Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
52.800 views

Masya Allah! 12 Yayasan ini Dituduh PBNU sebagai Salafi-Wahabi Penebar Teror

JAKARTA (voa-islam) – Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siraj kembali merilis 12 yayasan Islam yang dituduh sebagai Salafi Wahabi penebar benih radikal dan teror yang mengajarkan doktrin pengeboman.

Pernyataan itu disampaikan pada acara workshop “Deradikalisasi Agama Berbasis Kyai/Nyai dan Pesantren” yang digelar Muslimat NU di Park Hotel Jakarta, Sabtu (3/12/2011).

Dua belas yayasan Salafi Wahabi yang dituding Said Aqil Siradj antara lain sebagai berikut:

1. Yayasan Al Sofwa di Lenteng Agung, Jakarta Selatan (diketuai Maman Abdurrahmadan dan Farid Uqbah),  

2. As-Sunnah di Cirebon (alamat di Jl. Kali Tanjung Kecamatan Grahsan Cirebon, diketuai Salim Bajerei, didirikan oleh Yusuf Utsman Baisa, dan didanai oleh Kholid Bawazi, pemilik pabrik mie di Jeddah),

3. Yayasan Al-Fitrah di Surabaya, di Jalan Arif Rahman Hakim Perumahan Galaksi Ruko 26 sampai 30 (diketuai oleh Ainul Haris),

4. Yayasan Al-Faruq di jalan Danau Toba, Jember.

5. Yayasan Ulil Albab di Lampung, Sukabumi dan Bogor yang diketuai Yazid Jawaz.

6. Yayasan Ihya Turats,

7. Yayasan An-Nida dan sebagainya.

“Ada dua belas yayasan yang indikasinya di situlah Radikalisasi tumbuh; di Lenteng Agung namanya Al Shofwah, ketuanya namanya Maman Abdurrahman dan Farid Oqbah. Di Cirebon As Sunnah, Jl. Kali Tanjung Kecamatan Grahsan, Cirebon, ketuanya namanya Salim Bajri yang mendirikan Yusuf Baisa, yang mendanai namanya Kholid Bawazir yang punya pabrik mie di Jeddah. Di Surabaya Jl. Arif Rahman Hakim, perumahan Galaxy, Ruko 26 sampai 30, namanya Yayasan Al Fitroh, ketuanya namanya Ainul Haris. Di Jember Jl. Danau Toba, Yayasan Al Faruq. Di Bandar Lampung namanya Yayasan Ulil Albab ketuanya namanya Yazid Jawas, yayasan inilah yang di Sukabumi Jl. Cimangling, di Bogor Jl. Cijeruk. Inilah yayasan-yayasan yang mengajarkan Islam Radikal atau wahabi,” rinci Said Aqil di hadapan puluhan Muslimat NU.

Said menuding, dua belas yayasan Wahabi itu mengajarkan ideologi Islam Radikal sehingga lahirlah aksi pemboman masjid Cirebon.

“Yayasan-yayasan itulah yang mengajarkan ajaran Islam radikal atau Wahabi. Pelaku bom Masjid Mapolresta Az-Zikra di Cirebon, Gus Syarifuddin adalah jebolan As-Sunnah Cirebon. Bahkan telah mengafirkan bapaknya sendiri. Begitu juga dengan pelaku pengeboman Gereja Bethel di Solo, yakni Gus Ahmad Yosefa juga merupakan alumunus As-Sunnah. Lalu pelaku bom Ritz Carlton, Syaifuddin ternyata dari Manis Lor Kuningan,” tukas Said Agil.  

Kiyai yang sering mendapat gelontoran dana dari Muammar Kaddafi Libya ini juga mengeneralisir kelompok-kelompok Wahabi yang ditudingnya itu semuanya harus diwaspadai. Sedangkan kelompok yang paling keras, menurut Said Aqil, adalah kelompoknya Syaikh Abdullah bin Sururi.

Bagaimana dengan  Al-Irsyad? Apakah termasuk yang disebut Salafi Wahabi? KH. Said Siraj menjelaskan bahwa Al-Irsyad terbelah dua, salah satunya diketuai Wahabi moderat. “Al-Irsyad terbagi dua. Adapun Al-Irsyad yang resmi yang diketuai oleh KH  Abdullah Djaidi adalah Salafi wahabi yang moderat,” kata Said Agil.  

Kiyai yang dalam buku Kristen terang-terangan menyatakan bahwa Tauhid Islam sama dengan Trinitas Kristen itu, juga menyebut-nyebut ormas Hidayatullah sebagai gerakan radikal yang mengusung wacana Negara Islam. “Hidayatullah fokus di bidang pendidikan. Tapi, Hidayatullah punya cita-cita, targetnya adalah mendirikan Negara Islam.”

Anehnya, setelah mengakui adanya kelompok Salafi Wahabi moderat, Said Aqil memvonis semuanya sebagai kelompok ekstrem dan radikal. “Semua Salafi Wahabi itu ekstrem, tidak ada yang moderat. Mereka kerap menebar benih kekerasan dan radikalisme,” ketusnya.

