Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.294 views

Pawai Damai, Upaya Salah Kaprah Untuk Ciptakan Perdamaian di Ambon

AMBON, MALUKU (voa-islam.com) - Kota Ambon, Maluku, yang dalam empat bulan terakhir ini sering dilanda konflik yang melibatkan dua komunitas, Muslim dan Kristen tidak juga kunjung aman. Kejadian sekecil apapun akan menyulut kembali bibit-bibit permusuhan yang memang sudah tertanam sejak lama.

Bentrokkan massa yang kerap terjadi tidak jarang memakan korban jiwa dan harta benda. Kerusuhan dalam skala besar yang mungkin bisa terjadi masih tetap menghantui masyarakat. Hal tersebut semakin diperparah dengan banyaknya teror dan provokasi yang dilakukan oleh pihak Kristen untuk kembali menyulut api peperangan dengan kaum Muslimin.

Tidak adanya upaya yang serius dan tepat dari aparat keamanan dan pemerintah setempat telah menciptakan api dalam sekam di tengah-tengah masyarakat, sehingga sangat besar kemungkinan peristiwa bentrokkan antara dua komunitas tersebut akan terulang kembali.

Berbagai upaya dari aparat keamanan dan pemerintah daerah selama ini tidak pernah efektif untuk menghentikan konflik karena tidak pernah menyentuh pada akar permasalahan dan tidak komperehensif.

Salah satu upaya "konyol" yang digagas oleh aparat keamanan dan pemerintah setempat untuk menciptakan perdamaian di Ambon adalah acara yang bertajuk "Pawai Damai" yang dilaksanakan pada Jum'at 30 Desember 2011.

Pada keterangan pers hari Kamis (29/12/2011) Kapolres pulau Ambon dan Pulau Lease AKBP Suhawiryono mengatakan bahwa pawai damai nantinya akan diikuti oleh Walikota Ambon Richard Louhenapesy, Muspida kota Ambon, MUI kota Ambon, GPM (Gereja Protestan Maluku) Sinode Ambon, Keuskupan Amboina, tokoh agama, tokoh pemuda, Kepala Pemuda sekota Ambon, OKP (Organisasi Kepemudaan), ormas dan LSM.

Tujuan dari pawai ini adalah membawa pesan perdamaian melalui spanduk dan himbauan langsung menggunakan mobil dinas Infokom.

Rencananya acara pawai tersebut akan bertolak dari Mapolres pulau Ambon dan pulau Lease pada pukul 15.00 WIT, namun berdasarkan pemantauan Voa-Islam, pawai itu sendiri baru di mulai sekitar pukul 17.45 WIT.

Dilihat dari peserta pawai maka kegiatan yang bertajuk " pawai damai" untuk sebuah hajatan kota dikategorikan sepi dari peminat. Sebab jumlah masyarakat yang terlibat hanya berkisar seratusan orang sedangkan yang lain berasal dari pejabat daerah, anggota TNI dan Polri.

Pesan damai diserukan melalui pengeras suara oleh anggota Polwan dan seorang pegawai pemkot. Himbauan damai juga diserukan melalui spanduk yang diarak menggunakan mobil mengelilingi kota Ambon.

Upaya menciptakan perdamaian dengan kegiatan pawai seperti itu jelas tidak efektif dan terkesan konyol. Karena bagaimana mungkin akan tercipta perdamaian jika pokok persoalan yang menyebabkan konflik tidak diselesaikan secara tuntas.

Seperti telah diketahui oleh masyarakat secara umum bahwa konflik antara warga Muslim dan warga Kristen di kota Ambon jilid 3 berawal dari kasus pembunuhan secara keji terhadap tukang ojek Muslim bernama Darfin Saiman di gunung Nona (kampung Kristen). Kasus pembunuhan ini kemudian direkayasa oleh kepolisian sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal.

Rekayasa inilah yang menyulut kemarahan kaum Muslimin yang berujung pada bentrokkan antara dua komunitas dan berlanjut menjadi kerusuhan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Akibat kerusuhan pada 11 September 2011 tersebut ratusan rumah milik warga Muslim di kampung Waringin hangus terbakar, 8 orang warga Muslim tewas dan seratus orang lebih menderita luka parah.

