Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.344 views

Siasat Devide et Impera Snouck Hurgronje yang Terus Diupdate

Histori (voa-islam) - Kebencian terhadap Islam semakin bertambah, tatkala musuh-musuh Islam memanfaatkan isu terorisme untuk mempreteli simbol-simbol Islam yang dianggap berpotensi melahirkan terorisme. Perang melawan teroris pun menjelma menjadi perang melawan Islam. Spionase disebar, propaganda ditebar, umat dibelah, jihad dikaburkan, gerakan Islam dicurigai.

Secara sistematis, awalnya mereka memojokkan pesantren dengan tuduhan sarang teroris. Sunnah pun di bawah ancaman, ketika jenggot, cadar, gamis, celana di atas mata kaki dicap wahabi, habitat teroris. Tidak hanya itu, ajaran Jihad didalam Islam pun dicurigai sebagai ajaran yang menanam benih radikalisme.

Untuk meredam radikalisme itu, mereka mencari-cari jalan untuk memperlemah Islam melalui berbagai cara. Pesantren diberi kucuran dana oleh negara-negara Barat, seperti AS, Inggris, Australia, dengan maksud agar mengubah kurikulum pesantren. Atas nama kerjasama kebudayaan, mereka juga menawarkan program beasiswa bagi santri, kiai dan dosen-dosen perguruan tinggi Islam untuk belajar studi Islam ke pusat-pusat studi orientalisme di Eropa dan Amerika. Termasuk, memberi buku-buku propaganda berkedok peradaban untuk menyebarkan virus pemikiran liberal pada civitas pesantren dan lembaga tinggi Islam lainnya.

Merebaknya Islamphobi dirasakan umat Islam, tidak hanya datang dari luar, melainkan dari dalam tubuh umat Islam itu sendiri. Mereka tak ingin melihat Islam berkembang di Indonesia, khususnya dan dunia umumnya. Tesis Samuel Huntington tentang Clash of Civilization (perang peradaban) antara Barat (Kristen) dan Timur (Islam dan Cina), saat ini terbukti kebenarannya. Target semua itu adalah menghabisi Islam secara tuntas melalui politik, ekonomi, budaya dan sebagainya.

Menebar Spionase

Untuk merealisasikan kehancuran Islam itu, ditebarlah spionase-spionase yang menjadi kaki tangan Barat ke seluruh negeri berpenduduk muslim, termasuk Indonesia. Dari mulai Snouck Hurgronje, Sydnes Jones, hingga Ulil Abshar Abdalla. Jika dahulu, Belanda punya spionase Snouck Hurgronje, Inggris merekrut Thomas Edward Lawrence alias Lawrence of Arabia, Israel pun punya Johann Wolfgang Lotz. Agen-agen resmi negara, seperti CIA (AS), Mossad (Israel), M16 (Inggris) dan agen swasta lainnya punya andil untuk menghancurkan Islam.

Lawrence Arabia, misalnya, ia ditugaskan untuk memprovokasi para kepala suku dan mengobarkan pemberontakan terhadap Monarki Turki, lalu terjadilah Revolusi Arab.

Sedangkan, Christian Snouck Hurgronje adalah spionase Belanda yang mempelajari Islam dan menyebarkan fitnah di tengah masyarakat Muslim. Dengan menggunakan pengetahuan tentang Islam dan sejarahnya, Snouck menjalankan siasat busuknya untuk mencari kelemahan umat Islam dari dalam.

Di balik ”penelitian ilmiah” itulah, ia melakukan aktivitas spionase, demi kepentingan penjajah dan melanggengkan kekuasaan kolonial. Dengan cara manipulasi, pengkhianatan, dan pura-pura masuk Islam, Snouck berganti nama menjadi Abdul Ghaffar, mempelajari Islam di Mekkah Al Mukarramah, bahkan menunaikan ibadah haji.

