Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
17.393 views

Umat Islam Bekasi Siap Bersatu 'Ganyang' Preman Salibis Ambon

BEKASI (voa-islam.com) – Setelah bertahun-tahun dizalimi para preman Ambon, akhirnya warga Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi yang mayoritas Betawi Muslim bangkit. Umat Islam Bekasi siap 'ganyang' premanisme kelompok preman Ambon.

Setelah teror fisik di rumah Haji Dasuki, tokoh Islam setempat, ratusan warga yang didukung massa dari berbagai daerah, melakukan aksi siaga satu dengan berjaga-jaga menghunus golok, samurai, pedang, parang, celurit, besi, pentungan dan benda-benda lainnya sejak Senin sore (26/12/2011) hingga Selasa dinihari (27/12/2011).

Pak Haji Dasuki adalah tokoh yang jadi panutan warga setempat. Di masjid, tokoh Betawi ini dipercaya umat sebagai Penasihat Masjid Jami’ Al-Abror yang memiliki majelis taklim tiap malam Jum’at. Istri Haji Dasuki pun seorang panutan di kalangan ibu-ibu,  menjabat sebagai ketua pengajian majelis taklim kaum ibu Masjid Jami’ Al-Abror.

Ternyata, keresahan warga terhadap preman Ambon itu bukan karena penganiayaan keluarga Haji Dasuki semata, tapi selama bertahun-tahun warga menjadi objek penzaliman premanisme.

“Mereka bikin ulah kagak ada habis-habisnya. Ama yang lain mungkin kagak pernah ada reaksi. Tapi mungkin gak pernah ada muncul begini, tapi karena kali ini menimpa keluarga saya, jadilah masalah ini besar kayak begini,” ujar Haji Dasuki di rumahnya, Selasa dinihari (27/12/2011).

Pernyataan tokoh warga itu diaminkan oleh warga setempat. “Memang mereka itu sudah kebiasaan pak, sering malak-malak warung di sini. Mereka juga sering mukul-mukul orang tanpa sebab. Makanya mashyarakat sini sudah muak dengan mereka-mereka itu,” ujar Jamaluddin, tokoh pemuda setempat.

Karenanya, ketua RW setempat bisa memaklumi puncak amarah warga terhadap premanisme kelompok Ambon.  “Aksi warga ini spontanitas. Karena ini kampung kita kan. Ya ini harga diri lah,” kata Abidin Husein, Ketua RW 16.

Menurut Ustadz Syamduddin Uba yang sudah bertahun-tahun membina warga dan remaja, para murid ngajinya sering jadi bulang-bulanan aksi premanisme Ambon. “Saya punya binaan di Masjid Al-Iman dan Baitul Muttaqin. Murid-murid saya sering dizalimi. Pernah suatu ketika, murid-murid saya habis pengajian mau membeli konsumsi untuk jamaah pengajian. Tanpa sebab apapun, di perjalanan mereka diserang oleh tiga orang Ambon kafir itu. Murid-murid saya lari pulang hingga konsumsi yang dibeli pun berantakan,” papar Ustadz Syam, sapaan akrabnya.

Bahkan, lanjut Ustadz Syam, anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) juga tak luput dari aksi premanisme. “Para preman Ambon itu menakut-nakuti anak-anak agar tidak berani lagi mengaji di TPA. Anak-anak ngaji yang lewat depan posko Ambon itu digertakin ‘mati lo!’ Anak-anak jadi takut mengaji karena mentalnya jatuh. Mereka menangis dan mengadu ke bapaknya tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak punya kekuatan,” papar Ketua Bidang Dakwah Front Anti Pemurtadan Bekasi (FAPB) itu.

Binaan pengajian di masjid perumahan Titian, juga mengalami pemalakan setiap hari. Setiap orang yang lewat dipalak. “Makanya warga minta supaya Bekasi dikosongkan dari preman Ambon. Mereka melakukan pemalakan terus. Memang itulah watak mereka,” ujar Ustadz Syam. “Di mana-mana mereka merusak orang. Karena perut mereka penuh dengan makanan haram, misalnya babi. Makanan-makanan haram itu yang bikin watak mereka rusak,” jelasnya.

