Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
20.194 views

Umat Islam Bekasi Siap Bersatu 'Ganyang' Preman Salibis Ambon

BEKASI (voa-islam.com) – Setelah bertahun-tahun dizalimi para preman Ambon, akhirnya warga Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi yang mayoritas Betawi Muslim bangkit. Umat Islam Bekasi siap 'ganyang' premanisme kelompok preman Ambon.

Setelah teror fisik di rumah Haji Dasuki, tokoh Islam setempat, ratusan warga yang didukung massa dari berbagai daerah, melakukan aksi siaga satu dengan berjaga-jaga menghunus golok, samurai, pedang, parang, celurit, besi, pentungan dan benda-benda lainnya sejak Senin sore (26/12/2011) hingga Selasa dinihari (27/12/2011).

Pak Haji Dasuki adalah tokoh yang jadi panutan warga setempat. Di masjid, tokoh Betawi ini dipercaya umat sebagai Penasihat Masjid Jami’ Al-Abror yang memiliki majelis taklim tiap malam Jum’at. Istri Haji Dasuki pun seorang panutan di kalangan ibu-ibu,  menjabat sebagai ketua pengajian majelis taklim kaum ibu Masjid Jami’ Al-Abror.

Ternyata, keresahan warga terhadap preman Ambon itu bukan karena penganiayaan keluarga Haji Dasuki semata, tapi selama bertahun-tahun warga menjadi objek penzaliman premanisme.

“Mereka bikin ulah kagak ada habis-habisnya. Ama yang lain mungkin kagak pernah ada reaksi. Tapi mungkin gak pernah ada muncul begini, tapi karena kali ini menimpa keluarga saya, jadilah masalah ini besar kayak begini,” ujar Haji Dasuki di rumahnya, Selasa dinihari (27/12/2011).

Pernyataan tokoh warga itu diaminkan oleh warga setempat. “Memang mereka itu sudah kebiasaan pak, sering malak-malak warung di sini. Mereka juga sering mukul-mukul orang tanpa sebab. Makanya mashyarakat sini sudah muak dengan mereka-mereka itu,” ujar Jamaluddin, tokoh pemuda setempat.

Karenanya, ketua RW setempat bisa memaklumi puncak amarah warga terhadap premanisme kelompok Ambon.  “Aksi warga ini spontanitas. Karena ini kampung kita kan. Ya ini harga diri lah,” kata Abidin Husein, Ketua RW 16.

Menurut Ustadz Syamduddin Uba yang sudah bertahun-tahun membina warga dan remaja, para murid ngajinya sering jadi bulang-bulanan aksi premanisme Ambon. “Saya punya binaan di Masjid Al-Iman dan Baitul Muttaqin. Murid-murid saya sering dizalimi. Pernah suatu ketika, murid-murid saya habis pengajian mau membeli konsumsi untuk jamaah pengajian. Tanpa sebab apapun, di perjalanan mereka diserang oleh tiga orang Ambon kafir itu. Murid-murid saya lari pulang hingga konsumsi yang dibeli pun berantakan,” papar Ustadz Syam, sapaan akrabnya.

Bahkan, lanjut Ustadz Syam, anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) juga tak luput dari aksi premanisme. “Para preman Ambon itu menakut-nakuti anak-anak agar tidak berani lagi mengaji di TPA. Anak-anak ngaji yang lewat depan posko Ambon itu digertakin ‘mati lo!’ Anak-anak jadi takut mengaji karena mentalnya jatuh. Mereka menangis dan mengadu ke bapaknya tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak punya kekuatan,” papar Ketua Bidang Dakwah Front Anti Pemurtadan Bekasi (FAPB) itu.

Binaan pengajian di masjid perumahan Titian, juga mengalami pemalakan setiap hari. Setiap orang yang lewat dipalak. “Makanya warga minta supaya Bekasi dikosongkan dari preman Ambon. Mereka melakukan pemalakan terus. Memang itulah watak mereka,” ujar Ustadz Syam. “Di mana-mana mereka merusak orang. Karena perut mereka penuh dengan makanan haram, misalnya babi. Makanan-makanan haram itu yang bikin watak mereka rusak,” jelasnya.