Peristiwa 11 September ternyata bukan akhir dari konflik di Ambon, sebab setelah itu timbul bentrok-bentrok susulan akibat provokasi yang dilakukan pihak salibis dengan menyerang pemukiman Muslim. Hal ini tentunya memperparah luka kaum Muslimin yang memang belum sembuh.

Karenanya upaya damai apapun ketika tidak menyentuh akar permasalahan dan memenuhi rasa keadilan semua pihak bisa dipastikan hanya akan sia-sia saja. Seharusnya upaya perdamaian dimulai dengan tindakkan penegakkan hukum yang adil dan transparan terhadap para pelaku kerusuhan dan para penggerak massanya.

Polisi harus memulai dengan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Darfin Saiman di Gunung Nona. Kemudian menangkap pelaku penyerangan kampung Muslim Waringin dan para aktor intelektualnya. Polisi juga harus menangkap pelaku penyerangan Jalan Baru dan Kampung Muslim Amaci (Air Mata Cina) yang terjadi pada beberapa pekan lalu.

Para pelaku kerusuhan dari kalangan salibis yang melakukan teror dan penyerangan di beberapa tempat tersebut harus ditindak dan dihukum dengan adil.

Jika aparat keamanan mampu melakukan hal tersebut bersamaan dengan rehabilitasi terhadap para korban kerusuhan, dari berbagai sisi, oleh pemerintah daerah secara komperehensif, barangkali itu akan bisa menjadi solusi untuk menghentikan konflik.

Pawai damai yang telah dilaksanakan pada akhirnya hanya akan seperti menggarami air laut atau laksana menegakkan benang basah. Karena luka yang diderita oleh kaum muslimin yang menjadi korban kerusuhan tidak akan sembuh hanya dengan pawai. (AF)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Panduan SEO Lengkap: SEO Linking Guide

Panduan komprehensif tentang teknik SEO ninja dan penjelasan menyeluruh tentang SEO, plus bonus Ultimate On Page & Link Building Manual. Agar website anda jadi no.1 di Google.
http://produk.syamsulalam.net/sl/seo-linking-guide/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Bayi Nabil Mujahid Sudah Sehat, Donasi Rp 12 Juta Sudah Disalurkan

Bayi Nabil Mujahid Sudah Sehat, Donasi Rp 12 Juta Sudah Disalurkan

Setelah dirawat inap sepuluh hari, bayi Nabil Mujahid diizinkan pulang karena sudah sehat. Biaya persalinan dan pengobatan sebesar Rp 12.716.492,- dilunasi dari infaq para donatur IDC...

Ikrimah Anak Mujahid Sembuh dari DBD & Meningitis, Donasi Rp 12 Juta Telah Disalurkan

Ikrimah Anak Mujahid Sembuh dari DBD & Meningitis, Donasi Rp 12 Juta Telah Disalurkan

Setelah opname selama 5 hari, Ikrimah diperbolehkan pulang karena sudah sembuh. Total tagihan Rp 12.876.045,- dilunasi dari infaq donatur IDC....

Cut Masyitah, Ustadzah Muda Menderita Komplikasi Jantung, Ginjal dan Liver. Ayo Bantu!!

Cut Masyitah, Ustadzah Muda Menderita Komplikasi Jantung, Ginjal dan Liver. Ayo Bantu!!

Dai muda asal Aceh ini tidak bisa berdakwah lagi. Ia hanya bisa terbaring di ICU karena komplikasi jantung bocor, gangguan liver dan ginjal. Anak didik dan jamaah merindukan kehadirannya...

Zakat & Infaq Cerdas: Salurkan Zakat dan Infaq untuk Beasiswa Yatim-Dhuafa

Zakat & Infaq Cerdas: Salurkan Zakat dan Infaq untuk Beasiswa Yatim-Dhuafa

Dalam harta yang kita ada hak orang lain. Zakat adalah senyum masa depan fakir miskin. Salurkan zakat, infaq dan sedekah ke program Zakat Cerdas untuk beasiswa Yatim-Dhuafa. Ini bukan zakat biasa!!...

Butuh Biaya Rp 15 Juta, Bayi Nabil Mujahid Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Butuh Biaya Rp 15 Juta, Bayi Nabil Mujahid Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Begitu dilahirkan ke dunia, bayi Nabil Muhammad harus divacum di ruang ICU karena pernafasan tidak normal. Ayahnya adalah aktivis Islam yang berprofesi sebagai buruh pabrik....

Latest News


Must Read!
X