Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
51.737 views

Masya Allah! 12 Yayasan ini Dituduh PBNU sebagai Salafi-Wahabi Penebar Teror

JAKARTA (voa-islam) – Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siraj kembali merilis 12 yayasan Islam yang dituduh sebagai Salafi Wahabi penebar benih radikal dan teror yang mengajarkan doktrin pengeboman.

Pernyataan itu disampaikan pada acara workshop “Deradikalisasi Agama Berbasis Kyai/Nyai dan Pesantren” yang digelar Muslimat NU di Park Hotel Jakarta, Sabtu (3/12/2011).

Dua belas yayasan Salafi Wahabi yang dituding Said Aqil Siradj antara lain sebagai berikut:

1. Yayasan Al Sofwa di Lenteng Agung, Jakarta Selatan (diketuai Maman Abdurrahmadan dan Farid Uqbah),  

2. As-Sunnah di Cirebon (alamat di Jl. Kali Tanjung Kecamatan Grahsan Cirebon, diketuai Salim Bajerei, didirikan oleh Yusuf Utsman Baisa, dan didanai oleh Kholid Bawazi, pemilik pabrik mie di Jeddah),

3. Yayasan Al-Fitrah di Surabaya, di Jalan Arif Rahman Hakim Perumahan Galaksi Ruko 26 sampai 30 (diketuai oleh Ainul Haris),

4. Yayasan Al-Faruq di jalan Danau Toba, Jember.

5. Yayasan Ulil Albab di Lampung, Sukabumi dan Bogor yang diketuai Yazid Jawaz.

6. Yayasan Ihya Turats,

7. Yayasan An-Nida dan sebagainya.

“Ada dua belas yayasan yang indikasinya di situlah Radikalisasi tumbuh; di Lenteng Agung namanya Al Shofwah, ketuanya namanya Maman Abdurrahman dan Farid Oqbah. Di Cirebon As Sunnah, Jl. Kali Tanjung Kecamatan Grahsan, Cirebon, ketuanya namanya Salim Bajri yang mendirikan Yusuf Baisa, yang mendanai namanya Kholid Bawazir yang punya pabrik mie di Jeddah. Di Surabaya Jl. Arif Rahman Hakim, perumahan Galaxy, Ruko 26 sampai 30, namanya Yayasan Al Fitroh, ketuanya namanya Ainul Haris. Di Jember Jl. Danau Toba, Yayasan Al Faruq. Di Bandar Lampung namanya Yayasan Ulil Albab ketuanya namanya Yazid Jawas, yayasan inilah yang di Sukabumi Jl. Cimangling, di Bogor Jl. Cijeruk. Inilah yayasan-yayasan yang mengajarkan Islam Radikal atau wahabi,” rinci Said Aqil di hadapan puluhan Muslimat NU.

Said menuding, dua belas yayasan Wahabi itu mengajarkan ideologi Islam Radikal sehingga lahirlah aksi pemboman masjid Cirebon.

“Yayasan-yayasan itulah yang mengajarkan ajaran Islam radikal atau Wahabi. Pelaku bom Masjid Mapolresta Az-Zikra di Cirebon, Gus Syarifuddin adalah jebolan As-Sunnah Cirebon. Bahkan telah mengafirkan bapaknya sendiri. Begitu juga dengan pelaku pengeboman Gereja Bethel di Solo, yakni Gus Ahmad Yosefa juga merupakan alumunus As-Sunnah. Lalu pelaku bom Ritz Carlton, Syaifuddin ternyata dari Manis Lor Kuningan,” tukas Said Agil.  

Kiyai yang sering mendapat gelontoran dana dari Muammar Kaddafi Libya ini juga mengeneralisir kelompok-kelompok Wahabi yang ditudingnya itu semuanya harus diwaspadai. Sedangkan kelompok yang paling keras, menurut Said Aqil, adalah kelompoknya Syaikh Abdullah bin Sururi.

Bagaimana dengan  Al-Irsyad? Apakah termasuk yang disebut Salafi Wahabi? KH. Said Siraj menjelaskan bahwa Al-Irsyad terbelah dua, salah satunya diketuai Wahabi moderat. “Al-Irsyad terbagi dua. Adapun Al-Irsyad yang resmi yang diketuai oleh KH  Abdullah Djaidi adalah Salafi wahabi yang moderat,” kata Said Agil.  

Kiyai yang dalam buku Kristen terang-terangan menyatakan bahwa Tauhid Islam sama dengan Trinitas Kristen itu, juga menyebut-nyebut ormas Hidayatullah sebagai gerakan radikal yang mengusung wacana Negara Islam. “Hidayatullah fokus di bidang pendidikan. Tapi, Hidayatullah punya cita-cita, targetnya adalah mendirikan Negara Islam.”

Anehnya, setelah mengakui adanya kelompok Salafi Wahabi moderat, Said Aqil memvonis semuanya sebagai kelompok ekstrem dan radikal. “Semua Salafi Wahabi itu ekstrem, tidak ada yang moderat. Mereka kerap menebar benih kekerasan dan radikalisme,” ketusnya.

