Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.373 views

Pasca Penyerangan Perusuh Salibis: Pengungsi Muslim Amaci Ambon Menagih Janji

AMBON (voa-islam.com) – Pemandangan menyedihkan akan tersaji kita melihat kondisi pengungsi muslim Amaci (Air Mata Cina), apalagi jika kita mau mendengarkan keluhan mereka.

Masjid At-Taqwallah yang sempit menjadi tempat mereka berteduh sekaligus saksi penderitaan mereka yang menjadi korban kebiadaban perusuh Kristen.

Tiga hari sudah mereka berhimpitan dalam sempitnya ruangan masjid yang harus menampung ratusan pengungsi. Mereka mengeluhkan minim dan lambatnya bantuan untuk mereka dan juga tidak adanya perhatian akan nasib mereka. Para pengungsi Amaci juga menyayangkan tidak adanya perhatian dari para tokoh umat Islam dan ormas-ormas islam seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia), NU, Muhammadiyah ataupun yang lainnya. Padahal seharusnya lembaga-lembaga agama seperti itu tanggap dalam melihat kondisi umat.

”Bapak-bapak itu jangan cuma datang kepada kami ketika menjelang pemilu, tapi tidak mau datang ketika kondisi kami seperti ini dan memerlukan bantuan,” ujar Ibu Midah (60) seorang pengungsi yang rumahnya habis dibakar perusuh Salibis.

Senada itu, ketua RT 001 RW 02 kampung Amaci, Anasufi banawi juga menyayangkan sikap para tokoh Ambon yang minim perhatian terhadap nasib derita umat Islam. “Seharusnya tokoh-tokoh masyarakat Islam peduli dengan nasib pengungsi muslim Amaci dan jangan menjadikan kasus-kasus seperti ini sebagai komoditas politik,” ujarnya.

Pengungsi Amaci juga mempertanyakan tentang janji MUI Kota Ambon yang dalam statemennya pada tanggal 13 desember 2011 lalu dihadapkan wartawan dan masyarakat Amaci. Saat itu, MUI Kota Ambon yang diwakili oleh La Suryadi menegaskan, ”Jika aparat keamanan dalam waktu 2x24 jam tidak menangkap pelaku penyerangan pemukiman muslim Air Mata Cina, maka ormas-ormas Islam akan mengadakan aksi demo besar-besaran.”

Sehari sebelumnya, kepada voa-islam.com, La Suryadi mengonfirmasi bahwa dirinya masih melakukan koordinasi dengan ormas Islam untuk mengadakan aksi setelah shalat Jum’at. Namun sampai pagi hari Jum’at berlalu, aksi yang dijanjikan belum terealisasi

La Suryadi kembali mengonfirmasi alasan batalnya demo tersebut. Dirinya tidak bisa memastikan dan hanya mengatakan, ”Kita lihat saja nanti”.

Batalnya aksi demo untuk memperjuangkan penderitaan para pengungsi Ambon yang dizalimi perusuh Salibis itu, spontan menuai kecaman warga. “Mana itu janji akan ada aksi demo setelah 2x24 jam? Orang Ambon bilang itu bicara parlente saja,” kecam seorang ibu pengungsi Amaci dengan penuh emosi. (Parlente dalam bahasa Ambon artinya bohong).

Wan seorang pengungsi yang rumahnya habis dibakar perusuh salibis mengatakan,

”Orang MUI, kalau membuat pernyataan itu harus yang jelas dan konsekuen, sebab kapasitas MUI sebagai lembaga itu kapasitasnya jelas. Karena itu kalau MUI tidak mau memperhatikan nasib umat sebaiknya angkat bendera perang saja melawan Yahudi-Yahudi itu dan kami siap untuk menjadi mujahidin,” ujar Wan, seorang pengungsi yang rumahnya ludes dibakar perusuh Kristen.

Pernyataan Wan disambut teriakan takbir oleh ibu-ibu pengungsi di Masjid Amaci, hingga ruangan masjid tersebut bergemuruh dengan suara takbir. Dengan penuh semangat, bahkan seorang ibu dengan lantang berkata, ”Saya siap berjihad membela agama, kita siap untuk perang,” teriaknya.

Sampai siang ini, Sabtu 17 desember 2011 belum ada aksi demo di kota Ambon dari ormas Islam seperti pernyataan 4 hari lalu. Padahal ini sangat diharapkan oleh pengungsi muslim Amaci agar nasib mereka diperhatikan oleh pemerintah dan ada upaya penegakkan hukum yang transparan tanpa diskriminatif terhadap para pelaku teror dan penyerangan terhadap permukiman muslim Amaci.

