Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
25.380 views

Hentikan Stigma Said Agil Siraj pada Muslim Berjenggot & Jidat Hitam

Jakarta (voa-islam) – Setiap kali bicara soal Salafi-Wahabi, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Agil Siraj tidak bosan-bosannya melontarkan stigma tajam terhadap sosok muslim yang berjenggot panjang, berjidat hitam, bergamis, dan bercelana cingkrang (isbal).

Mengherankan, bicara soal radikalisme dan terorisme, kenapa sampai harus menyindir, mencela dan menyudutkan identitas Muslim yang sesungguhnya disunnahkan Rasulullah Saw. Entah kenapa, seorang Said Agil Siraj menjadi alergi dan anti terhadap sosok muslim berjenggot panjang, jidat Hitam, hingga celana cingkrang? Apa hubungannya identitas muslim itu dengan radikalisme, terlebih terorisme.

Ketua PBNU itu mengatakan, berjenggot panjang, memakai sorban dan bercelana di atas tumit, itu bagus. Tapi hal-hal yang bersifat simbolik itu tidak cukup untuk dinilai bahwa dia telah mengamalkan ajaran Islam.

“Ulama terdahulu, seperti Imam Syafi’I, al-Ghazali, Ibnu Sina, dan sejumlah tokoh Islam terkemuka lainnya juga punya jenggot panjang dan memakai sorban. Namun, sekali lagi, Islam tidak cukup hanya dengan jenggot dan sorban saja. Sebab, ajaran Islam sangat luas dan tidak bisa diwakili hanya dengan simbol belaka,” kata Kiai Said.

Tentu kita sepakat, bagi seorang muslim, keimanan yang hanya dibalut dengan simbol-simbol tidaklah cukup. Orang yang telah beriman harus disempurnakan dengan amal dan ibadah yang baik, serta perilaku yang terpuji (akhlakul karimah). Tapi, satu hal, KH. Said Agil Siraj tak perlu mengucapkan berkali-kali, hingga tanpa ia sadari ataupun disadari, sesungguhnya ungkapannya yang terkesan tendensius itu pada akhirnya dapat membentuk opini publik, seolah seorang muslim yangberjenggot, jidat hitam dan celana cingkrang itu identik dengan Salafi-Wahabi, kelompok Islam Ekstrem, dan berbagai stigma buruk lainnya.

Dikatakan Said Agil, simbol adalah kulit yang siapapun bisa melakukannya, hingga orang jahat sekalipun bisa menyerupai itu dengan mudahnya. Jangan sampai dengan simbol kita terpancing untuk menjustifikasi bahwa seseorang itu muslim puritan atau abangan.

Perlu juga diketahui, kiai! Kini, banyak seniman dan musisi yang  berjenggot lebat. Bukan hanya yang muslim, tapi juga non muslim. Jadi ukuran Salafi bukanlah terletak pada jenggot, gamis panjang, atau pun celana cingkrang.

Seperti kita ketahui, kelompok gerakan dakwah Islam seperti Jamaah Tabligh, HASMI, Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan kelompok islam lainnya punya identitas yang sama. Mereka tidak suka dengan sebutan Salafi Wahabi. Dengan demikian, Ketua PBNU hendaknya tidak men-generalisir, ataupun hantam kromo, tentang siapa Salafi Wahabi yang dimaksud. Apalagi sampai melontarkan stigma tajam terhadap muslim yang berjenggot, jidat hitam, dan celana cingkrang.

Kebencian terhadap simbol-simbol Islam akan terus bergulir. Setelah pesantren, jenggot, cadar, gamis, celana cingkrang, nama berbau Arab, jamaah masjid, besok apalagi? Sejatinya umat Islam tidak gentar dengan stigma tersebut. Mereka sangat ingin kita menanggalkan identitas keislaman dan akidah ini. Maka, terus pertahankan identitas itu dan menjaga agama ini (Dinul Islam).

Mulai detik ini, hentikan stigma terhadap Muslim berjenggot, jidat hitam, celana cingkrang, bergamis dan bersorban! Sungguh stigma itu sangat menyakitkan hati kaum muslimin dan mengakibatkan rusaknya ukhuwah Islamiyah. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Dan Kartini Pun Setuju Dipoligami

Dan Kartini Pun Setuju Dipoligami

Selasa, 21 Apr 2015 16:40

Pihak Berwenang AS Tahan 6 Warga Amerika-Somalia yang Dituduh Akan Bergabung dengan IS di Suriah

Pihak Berwenang AS Tahan 6 Warga Amerika-Somalia yang Dituduh Akan Bergabung dengan IS di Suriah

