Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
26.077 views

BNPT Jadikan Buku Sejarah Berdarah Salafi Wahabi sebagai Referensi

Jakarta (voa-islam) – Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbai yang asli Buton, Sulawesi Tenggara ini mengatakan, akan menjadikan buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi karya Syaikh Idahram sebagai pegangan sekaligus referensi BNPT dalam menangkal paham radikalisme dan penanggulangan terorisme di Tanah Air.

“Setelah mendengar penjelasan dari KH. Said Agil Siraj, saya baru tahu gerakan Salafi Wahabi ini. Karena itu saya akan jadikan buku tersebut sebagai referensi kami,” kata Ansyaad Mbai saat menjadi narasumber dalam Workshop Deradikalisasi Agama Berbasis Kyai/Nyai dan Pesantren: Mengejawantahkan Islam Rahmatan Lil Alamin di Park Hotel (Jl. DI Panjaitan Kav 5 Jakarta Timur), Sabtu (3/11) sore. Hadir sebagai narasumber Ketua Umum PBNU (Nahdlatul Ulama) KH. Said Agil Siraj dan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbay.

Seperti diketahui, buku yang diberi pengantar oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Agil Siraj ini, adalah buku yang laku di kalangan NU, pengikut majelis-majelis tarekat Sufi, dan di kalangan Syiah. Buku yang diterbitkan oleh Pustaka Pesantren juga menerbitkan dua buku dengan tema dan penulis yang sama, yakni: Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi dan Mereka Memalsukan Kitab-kitab Karya Ulama Klasik.


Abu Muhammad (AM) Waskito yang menanggapi buku trilogi data dan fakta penyimpangan salafi tulisan Syaikh Idahram itu mengatakan(baca buku Bersikap Adil kepada Wahabi: penerbit Pustaka Al-Kautsar), ketiga buku Syaikh Idahram penuh dengan fitnah dan adu domba yang justru menyenangkan musuh-musuh Islam. Idahram membuat criteria-kriteria sepihak tentang siapa saja yang masuk dalam kategori Salafi Wahabi., kemudian memusuhinya secara membabi buta.

Workshop Radikalisme

Dalam workshop itu, KH. Said Agil Siraj kembali menjelaskan definisi radikalisme. Menurutnya, kata radikal berasal dari kata radiks yang artinya akar yang paling dasar. Fenomena radikalisme, lanjut kiai NU, bukanlah barang baru. Radikalisme sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad Saw masih ada.

KH. Said Agil Siraj mengatakan, Rasullah Saw selama 13 tahun, saat berada di Makkah, membiarkan 360 berhala di Masjidil Haram. Artinya, Nabi Saw ketika itu mengutamakan stabilitas keamanan terlebih dahulu. Setelah aman, baru bicara iman. “Kalau waktu itu, Nabi sudah menghancurkan berhala, maka bunuh diri namanya,” kata sang kiai.

Delapan tahun kemudian, Rasulullah dan kaum muslimin hijrah ke Madinah. Pada saat peristiwa Fathul Makkah, Nabi dan sekitar 15.000 umat Islam berhasil memasuki kota Makkah. Ketika itulah Nabi mengumumkan amnesty umum, semua orang Makkah oleh Nabi dimaafkan. Hanya 16 orang yang ketakutan, tidak percaya dengan janji Nabi Saw, salahsatunya adalah ikrimah (anak Abu Jahal).

“Saat Fathul Makkah, penduduk Makkah berbondong-bondong  masuk Islam. Lalu, dengan kesadaran sendiri, ramai-ramai menghancurkan berhala dari Masjidil haram. Jadi bukan karena terpaksa atau doktrin,” kata kiai Said.

Dalam bagian lain, KH Said Agil menjelaskan, “Khalifah Ali bin Abi Thalib dibunuh ketika usai shalat berjamaah di masjid. Sebenarnya ada tiga orang sahabat yang hendak dibunuh, tapi hanya Ali yang shalat Subuh di masjid, dua sahabat lainnya tidak ke masjid, mungkin karena  Subuhnya kesiangan,” kata kiai guyon yang tidak pantas menyebut sahabat Nabi subuhnya kesiangan.  

