Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.252 views

Polisi Mandul, Geng Motor 'Berpita Kuning' Sapu Bersih Jakarta

JAKARTA (VoA-Islam) – Indonesia Police Watch (IPW) menilai lambannya polisi dalam menangani geng motor di Jakarta, disebabkan sejumlah faktor. "Banyak anak pejabat yang tergabung di dalamnya. Namun, polisi enggan menertibkan mereka secara tuntas," kata Neta

Menurut Neta, rangkaian aksi geng motor 'pita kuning' itu, bermula dari adanya balapan liar di sejumlah lokasi di Jakarta. Namun ini dibiarkan. "Sehingga mereka semakin brutal dan terjadilah aksi anarkis oleh geng motor yang berujung tewasnya seorang anggota TNI (AL),” ungkap Ketua Presidium IPW Neta S Pane.

Neta mengatakan, seharusnya polisi bertindak sejak mengetahui ada anggota TNI yang tewas. "Ada dugaan geng motor tersebut sakit hati dan ingin membalas dendam atas kematian rekannya. Ini terjadi karena lambatnya polisi dalam menangani kasus tersebut, ini yang seharusnya menjadi pelajaran buat Polda Metro Jaya. Polisi juga harus berkoordinasi dengan TNI untuk mencegah aksi balas dendam," pungkas Neta

Aksi geng motor 'pita kuning' yang terjadi di Jakarta, Jumat dini hari menunjukkan adanya kesan polisi enggan memberantas geng motor. Pasalnya, aksi kekerasan tersebut merupakan buntut dari rangkaian peristiwa aksi geng motor sebelumnya. Namun polisi lamban menindak dan seolah-olah membiarkan geng motor tumbuh di Jakarta.

Deretan Kekerasan

Sebelumnya, salah satu kelompok motor mengamuk dan mengeroyok seorang pengendara motor di Jalan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (7/4) dinihari. Aksi pengeroyokan menewaskan Soleh, 17, dan melukai tiga rekannya, yakni: Zaenal (19), Reza (16) dan Ardian (19). Mereka dikeroyok usai menonton balapan liar.

Kekerasan anggota geng motor terhadap kelompok lainnya kembali terjadi di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8 April 2012). Para pelaku mengeroyok lima orang dan membakar sepeda motor Yamaha Cripton bernomor polisi B-3186-PX. Kelima korban yang mengalami luka tusuk senjata tajam, yakni Muhammad Syarif, Mul, Fajri, Caesar dan Reza Palupi.

Terkait tewasnya Anggota TNI-AL, Klasi Arifin, yang dikeroyok anggota geng motor di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan TNI-AL untuk mengusut kasus tersebut. 

"Kami sudah koordinasi dengan TNI-AL agar sama-sama melakukan penyidikan dan penelusuran. Sekarang sedang berjalan," Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (11/4).

Polisi hingga saat ini masih ragu untuk menindak tegas pelaku kekerasan yang dilakukan geng motor ‘pita kuning’ yang melakukan tindak kekerasan di sejumlah wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Titik Rawan

Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Budiyanto menyebut untuk di Jakarta pusat yang sering digunakan yakni di kawasan Jalan Benyamin Sueb- Kemayoran, Jalan Pramuka, Jalan Asia Afrika, dan Jalan KH Mas Mansyur.

Sementara, di Jakarta Utara, lokasi yang rawan adalah Kawasan Danau Sunter. Sedangkan di Jakarta Barat, berlokasi di Jalan Raya Panjang dan Cengkareng. "Jakarta Timur ada di Kawasan Taman Mini serta Duren Sawit. Jakarta Selatan di Jalan TB Simatupang. Ini kawasan paling rawan yang kami dapatkan datanya," ujar Budiyanto.

Setiap akhir pekan malam, lanjut dia, kepolisian meningkatkan patroli di lokasi tersebut. Anggota yang sedang piket seperti patroli pengawalan dan penegakan hukum juga diikutsertakan dalam pengamanan yakni sebanyak 20 personel.