Sekilas saja, validitas  data yang dirilis Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj itu meragukan. Misalnya menyebut yayasan Al-Sofwah dipimpin oleh Ustadz Farid Oqbah dan Ustadz Aman Abdurrahman. Siapapun aktivis akan tertawa terkekeh-kekeh mendengar data ini, karena semua orang tahu, Ustadz Farid Oqbah adalah Pimpinan Islamic Centre Al-Islam, bukan pimpinan Al-Sofwah. Sedangkan Ustadz Aman Abdurrahman, memang pernah menjadi staf karyawan di Al-Sofwah, tapi tidak pernah menjabat sebagai pimpinan.

Nampaknya kiyai nomor satu di PBNU ini harus menata ulang adab  berbicara dan menjaga lisannya, jika ia masih beriman bahwa seluruh ucapan dan perbuatan pasti dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Berkatalah baik atau diam! [taz, widad, desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Antara Tommy Soeharto, Saut Situmorang, Sitok Srengenge, dan Nek Masiah

Antara Tommy Soeharto, Saut Situmorang, Sitok Srengenge, dan Nek Masiah

Lebih Utama Mana, Membaca Al-Qur'an Sampai Hatam atau Menghafalnya?

Lebih Utama Mana, Membaca Al-Qur'an Sampai Hatam atau Menghafalnya?

Sebut Kondisi Saat Ini Mirip Tahun 1988, Alumni UI Serukan Mahasiswa untuk Bergerak dan Jangan Diam

Sebut Kondisi Saat Ini Mirip Tahun 1988, Alumni UI Serukan Mahasiswa untuk Bergerak dan Jangan Diam

Wartawan Senior ANTV Bongkar Dagelan Operasi Densus 88 Tentang Penangkapan Terduga ISIS di Indonesia

Wartawan Senior ANTV Bongkar Dagelan Operasi Densus 88 Tentang Penangkapan Terduga ISIS di Indonesia

SOHR: Jabhat Al-Nusrah dan Sekutunya Kuasai Sebagian Besar Kota Idlib

SOHR: Jabhat Al-Nusrah dan Sekutunya Kuasai Sebagian Besar Kota Idlib

Serangan Mematikan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu Berakhir, 17 Tewas 28 Terluka

Serangan Mematikan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu Berakhir, 17 Tewas 28 Terluka

Persiapan Serangan Darat, Arab Saudi dan Mesir Kerahkan Kapal Perang ke Lepas Pantai Yaman

Persiapan Serangan Darat, Arab Saudi dan Mesir Kerahkan Kapal Perang ke Lepas Pantai Yaman

PBB Pindahkan 100 Lebih Staf dari Ibukota Yaman Sana'a

PBB Pindahkan 100 Lebih Staf dari Ibukota Yaman Sana'a

Menlu Turki: AS Tunda Rencana Latih Pejuang Oposisi Sekuler Suriah

Menlu Turki: AS Tunda Rencana Latih Pejuang Oposisi Sekuler Suriah

Elite Dapat Jabatan, Wong Cilik Dapat Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa pun Marah

Elite Dapat Jabatan, Wong Cilik Dapat Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa pun Marah

DPR Tolak Lakukan Uji Kelayakan untuk Badrodin Haiti sebagai Calon Kapolri

DPR Tolak Lakukan Uji Kelayakan untuk Badrodin Haiti sebagai Calon Kapolri

Mantan Aktivis Mahasiswa Tahun 1970-an: Jokowi Semakin Kacau-balau

Mantan Aktivis Mahasiswa Tahun 1970-an: Jokowi Semakin Kacau-balau

Koalisi Mujahidin Jaisyul Fath Semakin Bergerak Maju di Kota Idlib yang Dikuasai Rezim Assad

Koalisi Mujahidin Jaisyul Fath Semakin Bergerak Maju di Kota Idlib yang Dikuasai Rezim Assad

Berebut Kekuasaan, Sesama Milisi Suriah Pro-Assad Bentrok di Hasakah

Berebut Kekuasaan, Sesama Milisi Suriah Pro-Assad Bentrok di Hasakah

Dubes AS: Iran Berusaha Kacaukan Yaman dengan Dukung Pemberontak

Dubes AS: Iran Berusaha Kacaukan Yaman dengan Dukung Pemberontak

Lebih dari 1500 Mujahidin Kaukasus Berjuang Bersama Daulah Islam (IS) di Irak dan Suriah

Lebih dari 1500 Mujahidin Kaukasus Berjuang Bersama Daulah Islam (IS) di Irak dan Suriah

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Mulai Sabtu, Harga Bensin Premium Naik Menjadi Rp 7.300 dan Solar Rp 6.900

Mulai Sabtu, Harga Bensin Premium Naik Menjadi Rp 7.300 dan Solar Rp 6.900

Indonesia Dominasi Pemenang Musabaqah Hafalan Al Qur'an dan Hadis Internasional

Indonesia Dominasi Pemenang Musabaqah Hafalan Al Qur'an dan Hadis Internasional

Pada Akhirnya Perang Akhir Zaman akan Menjadi Tiga Kelompok Kekuatan Dunia

Pada Akhirnya Perang Akhir Zaman akan Menjadi Tiga Kelompok Kekuatan Dunia



Must Read!
X