Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.660 views

Ganti RUU Kesetaraan Gender dengan RUU Keluarga Sakinah

JAKARTA (VoA-Islam) – Daripada bergelimang ketidakpastian dan dosa, mengapa pemerintah dan DPR tidak mengajukan saja “RUU Keluarga Sakinah” yang jelas-jelas mengacu kepada nilai-nilai Islam? Buat apa RUU Gender diajukan dan dibahas? RUU Kesetaraan Gender hanya akan membesar-besarkan masalah, dan lebih menambah masalah baru. Belum lagi jika RUU ini melanggar aturan Allah Swt, pasti akan mendatangkan kemurkaan Allah.

Demikian dikatakan Adian Husaini dalam makalahnya saat Tabligh Akbar “Menolak RUU Gender Liberal” di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Ahad (8/4) lalu.

Jika RUU Gender ini menjadi UU dan memiliki kekuatan hukum yang tetap, maka akan menimbulkan penindasan yang sangat kejam kepada umat Islam – atau agama lain—yang menjalankan konsep agamanya, yang kebetulan berbeda dengan konsep Kesetaraan Gender.

Salah satu alasan kenapa umat Islam harus menolak RUU Kesetaraan Gender adalah RUU ini sangat western-oriented (Orientasi Barat). Para pegiat kesetaraan gender yang diusung kaum liberal ini berpikir, bahwa apa yang mereka terima dari Barat, termasuk konsep gender WHO dan UNDP, harus ditelan begitu saja, karena bersifat universal.

“Mereka kurang kritis dalam melihat fakta sejarah perempuan di Barat dan lahirnya gerakan feminisme serta kesetaraan gender yang berakar pada “trauma sejarah” penindasan perempuan di era Yunani Kuno dan era dominasi Kristen abad pertengahan,” tulisWakil Ketua MIUMI, Adian Husaini dalam makalahnya yang berjudul ‘Mengapa Kita Menolak RUU Kesetaraan Gender’.

Bukalah mata lebar-lebar, betapa konsep-konsep kehidupan di Barat cenderung bersifat ekstrim. Dulu, Barat menindas perempuan sebebas-bebasnya. Sekarang, mereka membebaskan perempuan sebebas-bebasnya. Dulu, Barat menerapkan hukuman gergaji hidup-hidup bagi pelaku homoseksual. Kini, mereka berikan hak seluas-luasnya bagi kaum homo dan lesbi untuk menikah, bahkan memimpin gereja.

Kata Adian, lihatlah kini konsep keluarga ala kesetaraan gender yang memberikan kebebasan dan kesetaraan secara total, antara laki-laki dan perempuan telah berujung kepada problematika social yang sangat pelik. Di Jerman, tahun 2004, sebuah survei menunjukkan, pertumbuhan penduduknya minus 1,9. Jadi, bayi yang lahir lebih sedikit daripada jumlah yang mati.

Peradaban Barat memandang perempuan sebagai makluk individual. Sementara Islam meletakkan perempuan sebagai bagian dari keluarga. Karena itulah, dalam Islam ada konsep perwalian. Saat menikah, wali si perempuan yang menikahkan; bukan perempuan yang menikahkan dirinya sendiri. Ini satu bentuk penyerahan tanggungjawab kepada suami.

Di Barat, konsep semacam ini tidak dikenal. Karena itu janga heran, jika para pegiat gender biasanya sangat aktif menyoal konsep perwalian ini. Sampai-sampai ada yang menyatakan bahwa dalam pernikahan Islam, yang menikah adalah antara laki-laki (wali) dengan laki-laki (mempelai laki-laki).   

RUU Sekuler

Adapun RUU Gender cenderung sangat sekuler. RUU ini membuang dimensi akhirat dan dimensi ibadah dalam interaksi antara laki-laki dan perempuan. Peradaban sekuler tidak memiliki konsep tanggungjawab akhirat. Dimensi “akhirat” inilah yang hilang dalam berbagai pemikiran tentang gender.

Tak dipungkiri, penyebaran paham “kesetaraan gender” saat ini telah menjadi program unggulan dalam proyek liberalisasi Islam di Indonesia. Banyak organisasi Islam yang memanfaatkan dana-dana bantuan sejumlah LSM Barat untuk menggarap perempuan-perempuan muslimah agar memiliki paham kesetaraan gender ini.

Perempuan muslimah kini didorong untuk berebut dengan laki-laki di lahan publik, dalam semua bidang. Mereka diberikan angan-angan kosong, seolah-olah mereka akan bahagia jika mampu bersaing dengan laki-laki.

Ke depan, tuntutan semacam ini mungkin akan terus bertambah, di berbagai bidang kehidupan. Sesuai dengan tuntutan pelaksanaan konsep Human Development Index (HDI), wanita dituntut berperan aktif dalam pembangunan, dengan cara terjun ke berbagai sector publik.

