Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.976 views

MIUMI Bongkar Habis Paham Sesat Syiah di Kantor MUI Pusat

JAKARTA (VoA-Islam) – Dalam pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Selasa (27/3) kemarin, MIUMI menyerahkan kumpulan dokumen bukti-bukti kesesatan Syiah yang berjudul “Syiah Memecah Belah, Mencerca Sahabat dan Mencaci Istri Nabi: Himpunan Fatwa dan pernyataan Ulama Indonesia.”

Delegasi dari MIUMI, Ustadz Farid Ahmad Okbah di dihadapan sejumlah petinggi MUI, menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan Syiah di Indonesia dan kesesatan ajarannya. Dalam dokumen yang diserahkan ke MUI itu juga terdapat kumpulan fatwa-fatwa ulama Ahlus Sunnah, seperti Fatwa MUI Jawa Timur. Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari, Habib Salim bin Jindan dan sebagainya.

“Melihat awal perkembangan Syiah di Indonesia, pertama kali muncul dari Bangil, Madura, Jawa Timur.  Saya sendiri orang Bangil. Kita mengetahui, dalam menyebarkan paham Syiah di Indonesia, para penggeraknya berdalih menggalang persaudaran diantara umat Islam, namun didalamnya mengandung visi-misi Syiah. Jika dulu dilakukan secara sembunyi-sembunyi, kini mulai terang-terangan, contohnya seperti YAPI di Jawa Timur yang dikenal sebagai pusat dakwah dan kaderisasi Syiah,” ujar Ustadz Farid menjelaskan.  

Tak dipungkiri, untuk menciptakan kader ulama Syiah, mereke mengutus kadernya untuk belajar ke Syiria, Irak dan Iran, termasuk ke Bangil, Jawa Timur. Ketahuilah, suara ukhuwah Islamiyah adalah kaum Syiah untuk menggalang dukungan dari umat Islam Ahli Sunnah. Sebagai contoh,  tulisan Haidar Bagir di harian Republika yang berjudul “Menuju Persatuan umat”. Tulisan Haidar Bagir pun mendapat tanggapan dari Fahmi Salim dan Prof Baharun di harian yang sama. Dengan licik, Haidar Bagir memasang iklan Yayasan Muslim Islam Bersatu sebagai bentuk propaganda terselubung.

Menurut Ustadz Farid, perkembangah Syiah di Indonesia telah dikukuhkan oleh oleh Gus Dur pada tahun 2000 dengan berdirinya IJABI (Ikatan Jamaah Ahlu Bait Indonesia). Kata Gus Dur, Syiah itu seperti wanita hamil, yang kini telah lahir sebagai ormas resmi kaum Syiah.

Kemudian tahun 2011, pemerintahan SBY juga mengakui keberadaan ABI (Ahlu Bait Indonesia), dimana Departemen Dalam negeri telah menerima ABI sebagai ormas baru kaum Syiah. Kini, sudah ada dua ormas Syiah: IJABI dan ABI. Meski keduanya, dikabarkan, telah berseberangan pendapat.

Lebih lanjut, Ustadz Farid Ahmad Okbah mengatakan, Syiah memiliki masalah, dari sisi ajaran dan landasan pokok yang menyimpang. Ustadz Farid lalu menunjukkan beberapa buah buku dan kitab yang ditulis oleh ulama Syiah itu sendiri. Kitab-kitab itu jelas-jelas berisi kecaman terhadap sahabat dan istri Nabi Saw. Kitab-kitab itulah yang juga menjadi rujukan pengikut Syiah di Indonesia.  Diantara buku itu, ada pernyataan ulama Syiah (Tadzkiri), agar kaum Syiah  jangan melakukan Syiahisasi di Indonesia, tapi itu dilanggar oleh pengikutnya.

“Syiah itu ada dua arus besar, yakni: Al-Akhbariyun (ekstrimis Syiah di Bahrain) dan Ushuliyyun (di Iran, Irak, Indonesia). Kini gerakan Syiah di Indonesia telah menyebarkan ajarannya lewat buku yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesa. Saat Pameran Islamic Book Fair (IBF) lalu, diperkirakan ada 800 judul buku lebih, buku-buku Syiah yang beredar di tengah masyarakat. Ini menunjukkan, telah terjadi gerakan Syiah yang luar biasa.

Bahaya Syiah

Yang mencemaskan Ustadz Farid adalah ternyata gerakan Syiah bukan hanya sebatas pemikiran atau lewat buku, tapi telah menggunakan media-media pemerintah. Di Bandung, pernah diadakan bedah Syiah, dimana Prof  Mohammad Baharun menjadi narasumbernya. Ketika itu, panitia yang menyelenggarakan bedah Syiah sempat mendapat tekanan dari polisi atas permintaan dari IJABI yang ingin cara tersebut dibubarkan. Yang jelas, hal sepert ini terjadi di banyak tempat.

“Padahal kita ingin membentengi akidah umat Islam dari pengaruh buruk Syiah, tapi mereka melakukan intervensi yang luar biasa,” tandasnya.

Kita bisa lihat Peristiwa Sampang di Jawa Timur, ketika masyarakat awam sampai membakar pusat Syiah yang didirikan Tajul Muluk. Kini, aparat setempat telah menjadikan Tajul Muluk sebagai tersangka, meski ia meminta penangguhan tahanan. Aparat daerah di Jatim sudah menyadarai, bahwa sumber masalah justru ada di pihak Syiah,.“Tapi oleh Syiah sendiri diplintir beritanya, seolah Ahli Sunnah itu represif dan jahat.”