Sekilas saja, validitas  data yang dirilis Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj itu meragukan. Misalnya menyebut yayasan Al-Sofwah dipimpin oleh Ustadz Farid Oqbah dan Ustadz Aman Abdurrahman. Siapapun aktivis akan tertawa terkekeh-kekeh mendengar data ini, karena semua orang tahu, Ustadz Farid Oqbah adalah Pimpinan Islamic Centre Al-Islam, bukan pimpinan Al-Sofwah. Sedangkan Ustadz Aman Abdurrahman, memang pernah menjadi staf karyawan di Al-Sofwah, tapi tidak pernah menjabat sebagai pimpinan.

Nampaknya kiyai nomor satu di PBNU ini harus menata ulang adab  berbicara dan menjaga lisannya, jika ia masih beriman bahwa seluruh ucapan dan perbuatan pasti dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Berkatalah baik atau diam! [taz, widad, desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Sepeda motor mujahid yang hilang diambil Densus di Yogyakarta, kini sudah diganti dengan sepeda motor baru oleh IDC. Amanah para donatur IDC sudah ditunaikan. ...

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Duo bayi kembar prematur Mubarok dan Hassan butuh dana 19,6 juta rupiah untuk biaya persalinan dan perawatan di rumah sakit. Ayahnya seorang aktivis lembaga dakwah bergaji Rp 1 juta perbulan....

Latest News
Mujahidin Suriah Undang 500 Keluarga Rohingya yang Terdampar di Laut untuk Tinggal di Suriah

Mujahidin Suriah Undang 500 Keluarga Rohingya yang Terdampar di Laut untuk Tinggal di Suriah

Sabtu, 23 May 2015 15:35

PMII: Kami Siap Dobrak dan Turunkan Pemerintahan Joko Widodo

PMII: Kami Siap Dobrak dan Turunkan Pemerintahan Joko Widodo

Sabtu, 23 May 2015 14:45

Rezim Suriah Hanya Tinggal Kuasai Perbatasan dengan Libanon Setelah Jatuhnya Al-Tahnaf ke Tangan IS

Rezim Suriah Hanya Tinggal Kuasai Perbatasan dengan Libanon Setelah Jatuhnya Al-Tahnaf ke Tangan IS

Sabtu, 23 May 2015 13:00

Wilayah Kekuasaan Daulah Islamiyah (IS) Menyamai WIlayah Inggris Raya

Wilayah Kekuasaan Daulah Islamiyah (IS) Menyamai WIlayah Inggris Raya

Sabtu, 23 May 2015 12:30

Demo Peduli Muslim Rohingya di Kota Laskar Islam, Solo

Demo Peduli Muslim Rohingya di Kota Laskar Islam, Solo

Sabtu, 23 May 2015 11:20

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Lancarkan Operasi Tewaskan Puluhan Syiah di Al-Qathif

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Lancarkan Operasi Tewaskan Puluhan Syiah di Al-Qathif

Sabtu, 23 May 2015 10:57

Video: Tanggapan & Penjelasan Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam Jawa oleh Dr. Ahmad Annuri, MA

Video: Tanggapan & Penjelasan Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam Jawa oleh Dr. Ahmad Annuri, MA

Sabtu, 23 May 2015 10:49

Mahasiswa Bergerak Membebaskan Pribumi Dari Perbudakan Asing  dan A Seng

Mahasiswa Bergerak Membebaskan Pribumi Dari Perbudakan Asing dan A Seng

Sabtu, 23 May 2015 07:39

Kabinet Belanda Dukung Larangan Parsial Pemakaian Jilbab dan Burqa

Kabinet Belanda Dukung Larangan Parsial Pemakaian Jilbab dan Burqa

Sabtu, 23 May 2015 07:00

Ledakan Dahsyat Guncang Kedutaan Besar Iran di Ibukota Suriah Damaskus

Ledakan Dahsyat Guncang Kedutaan Besar Iran di Ibukota Suriah Damaskus

Sabtu, 23 May 2015 06:35

Rumah Sakit Jisr Al-Shughur di Idlib Suriah Jatuh ke Tangan Koalisi Jaisyul Fath

Rumah Sakit Jisr Al-Shughur di Idlib Suriah Jatuh ke Tangan Koalisi Jaisyul Fath

Sabtu, 23 May 2015 06:05

Wakil PM Irak: Jatuhnya Ramadi ke Tangan Daulah Islam Memalukan

Wakil PM Irak: Jatuhnya Ramadi ke Tangan Daulah Islam Memalukan

Sabtu, 23 May 2015 05:28

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Jum'at, 22 May 2015 19:40

Prostitusi Online: Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Prostitusi Online: Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Jum'at, 22 May 2015 15:30

Khitan Si Gemuk di Rumah Sunatan

Khitan Si Gemuk di Rumah Sunatan

Jum'at, 22 May 2015 15:24

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Jum'at, 22 May 2015 15:20

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

Jum'at, 22 May 2015 15:18

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Jum'at, 22 May 2015 14:59

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Jum'at, 22 May 2015 14:34

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Jum'at, 22 May 2015 14:14



Must Read!
X