Seorang wanita yang tekun dan serius menjalankan kegiatannya sebagai ibu rumah tangga, mendidik anak-anaknya dengan baik, tidak dimasukkan ke dalam kategori ‘berpartisipasi dalam pembangunan’. Tentu konsep ini sangat aneh dalam perspektif Islam dan nilai-nilai tradisi yang sudah dipengaruhi Islam.

Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Presiden Farmajo Bersumpah Tingkatkan Perang Melawan Al-Shabaab Setelah Pemboman di Mogadishu

Presiden Farmajo Bersumpah Tingkatkan Perang Melawan Al-Shabaab Setelah Pemboman di Mogadishu

Kamis, 19 Oct 2017 08:45

LGBT, Perusak Generasi!

LGBT, Perusak Generasi!

Kamis, 19 Oct 2017 08:08

Anthony Leong: Megawati dan Jokowi Pernah Sebut Pribumi, Giliran Anies yang Sebut Langsung Reaksi

Anthony Leong: Megawati dan Jokowi Pernah Sebut Pribumi, Giliran Anies yang Sebut Langsung Reaksi

Kamis, 19 Oct 2017 07:23

Pejabat Kuwait Usir Delegasi Israel dari Konferensi Antar Parlemen Dunia di St. Petersburg

Pejabat Kuwait Usir Delegasi Israel dari Konferensi Antar Parlemen Dunia di St. Petersburg

Kamis, 19 Oct 2017 06:45

Tim Pemenangan Ingatkan Anies-Sandi Segera Tunaikan Janji Hentikan Reklamasi Teluk Jakarta

Tim Pemenangan Ingatkan Anies-Sandi Segera Tunaikan Janji Hentikan Reklamasi Teluk Jakarta

Kamis, 19 Oct 2017 06:38

Gaul Sehat, Anti Maksiat

Gaul Sehat, Anti Maksiat

Rabu, 18 Oct 2017 23:01

Wasekjen MUI: Pribumi adalah Kenyataan Hidup yang Tidak Bisa Diingkari

Wasekjen MUI: Pribumi adalah Kenyataan Hidup yang Tidak Bisa Diingkari

Rabu, 18 Oct 2017 22:25

Tasykil Lembaga Beladiri Persis Shurulkhan Resmi Dilantik

Tasykil Lembaga Beladiri Persis Shurulkhan Resmi Dilantik

Rabu, 18 Oct 2017 22:03

Partai Pemihak Rakyat Masih Langka

Partai Pemihak Rakyat Masih Langka

Rabu, 18 Oct 2017 21:45

Ranjau Darat Islamic State Tewaskan Jendral Kejam Rezim Assad Issam Zahraadine

Ranjau Darat Islamic State Tewaskan Jendral Kejam Rezim Assad Issam Zahraadine

Rabu, 18 Oct 2017 21:02

Soal Reklamasi, Dahnil: Polisi dan TNI harus Tegas, Jangan Sampai jadi Centeng Korporasi

Soal Reklamasi, Dahnil: Polisi dan TNI harus Tegas, Jangan Sampai jadi Centeng Korporasi

Rabu, 18 Oct 2017 20:25

Pelaku Pemboman yang Menyebabkan Lebih 300 Orang di Mogadishu Mantan Tentara Somalia

Pelaku Pemboman yang Menyebabkan Lebih 300 Orang di Mogadishu Mantan Tentara Somalia

Rabu, 18 Oct 2017 20:01

Aa Gym: Bisnis Untung Itu Adalah Bisnis yang Menguatkan Iman

Aa Gym: Bisnis Untung Itu Adalah Bisnis yang Menguatkan Iman

Rabu, 18 Oct 2017 18:28

Mantan Jubir Gusdur: Ada Upaya Pemusnahan Kosakata Pribumi

Mantan Jubir Gusdur: Ada Upaya Pemusnahan Kosakata Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 18:25

Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

Rabu, 18 Oct 2017 17:50

Sebut Pribumi, justru Menteri Ini Berpotensi Bertentangan dengan Inpres 26/98

Sebut Pribumi, justru Menteri Ini Berpotensi Bertentangan dengan Inpres 26/98

Rabu, 18 Oct 2017 16:25

Mudahkan Kerja Polisi, Unsyiah Buat Robot Terbang untuk Deteksi Ganja

Mudahkan Kerja Polisi, Unsyiah Buat Robot Terbang untuk Deteksi Ganja

Rabu, 18 Oct 2017 14:50

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 14:25

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Rabu, 18 Oct 2017 14:15

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Rabu, 18 Oct 2017 14:12


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X