Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.397 views

Umat Islam Bekasi Siap Bersatu 'Ganyang' Preman Salibis Ambon

BEKASI (voa-islam.com) – Setelah bertahun-tahun dizalimi para preman Ambon, akhirnya warga Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi yang mayoritas Betawi Muslim bangkit. Umat Islam Bekasi siap 'ganyang' premanisme kelompok preman Ambon.

Setelah teror fisik di rumah Haji Dasuki, tokoh Islam setempat, ratusan warga yang didukung massa dari berbagai daerah, melakukan aksi siaga satu dengan berjaga-jaga menghunus golok, samurai, pedang, parang, celurit, besi, pentungan dan benda-benda lainnya sejak Senin sore (26/12/2011) hingga Selasa dinihari (27/12/2011).

Pak Haji Dasuki adalah tokoh yang jadi panutan warga setempat. Di masjid, tokoh Betawi ini dipercaya umat sebagai Penasihat Masjid Jami’ Al-Abror yang memiliki majelis taklim tiap malam Jum’at. Istri Haji Dasuki pun seorang panutan di kalangan ibu-ibu,  menjabat sebagai ketua pengajian majelis taklim kaum ibu Masjid Jami’ Al-Abror.

Ternyata, keresahan warga terhadap preman Ambon itu bukan karena penganiayaan keluarga Haji Dasuki semata, tapi selama bertahun-tahun warga menjadi objek penzaliman premanisme.

“Mereka bikin ulah kagak ada habis-habisnya. Ama yang lain mungkin kagak pernah ada reaksi. Tapi mungkin gak pernah ada muncul begini, tapi karena kali ini menimpa keluarga saya, jadilah masalah ini besar kayak begini,” ujar Haji Dasuki di rumahnya, Selasa dinihari (27/12/2011).

Pernyataan tokoh warga itu diaminkan oleh warga setempat. “Memang mereka itu sudah kebiasaan pak, sering malak-malak warung di sini. Mereka juga sering mukul-mukul orang tanpa sebab. Makanya mashyarakat sini sudah muak dengan mereka-mereka itu,” ujar Jamaluddin, tokoh pemuda setempat.

Karenanya, ketua RW setempat bisa memaklumi puncak amarah warga terhadap premanisme kelompok Ambon.  “Aksi warga ini spontanitas. Karena ini kampung kita kan. Ya ini harga diri lah,” kata Abidin Husein, Ketua RW 16.

Menurut Ustadz Syamduddin Uba yang sudah bertahun-tahun membina warga dan remaja, para murid ngajinya sering jadi bulang-bulanan aksi premanisme Ambon. “Saya punya binaan di Masjid Al-Iman dan Baitul Muttaqin. Murid-murid saya sering dizalimi. Pernah suatu ketika, murid-murid saya habis pengajian mau membeli konsumsi untuk jamaah pengajian. Tanpa sebab apapun, di perjalanan mereka diserang oleh tiga orang Ambon kafir itu. Murid-murid saya lari pulang hingga konsumsi yang dibeli pun berantakan,” papar Ustadz Syam, sapaan akrabnya.

Bahkan, lanjut Ustadz Syam, anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) juga tak luput dari aksi premanisme. “Para preman Ambon itu menakut-nakuti anak-anak agar tidak berani lagi mengaji di TPA. Anak-anak ngaji yang lewat depan posko Ambon itu digertakin ‘mati lo!’ Anak-anak jadi takut mengaji karena mentalnya jatuh. Mereka menangis dan mengadu ke bapaknya tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak punya kekuatan,” papar Ketua Bidang Dakwah Front Anti Pemurtadan Bekasi (FAPB) itu.

Binaan pengajian di masjid perumahan Titian, juga mengalami pemalakan setiap hari. Setiap orang yang lewat dipalak. “Makanya warga minta supaya Bekasi dikosongkan dari preman Ambon. Mereka melakukan pemalakan terus. Memang itulah watak mereka,” ujar Ustadz Syam. “Di mana-mana mereka merusak orang. Karena perut mereka penuh dengan makanan haram, misalnya babi. Makanan-makanan haram itu yang bikin watak mereka rusak,” jelasnya.

