Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
14.383 views

GKI Yasmin Bogor: Gereja Ilegal yang Hobi Melanggar Aturan

Bogor (voa-islam) – Perjuangan Umat Islam Kota Bogor belum usai. Forkami (Forum Komunikasi Muslim Indonesia) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam melakukan perlawanan atas rencana pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, berkali-kali menegaskan, kasus ini bukan persoalan kerukunan umat beragama, melainkan murni permasalahan hukum, yakni pemalsuan tandatangan warga dalam proses pengajuan IMB GKI Yasmin.

“Jangan bicara kemana-mana, bahkan sampai ke dunia internasional, seolah-olah pihak GKI Yasmin dilarang untuk beribadah,” kata Ketua Forkami Ahmad Iman yang dijumpai voa-islam di Gedung DPRD Bogor.

Forkami adalah kumpulan warga Curug Mekar, Wangkal dan Perumahan Taman Yasmin. Forkami berdiri untuk mengawal kinerja aparat pemerintah dalam menangani kasus GKI Taman Yasmin Bogor, agar bekerja dengan baik, jujur dan amanah.

Begitu tersebar berita “ngaco” di media massa yang menyudutkan Walikota Bogor dan masyarakat Curug Mekar, Wangkal Perumahan Taman Yasmin, bahwa kedua pihak itu melawan putusan MA, Forkami menilai berita itu sebagai berita bohong. Terlihat jelas, GKI Yasmin telah melakukan politisasi dan membawa ranah media dengan informasi yang keliru dan penuh fitnah.

Memahami Kasus GKI Yasmin

Kasus ini bermula pada tahun 2006, ketika GKI Yasmin melakukan pelanggaran terhadap Instruksi Gubernur Jawa Barat No. 28 tahun 1990 tentang syarat-syarat penerbitan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) tempat ibadah secara benar. GKI Yasmin juga diduga telah memanipulasi atau melakukan penipuan syarat-syarat izin IMB rumah ibadah terhadap warga.

Pertama, mengatasnamakan pembagian dana pembangunan wilayah dan membagikan transport. Dalam pembagian dana itu warga disuruh menandatangani tanda terima bantuan keuangan tersebut. Namun tanda tangan warga sebagai bukti telah menerima uang itu dimanipulasi oleh pihak GKI Yasmin dengan cara memotong daftar warga yang telah hadir dan menerima uang tersebut, lalu ditempelkan pada kertas yang kop suratnya berisi pernyataan warga tidak keberatan atas pembangunan gereja.

Kedua, tidak memiliki pendapat tertulis dari Kepala Departemen Agama setempat. Ketiga, tidak memiliki dan tidak memenuhi minimal pengguna sejumlah 40 Kepala Keluarga yang berdomisili di wilayah setempat. Keempat, tidak mendapatkan izin dari warga setempat. Kelima, tidak mendapatkan rekomendasi tertulis dari MUI, Dewan Gereja Indonesia (DGI), Parisada Hindu Dharma, MAWI, Walubi, Ulama/Kerohanian.

Kecurangan pembangunan gereja ternyata juga diakui oleh Tim Advokasi GKI Yasmin sendiri, Thomas Wadudara yang dikutip dari pledoi Hari Djunaedi, warga sekitar yang menjadi korban pihak GKI Yasmin. “Mana ada gereja yang dirikan tidak dengan memanipulasi data,” ujar Thomas Wadudara.

Selain itu, pihak GKI Yasmin juga tidak dapat memenuhi ketentuan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006, tentang pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian Rumah Ibadah yang harus memiliki umat (jamaah) minimal 90 orang yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan disetujui oleh 60 orang dari umat agama lain di wilayah tersebut, dan para pejabat setempat (Lurah/Kades) harus mensahkan persyaratan ini. Selanjutnya, rekomendasi tertulis diminta dari Kepala Departemen Agama Kabupaten atau Kotamadya, dan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten atau kotamadya.