Menyikapi kesepakatan damai antara kelompok John Key dengan Haji Dasuki, Ustadz Syam menegaskan bahwa umat Islam bisa menerima kesepakatan damai itu. Tapi jika pihak preman Ambon mengingkari, maka warga Muslim Bekasi siap berjihad. “Menurut Islam, kalau mereka jual ya kita beli. Islam tidak bicara teritorial wilayah. Di mana pun umat Islam dizalimi, maka berlakulah ayat ‘innamal mukminuna ikhwah’ (setiap mukmin bersaudara) dan ‘wata’awanu ‘alal birri wattaqwa’ (saling tolong menolong). Ini panggilan akidah, bukan panggilan kepentingan,” terangnya.

Senada itu, Ustadz Syamsuddin Garis menjelaskan bahwa reaksi umat pada malam itu adalah solidaritas sesama Muslim. “Aksi ini bukan hanya lokal, tapi solidaritas sesama Muslim. Karena selama ini yang diganggu preman Ambon bukan hanya Pak Haji Dasuki, tapi semua warga yang notabene adalah Muslim,” papar Ketua Umum Gabungan Remaja Islam Bekasi (GARIS) itu.

Syamduddin menegaskan, bahwa aksi siaga satu malam itu adalah puncak reaksi masyarakat Muslim yang sudah bertahun-tahun dizalimi preman Ambon tanpa bisa berbuat apa-apa. “Mereka orang-orang lemah tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak ada keberanaian. Pada hari ini yang diganggu preman Ambon adalah tokoh Muslim. Maka semua warga bergerak karena hari ini adalah puncak kemarahan warga. Semua warga kumpul dan marah terhadap Ambon-Ambon kafir itu. Keputusan semua warga, semua preman Ambon itu angkat kaki dari Bekasi. Bersihkan Bekasi dari preman Ambon,” jelasnya.

Selama ini, tutur Syamsuddin, ketika ada kasus, warga didamaikan dengan para preman oleh polisi. Lalu mereka berbuat ulah lagi. Bahkan dua bulan sebelum insiden teror di rumah Haji Dasuki, para preman Ambon melakukan pelecehan terhadap seorang akhwat aktivis pengajian. “Dua bulan lalu, anak muslimah sini jilbabnya ditarik dan kemudian ditampar oleh preman Ambon kafir itu,” ujarnya geram.

Syamduddin mengimbau, agar  konflik antar etnis yang bernuansa SARA bisa dihindarkan dari Bekasi, para preman Ambon harus tahu diri sebagai pendatang dan mengakhiri kezaliman terhadap warga setempat. “Di Maluku yang mayoritas kafir, mereka sudah sangat kurang ajar menzalimi kita. Di sini mereka minoritas juga berani kurang ajar kepada kita. Maka hal ini harus ada akhirnya, jangan terulang-ulang lagi,” kecam mantan pengurus FPI Bekasi Raya itu. [taz]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Saat sang suami menjalani ujian penjara, Ummu Muhammad mendapat ujian penyakit kelenjar. Di leher dan beberapa bagian tubuhnya tumbuh benjolan yang harus dioperasi....

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis ini hanya bisa tergolek lemah, merintih menahan sakitnya tumor ganas. Pahanya membesar seukuran bola basket. Ayahnya kuli bangunan, tidak bisa mencari nafkah karena harus menunggunya di...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Latest News
Bubarkan Pengajian, Warga Ternate Kesal Pengikut Syiah Jafariah Tidak Taati Fatwa MUI

Bubarkan Pengajian, Warga Ternate Kesal Pengikut Syiah Jafariah Tidak Taati Fatwa MUI