Lalu, Ali dibunuh oleh seseorang bernama Abdurahman bin Muljam. Orang yang membunuh ini adalah seseorang yang alim, setiap malam tahajud, selalu berpuasa, bahkan hafal Al-Qur’an. “Kenapa Ali dibunuh? Karena Ali oleh Abdurrahman bin Muljam dianggap kafir. Dicap kafir, disebabkan Ali menggunakan hukum hasil dari rapat dan musyawarah manusia. Ali pun dianggap tidak menjalankan hukum Allah. Ali yang dianggap kafir, maka menjadi halal darahnya, dan harus dibunuh.”

“Prediksi Nabi terbukti. Ada orang yang mentang-mentang jenggotnya panjang, lalu mengkafirkan Ali yang merupakan sepupu Rasulullah, menantu Nabi saw, termasuk Sabiqul Awwalun, remaja yang pertama kali masuk Islam, dan pintu gerbangnya ilmu, serta sahabat yang dijamin masuk surga. Bahkan Ali berhasil menguasai Khaibar saat melawan Yahudi. Jadi, aneh jika ada anak kemaren sore, tamatan liqo atau tarbiyah, jebolan pesantren kilat, tiba-tiba mengkafirkan Ali ra,” kata Kiai Said. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Pasukan Saudi Klaim Tangkap Pemimpin Islamic State Cabang Yaman

Pasukan Saudi Klaim Tangkap Pemimpin Islamic State Cabang Yaman

Kamis, 27 Jun 2019 15:30

Peserta Aksi di Depan MK Diimbau Tidak Beli Makanan dan Minuman dari Pedagang Kaki Lima

Peserta Aksi di Depan MK Diimbau Tidak Beli Makanan dan Minuman dari Pedagang Kaki Lima

Kamis, 27 Jun 2019 14:45

Lagu Ganti Presiden Bergema pada Aksi Massa di Depan MK

Lagu Ganti Presiden Bergema pada Aksi Massa di Depan MK

Kamis, 27 Jun 2019 14:25

Masuk Islam Hapuskan Dosa-dosa Terdahulu

Masuk Islam Hapuskan Dosa-dosa Terdahulu

Kamis, 27 Jun 2019 14:08

2 Tentara AS Tewas dalam Penyerapan Taliban di Distrik Sayyadabad Afghanistan

2 Tentara AS Tewas dalam Penyerapan Taliban di Distrik Sayyadabad Afghanistan

Kamis, 27 Jun 2019 13:55

Ribuan Massa Kawal Sidang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Ribuan Massa Kawal Sidang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Kamis, 27 Jun 2019 13:35

Harapan 02 ke MK Siang Ini: Diskualifikasi Jokowi atau Pemungutan Suara Ulang

Harapan 02 ke MK Siang Ini: Diskualifikasi Jokowi atau Pemungutan Suara Ulang

Kamis, 27 Jun 2019 11:05

Gardah Ajak Umat untuk Terus Bersabar dan Berdoa'a untuk Kejayaan Islam

Gardah Ajak Umat untuk Terus Bersabar dan Berdoa'a untuk Kejayaan Islam

Kamis, 27 Jun 2019 10:38

Kredibilitas MK dan Doa 02

Kredibilitas MK dan Doa 02

Kamis, 27 Jun 2019 10:05

My Little Pony Promosikan Pasangan Lesbi?

My Little Pony Promosikan Pasangan Lesbi?

Kamis, 27 Jun 2019 09:06

Maskapai Asing di Langit Indonesia

Maskapai Asing di Langit Indonesia

Kamis, 27 Jun 2019 08:10

Lima Pesan Muhammadiyah Jabar Pasca Ramadhan 1440 H

Lima Pesan Muhammadiyah Jabar Pasca Ramadhan 1440 H

Kamis, 27 Jun 2019 07:22

Din Syamsuddin: Pernyataan Moeldoko Mengerikan dan Dapat Menakut-nakuti Rakyat

Din Syamsuddin: Pernyataan Moeldoko Mengerikan dan Dapat Menakut-nakuti Rakyat

Kamis, 27 Jun 2019 07:05

Internet Layak Anak, Mampukah Menjaga Generasi Bangsa Secara Paripurna?

Internet Layak Anak, Mampukah Menjaga Generasi Bangsa Secara Paripurna?

Kamis, 27 Jun 2019 06:19

Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kamis, 27 Jun 2019 05:26

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Kamis, 27 Jun 2019 01:04

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Kamis, 27 Jun 2019 00:21

Riba Harta Haram

Riba Harta Haram

Rabu, 26 Jun 2019 23:13

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Rabu, 26 Jun 2019 22:44

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Rabu, 26 Jun 2019 22:25


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 25/06/2019 04:21

Zonasi