Atas dasar penyimpangan yang dilakukan oleh pihak GKI Yasmin dan desakan warga sekitar itulah, akhirnya Pemkot melalui Dinas Tata Kota dan Pertamanan (DTKP) mengeluarkan surat pembekuan IMB pembangunan gereja. Namun, keputusan DTKP digugat oleh GKI Yasmin melalui Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) dan Pemkot dinyatakan kalah secara administrasi, karena yang membekukan bukan pihak berwenang (DTKP).

Untuk menindaklanjuti putusan PTUN dan putusan Mahkamah Agung (MA) akhirnya Pemkot mencabut surat pembekuan IMB yang telah dikeluarkan oleh Pemkot melalui DTKP pada 8 Maret 2011.

Belajar dari kesalahan, beberapa hari kemudian Pemkot segera memperbaiki kesalahan administrasi tersebut dengan kembali melakukan pembekuan IMB GKI Yasmin. Melalui Surat Keputusan (SK) Walikota Bogor No. 645.45-137 tahun 2011 yang dikeluarkan pada 11 Maret 2011 Walikota Bogor mencabut IMB GKI Yasmin yang teletak di Jl. KH. Abdullah Bin Nuh, Taman Yasmin, Bogor.

Berbagai Cara Ditempuh

Terakhir, pihak GKI Yasmin mengajukan permohonan ke Ombudsman Republik Indonesia agar mencabut pembekuan IMB sesuai dengan putusan PTUN dan MA. Akhirnya, Ombudsman memberikan rekomendasi kepada walikota Bogor, agar membatalkan surat pencabutan IMB GKI. Rekomendasi kedua untuk Gubernur Jabar dan Walikota Bogor untuk berkoordinasi  untuk penyelesaian masalah GKI Yasmin. Rekomendasi ketiga, untuk Mendagri agar melaksanakan pengawasan.

Sayangnya, rekomendasi tersebut tidak mengubah apapun, putusan PTUN dan MA sudah dilaksanakan jauh hari sebelum rekomendasi Ombudsman dikeluarkan. Kini yang berlaku adalah Surat Keputusan (SK) Walikota Bogor No. 645.45-137 tahun 2011 yang dikeluarkan pada 11 Maret 2011 tentang pencabutan IMB GKI Yasmin.

Tahun 2007, Walikota pernah mengadakan pertemuan dengan 20 tokoh ormas Islam, termasuk yang hadir KH. Didin Hafidhuddin, KH. Muhyiddin dan KH. Waddud. Ketika itu walikota bertanya pada para ulama yang hadir. Kalau ditolerir relokasinya dimana?

Ternyata semua sepakat di sektor 7 Perumahan Yasmin. Mengingat di sector 7 ini banyak dihuni oleh umat Kristen. Setelah ditawarkan kepada pihak GKI Yasmin, pimpinan GKI ngotot menolak, padahal jamaahnya bersedia. Penolak ini jelas, pihak GKI Yasmin punya agenda tertentu. Sebagai catatan, kasus GKI ini muncul tahun 2006, sebelum adanya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
ACT Kirim Tim Kemanusiaan ke Aleppo

ACT Kirim Tim Kemanusiaan ke Aleppo

Rabu, 04 May 2016 21:36

Al-Shabaab Serang Markas Militer AMISOM di Ibukota Mogadishu dengan Mortir

Al-Shabaab Serang Markas Militer AMISOM di Ibukota Mogadishu dengan Mortir

Rabu, 04 May 2016 20:30

Sejak Menjadi Gubernur, Ahok Sedikit Banyak Mencoreng Demokrasi di Indonesia

Sejak Menjadi Gubernur, Ahok Sedikit Banyak Mencoreng Demokrasi di Indonesia

Rabu, 04 May 2016 20:01

Sel Pejuang Suriah Bunuh Perwira Intelijen Suriah di Damaskus sebagai Pembalasan Bombardir Aleppo

Sel Pejuang Suriah Bunuh Perwira Intelijen Suriah di Damaskus sebagai Pembalasan Bombardir Aleppo