Selama di Hijaz, ia berbaur dengan masyarakat Indonesia yang mukim di sana, dan menjalin hubungan erat dengan para ulama Mekkah dan Indonesia, khususnya asal Jawa, Sumatera, dan Aceh. Banyak data-data penting dan informasi yang diperoleh, saat ia memata-matai gerakan anti penjajahan, terutama ihwal rencana para ulama Indonesia yang akan menyerukan jihad melawan Belanda di Tanah Air.  

Seperti diketahui, dahulu, musim haji adalah waktu yang tepat berkomunikasi dan saling tukar informasi diantara pemimpin umat dari berbagai belahan dunia. Saat kembali ke Indonesia, Snouck menikahi dua wanita Muslimah, salah satunya anak kiai asal Bandung. Kemudian ia menawarkan diri kepada pemerintah Belanda untuk ditugaskan di Aceh. Yang jelas, banyak informasi yang disuplai Snouck kepada Belanda. Ia membuat laporan panjang yang berjudul ”Kejahatan-kejahatan Aceh”. Laporan ini menjadi acuan dan dasar kebijakan politik dan militer Belanda dalam menghadapi masalah Aceh.

Jaringan intelijen yang dibangun Snouck adalah merangkul mata-mata dari kalangan pribumi, diantaranya ulama Jawa yang membantu pencitraan dirinya sebagai saudara seiman. Ia juga dibantu oleh seorang asisten dari keturunan Arab, yaitu Sayyid Utsman Yahya bin Aqil Al Alawi. Sayyid adalah penasihat pemerintah Belanda dalam urusan Islam dan kaum muslimin.

Snouck lalu merekomendasikan, bahwa yang berada di balik perang dahsyat Aceh dengan Belanda adalah para ulama. Sedangkan tokoh-tokoh formalnya bisa diajak damai dan dijadikan sekutu, karena ia yakin tokoh-tokoh itu hanya memikirkan duniawinya, mengamankan posisinya.

”Islam harus dianggap sebagai faktor negatif karena dialah yang menimbulkan semangat fanatisme agama di kalangan muslimin. Islam membangkitkan kebencian dan permusuhan rakyat Aceh terhadap Belanda,” begitu statemen Snouck. Itulah sebabnya, ia meyakinkan pemerintah Belanda, kekuatan di Aceh bisa ditaklukkan bila ulamanya ”dibersihkan”.

Politik Devide et impera, siasat pecah belah dan kuasai yang dilancarkan Snouck Hurgronje rupanya menjadi inspirasi dan terus di up-date oleh musuh-musuh Islam di era globalisasi sekarang ini. Terbukti, spionase kaki tangan Barat, kini ditanam di setiap organisasi pergerakan Islam, dengan cara menebar virus sekuler-liberalisme ke dalam otak interlektual muslim, menebar kebencian dalam bentuk stigmatisasi, termasuk menunggang para mujahid yang ingin berjihad dengan cara yang salah.  Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Ribuan Muslim Rohingya mengungsi ke Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa dari intimidasi pemerintah dan militer Myanmar yang didukung oleh para teroris biksu radikal Budha....

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Latest News
Merasa Dibohongi Ahok, Karyawan Transjakarta Mogok Massal

Merasa Dibohongi Ahok, Karyawan Transjakarta Mogok Massal

Selasa, 02 Jun 2015 19:50

Gunakan Gelar Palsu, Wakil Ketua DPR RI Meminta Agar Ijazah Jalaludin Rahmat Dibakar

Gunakan Gelar Palsu, Wakil Ketua DPR RI Meminta Agar Ijazah Jalaludin Rahmat Dibakar

Selasa, 02 Jun 2015 17:30

Pemimpin JI Tawarkan Hadiah 1 Miliar Rupee untuk Penangkapan PM India Narendra Modi

Pemimpin JI Tawarkan Hadiah 1 Miliar Rupee untuk Penangkapan PM India Narendra Modi

Selasa, 02 Jun 2015 17:05

Laporan BBC: Etnis Rohingya Diperkosa, Disiksa, & Dibunuh

Laporan BBC: Etnis Rohingya Diperkosa, Disiksa, & Dibunuh

Selasa, 02 Jun 2015 16:55

Studi: Perang di Afghanistan dan Pakistan Sejak 2001 Tewaskan Hampir 150.000 Orang

