Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
38.419 views

Syaikh Idahram Penulis Buku Hujat Salafi Wahabi, Mengaku Bekas PKS & HTI

Jakarta (voa-islam) – Tentu kita penasaran, siapakah sesungguhnya Syaikh Idahram, penulis buku Trilogi Data dan Fakta Penyimpangan Salafi Wahabi (Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Memalsukan Kitab-kitab Karya Ulama Klasik, dan Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi) yang kata pengatarnya ditulis oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Agil Siraj, MA.

Saat voa-islam menanyakan jatidiri Syaikh Idahram kepada KH. Said Agil Siraj yang ditemui usai Wokshop Deradikalisasi Agama Berbasis Kyai/Nyai dan Pesantren yang digelar oleh Muslimat NU di Park Hotel, Jakarta, tidak mau menjawab secara jelas, siapa sesungguhnya Syaikh Idahram.  Kiai NU itu hanya menjawab ringkas, “Yang jelas, dia adalah bimbingan saya. Saya lah yang membimbing penulis buku itu,” kata Said Agil.

Di dalam biodata penulis buku Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi, Syaikh Idahram adalah sosok pemerhati gerakan-gerakan Islam, lahir di Tanah Jawa, pada tahun 1970-an. Ketertarikannya terhadap fenomena Salafi Wahabi terpupuk sejak ia melanglang buana dan belajar ke Timur Tengah, bertalaqqi kepada para masyayikh di sana dan berdiskusi dengan para ustadz.

Dalam upaya pencariannya itu, Syaikh Idahram pernah menjadi anggota organisasi Muhammadiyah beberapa tahun, aktif dalam liqa’ PKS (Partai Keadilan Sejahtera) selama 4 tahun, pengurus kajian Hizbut Tahrir selama 2 tahun, pejabat teras ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), hingga akhirnya berlabuh dan basah kuyub dalam tasawuf dengan berba’iat kepada seorang syaikh.

Maraknya gerakan Islam garis keras di Indonesia, serta dorongan dari berbagai pihak, membuat Idahram memutuskan untuk menuliskan apa yang diamatinya selama ini tentang Salafi Wahabi. Ia sempat ragu ketika beberapa kawan mengingatkannya tentang terror yang kerap kali terjadi terhadap para pengkritik faham ini. Akan tetapi atas rekomendasi dari para masyayikh, penulis akhirnya memutuskan utnuk tetap menuliskan penelitiannya dengan menyiasati penggunaan nama pena, yaitu Syaikh Idahram.

Menurut pengakuannya, buku Trilogi data dan Fakta Penyimpangan sekte Salafi Wahabi ini lahir sebagai titik kulminasi dari rasa prihatin penulis terhadap persatuan dan ukhuwah umat Islam yang saat ini sangat meradang dan hanya tinggal wacana. Hingga akhirnya, pencarian dan penelitian yang dilakukannya selama 9 tahun, mulai 2001-2010, membuahkan hasil ketiga buku trilogi penyimpangan salafi wahabi tersebut. Sang Penulis, Syaikh Idahram secara terbuka membuka ruang dialog melaui e-mail: salafiasli@yahoo.com.

Ditunggangi Syiah dan Sepilis

Yang menarik, Abu Muhammad Waskito, penulis buku “Bersikap Adil Kepada Wahabi: Bantahan Kritis dan Fundamental Terhadap Buku Propaganda Karya Syaikh Idahram” (Penerbit : Pustaka Al-Kautsar), menduga Syaikh Idahram adalah sosok Abu Salafy yang sering nongol di dunia maya di Tanah Air. Jika di online memakai nama Abu Salafy, sedangkan di buku memakai nama Syaikh Idahram.

Abu Salafy ini punya sebuah blog propaganda yang mayoritas isinya menghujat dakwah Salafiyah, menghina ulama-ulama Ahlu Sunnah, seperti Ibnu Taimiyah, Ibnul Qayyim; menghina ulama wahabi, seperti Syaikh Muhammad At-Tamimi, Syaikh Ibnu Baz, Syaikh Albani dan sebagainya.