Rabu, 04 May 2016 19:30

API: Ratusan Ribu Warga Sipil Tewas di Aleppo, Dunia Internasional Membisu

API: Ratusan Ribu Warga Sipil Tewas di Aleppo, Dunia Internasional Membisu

Rabu, 04 May 2016 17:19

Tanda Nasionalis Digadaikan Kapitalis: Radio Pemberontakan Bung Tomo Luluh Lantak di Surabaya

Tanda Nasionalis Digadaikan Kapitalis: Radio Pemberontakan Bung Tomo Luluh Lantak di Surabaya

Rabu, 04 May 2016 17:01

Ahok pun Diprediksi Akan Menemui Kehancuran karena Ulahnya Selama Ini

Ahok pun Diprediksi Akan Menemui Kehancuran karena Ulahnya Selama Ini

Rabu, 04 May 2016 14:01

Cintailah Kekasih Sewajarnya, Yakinlah Lukamu Tak Akan Selamanya

Cintailah Kekasih Sewajarnya, Yakinlah Lukamu Tak Akan Selamanya

Rabu, 04 May 2016 13:16

Wahdah Islamiyah Targetkan Cetak 1000 Hufazh dan 1000 Dai Hingga 2020

Wahdah Islamiyah Targetkan Cetak 1000 Hufazh dan 1000 Dai Hingga 2020

Rabu, 04 May 2016 12:49

Saudi Binladin Group Kehilangan Pendapatan Miliaran Dolar Sejak Insiden Jatuhnya Crane di Makkah

Saudi Binladin Group Kehilangan Pendapatan Miliaran Dolar Sejak Insiden Jatuhnya Crane di Makkah

Rabu, 04 May 2016 12:30

Rencana Akan Berdiri Mall di Luar Batang, Yusril: Pemda Sebaiknya Tahan Diri

Rencana Akan Berdiri Mall di Luar Batang, Yusril: Pemda Sebaiknya Tahan Diri

Rabu, 04 May 2016 11:01

Innalillahi, Prof Tutty Alawiyah Berpulang

Innalillahi, Prof Tutty Alawiyah Berpulang

Rabu, 04 May 2016 09:36

Warga Utara Ingatkan Pemda DKI untuk Tidak Mencoba Menyuap Korban Penggusuran

Warga Utara Ingatkan Pemda DKI untuk Tidak Mencoba Menyuap Korban Penggusuran

Rabu, 04 May 2016 09:01

Pejuang Islamic State (IS) Kembali Tewaskan Seorang Tentara AS di Irak

Pejuang Islamic State (IS) Kembali Tewaskan Seorang Tentara AS di Irak

Rabu, 04 May 2016 08:34

Jelajah Pustaka 2016 di Surabaya Islamic Book Fair, Menanamkan Cinta Membaca pada Remaja

Jelajah Pustaka 2016 di Surabaya Islamic Book Fair, Menanamkan Cinta Membaca pada Remaja

Rabu, 04 May 2016 05:41

Warga Jakarta Siap Revolusi dan Dududki Balai Kota jika Ahok Tidak Mundur dari Gubernur

Warga Jakarta Siap Revolusi dan Dududki Balai Kota jika Ahok Tidak Mundur dari Gubernur

Selasa, 03 May 2016 23:01

Kekejian Ahok Melampaui Kejinya Penjajah Belanda

Kekejian Ahok Melampaui Kejinya Penjajah Belanda

Selasa, 03 May 2016 21:01

Aleppo Krisis Kemanusiaan, Siswa SD di Bandung Kirim Surat ke PBB

Aleppo Krisis Kemanusiaan, Siswa SD di Bandung Kirim Surat ke PBB

Selasa, 03 May 2016 20:48

Muktamar Tokoh Umat HTI Bojonegoro, Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

Muktamar Tokoh Umat HTI Bojonegoro, Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

Selasa, 03 May 2016 20:25

Bakorpa: Kita Ingin Hukum Ditegakkan dan Ade Armando Berhenti Hina Islam

Bakorpa: Kita Ingin Hukum Ditegakkan dan Ade Armando Berhenti Hina Islam

Selasa, 03 May 2016 19:57


Must Read!
X