Menyikapi kesepakatan damai antara kelompok John Key dengan Haji Dasuki, Ustadz Syam menegaskan bahwa umat Islam bisa menerima kesepakatan damai itu. Tapi jika pihak preman Ambon mengingkari, maka warga Muslim Bekasi siap berjihad. “Menurut Islam, kalau mereka jual ya kita beli. Islam tidak bicara teritorial wilayah. Di mana pun umat Islam dizalimi, maka berlakulah ayat ‘innamal mukminuna ikhwah’ (setiap mukmin bersaudara) dan ‘wata’awanu ‘alal birri wattaqwa’ (saling tolong menolong). Ini panggilan akidah, bukan panggilan kepentingan,” terangnya.

Senada itu, Ustadz Syamsuddin Garis menjelaskan bahwa reaksi umat pada malam itu adalah solidaritas sesama Muslim. “Aksi ini bukan hanya lokal, tapi solidaritas sesama Muslim. Karena selama ini yang diganggu preman Ambon bukan hanya Pak Haji Dasuki, tapi semua warga yang notabene adalah Muslim,” papar Ketua Umum Gabungan Remaja Islam Bekasi (GARIS) itu.

Syamduddin menegaskan, bahwa aksi siaga satu malam itu adalah puncak reaksi masyarakat Muslim yang sudah bertahun-tahun dizalimi preman Ambon tanpa bisa berbuat apa-apa. “Mereka orang-orang lemah tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak ada keberanaian. Pada hari ini yang diganggu preman Ambon adalah tokoh Muslim. Maka semua warga bergerak karena hari ini adalah puncak kemarahan warga. Semua warga kumpul dan marah terhadap Ambon-Ambon kafir itu. Keputusan semua warga, semua preman Ambon itu angkat kaki dari Bekasi. Bersihkan Bekasi dari preman Ambon,” jelasnya.

Selama ini, tutur Syamsuddin, ketika ada kasus, warga didamaikan dengan para preman oleh polisi. Lalu mereka berbuat ulah lagi. Bahkan dua bulan sebelum insiden teror di rumah Haji Dasuki, para preman Ambon melakukan pelecehan terhadap seorang akhwat aktivis pengajian. “Dua bulan lalu, anak muslimah sini jilbabnya ditarik dan kemudian ditampar oleh preman Ambon kafir itu,” ujarnya geram.

Syamduddin mengimbau, agar  konflik antar etnis yang bernuansa SARA bisa dihindarkan dari Bekasi, para preman Ambon harus tahu diri sebagai pendatang dan mengakhiri kezaliman terhadap warga setempat. “Di Maluku yang mayoritas kafir, mereka sudah sangat kurang ajar menzalimi kita. Di sini mereka minoritas juga berani kurang ajar kepada kita. Maka hal ini harus ada akhirnya, jangan terulang-ulang lagi,” kecam mantan pengurus FPI Bekasi Raya itu. [taz]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Kapolri: ISIS Lebih Berbahaya dari Al Qaidah

Kapolri: ISIS Lebih Berbahaya dari Al Qaidah

Selasa, 28 Apr 2015 13:38

500 Pasukan Keamanan Afghanistan Hilang Setelah Bentrokan Senjata dengan Mujahidin di Kunduz

500 Pasukan Keamanan Afghanistan Hilang Setelah Bentrokan Senjata dengan Mujahidin di Kunduz

Selasa, 28 Apr 2015 12:30

Bocor : Ternyata Media Tempo Hanyalah Kacungnya Rezim Jokowi

Bocor : Ternyata Media Tempo Hanyalah Kacungnya Rezim Jokowi

Selasa, 28 Apr 2015 11:17

Ahok Bakal Kualat Dengan Bikin Sertifikat Pelacuran Jakarta dan Apartemen Jakarta Sex Commercial Estate

Ahok Bakal Kualat Dengan Bikin Sertifikat Pelacuran Jakarta dan Apartemen Jakarta Sex Commercial Estate

Selasa, 28 Apr 2015 11:12

Miras Haram & Berbahaya, Gubernur Ahok Akan Melegalkannya di Jakarta

Miras Haram & Berbahaya, Gubernur Ahok Akan Melegalkannya di Jakarta

Selasa, 28 Apr 2015 11:00

Hillary Rodham Clinton Mungkin Presiden Perempuan Pertama AS?