Senin, 29 Aug 2016 10:34

Inilah Prestasi Kelas Dunia Ahok Menurut Habib Rizieq

Inilah Prestasi Kelas Dunia Ahok Menurut Habib Rizieq

Senin, 29 Aug 2016 10:16

Anak Madrasah Indonesia Mengalahkan Israel dan Amerika dalam kompetisi Robot di Korea

Anak Madrasah Indonesia Mengalahkan Israel dan Amerika dalam kompetisi Robot di Korea

Senin, 29 Aug 2016 09:33

Shalat Tiga Waktu, MUI Fatwakan Sesat Syiah Jafariah di Ternate

Shalat Tiga Waktu, MUI Fatwakan Sesat Syiah Jafariah di Ternate

Senin, 29 Aug 2016 07:53

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Senin, 29 Aug 2016 06:14

Dwikewarganegaraan, sebuah Konsep Khianat terhadap Nasionalisme dan Sejarah Indonesia

Dwikewarganegaraan, sebuah Konsep Khianat terhadap Nasionalisme dan Sejarah Indonesia

Senin, 29 Aug 2016 06:09

Beginilah Seharusnya Akhlak Siswa terhadap Gurunya!

Beginilah Seharusnya Akhlak Siswa terhadap Gurunya!

Senin, 29 Aug 2016 03:08

Nasionalisme Itu Lahir dari Kesamaan Nasib & Sejarah

Nasionalisme Itu Lahir dari Kesamaan Nasib & Sejarah

Ahad, 28 Aug 2016 22:47

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Ahad, 28 Aug 2016 22:11

Rahmawati: Indonesia Liberal-Kapitalis adalah Hasil Karya Megawati

Rahmawati: Indonesia Liberal-Kapitalis adalah Hasil Karya Megawati

Ahad, 28 Aug 2016 20:47

Indikasi Ahok Korupsi Sumber Waras, Ka'ban: Benarkah Istana Tekan KPK?

Indikasi Ahok Korupsi Sumber Waras, Ka'ban: Benarkah Istana Tekan KPK?

Ahad, 28 Aug 2016 18:47

Aktivis Anti-Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Di Atas Gerbang Brandenburg Berlin

Aktivis Anti-Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Di Atas Gerbang Brandenburg Berlin

Ahad, 28 Aug 2016 12:45

Wasekjen MUI: Imigran Syiah dan China Bahayakan Indonesia

Wasekjen MUI: Imigran Syiah dan China Bahayakan Indonesia

Ahad, 28 Aug 2016 09:57

Peraturan Baru Izinkan Polisi Wanita Turki untuk Kenakan Jilbab

Peraturan Baru Izinkan Polisi Wanita Turki untuk Kenakan Jilbab

Ahad, 28 Aug 2016 09:15

Kota Darayya di Pinggiran Damaskus Sepenuhnya Kosong dari Penduduknya

Kota Darayya di Pinggiran Damaskus Sepenuhnya Kosong dari Penduduknya

Ahad, 28 Aug 2016 07:54

Inillah 6 Penyebab Umat Islam Mudah Dimurtadkan

Inillah 6 Penyebab Umat Islam Mudah Dimurtadkan

Sabtu, 27 Aug 2016 23:19

Prof. KH. Miftah Faridl: Jadikan Silaturahim Sebagai Momentum untuk Perbaiki Citra Islam

Prof. KH. Miftah Faridl: Jadikan Silaturahim Sebagai Momentum untuk Perbaiki Citra Islam

Sabtu, 27 Aug 2016 20:25

Perhatikanlah Urusan Anda

Perhatikanlah Urusan Anda

Sabtu, 27 Aug 2016 20:18

Astagfirullah! Berdalih Toleransi, Seorang Ustadz Jemput Kayu Salib dan Mampir di Mushalla

Astagfirullah! Berdalih Toleransi, Seorang Ustadz Jemput Kayu Salib dan Mampir di Mushalla

Sabtu, 27 Aug 2016 18:06

Militer Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir Al-Qaidah di Provinsi Abyan

Militer Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir Al-Qaidah di Provinsi Abyan

Sabtu, 27 Aug 2016 17:00


Must Read!
X