"Jika memang terbilang rawan, maka jumlahnya ditambah. Tetapi apabila memang masih terkendali maka personelnya juga tidak terlalu banyak. Polisi akan memberlakukan cara persuasif serta edukatif. Bila dua cara ini tidak digubris maka akan ditilang,” ujarnya. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Rusia Akan Veto Kembali Resolusi Dewan Keamanan PBB untuk Suriah

Rusia Akan Veto Kembali Resolusi Dewan Keamanan PBB untuk Suriah

Sabtu, 25 Feb 2017 15:30

Pengamat Media: Sertifikasi Medsos Berangus Kebebasan Berpendapat

Pengamat Media: Sertifikasi Medsos Berangus Kebebasan Berpendapat

Sabtu, 25 Feb 2017 13:27

20 Tahun Berdakwah, Ketua DDII Jawat Tengah Tutup Usia

20 Tahun Berdakwah, Ketua DDII Jawat Tengah Tutup Usia

Sabtu, 25 Feb 2017 13:22

Polri Disebut Keluar dari Tupoksinya Jika Lakukan Kriminalisasi terhadap Ulama

Polri Disebut Keluar dari Tupoksinya Jika Lakukan Kriminalisasi terhadap Ulama

Sabtu, 25 Feb 2017 13:07

Pilih Ahok Risiko Lebih Besar, Ketua PBNU Lirik Anies-Sandi

Pilih Ahok Risiko Lebih Besar, Ketua PBNU Lirik Anies-Sandi

Sabtu, 25 Feb 2017 12:27

ANNAS PW Prov. Kaltim dan PD Kota Samarinda akan Dikukuhkan

ANNAS PW Prov. Kaltim dan PD Kota Samarinda akan Dikukuhkan

Sabtu, 25 Feb 2017 12:13

Disebut Tersangka, Tuduhan terhadap Adin Armas Dinilai Terlalu Mengada-ada

Disebut Tersangka, Tuduhan terhadap Adin Armas Dinilai Terlalu Mengada-ada

Sabtu, 25 Feb 2017 10:07

Surat Fadli Zon untuk Jokowi: Hentikan Ahok, Hentilkan Kriminalisasi Ulama

Surat Fadli Zon untuk Jokowi: Hentikan Ahok, Hentilkan Kriminalisasi Ulama

Sabtu, 25 Feb 2017 09:27

Inspiration For Muslim Students BKLDK on February

Inspiration For Muslim Students BKLDK on February

Sabtu, 25 Feb 2017 09:11

Mengenang Tragedi Sukamanah Berdarah 25-2-1944 (Asy-Syahid K.H. Zainal Musthafa)

Mengenang Tragedi Sukamanah Berdarah 25-2-1944 (Asy-Syahid K.H. Zainal Musthafa)

Sabtu, 25 Feb 2017 08:53

Ahok Satu Mobil dengan Jokowi, Fadli Zon: Bisa Diartikan Selama Ini Presiden Memberi Perlindungan

Ahok Satu Mobil dengan Jokowi, Fadli Zon: Bisa Diartikan Selama Ini Presiden Memberi Perlindungan

Sabtu, 25 Feb 2017 07:20

Dianggap Bid'ah, Raja Salman Tolak Pukul Bedug Saat Berkunjung ke Masjid Istiqlal

Dianggap Bid'ah, Raja Salman Tolak Pukul Bedug Saat Berkunjung ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 25 Feb 2017 06:09

Gagal ke Putaran Dua Pilgub DKI, Agus Jalani Karir di Bidang Lain, Bukan ke Militer

Gagal ke Putaran Dua Pilgub DKI, Agus Jalani Karir di Bidang Lain, Bukan ke Militer

Jum'at, 24 Feb 2017 23:59

Introspeksi Bersama atas Munculnya Buku Anak Konten Pornografi

Introspeksi Bersama atas Munculnya Buku Anak Konten Pornografi

Jum'at, 24 Feb 2017 23:48

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

Jum'at, 24 Feb 2017 22:09

Ketum PBNU Menjadi Korban Hoax hanya karena Duduk Dekat Ahok

Ketum PBNU Menjadi Korban Hoax hanya karena Duduk Dekat Ahok

Jum'at, 24 Feb 2017 20:09

PWNU Titip Amanah Ubah Jakarta Kepada Anies Baswedan

PWNU Titip Amanah Ubah Jakarta Kepada Anies Baswedan

Jum'at, 24 Feb 2017 20:03

Cina Wajibkan Setiap Mobil di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang Dipasangi Perangkat GPS

Cina Wajibkan Setiap Mobil di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang Dipasangi Perangkat GPS

Jum'at, 24 Feb 2017 20:00

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Jum'at, 24 Feb 2017 18:09

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Jum'at, 24 Feb 2017 16:45


Must Read!
X