Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
17.721 views

Ustadz Ja'far Umar Thalib: Sampai Mati Saya Akan Jadi Wahabi

Jakarta (voa-Islam) – Di dalam Peluncuran Buku Mereka Bukan Thagut, Mantan Panglima Laskar Jihad Ustadz Ja’far Umar Thalib meneguhkan pendiriannya bahwa ia adalah seorang Wahabi tulen.

“Ketika saya mempelajari Kitab Fathul Madjid karya Syaikh Abdurrahman bin al Hasan bin Muhammad bin  Abdul Wahab dan Kitab ‘Ilamul Waqi’in karya Syaikh Qayyim al-Jauziyah, sehingga saya menjadi Wahabi. Dan Alhamdulilah, sejak dulu, saya sudah jadi da’i Wahabi, sampai sekarang. Mudah-mudahan sampai mati jadi Wahabi. Amin," tegas Ustadz Ja’far.

Setelah membaca buku “Mereka Bukan Thagut” karya Khairul Ghazali, Ustadz Ja’far mengaku tersentak, penulisnya menukil pendapat dari ulama-ulama Wahabi.  Tersentaknya, ada kalimat yang menyatakan, bahwa dakwah Wahabiyah menggunakan kekerasan. Begitu juga dengan kalimat, Muhammad Al- Su’ud dikatakan sebagai antek Inggris.  “Ini merupakan analisa politik, bukan kesimpulan  agama. Saya khawatir, buku ini masuk dalam analisa politik, bukan merupakan kesimpulan, saya tidak setuju dengan pendapat ini,” ujarnya.

Bahkan, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab at Tamimi yang memimpin gerakan dakwah ahlu sunnah wal jamaah -- atau yang dituding  Wahabi itu -- mempunyai perjanjian dengan Muhammad al Suud al-Mukrin, yakni seorang kepala desa yang diajak bekerja sama oleh Muhammad bin Abdul Wahab.  Jika Al-Suud mendukung dakwah ini, maka perjanjiannya, ia punya hak punya memegang komando perang, sedangkan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab punya hak dalam memberikan fatwa. Mereka pun sepakat. Kemudian Abdul Azin bin Abdurrahman , cucunya Muhammad bin al-Suud mengumumkan berdirinya negara Saudi, negaranya negaranya Ahslu Sunnah Wal Jamaah.  

Sejak itu, hukum yang berlaku hari ini adalah untuk Allah dan Rasul-Nya, juga untuk Al-Suud . “Jadi bukan ditunggangi, dan bukan merupakan antek inggris, tapi betul-betul ahlu sunnah, dimana gerakan dakwah didukung secara resmi oleh negara, dan tercantum di dalam konstutusi Kerajaan Saudi. Saya mohon maaf, jika ada yang tidak senang dengan pemahaman saya ini,” jelas Ja’far.

 Bicara Soal Thagut

Ketika menanggapi buku “Mereka Bukan Thagut”, Ustadz Ja’far Umar Thalib mengatakan, secara umum buku ini banyak menukil keterangandan literatur dari para ulama ahlu sunnah wal jamaah. Sepertinya, penulisnya, lebih senang perhatiannya pada sisi bahasa (lughawi), dalam memaknai istilah thagut.

Ibnu Qayyim tentang definisi thagut, seperti yang dinukil Khairul Ghazali, adalah hamba Allah yang melanggar batas-batas Allah, baik dalam bentuk ma’bud (sesembahan) atau sesuatu yang dikuti (isme), seperti sekularisme, pluralisme,  ekstrimisme dan sebagainya. Juga termasuk, ketika tokoh yang ditaati  itu membawa hamba Allah melanggar hukum Allah, sehingga ia disebut thagut. “Disini thagut, pengertiannya adalah tokoh, pelopor, dan isme yang menjadi sebab hamba Allah melanggar hukum Allah.”

Menurut Ustadz Ja’far, kedudukan thagut itu jauh lebih jahat dari orang yang melampaui batas. Disebut Thagut, disamping dirinya melampaui batas, juga mengajak orang lain melampaui batas. “Jadi benar, kita semua berpotensi menjadi thagut. Termasuk pihak yang mempelopori orang lain untuk melanggar hukum Allah juga disebut thagut. Jadi thagut bisa dalam bentuk pimpinan, pemerintah, kepala suku, dan pimpinan kelompok  atau bisa jadi ulama Su’ yang menggunakan ilmu agamanya untuk mengajak  orang lain pada kesesatan dari agama Allah.”  Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X