Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.524 views

Pawai Damai, Upaya Salah Kaprah Untuk Ciptakan Perdamaian di Ambon

AMBON, MALUKU (voa-islam.com) - Kota Ambon, Maluku, yang dalam empat bulan terakhir ini sering dilanda konflik yang melibatkan dua komunitas, Muslim dan Kristen tidak juga kunjung aman. Kejadian sekecil apapun akan menyulut kembali bibit-bibit permusuhan yang memang sudah tertanam sejak lama.

Bentrokkan massa yang kerap terjadi tidak jarang memakan korban jiwa dan harta benda. Kerusuhan dalam skala besar yang mungkin bisa terjadi masih tetap menghantui masyarakat. Hal tersebut semakin diperparah dengan banyaknya teror dan provokasi yang dilakukan oleh pihak Kristen untuk kembali menyulut api peperangan dengan kaum Muslimin.

Tidak adanya upaya yang serius dan tepat dari aparat keamanan dan pemerintah setempat telah menciptakan api dalam sekam di tengah-tengah masyarakat, sehingga sangat besar kemungkinan peristiwa bentrokkan antara dua komunitas tersebut akan terulang kembali.

Berbagai upaya dari aparat keamanan dan pemerintah daerah selama ini tidak pernah efektif untuk menghentikan konflik karena tidak pernah menyentuh pada akar permasalahan dan tidak komperehensif.

Salah satu upaya "konyol" yang digagas oleh aparat keamanan dan pemerintah setempat untuk menciptakan perdamaian di Ambon adalah acara yang bertajuk "Pawai Damai" yang dilaksanakan pada Jum'at 30 Desember 2011.

Pada keterangan pers hari Kamis (29/12/2011) Kapolres pulau Ambon dan Pulau Lease AKBP Suhawiryono mengatakan bahwa pawai damai nantinya akan diikuti oleh Walikota Ambon Richard Louhenapesy, Muspida kota Ambon, MUI kota Ambon, GPM (Gereja Protestan Maluku) Sinode Ambon, Keuskupan Amboina, tokoh agama, tokoh pemuda, Kepala Pemuda sekota Ambon, OKP (Organisasi Kepemudaan), ormas dan LSM.

Tujuan dari pawai ini adalah membawa pesan perdamaian melalui spanduk dan himbauan langsung menggunakan mobil dinas Infokom.

Rencananya acara pawai tersebut akan bertolak dari Mapolres pulau Ambon dan pulau Lease pada pukul 15.00 WIT, namun berdasarkan pemantauan Voa-Islam, pawai itu sendiri baru di mulai sekitar pukul 17.45 WIT.

Dilihat dari peserta pawai maka kegiatan yang bertajuk " pawai damai" untuk sebuah hajatan kota dikategorikan sepi dari peminat. Sebab jumlah masyarakat yang terlibat hanya berkisar seratusan orang sedangkan yang lain berasal dari pejabat daerah, anggota TNI dan Polri.

Pesan damai diserukan melalui pengeras suara oleh anggota Polwan dan seorang pegawai pemkot. Himbauan damai juga diserukan melalui spanduk yang diarak menggunakan mobil mengelilingi kota Ambon.

Upaya menciptakan perdamaian dengan kegiatan pawai seperti itu jelas tidak efektif dan terkesan konyol. Karena bagaimana mungkin akan tercipta perdamaian jika pokok persoalan yang menyebabkan konflik tidak diselesaikan secara tuntas.

Seperti telah diketahui oleh masyarakat secara umum bahwa konflik antara warga Muslim dan warga Kristen di kota Ambon jilid 3 berawal dari kasus pembunuhan secara keji terhadap tukang ojek Muslim bernama Darfin Saiman di gunung Nona (kampung Kristen). Kasus pembunuhan ini kemudian direkayasa oleh kepolisian sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal.

Rekayasa inilah yang menyulut kemarahan kaum Muslimin yang berujung pada bentrokkan antara dua komunitas dan berlanjut menjadi kerusuhan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Akibat kerusuhan pada 11 September 2011 tersebut ratusan rumah milik warga Muslim di kampung Waringin hangus terbakar, 8 orang warga Muslim tewas dan seratus orang lebih menderita luka parah.

Peristiwa 11 September ternyata bukan akhir dari konflik di Ambon, sebab setelah itu timbul bentrok-bentrok susulan akibat provokasi yang dilakukan pihak salibis dengan menyerang pemukiman Muslim. Hal ini tentunya memperparah luka kaum Muslimin yang memang belum sembuh.

Karenanya upaya damai apapun ketika tidak menyentuh akar permasalahan dan memenuhi rasa keadilan semua pihak bisa dipastikan hanya akan sia-sia saja. Seharusnya upaya perdamaian dimulai dengan tindakkan penegakkan hukum yang adil dan transparan terhadap para pelaku kerusuhan dan para penggerak massanya.

Polisi harus memulai dengan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Darfin Saiman di Gunung Nona. Kemudian menangkap pelaku penyerangan kampung Muslim Waringin dan para aktor intelektualnya. Polisi juga harus menangkap pelaku penyerangan Jalan Baru dan Kampung Muslim Amaci (Air Mata Cina) yang terjadi pada beberapa pekan lalu.

Para pelaku kerusuhan dari kalangan salibis yang melakukan teror dan penyerangan di beberapa tempat tersebut harus ditindak dan dihukum dengan adil.

Jika aparat keamanan mampu melakukan hal tersebut bersamaan dengan rehabilitasi terhadap para korban kerusuhan, dari berbagai sisi, oleh pemerintah daerah secara komperehensif, barangkali itu akan bisa menjadi solusi untuk menghentikan konflik.

