Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
15.091 views

Uskup Panik dengan Pemberitaan Kepala Suku Asmat Besar Masuk Islam

JAKARTA (VoA-Islam) – Pemberitaan syahadatnya “Kepala Suku Besar Asmat Masuk Islam, membuat Pemimpin Gereja Katolik Keuskupan Agats-Asmat, Papua, Mgr Aloysius Murwito OFM, menjadi panik. Atas pemberitaan tersebut, Sang Uskup memberi tanggapan panjang lebar berupa bantahan melalui email Voa-Islam.

Menurut Uskup, yang masuk Islam di Suku Asmat bukanlah Kepala Suku Besar, melainkan hanya warga biasa. Ketika dikonfirmasi, Ustadz Fadzlan Garamatan yang turut mensyahadatkan Umar Abdullah, sang kepala suku, dengan enteng mengatakan, bantahan itu tak perlu ditanggapi.

Berikut ini tanggapan (klarifikasi) dari keuskupan tentang berita “Kepala Suku Besar Asmat Masuk Islam” yang ditujukan Pimpinan Majelis Ulama Islam Asmat dan Kepala Penyelenggara Islam Kantor Kementrian Agama Kab. Asmat di Agats – Asmat:

Menyimak pemberitaan yang dibuat oleh saudara-saudari muslim lewat media maya tentang “Kepala Suku Besar Asmat Masuk Islam” sungguh disayangkan karena tidak benar. Mungkin ada benarnya bahwa ada orang Asmat dari Kampung Per bersama keluarganya sebagaimana diberitakan masuk Islam, tetapi bahwa dia adalah seorang kepala suku besar Asmat sungguh suatu kekeliruan atau kesalahan. Pemberitaan sensasional yang keliru atau salah ini langsung mau pun tidak langsung memiliki dampak religius, sosial dan kultural dalam kehidupan bersama di Asmat.

Menyadari semua itu maka kami sebagai Uskup Keuskupan Agats yang adalah Pemimpin Tertinggi Gereja Keuskupan Agats – Asmat ingin menyampaikan beberapa klarifikasi dan harapan atau himbauan kepada kita semua khususnya MUI Asmat dan Kepala Penyelenggara Islam Kantor Kementrian Agama Kab. Asmat, demi terciptanya kerukunan, toleransi dan persaudaraan sejati dalam hidup bersama di tanah Asmat ini. Semoga klarifikasi dan himbauan ini menjadi masukan dan pertimbangan yang membantu kita semua dalam membangun komunikasi yang lebih benar dan objektif.

Klarifikasi : “Kepala Suku Besar Asmat”

Dalam klarifikasi lainnya, Sang Uskup menulis bantahannya:

- Pengakuan atau gelar Kepala Suku Besar Asmat yang diberikan kepada Sinansius Kayimter (Umar Abdullah Kayimter) tidak benar. Pernyataan atau pemberitaan itu adalah sebuah kebohongan public karena tidak pernah terjadi dan tidak pernah ada dalam kebudayaan suku Asmat sampai dengan saat ini. Gelar kepala suku hanya diberikan, berlaku dan terbatas dalam satu rumpun saja. Kepala suku ini pun bersifat warisan – diturunkan dari leluhur – ayah pada garis lurus dan langsung.

Secara structural adat / budaya Asmat, yang ada dan diakui adalah Kepala Perang dan bukan Kepala Suku apalagi Kepala Suku Besar Asmat. Kepala suku itu ada tetapi bersifat local dan terbatas; artinya tidak diakui dan berlaku untuk seluruh Asmat. Untuk saudara Sinansius, ia adalah warga biasa seperti saudara dan saudari lain yang ditinggal di kampung Peer, Distrik Agats. Dalam struktur social dan budaya/adat, dia tidak memiliki posisi, kedudukan atau pun jabatan (kekuasaan) apa pun. Bahwa media kemudian memberitakan dia sebagai Kepala Suku Besar Asmat, adalah bentuk kebohongan belaka.