Karena itu kepada mereka yang mengatasnamakan tokoh umat islam agar berhati-hati dalam membuat janji dan pernyataan, dan jangan sekali-kali berjanji kalau tidak mampu menepati. Sebab setiap perkataan akan dimintakan pertanggung jawaban baik di hadapan Allah. [af]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Sepeda motor mujahid yang hilang diambil Densus di Yogyakarta, kini sudah diganti dengan sepeda motor baru oleh IDC. Amanah para donatur IDC sudah ditunaikan. ...

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Duo bayi kembar prematur Mubarok dan Hassan butuh dana 19,6 juta rupiah untuk biaya persalinan dan perawatan di rumah sakit. Ayahnya seorang aktivis lembaga dakwah bergaji Rp 1 juta perbulan....

Latest News
Khitan Si Gemuk DI Rumah Sunatan

Khitan Si Gemuk DI Rumah Sunatan

Jum'at, 22 May 2015 15:24

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Jum'at, 22 May 2015 15:20

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

Jum'at, 22 May 2015 15:18

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Jum'at, 22 May 2015 14:59

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Jum'at, 22 May 2015 14:34

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Jum'at, 22 May 2015 14:14

Ustadz Abu Rusydan: Ahlu Sunnah Suriah Jadi Korban Persekongkolan Jahat Dunia Internasional

Ustadz Abu Rusydan: Ahlu Sunnah Suriah Jadi Korban Persekongkolan Jahat Dunia Internasional

Jum'at, 22 May 2015 14:00

Dr Raehanul Bahraen Menjawab Video Dr Agus Soal Banyak Obat Berbahaya dan Haram

Dr Raehanul Bahraen Menjawab Video Dr Agus Soal Banyak Obat Berbahaya dan Haram

Jum'at, 22 May 2015 13:44

AS Akan Kirim 2000 Rudal Anti-Tank untuk Pemerintah Irak untuk Hadapi Serangan Daulah Islamiyah

AS Akan Kirim 2000 Rudal Anti-Tank untuk Pemerintah Irak untuk Hadapi Serangan Daulah Islamiyah

Jum'at, 22 May 2015 13:22

Gagalnya Demo Pemakzulan Jokowi-JK Akibat Suap 50 Juta Per-Ketua BEM, Benarkah?

Gagalnya Demo Pemakzulan Jokowi-JK Akibat Suap 50 Juta Per-Ketua BEM, Benarkah?

Jum'at, 22 May 2015 12:59

Pasukan Gabungan Kurdi dan FSA Klaim Bunuh Pemimpin Senior Daulah Islam (IS) di Kobani

Pasukan Gabungan Kurdi dan FSA Klaim Bunuh Pemimpin Senior Daulah Islam (IS) di Kobani

Jum'at, 22 May 2015 10:35

Luhut Naik Mimbar BEM SI: GPII dan IMM teriaki Sebagai Pencitraan, Interupsi Dengan Adzan Maghrib'

Luhut Naik Mimbar BEM SI: GPII dan IMM teriaki Sebagai Pencitraan, Interupsi Dengan Adzan Maghrib'

Jum'at, 22 May 2015 10:01

2 Hari Mahasiswa Hadang Istana Presiden : Jokowi Ngumpet, Eh Yang Nongol Dalangnya...

2 Hari Mahasiswa Hadang Istana Presiden : Jokowi Ngumpet, Eh Yang Nongol Dalangnya...

Jum'at, 22 May 2015 10:01

Ustadz Yusuf Mansyur, Sekolah yang Tidak Ada Program Tahfizhul Qur-an Bukan Sekolah Lagi Namanya

Ustadz Yusuf Mansyur, Sekolah yang Tidak Ada Program Tahfizhul Qur-an Bukan Sekolah Lagi Namanya

Jum'at, 22 May 2015 09:04

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Jum'at, 22 May 2015 08:02

Memahami Perlilaku Amerika Serikat di Kawasan Timur Tengah

Memahami Perlilaku Amerika Serikat di Kawasan Timur Tengah

Jum'at, 22 May 2015 07:45

Daulah Islam (IS) Serang Timur Ramadi, Rebut Garis Pertahanan Pemerintah Syi'ah Irak di Husayba

Daulah Islam (IS) Serang Timur Ramadi, Rebut Garis Pertahanan Pemerintah Syi'ah Irak di Husayba

Jum'at, 22 May 2015 07:15

Sempat Diundang Mensesneg, Mahasiswa: Tetap Turunkan Joko Widodo

Sempat Diundang Mensesneg, Mahasiswa: Tetap Turunkan Joko Widodo

Kamis, 21 May 2015 23:10

Kisah Mualaf Jennifer: Berhijab adalah Caraku Berdakwah

Kisah Mualaf Jennifer: Berhijab adalah Caraku Berdakwah

Kamis, 21 May 2015 23:08

KAMMI kan Lakukan Revolusi untuk Joko Widodo dan Jusuf Kalla

KAMMI kan Lakukan Revolusi untuk Joko Widodo dan Jusuf Kalla

Kamis, 21 May 2015 22:35



Must Read!
X