Pawai damai yang telah dilaksanakan pada akhirnya hanya akan seperti menggarami air laut atau laksana menegakkan benang basah. Karena luka yang diderita oleh kaum muslimin yang menjadi korban kerusuhan tidak akan sembuh hanya dengan pawai. (AF)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Pasca meninggalnya anak kedua, Ummi Keysan kembali diuji Allah Ta'ala. Ia harus harus menjalani persalinan bedah cessar, padahal kondisi ekonominya sedang dalam masa sulit....

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Malang betul nasib Sofia Putri. Ia bertarung nyawa tanpa didampingi orang tua. Setelah operasi bedah kepala dua kali, pengobatan terhenti terbentur biaya, dan kepala terus membesar....

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Latest News
Saksi Ahli Ringankan Tedakwa Ahok, Ishomudin Katakan Al-Maidah Tidak Bicarakan Gubernur

Saksi Ahli Ringankan Tedakwa Ahok, Ishomudin Katakan Al-Maidah Tidak Bicarakan Gubernur

Sabtu, 25 Mar 2017 10:01

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Pejabat Senior Hamas di Jalur Gaza

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Pejabat Senior Hamas di Jalur Gaza

Sabtu, 25 Mar 2017 09:00

Saksi Ahli Ringankan Ahok di Kasus Penodaan Agama Mengaku Belum Bergelar Haji dan Doktor

Saksi Ahli Ringankan Ahok di Kasus Penodaan Agama Mengaku Belum Bergelar Haji dan Doktor

Sabtu, 25 Mar 2017 08:01

Di Negeri Kaya Raya, Rakyat Malah Sengsara

Di Negeri Kaya Raya, Rakyat Malah Sengsara

Sabtu, 25 Mar 2017 08:00

BMH Upayakan Terus Dampingi Kemandirian Umat

BMH Upayakan Terus Dampingi Kemandirian Umat

Sabtu, 25 Mar 2017 07:33

Tingkatkan Wawasan Keislaman, KAMMI  Singaraja Adakan Dapur Peradaban Muslim

Tingkatkan Wawasan Keislaman, KAMMI Singaraja Adakan Dapur Peradaban Muslim

Sabtu, 25 Mar 2017 07:31

Seribu Pejuang Oposisi Suriah dari Ruang Operasi Perisai Efrat Bergabung dalam Ofensif di Hama

Seribu Pejuang Oposisi Suriah dari Ruang Operasi Perisai Efrat Bergabung dalam Ofensif di Hama

Sabtu, 25 Mar 2017 07:00

Hujan, Selalu Menjadi Nikmat bagi Hamba yang Taat

Hujan, Selalu Menjadi Nikmat bagi Hamba yang Taat

Sabtu, 25 Mar 2017 06:53

Benarkah Umat Islam Sudah Lelah & Habis Energi Kawal Penodaan Agama yang Dilakukan oleh Ahok?

Benarkah Umat Islam Sudah Lelah & Habis Energi Kawal Penodaan Agama yang Dilakukan oleh Ahok?

Sabtu, 25 Mar 2017 06:01

Lebih Utama, Shalat Sunnah Rawatib Dikerjakandi Rumah atau Masjid?

Lebih Utama, Shalat Sunnah Rawatib Dikerjakandi Rumah atau Masjid?

Sabtu, 25 Mar 2017 05:26

MUI Fatwakan Halal Vaksin Flu dari China

MUI Fatwakan Halal Vaksin Flu dari China

Jum'at, 24 Mar 2017 23:58

Cegah Tawuran, Anak Muda Bisa Tiru Pasangan Anies-Uno dalam Menghadapi Provokasi, Ini Caranya

Cegah Tawuran, Anak Muda Bisa Tiru Pasangan Anies-Uno dalam Menghadapi Provokasi, Ini Caranya

Jum'at, 24 Mar 2017 23:09

Pejuang Kendeng Meninggal, Aliansi Mahasiswa Solo Shalat Gaib

Pejuang Kendeng Meninggal, Aliansi Mahasiswa Solo Shalat Gaib

Jum'at, 24 Mar 2017 22:48

Enam UIN Baru Segera Diresmikan Presiden Joko Widodo

Enam UIN Baru Segera Diresmikan Presiden Joko Widodo

Jum'at, 24 Mar 2017 21:39

Peran Wanita dalam Membentuk Kemajuan Peradaban

Peran Wanita dalam Membentuk Kemajuan Peradaban

Jum'at, 24 Mar 2017 21:23

Banyak Tweet Jahat Menimpa Anies-Sandi, Pendukung: Dijawab dengan Jenaka & Tidak Membalas

Banyak Tweet Jahat Menimpa Anies-Sandi, Pendukung: Dijawab dengan Jenaka & Tidak Membalas

Jum'at, 24 Mar 2017 21:09

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Akhirnya Dibebaskan dari Penjara

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Akhirnya Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 24 Mar 2017 20:36

Soal Larangan Shalat Tahanan dengan Celana Panjang, FUI: Itu Pelanggaran Berat Tidak Bisa Ditolerir

Soal Larangan Shalat Tahanan dengan Celana Panjang, FUI: Itu Pelanggaran Berat Tidak Bisa Ditolerir

Jum'at, 24 Mar 2017 20:28

Jokowi Kutuk Serangan Bersenjata di London

Jokowi Kutuk Serangan Bersenjata di London

Jum'at, 24 Mar 2017 19:21

Menjadi Petani Modern untuk Masa Depan

Menjadi Petani Modern untuk Masa Depan

Jum'at, 24 Mar 2017 19:10


Must Read!
X