- Setelah dicermati dengan saksama dan berdasarkan document resmi gereja Katolik Keuskupan Agats – Asmat, saudara Sinansius Kayimter (Umar Abdullah Kayimter) adalah warga biasa yang lahir di Per tanggal 13 Desember 1962 dan dibaptis dalam Gereja Katolik pada tanggal 31 Januari 1963 di Per oleh Pastor Miller, OSC. Sebagai saksi pembaptisan waktu itu adalah bapak Mikael Apakci. Data kelahiran dan baptisan ini tercatat dalam buku Baptis Paroki Ewer No. LB. IV. 5988, tahun 1963.

Masih dalam bantahan sang Uskup:

- Perlu diketahui pula bahwa dewasa ini masyarakat mengenal yang namanya ketua LMAA (Lembaga Masyarkat Adat Asmat). LMAA ini diakui bersama baik oleh masyarakat adat maupun pemerintah yang diketuai oleh Bapak Yuvensius Alvons Biakai, BA. SH. Jabatan ini ia emban sebelum menjadi bupati sampai sekarang ketika ia dipilih dan menjabat sebagai Bupati Asmat dalam periode kedua berjalan.

- Kami sangat menyesal dan menyayangkan berita yang sensasional itu. Berita ini hemat kami sangat tendensius dan provokatif, dimana dengan mengatakan bahwa Kepala Suku Besar Asmat masuk Islam seolah-olah semua orang Asmat telah masuk atau menjadi islam. Kami mau mengatakan bahwa berita soal Sinansius dan keluarganya menjadi Islam mungkin benar tetapi bahwa dia seorang Kepala Suku Besar Asmat adalah suatu yang tidak benar, tidak objektif dan merupakan suatu kebohongan public yang direkayasa oleh orang tertentu, kelompok tertentu dan media yang memberitakannya.

- Tanpa kita sadari bahwa dampak dari pemberitaan yang tidak objektif ini dapat menciptakan keresahan dan konflik internal – konflik saudara – konflik keluarga antara masyarakat di kampung Per maupun kampung lain yang ada di Asmat ini.

Keuskupan pun memberi himbauan bersama:

- Kami mengharapkan agar pimpinan MUI dan Ketua Penyelenggara Agama Islam di Kantor Kementrian Agama Islam Kab. Asmat bisa meneruskan dan mengklarifikasi berita ini kepada sumber-sumber media on line sebagaimana beberapa Website dan Koran yang telah membuat pemberitaan yang tidak benar itu. Intinya bahwa Sinansius Kayimter (Umar Abdullah Kayimter) yang telah menjadi islam setelah melalui upacara pengukuhan pada tanggal 19 Pebruari 2012 di Masjid Darussalam, Jati Bening – Bekasi, Jawa Barat dengan didampingi oleh ustadz Fadhlan Garamatan dan Imam Masjid Istiqlal – Ali Hanayiah, sesungguhnya bukan Kepala Suku Besar Asmat. Yang bersangkutan hanyalah masyarakat biasa di kampung Per distrik Agats, Kabupaten Asmat.

- Kami meminta kepada saudara-saudari muslimin dan muslimah agar tetap menjaga toleransi, kerukunan dan persaudaraan antara umat beragama dan masyarakat di Asmat dengan menyampaikan, menyiarkan, mengajarkan, memberitakan segala sesuatu dan khususnya berkaitan dengan agama atau iman kepercayaan yang bersentuhan dengan agama atau kepercayaan lain secara objektif dan akurat. Jangan kita hanya menyebarkan berita bersifat isapan jempol, sensasional dan tendensius yang bisa berdampak pada disharmonitas dan konflik sosial di kalangan masyarakat Asmat dan Papua pada umumnya.

- Perlu diketahui dan disadari bersama bahwa semua masyarakat di Asmat telah memiliki iman dan menganut agama atau kepercayaan tertentu (tidak ada yang khafir). Untuk itu mari kita saling menghargai dan mendukung satu sama lain dalam ranah hidup bersama dengan semangat persaudaraan dan toleransi.

Demikian klarifikasi dan himbauan dari kami Uskup Keuskupan Agats (Pemimpin Gereja Katolik Agats-Asmat) semoga dapat menjadi masukan dan pertimbangan bagi kita semua. Atas perhatian dan tanggapan baik dari semua pihak saya sampaikan banyak terima kasih.