Hillary Rodham Clinton Mungkin Presiden Perempuan Pertama AS?

Selasa, 28 Apr 2015 10:45

Bayi Menyusui Muslim Rohingya Meninggal di Pengungsian Akibat Gizi Buruk

Bayi Menyusui Muslim Rohingya Meninggal di Pengungsian Akibat Gizi Buruk

Selasa, 28 Apr 2015 10:32

Warga Damaskus dan Aleppo Dicekam Ketakutan Setelah Kekalahan Beruntun Rezim Assad di Idlib

Warga Damaskus dan Aleppo Dicekam Ketakutan Setelah Kekalahan Beruntun Rezim Assad di Idlib

Selasa, 28 Apr 2015 09:45

Sikap Paradok Terhadap Teroris dan Bandar Narkoba

Sikap Paradok Terhadap Teroris dan Bandar Narkoba

Selasa, 28 Apr 2015 09:30

Taliban Tembak Jatuh 2 Helikopter Militer Afghanistan di Badakhsan

Taliban Tembak Jatuh 2 Helikopter Militer Afghanistan di Badakhsan

Selasa, 28 Apr 2015 08:25

Pemerintah Maroko Menghukum Warganya Melakukan Free Seks

Pemerintah Maroko Menghukum Warganya Melakukan Free Seks

Selasa, 28 Apr 2015 06:42

Bom Mobil Menghancurkan Pusat Perbelanjaan di Bagdad

Bom Mobil Menghancurkan Pusat Perbelanjaan di Bagdad

Selasa, 28 Apr 2015 06:31

Ahok : Minuman Keras dan Lokalisasi Pelacuran di Jakarta Jalan Terus

Ahok : Minuman Keras dan Lokalisasi Pelacuran di Jakarta Jalan Terus

Selasa, 28 Apr 2015 05:41

Omar Bashir Menang Mutlak Pemilu Presiden Sudan

Omar Bashir Menang Mutlak Pemilu Presiden Sudan

Senin, 27 Apr 2015 20:51

Serangan Udara Saudi Tewaskan 12 Pemberontak Syi'ah Houthi

Serangan Udara Saudi Tewaskan 12 Pemberontak Syi'ah Houthi

Senin, 27 Apr 2015 20:35

Surat Terbuka untuk Anggun C Sasmi, Indonesia Darurat Narkoba!

Surat Terbuka untuk Anggun C Sasmi, Indonesia Darurat Narkoba!

Senin, 27 Apr 2015 20:35

4 Mantan Tahanan Guantanamo di Uruguay Tuntut Kompensasi Finansial dan Perumahan dari AS

4 Mantan Tahanan Guantanamo di Uruguay Tuntut Kompensasi Finansial dan Perumahan dari AS

Senin, 27 Apr 2015 18:45

Koalisi Jaisyul Fath Kembali Rebut  Markas Militer Rezim Assad di Provinsi Idlib

Koalisi Jaisyul Fath Kembali Rebut Markas Militer Rezim Assad di Provinsi Idlib

Senin, 27 Apr 2015 17:15

Mega :  Bukan Lagi Ingin Reshufle, Tapi Jokowi Lengser!

Mega : Bukan Lagi Ingin Reshufle, Tapi Jokowi Lengser!

Senin, 27 Apr 2015 15:42

Di Indonesia, Semua Yang Berbau Islam Dihilangkan

Di Indonesia, Semua Yang Berbau Islam Dihilangkan

Senin, 27 Apr 2015 14:58



Must Read!
X