Studi: Perang di Afghanistan dan Pakistan Sejak 2001 Tewaskan Hampir 150.000 Orang

Selasa, 02 Jun 2015 16:50

Dulu Dukung, Kini Melawan, Mahasiwa Minta Jokowi Turun dari Jabatannya

Dulu Dukung, Kini Melawan, Mahasiwa Minta Jokowi Turun dari Jabatannya

Selasa, 02 Jun 2015 16:35

Hanya 25 Persen dari 7000 Lebih Serangan Udara AS Berhasil Targetkan Sasaran Daulah Islam (IS)

Hanya 25 Persen dari 7000 Lebih Serangan Udara AS Berhasil Targetkan Sasaran Daulah Islam (IS)

Selasa, 02 Jun 2015 16:16

Pasukan Pro-Assad Gali Parit Keamanan di Barat Suriah Antisipasi Serangan Koalisi Jaisyul Fath

Pasukan Pro-Assad Gali Parit Keamanan di Barat Suriah Antisipasi Serangan Koalisi Jaisyul Fath

Selasa, 02 Jun 2015 16:00

Pendukung Daulah Islam (IS) di Jalur Gaza Beri Ultimatum 48 Jam kepada Hamas

Pendukung Daulah Islam (IS) di Jalur Gaza Beri Ultimatum 48 Jam kepada Hamas

Selasa, 02 Jun 2015 15:45

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

Selasa, 02 Jun 2015 15:30

Tak Ada Negara Seperti Turki, Menikahkan 2000 Muslim Palestina di Gaza

Tak Ada Negara Seperti Turki, Menikahkan 2000 Muslim Palestina di Gaza

Selasa, 02 Jun 2015 13:59

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

Selasa, 02 Jun 2015 12:57

Asap Rokok Jadi Bencana Kesehatan di Indonesia

Asap Rokok Jadi Bencana Kesehatan di Indonesia

Selasa, 02 Jun 2015 11:22

Soekarno, Kemal Attaturk dan Gamal Abdul Nasser Telah Menjadi Berhala

Soekarno, Kemal Attaturk dan Gamal Abdul Nasser Telah Menjadi Berhala

Selasa, 02 Jun 2015 10:30

Nasionalisme Islam, Salah Satu Pemikiran Tokoh-Tokoh Gerakan Islam

Nasionalisme Islam, Salah Satu Pemikiran Tokoh-Tokoh Gerakan Islam

Selasa, 02 Jun 2015 10:00

Direktur CIA John Brennan : AS Tak  Akan Pernah  Mengalahkan ISIS

Direktur CIA John Brennan : AS Tak Akan Pernah Mengalahkan ISIS

Selasa, 02 Jun 2015 07:29

Tokoh Reformis Ajak Kepung Gedung DPR/MPR RI, Dua Mahasiswa Ditembak Aparat

Tokoh Reformis Ajak Kepung Gedung DPR/MPR RI, Dua Mahasiswa Ditembak Aparat

Selasa, 02 Jun 2015 07:00

Salah Paham, Setelah Di Interogasi 4 Jam di Bandara Istanbul, 10 WNI kembali Beraktivitas

Salah Paham, Setelah Di Interogasi 4 Jam di Bandara Istanbul, 10 WNI kembali Beraktivitas

Selasa, 02 Jun 2015 06:46

Fadli Zon dan Fachri Hamzah Sempat Melepas 10 WNI Tim FIPS yang di Interogasi di Turki

Fadli Zon dan Fachri Hamzah Sempat Melepas 10 WNI Tim FIPS yang di Interogasi di Turki

Selasa, 02 Jun 2015 06:17

Salah Paham, 10 WNI Di Interogasi Soal ISIS Dipaksa Turun dari Pesawat di Turki

Salah Paham, 10 WNI Di Interogasi Soal ISIS Dipaksa Turun dari Pesawat di Turki

Selasa, 02 Jun 2015 05:59



Must Read!
X