Mengapa AM Waskito menganggap Abu Salafy adalah sosok Idahram? “Karena  keduanya memiliki banyak kesamaan, yakni sama-sama menghujat Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab.

Belakangan beredar informasi di internet bahwa sosok Syaikh Idahram bernama asli Marhadi Muhayyar, namun info ini belum mendapat kepastian, mengingat yang bersangkutan tak pernah secara gentle tampil ke public.

AM Waskito dalam bukunya “Bersikap Adil kepada Wahabi” (Pustaka Al Kautsar), juga mencurigai, sosok Syaikh Idahram, penulis buku Trilogi Penyimpangan Salafi Wahabi tersebut adalah seorang penganut akidah Syiah atau minimal pendukung Syiah. Meskipun dia tidak mengucapkan pengakuan atas akidahnya, tetapi hal itu bisa dibuktikan dari perkataan-perkataan dia sendiri dalam bukunya. Bukan hanya itu, Waskito mencium aroma, ketiga buku tulisan Syaikh Idahram ditunggangi oleh kepentingan kaum Syiah dan Sepilis (Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme).

Bukti kesyiahan Syaikh Idahram, menurut pengamatan Waskito diantaraya: Si penulis menyebut Kota Najaf di Irak sebagai Najaf Al-Asyraf. Sebutan semacam ini hanya dikenal di kalangan Syiah, bukan Ahlu Sunnah.

Kemudian, Syaikh Idahram juga menyebutkan bahwa dalam Islam setidaknya ada tujuh madzhab, yaitu: Madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’I, dan Hambali; ditambah dua madzhab: Syiah, Ja’fari dan Imamiyah; ditambah 1 madzhab Zhahiri. Perkataan seperti ini tidak dikenal dikalangan Ahlu Sunnah. Yang jelas, tidak sedikit, Syaikh Idahram menggunakan referensi dari kaum Syiah.

Sejak awal, AM Waskito menduga posisi Said Agil Siraj bukan hanya sebagai pemberi kata pengantar. “Bisa jadi, dia terlibat langsung di balik proyek penerbitan buku-buku propaganda itu,” ungkapnya curiga.

Dan benar saja, KH. Said Agil Siraj kepada voa-Islam mengakui, bahwa buku yang ditulis Syaikh Idahram adalah atas bimbingannya. “Saya lah yang membimbing penulisnya,” kata Said Agil terus terang.  Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Buku Panduan Ramadhan yang dibagikan Program Sedekah Buku ludes habis. Buku sedang proses cetak ulang....

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Seluruh hidupnya diinfakkan untuk Islam. Kedua anak yatimnya dilepas berjihad. Ia aktif membantu pendanaan beberapa pesantren. Saat ini butuh bantuan Rp 35 juta untuk biaya rumah sakit....

Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an 15 Juz Butuh Dana Rp 6 Juta untuk Menyusun Skripsi. Ayo Bantu!!!

Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an 15 Juz Butuh Dana Rp 6 Juta untuk Menyusun Skripsi. Ayo Bantu!!!

Untuk mengejar cita-cita menjadi ahli tafsir, mahasiswi Indonesia ini kuliah jurusan Al-Qur'an dan Hadits. Saat ini sedang menyusun skripsi butuh dana 3.000 Dirham (sekitar Rp 6 Juta)....

Latest News
Perdana Menteri Jerman Angela Merkel : Islam Akan Tetap Milik Jerman Selamanya

Perdana Menteri Jerman Angela Merkel : Islam Akan Tetap Milik Jerman Selamanya

Rabu, 01 Jul 2015 22:32

NASA Peringatkan Terbitnya Matahari Sudah Mulai Mendekati Arah Barat

NASA Peringatkan Terbitnya Matahari Sudah Mulai Mendekati Arah Barat

Rabu, 01 Jul 2015 22:04

Ajak Sholat Gaib, PBNU juga Ingatkan Pemerintah Perihal Usia Alutsista TNI

Ajak Sholat Gaib, PBNU juga Ingatkan Pemerintah Perihal Usia Alutsista TNI

Rabu, 01 Jul 2015 21:50

Fatwa Jihad IS/ISIS di Bulan Ramadhan Dinilai Jauh dari Nilai-nilai Islami

Fatwa Jihad IS/ISIS di Bulan Ramadhan Dinilai Jauh dari Nilai-nilai Islami

Rabu, 01 Jul 2015 21:30

YI-Lead Gelar Talkshow Inspiratif 'PemimpinQu untuk Indonesia Beradab'