Menyikapi kesepakatan damai antara kelompok John Key dengan Haji Dasuki, Ustadz Syam menegaskan bahwa umat Islam bisa menerima kesepakatan damai itu. Tapi jika pihak preman Ambon mengingkari, maka warga Muslim Bekasi siap berjihad. “Menurut Islam, kalau mereka jual ya kita beli. Islam tidak bicara teritorial wilayah. Di mana pun umat Islam dizalimi, maka berlakulah ayat ‘innamal mukminuna ikhwah’ (setiap mukmin bersaudara) dan ‘wata’awanu ‘alal birri wattaqwa’ (saling tolong menolong). Ini panggilan akidah, bukan panggilan kepentingan,” terangnya.

Senada itu, Ustadz Syamsuddin Garis menjelaskan bahwa reaksi umat pada malam itu adalah solidaritas sesama Muslim. “Aksi ini bukan hanya lokal, tapi solidaritas sesama Muslim. Karena selama ini yang diganggu preman Ambon bukan hanya Pak Haji Dasuki, tapi semua warga yang notabene adalah Muslim,” papar Ketua Umum Gabungan Remaja Islam Bekasi (GARIS) itu.

Syamduddin menegaskan, bahwa aksi siaga satu malam itu adalah puncak reaksi masyarakat Muslim yang sudah bertahun-tahun dizalimi preman Ambon tanpa bisa berbuat apa-apa. “Mereka orang-orang lemah tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak ada keberanaian. Pada hari ini yang diganggu preman Ambon adalah tokoh Muslim. Maka semua warga bergerak karena hari ini adalah puncak kemarahan warga. Semua warga kumpul dan marah terhadap Ambon-Ambon kafir itu. Keputusan semua warga, semua preman Ambon itu angkat kaki dari Bekasi. Bersihkan Bekasi dari preman Ambon,” jelasnya.

Selama ini, tutur Syamsuddin, ketika ada kasus, warga didamaikan dengan para preman oleh polisi. Lalu mereka berbuat ulah lagi. Bahkan dua bulan sebelum insiden teror di rumah Haji Dasuki, para preman Ambon melakukan pelecehan terhadap seorang akhwat aktivis pengajian. “Dua bulan lalu, anak muslimah sini jilbabnya ditarik dan kemudian ditampar oleh preman Ambon kafir itu,” ujarnya geram.

Syamduddin mengimbau, agar  konflik antar etnis yang bernuansa SARA bisa dihindarkan dari Bekasi, para preman Ambon harus tahu diri sebagai pendatang dan mengakhiri kezaliman terhadap warga setempat. “Di Maluku yang mayoritas kafir, mereka sudah sangat kurang ajar menzalimi kita. Di sini mereka minoritas juga berani kurang ajar kepada kita. Maka hal ini harus ada akhirnya, jangan terulang-ulang lagi,” kecam mantan pengurus FPI Bekasi Raya itu. [taz]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dicari Shadaqah Jariyah untuk Pengadaan Kulkas dan Mesin Cuci di Pondok Penghafal Qur'an

Dicari Shadaqah Jariyah untuk Pengadaan Kulkas dan Mesin Cuci di Pondok Penghafal Qur'an

Pondok Tahfizh yang mencetak kader daiyah dan penghafal Al-Qur'an memerlukan fasilitas kulkas dan mesin cuci untuk menunjang maksimalisasi proses belajar mengajar....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
PSPI: Kolonial yang Memisahkan Budaya Jawa dengan Islam

PSPI: Kolonial yang Memisahkan Budaya Jawa dengan Islam

Sabtu, 30 Apr 2016 22:04

Rezim Biadab Assad Kembali Targetkan Pusat Kesehatan di Kota Aleppo Suriah

Rezim Biadab Assad Kembali Targetkan Pusat Kesehatan di Kota Aleppo Suriah

Sabtu, 30 Apr 2016 22:00

Donal Trum Berjanji Simpan 10.000 Pasukan AS di Afghanistan Jika Terpilih Jadi Presiden Amerika

Donal Trum Berjanji Simpan 10.000 Pasukan AS di Afghanistan Jika Terpilih Jadi Presiden Amerika

Sabtu, 30 Apr 2016 21:37

Umat Islam yang Tidak Suka Politik Dihimbau untuk Peduli dengan Pilih Pemimpin Muslim

