI Yasmin punya agenda tertentu. Sebagai catatan, kasus GKI ini muncul tahun 2006, sebelum adanya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Pasca meninggalnya anak kedua, Ummi Keysan kembali diuji Allah Ta'ala. Ia harus harus menjalani persalinan bedah cessar, padahal kondisi ekonominya sedang dalam masa sulit....

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Malang betul nasib Sofia Putri. Ia bertarung nyawa tanpa didampingi orang tua. Setelah operasi bedah kepala dua kali, pengobatan terhenti terbentur biaya, dan kepala terus membesar....

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Latest News
6 Tentara Rusia Tewas dalam Serangan Mujahidin di Fasilitas Militer di Selatan Cehchnya

6 Tentara Rusia Tewas dalam Serangan Mujahidin di Fasilitas Militer di Selatan Cehchnya

Jum'at, 24 Mar 2017 17:00

Serangan Udara Koalisi AS Hari Kamis di Barat Mosul Tewaskan 230 Warga Sipil

Serangan Udara Koalisi AS Hari Kamis di Barat Mosul Tewaskan 230 Warga Sipil

Jum'at, 24 Mar 2017 14:00

Aktivis/Relawan yang Sudah Nikmati Kursi Empuk Pemerintah Buta dengan Kematian Petani Kendeng

Aktivis/Relawan yang Sudah Nikmati Kursi Empuk Pemerintah Buta dengan Kematian Petani Kendeng

Jum'at, 24 Mar 2017 12:35

[VIDEO] 'Umroh Ruqyah Indonesia' Bersama Ustadz Haikal Hassan & Ustadz Adam Amrullah

[VIDEO] 'Umroh Ruqyah Indonesia' Bersama Ustadz Haikal Hassan & Ustadz Adam Amrullah

Jum'at, 24 Mar 2017 10:39

Tidak Ingin Kegaduhan & Keretakkan, DPP PAN Resmi Dukung Anies-Sandi di Putaran Kedua Pilgub DKI

Tidak Ingin Kegaduhan & Keretakkan, DPP PAN Resmi Dukung Anies-Sandi di Putaran Kedua Pilgub DKI

Jum'at, 24 Mar 2017 09:35

Dinilai Manipulasi Perizinan, Siang Ini Umat Islam Bekasi Aksi Tolak Pembangunan Gereja Santa Clara

Dinilai Manipulasi Perizinan, Siang Ini Umat Islam Bekasi Aksi Tolak Pembangunan Gereja Santa Clara

Jum'at, 24 Mar 2017 09:09

Iran Tingkatkan Dukungan Senjata dan Keuangan Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Iran Tingkatkan Dukungan Senjata dan Keuangan Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Jum'at, 24 Mar 2017 09:05

Sebut Al-Quran Sudah Tidak Relevan di Sidang Ahok, KH Ishomudin Dipecat MUI dan Diberi Sanksi PBNU

Sebut Al-Quran Sudah Tidak Relevan di Sidang Ahok, KH Ishomudin Dipecat MUI dan Diberi Sanksi PBNU

Jum'at, 24 Mar 2017 08:33

Kontraproduktif Pendidikan Anti Korupsi

Kontraproduktif Pendidikan Anti Korupsi

Jum'at, 24 Mar 2017 08:01

Inilah Nama Aktor-aktor Inti dari Dugaan Suap Pajak, Fahri: Tak Satupun Manusia Ini yang Saya Kenal

Inilah Nama Aktor-aktor Inti dari Dugaan Suap Pajak, Fahri: Tak Satupun Manusia Ini yang Saya Kenal

Jum'at, 24 Mar 2017 06:35

Ustadz Salim A. Fillah Isi Kajian MJN di Musholla Al Amanah GKN Denpasar

Ustadz Salim A. Fillah Isi Kajian MJN di Musholla Al Amanah GKN Denpasar

Jum'at, 24 Mar 2017 04:31

Gema Pembebasan Cimahi Kritisi Keberadaan Freeport di Indonesia

Gema Pembebasan Cimahi Kritisi Keberadaan Freeport di Indonesia

Kamis, 23 Mar 2017 23:59

Pemuda Persis Pastikan Rumusan Formulasi Ukhuwah Islam

Pemuda Persis Pastikan Rumusan Formulasi Ukhuwah Islam

Kamis, 23 Mar 2017 23:08

Walau Namanya Beberapa Kali Dikaitkan, Fahri Hamzah akan Tetap Kritis demi Kebaikan KPK

Walau Namanya Beberapa Kali Dikaitkan, Fahri Hamzah akan Tetap Kritis demi Kebaikan KPK

Kamis, 23 Mar 2017 22:35

Ilmu dan Manfaatnya

Ilmu dan Manfaatnya

Kamis, 23 Mar 2017 22:20

Ketika Kelaparan di Somalia Sebatas Headline di Media

Ketika Kelaparan di Somalia Sebatas Headline di Media

Kamis, 23 Mar 2017 21:25

Pesan Ibu Palestina untuk Ibu di Indonesia

Pesan Ibu Palestina untuk Ibu di Indonesia

Kamis, 23 Mar 2017 21:16

Kasus Poligami Sang Ustadz VS Kasus Penista Agama

Kasus Poligami Sang Ustadz VS Kasus Penista Agama

Kamis, 23 Mar 2017 20:59

Dugaan Suap, Nama Wakil Ketua DPR Sengaja Dijadikan Bumper KPK sebab Ada Keluarga Jokowi Terlibat?

Dugaan Suap, Nama Wakil Ketua DPR Sengaja Dijadikan Bumper KPK sebab Ada Keluarga Jokowi Terlibat?

Kamis, 23 Mar 2017 20:35

3 Perwira, 7 Prajurit Militer Mesir Tewas Akibat Bom Pinggir Jalan di Pusat Sinai

3 Perwira, 7 Prajurit Militer Mesir Tewas Akibat Bom Pinggir Jalan di Pusat Sinai

Kamis, 23 Mar 2017 20:00


Must Read!
X