YI-Lead Gelar Talkshow Inspiratif 'PemimpinQu untuk Indonesia Beradab'

Rabu, 01 Jul 2015 19:38

Pernikahan Sejenis Langgar Konstitusi Indonesia

Pernikahan Sejenis Langgar Konstitusi Indonesia

Rabu, 01 Jul 2015 18:40

DDII Jabar: Pernikahan Sesama Jenis Bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, apalagi Syariat Islam

DDII Jabar: Pernikahan Sesama Jenis Bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, apalagi Syariat Islam

Rabu, 01 Jul 2015 17:40

ISIS di Semenanjung Sinai Tewaskan Sedikitnya 60 Tentara Mesir

ISIS di Semenanjung Sinai Tewaskan Sedikitnya 60 Tentara Mesir

Rabu, 01 Jul 2015 17:30

Pejabat Israel: Suriah Hilang, Bashar Assad Mungkin akan Jadi Presiden 'Alawistan'

Pejabat Israel: Suriah Hilang, Bashar Assad Mungkin akan Jadi Presiden 'Alawistan'

Rabu, 01 Jul 2015 17:15

Daulah Islam (IS) Nyatakan Perang Terhadap Warga Kurdi, Kirim Bala Bantuan Pasukan Ke Hasakah

Daulah Islam (IS) Nyatakan Perang Terhadap Warga Kurdi, Kirim Bala Bantuan Pasukan Ke Hasakah

Rabu, 01 Jul 2015 17:00

Kader PDIP Diduga Menerima Sogok  Untuk Kongres PDIP di Bali

Kader PDIP Diduga Menerima Sogok Untuk Kongres PDIP di Bali

Rabu, 01 Jul 2015 14:29

Selain Brigadir Syahputra, Juga Ada Tentara yang Bergabung Dengan ISIS

Selain Brigadir Syahputra, Juga Ada Tentara yang Bergabung Dengan ISIS

Rabu, 01 Jul 2015 14:13

Terulangnya Masa Kaum Nabi Luth yang Ingkar di Amerika Serikat

Terulangnya Masa Kaum Nabi Luth yang Ingkar di Amerika Serikat

Rabu, 01 Jul 2015 12:30

Kekerasan pada Perempuan & Anak Hasil dari Lemahnya Hukum di Indonesia

Kekerasan pada Perempuan & Anak Hasil dari Lemahnya Hukum di Indonesia

Rabu, 01 Jul 2015 11:50

Tatkala Suami Istri Tidak Puasa Karena Musafir, Kalau Jima Apa Tetap Kena Kaffarat?

Tatkala Suami Istri Tidak Puasa Karena Musafir, Kalau Jima Apa Tetap Kena Kaffarat?

Rabu, 01 Jul 2015 11:48

Misteri Rekaman Kriminalisasi KPK

Misteri Rekaman Kriminalisasi KPK

Rabu, 01 Jul 2015 11:30

Malam Lailatur Qadr, Pakar NASA Masuk Islam

Malam Lailatur Qadr, Pakar NASA Masuk Islam

Rabu, 01 Jul 2015 11:15

Terbuka Hidayah Setelah Masuk dalam Penjara!

Terbuka Hidayah Setelah Masuk dalam Penjara!

Rabu, 01 Jul 2015 11:14

Sri Mulyani Calon Kuat Menteri Keuangan

Sri Mulyani Calon Kuat Menteri Keuangan

Rabu, 01 Jul 2015 11:00

Yunani Bangkrut, dan Uni Eropa Akan Ikut Bangkrut

Yunani Bangkrut, dan Uni Eropa Akan Ikut Bangkrut

Rabu, 01 Jul 2015 10:52



Must Read!
X