Umat Islam yang Tidak Suka Politik Dihimbau untuk Peduli dengan Pilih Pemimpin Muslim

Sabtu, 30 Apr 2016 19:23

Penegak Hukum Menjadi Terhukum; Akibat Hukum Sekuler

Penegak Hukum Menjadi Terhukum; Akibat Hukum Sekuler

Sabtu, 30 Apr 2016 18:15

Ikutilah! Training Akbar Rehab Hati Jawa Tengah di Kudus

Ikutilah! Training Akbar Rehab Hati Jawa Tengah di Kudus

Sabtu, 30 Apr 2016 18:00

Kesombongan Ahok Akhirnya Tumbang oleh Warga

Kesombongan Ahok Akhirnya Tumbang oleh Warga

Sabtu, 30 Apr 2016 16:23

Sejuta Cinta untuk Indonesia, 'Mendidik dengan Cinta, Membangun Generasi Terbaik Bangsa'

Sejuta Cinta untuk Indonesia, 'Mendidik dengan Cinta, Membangun Generasi Terbaik Bangsa'

Sabtu, 30 Apr 2016 15:55

Agar Umat Islam Terbiasa Berwacana Ilmiah, INSIST dan PIMPIN Adakan Kuliah 'Bandung Berfilsafat'

Agar Umat Islam Terbiasa Berwacana Ilmiah, INSIST dan PIMPIN Adakan Kuliah 'Bandung Berfilsafat'

Sabtu, 30 Apr 2016 15:40

Syariat Islam Menjaga Keturunan: Menindak Tegas Seks Bebas dan Homoseks

Syariat Islam Menjaga Keturunan: Menindak Tegas Seks Bebas dan Homoseks

Sabtu, 30 Apr 2016 15:35

Jalan Taubat Kawanan Begal di Kampung Bugis

Jalan Taubat Kawanan Begal di Kampung Bugis

Sabtu, 30 Apr 2016 15:30

Karena Ulah Cina, Medan pun Sama Memanasnya dengan Jakarta

Karena Ulah Cina, Medan pun Sama Memanasnya dengan Jakarta

Sabtu, 30 Apr 2016 13:23

Dokumen Bocor Ungkap Data Pribadi dan Keahlian Khusus Ratusan Pejuang Islamic State (IS)

Dokumen Bocor Ungkap Data Pribadi dan Keahlian Khusus Ratusan Pejuang Islamic State (IS)

Sabtu, 30 Apr 2016 13:22

Soal Revisi UU Terorisme, Peneliti: Terduga Teroris Dapat Ditangkap, Ditahan, dan Dianiaya

Soal Revisi UU Terorisme, Peneliti: Terduga Teroris Dapat Ditangkap, Ditahan, dan Dianiaya

Sabtu, 30 Apr 2016 12:20

PUI Jabar Selenggarakan Muswil VIII di Bandung

PUI Jabar Selenggarakan Muswil VIII di Bandung

Sabtu, 30 Apr 2016 11:30

Berlabel Tokoh Nasional, Ini Alasan Yusril Ikut Pilkada DKI Jakarta

Berlabel Tokoh Nasional, Ini Alasan Yusril Ikut Pilkada DKI Jakarta

Sabtu, 30 Apr 2016 11:20

PO Primajasa Serahkan Bus Dakwah untuk Santri AFKN

PO Primajasa Serahkan Bus Dakwah untuk Santri AFKN

Sabtu, 30 Apr 2016 10:29

Inilah Isi Surat Fahri Hamzah ke Pimpinan DPR untuk PKS

Inilah Isi Surat Fahri Hamzah ke Pimpinan DPR untuk PKS

Sabtu, 30 Apr 2016 10:23

Ustadz Abdul Hakim Abdat: Berlebihan Menganggap Terduga Teroris sebagai Khawarij

Ustadz Abdul Hakim Abdat: Berlebihan Menganggap Terduga Teroris sebagai Khawarij

Sabtu, 30 Apr 2016 09:15

Anda Gemar Bercanda? Perhatikan Tiga Hadits Ini

Anda Gemar Bercanda? Perhatikan Tiga Hadits Ini

Sabtu, 30 Apr 2016 08:52


Must Read!
X