Agats, 9 Maret 2012

Hormat kami,

† Mgr. Aloysius Murwito, OFM
Uskup Keuskupan Agats

Seperti itulah bentuk ketakutan (paranoid) Sang Uskup. Tentu saja pemberitaan media Islam tentang masuknya Kepala Suku Besar Asmat itu sangat membuat resah para missionaris di Nuuwar (Papua). Mereka khawatir jika banyak pengikut Kepala Suku Asmat Besar itu akan berbondong-bondong masuk Islam. Allahu Akbar!!

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Ribuan Muslim Rohingya mengungsi ke Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa dari intimidasi rezim dan militer Myanmar yang didukung oleh para teroris biksu radikal Budha....

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Latest News
Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Rabu, 03 Jun 2015 14:19

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Rabu, 03 Jun 2015 14:11

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Rabu, 03 Jun 2015 14:04

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Rabu, 03 Jun 2015 13:38

3 Tahun Tragedi Arakan: Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

3 Tahun Tragedi Arakan: Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 13:17

Ketua MUI Din Syamsuddin Minta ASEAN Tekan Myanmar Soal Rohingya

Ketua MUI Din Syamsuddin Minta ASEAN Tekan Myanmar Soal Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 13:10

Rumah Kos di Sampang Sediakan Penghulu untuk Aktivitas Pelacuran

Rumah Kos di Sampang Sediakan Penghulu untuk Aktivitas Pelacuran

Rabu, 03 Jun 2015 13:01

Presiden Jokowi: Revolusi Mental Tanggung Jawab Masing-Masing

Presiden Jokowi: Revolusi Mental Tanggung Jawab Masing-Masing

Rabu, 03 Jun 2015 12:51

Kenaikan Tarif Listrik PLN Bulan Ini, Hadiah Ramadhan dari Jokowi

Kenaikan Tarif Listrik PLN Bulan Ini, Hadiah Ramadhan dari Jokowi

Rabu, 03 Jun 2015 12:46

Progres 98: Jokowi Itu Mengabdi Kepada Aseng, Bukan Rakyat Indonesia

Progres 98: Jokowi Itu Mengabdi Kepada Aseng, Bukan Rakyat Indonesia

Rabu, 03 Jun 2015 12:40

Jelang Ramadhan Baitul Mal Kota Kumpulkan Keuchik se-Banda Aceh

Jelang Ramadhan Baitul Mal Kota Kumpulkan Keuchik se-Banda Aceh

Rabu, 03 Jun 2015 10:34

Menlu Rusia Lavrov: Menjelang Ajal Rezim Bashar al-Asad

Menlu Rusia Lavrov: Menjelang Ajal Rezim Bashar al-Asad

Rabu, 03 Jun 2015 10:00

Erdogan Berjanji Membebaskan Yerusalem dari Yahudi

Erdogan Berjanji Membebaskan Yerusalem dari Yahudi

Rabu, 03 Jun 2015 08:54

Mengapa Pengadilan Mesir Menunda Keputusan Hukuman Mati Mursi?

Mengapa Pengadilan Mesir Menunda Keputusan Hukuman Mati Mursi?

Rabu, 03 Jun 2015 07:05

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

Selasa, 02 Jun 2015 23:22

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

Selasa, 02 Jun 2015 22:30

Merasa Dibohongi Ahok, Karyawan Transjakarta Mogok Massal

Merasa Dibohongi Ahok, Karyawan Transjakarta Mogok Massal

Selasa, 02 Jun 2015 19:50

Gunakan Gelar Palsu, Wakil Ketua DPR RI Meminta Agar Ijazah Jalaludin Rahmat Dibakar

Gunakan Gelar Palsu, Wakil Ketua DPR RI Meminta Agar Ijazah Jalaludin Rahmat Dibakar

Selasa, 02 Jun 2015 17:30

Pemimpin JI Tawarkan Hadiah 1 Miliar Rupee untuk Penangkapan PM India Narendra Modi

Pemimpin JI Tawarkan Hadiah 1 Miliar Rupee untuk Penangkapan PM India Narendra Modi

Selasa, 02 Jun 2015 17:05

Laporan BBC: Etnis Rohingya Diperkosa, Disiksa, & Dibunuh

Laporan BBC: Etnis Rohingya Diperkosa, Disiksa, & Dibunuh

Selasa, 02 Jun 2015 16:55



Must Read!
X