Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.833 views

MUI Pusat dan Pemerintah Harus Cepat Tanggap Soal Sekte Sesat Gafatar

JAKARTA (voa-islam.com) - Keberadaan aliran sesat yang berlindung di balik legalitas ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sangat meresahkan umat Islam. Apalagi dengan berkedok kegiatan sosial, budaya dan pendidikan Gafatar sudah masuk ke berbagai daerah dari mulai Aceh hingga Papua. Tentu saja hal ini sangat mengancam ‘aqidah umat Islam.

Wakil Ketua Komisi Dakwah Khusus MUI Pusat ustadz Abu Deedat Syihab, MH mengatakan bahwa ia telah  menyampaikan sepak terjang aliran sesat Gafatar yang awalnya bernama Komar (Komunitas Millah Abraham) kepada ketua MUI Pusat KH. Ma’ruf Amin.

“Saya sudah menyampaikan ke KH. Ma’ruf Amin tentang perubahan nama itu,” tuturnya kepada voa-islam.com, Senin (9/4/2012).

Ustadz Abu Deedat juga menyayangkan adanya tokoh budayawan seperti Taufik Abdullah dan juga artis Ray Sahetapy yang turut hadir saat pendeklarasian Gafatar di Gedung Niaga Jakarta Inernational Expo (JIE), Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (21/01/2012)

“ada juga tokoh-tokoh dan artis-artis yang ikut di dalamnya karena mereka tidak paham mungkin. Di antara mereka ada Taufik Ismail dan Ray Sahetapy,” ujar da’i yang aktif sebagai Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bekasi ini.

Untuk menutupi kesesatan Gafatar nama Nabi Palsu Ahmad Mushoddeq tidak ditampilkan sebab saat ini Mushoddeq memang bukan lagi sekedar Nabi  atau Rasul tapi sebagai Mesias. Adapun pernyataan taubat Mushoddeq Jum’at (9/11/2007) beberapa tahun yang lalu adalah dusta belaka, sebab dalam deklarasi Komunitas Millah Abraham (Komar) di Bandung nama Nabi Palsu pensiunan PNS ini masih ada.

“Posisi Mushoddeq sudah Mesias sekarang bukan lagi Rasul, meskipun sekarang tidak ditimbulkan waktu deklarasi Komar di Bandung itu ada nama dia. Jadi pernyataan bahwa dia sudah taubat dulu itu bohong, cuma Said Aqil Siradj saja yang mau dibohongi, wong dia (Mushoddeq) yang jadi Rasulnya mana mau taubat,” ungkap pakar kristologi ini.

Ustadz Abu Deedat juga berharap MUI Pusat bisa menindaklanjuti laporan yang telah ia sampaikan tentang kesesatan Gafatar. Ia pun menilai strategi Gafatar membentuk sebuah ormas sebagai tameng mengikuti pola Ahmadiyah agar seolah sah menyebarkan ajarannya.

“Strategi ini sepertinya mengikuti Ahmadiyah untuk memiliki legalitas dan seolah sudah sah menjadi ormas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bentuk kesesatan Gafatar di antaranya tidak mewajibkan shalat dan mengganti ibadah haji cukup dengan kongres yang mereka lakukan.

“Mereka tidak mewajibkan shalat, tidak ada shalat Jum’at termasuk ibadah haji, kalau mereka mengadakan kongres itulah ibadah haji mereka,” imbuhnya.

Di akhir wawancara ustadz Abu Deedat mengimbau, melihat ormas Gafatar sudah masuk ke berbagai daerah, umat Islam hendaknya mencermati keberadaan Gafatar ini, selain itu ia juga meminta aparat pemerintah bisa cepat tanggap menangani aliran sesat tersebut jika tidak ingin ada gesekan di tengah masyarakat.

“Jadi umat harus mencermati bahwa itu adalah aliran sesat seperti sebelumnya (Al Qiyadah dan Komar) hanya ganti nama saja. Sampai saat ini diperkirakan sudah ada 24 DPD Gafatar yang tersebar di Indonesia, pemerintah harus cepat tanggap menangani masalah ini jika tidak ingin ada gesekan dikemudian hari,” tutupnya. [Ahmed Widad]   

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Keputusan masuk Islam disusul ujian yang bertubi-tubi: fitnah, pengasingan, intimidasi, penculikan, dan penodaan kehormatan. Setitik pun ia tak menyesali keputusan jadi muallaf....

Latest News


Must Read!
X