Selasa, 21 Apr 2015 13:30

FSA Gagalkan Serangan Pasukan Assad di Daraa, Tewaskan 15 Tentara Suriah

FSA Gagalkan Serangan Pasukan Assad di Daraa, Tewaskan 15 Tentara Suriah

Selasa, 21 Apr 2015 13:00

Para Tokoh Ikhwan Membangun Perlawanan di Pengasingan Terhadap al-Sisi

Para Tokoh Ikhwan Membangun Perlawanan di Pengasingan Terhadap al-Sisi

Selasa, 21 Apr 2015 11:38

Pemuda Rohingya Penghafal Qur'an : Orang-orang Buddha Bakar Hidup-hidup 25 Muslim Saat Shalat

Pemuda Rohingya Penghafal Qur'an : Orang-orang Buddha Bakar Hidup-hidup 25 Muslim Saat Shalat

Selasa, 21 Apr 2015 10:42

Menlu RI Tegaskan KBRI Sana'a Bukan Target Pemboman Koalisi Saudi

Menlu RI Tegaskan KBRI Sana'a Bukan Target Pemboman Koalisi Saudi

Selasa, 21 Apr 2015 08:45

Kapal Induk AS Masuk  Yaman, dan Dahsyatnya Perang Melawan Syi'ah Houthi

Kapal Induk AS Masuk Yaman, dan Dahsyatnya Perang Melawan Syi'ah Houthi

Selasa, 21 Apr 2015 08:13

Ustadz DR. Mu'inuddinillahi Basri, MA: Syiah Menghancurkan Islam Tanpa Sisa!

Ustadz DR. Mu'inuddinillahi Basri, MA: Syiah Menghancurkan Islam Tanpa Sisa!

Selasa, 21 Apr 2015 07:10

Uni Eropa Menjadikan Laut Mediteranian Kuburan Massal Bagi Imigran

Uni Eropa Menjadikan Laut Mediteranian Kuburan Massal Bagi Imigran

Selasa, 21 Apr 2015 06:59

Cinta Itu Ada di Rasa, Bukan Hanya di Fisik Semata

Cinta Itu Ada di Rasa, Bukan Hanya di Fisik Semata

Senin, 20 Apr 2015 23:47

Agar Tidak Sesat Pikir, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Sholat, Mengaji, dan Senyum

Agar Tidak Sesat Pikir, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Sholat, Mengaji, dan Senyum

Senin, 20 Apr 2015 22:49

Rezim Jokowi Manifestasi Mentalitas Fir'aun

Rezim Jokowi Manifestasi Mentalitas Fir'aun

Senin, 20 Apr 2015 21:28

Saudi Beri Santunan 1 Juta Real pada Keluarga Tentara yang Tewas Selama Perang Lawan Syi'ah Houtsi

Saudi Beri Santunan 1 Juta Real pada Keluarga Tentara yang Tewas Selama Perang Lawan Syi'ah Houtsi

Senin, 20 Apr 2015 18:00

Wakil Komandan Mujahidin Jaisyul Adl Diberitakan Terbunuh di Pakistan

Wakil Komandan Mujahidin Jaisyul Adl Diberitakan Terbunuh di Pakistan

Senin, 20 Apr 2015 17:15

Ust. Aris Munandar: Syiah - Komunis adalah Ancaman Tertinggi Negri Ini Bukan ISIS atau Islam Radikal

Ust. Aris Munandar: Syiah - Komunis adalah Ancaman Tertinggi Negri Ini Bukan ISIS atau Islam Radikal

Senin, 20 Apr 2015 16:45

Wawancara Ustadz Alfian Tanjung Tentang Penyebaran Komunis di Indonesia

Wawancara Ustadz Alfian Tanjung Tentang Penyebaran Komunis di Indonesia

Senin, 20 Apr 2015 16:28

Beginilah Perlakukan Islamic State (ISIS) kepada Kaum Nasrani Raqqah

Beginilah Perlakukan Islamic State (ISIS) kepada Kaum Nasrani Raqqah

Senin, 20 Apr 2015 14:25

Jaga Spirit Pendiri Bangsa, Indonesia Dihimbau Tidak Berpangku Tangan Pada Barat

Jaga Spirit Pendiri Bangsa, Indonesia Dihimbau Tidak Berpangku Tangan Pada Barat

Senin, 20 Apr 2015 13:54

Imam Masjid AS Shamsi Ali Minta KAA Bahas Kemerdekaan Palestina dan Negara Muslim Lainnya

Imam Masjid AS Shamsi Ali Minta KAA Bahas Kemerdekaan Palestina dan Negara Muslim Lainnya

Senin, 20 Apr 2015 12:55

Habib Zein Al Kaff: Ancaman Bentrokan Kaum Syi'ah dengan Ahlussunnah Akan terjadi di Negri Ini

Habib Zein Al Kaff: Ancaman Bentrokan Kaum Syi'ah dengan Ahlussunnah Akan terjadi di Negri Ini

Senin, 20 Apr 2015 11:03



Must Read!
X