Hal yang harus diwaspadai, kata Ustadz Farid, kini mulai banyak anak muda Indonesia yang dicuci otaknya oleh pemahaman Syiah.  Bayangkan, sudah ratusan yayasan  Syiah ada di negeri ini, bahkan mereka membentuk lembaga advokasi, (LBH Universaliyah). Ini menunjukkan Syiah sudah menggurita. “Karena itu, kita harus melakukan langkah kongkrit. Mengingat gerakan Syiah di daerah semakin masif, yang dilakukan oleh gerakan Syiah yang militan dan terdidik.Ini menjadi tantangan dakwah kita semua."

Melalui pertemuan MIUMI dengan MUI ini, diharapkan menjadi titik awal persatuan Ahlus Sunnah Indonesia dalam menghadapi gerakan Syiah. Sadarilah, yang menjadi korbannya  adalah warga NU dan Muhammadiyah. Bukan kita yang agresif, tapi Syiah yang agresif.

Corong DMI Dimanfaatkan Syiah

Farid Ahmad Okbah juga menyesalkan, DMI yang jelas-jelas Sunni, telah kecolongan dan kesusupan gerakan Syiah. Melihat media internal DMI Tabloid Jumat dalam beberapa edisi, penyusup Syiah itu jelas-jelas menjadikan Tabloid Jumat sebagai corong Syiah.

“Corong Ahlus Sunnah Wal Jamaah pun dijadikan Corong Syiah atas nama ukhuwah. Bahkan ada oknum DMI yang bekerjasama IJABI dengan membentuk Muhsin, dimana Jalaluddin Rahmat sebagai perintisnya. Padahal, Ketua Umum DMI menyatakan penolakannya terhadap Syiah,” kata Ustadz Farid.

Gerakan Syiah juga menggalang kekuatan Ahlu Sunnah di Masjid Sunni al Azhar Kalimalang, dengan cara  membagikan buletin Jum’atan. “Kita harus beraksi, mereka sudah sangat kurang ajar, menggunakan argumentrasi Ahlu Sunnah untuk membenarkan Syiah, padahal mereka tidak yakin dengan Sunnah. Kalau ingin merumuskan Syiah, silahkan menggunnakan kitab-kitab Syiah, jangan gunakan atau mengacak-acak sumber Ahlu Sunnah untuk membenarkan Syiah, ini menyesatkan orang di internet dan media, sangat tidak fair.”

MIUMI mengetahui,  tanggal 20 Februari 2011 lalu, MUI Pusat kedatangan tamu dari Iran. “Saya diundang oleh pengurus MUI. Saat itu saya tunjukkan data, bahwa ulama sunni di Iran di penjara dan ditekan. Bahkan, ada penghancuran masjid Sunni di Mashad oleh Pemerintah Iran.

Farid sangat menyesalkan setiap ulama Sunni yang membela Sunni akan dituduh pemecah belah umat, wahabi dan agen zionis.Termasuk dirinya yang difitnah pemecah belah umat dan agen zionis. Seorang Sunni Yusuf Qaradahwi yang mendambakan ukhuwah Islamiyah, kini mulai kecewa dengan Syiah. “Bahkan MIUMI terkena getahnya. MIUMI dikatakan sesat menyesatkan oleh sebuah blog milik Syiah.”

MIUMI sangat mendukung Fatwa MUI Jatim yang telah mengeluarkan fatwa sesat Syiah. Dan MIUMI juga mendorong MUI Pusat untuk mengeluarkan fatwa sesat Syiah seperti halnya Fatwa MUI Jatim. “Kita tidak ingin Indonesia seperti yang terjadi di Yaman, Bahrain, Pakistam, Irak, Syiria, dimana Syiah akan melakukan makar yang luar biasa.” Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Dubes Arab Saudi Kunjungi PP Muhammadiyah Jajaki Kerjasama Baru

Dubes Arab Saudi Kunjungi PP Muhammadiyah Jajaki Kerjasama Baru

Selasa, 18 Jun 2019 21:33

Anies Baswedan Bawa Jakarta Turun Peringkat sebagai Kota Termacet

Anies Baswedan Bawa Jakarta Turun Peringkat sebagai Kota Termacet

Selasa, 18 Jun 2019 20:42

Ada Sanksi Seumur Hidup untuk Wasit, Adakah Sanksi untuk Hakim?

Ada Sanksi Seumur Hidup untuk Wasit, Adakah Sanksi untuk Hakim?

Selasa, 18 Jun 2019 19:59

MK Netral?

MK Netral?

Selasa, 18 Jun 2019 19:55

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Selasa, 18 Jun 2019 17:56

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Selasa, 18 Jun 2019 17:08

Diskualifikasi

Diskualifikasi

Selasa, 18 Jun 2019 16:50

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Selasa, 18 Jun 2019 16:00

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Selasa, 18 Jun 2019 15:58

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Selasa, 18 Jun 2019 15:06

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

Selasa, 18 Jun 2019 14:49

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Selasa, 18 Jun 2019 14:13

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Selasa, 18 Jun 2019 10:54

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Selasa, 18 Jun 2019 10:41

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Selasa, 18 Jun 2019 08:50

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Selasa, 18 Jun 2019 08:16

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Selasa, 18 Jun 2019 07:47

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Selasa, 18 Jun 2019 07:36


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X