Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.724 views

Polisi Mandul, Geng Motor 'Berpita Kuning' Sapu Bersih Jakarta

JAKARTA (VoA-Islam) – Indonesia Police Watch (IPW) menilai lambannya polisi dalam menangani geng motor di Jakarta, disebabkan sejumlah faktor. "Banyak anak pejabat yang tergabung di dalamnya. Namun, polisi enggan menertibkan mereka secara tuntas," kata Neta

Menurut Neta, rangkaian aksi geng motor 'pita kuning' itu, bermula dari adanya balapan liar di sejumlah lokasi di Jakarta. Namun ini dibiarkan. "Sehingga mereka semakin brutal dan terjadilah aksi anarkis oleh geng motor yang berujung tewasnya seorang anggota TNI (AL),” ungkap Ketua Presidium IPW Neta S Pane.

Neta mengatakan, seharusnya polisi bertindak sejak mengetahui ada anggota TNI yang tewas. "Ada dugaan geng motor tersebut sakit hati dan ingin membalas dendam atas kematian rekannya. Ini terjadi karena lambatnya polisi dalam menangani kasus tersebut, ini yang seharusnya menjadi pelajaran buat Polda Metro Jaya. Polisi juga harus berkoordinasi dengan TNI untuk mencegah aksi balas dendam," pungkas Neta

Aksi geng motor 'pita kuning' yang terjadi di Jakarta, Jumat dini hari menunjukkan adanya kesan polisi enggan memberantas geng motor. Pasalnya, aksi kekerasan tersebut merupakan buntut dari rangkaian peristiwa aksi geng motor sebelumnya. Namun polisi lamban menindak dan seolah-olah membiarkan geng motor tumbuh di Jakarta.

Deretan Kekerasan

Sebelumnya, salah satu kelompok motor mengamuk dan mengeroyok seorang pengendara motor di Jalan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (7/4) dinihari. Aksi pengeroyokan menewaskan Soleh, 17, dan melukai tiga rekannya, yakni: Zaenal (19), Reza (16) dan Ardian (19). Mereka dikeroyok usai menonton balapan liar.

Kekerasan anggota geng motor terhadap kelompok lainnya kembali terjadi di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8 April 2012). Para pelaku mengeroyok lima orang dan membakar sepeda motor Yamaha Cripton bernomor polisi B-3186-PX. Kelima korban yang mengalami luka tusuk senjata tajam, yakni Muhammad Syarif, Mul, Fajri, Caesar dan Reza Palupi.

Terkait tewasnya Anggota TNI-AL, Klasi Arifin, yang dikeroyok anggota geng motor di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan TNI-AL untuk mengusut kasus tersebut. 

"Kami sudah koordinasi dengan TNI-AL agar sama-sama melakukan penyidikan dan penelusuran. Sekarang sedang berjalan," Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (11/4).

Polisi hingga saat ini masih ragu untuk menindak tegas pelaku kekerasan yang dilakukan geng motor ‘pita kuning’ yang melakukan tindak kekerasan di sejumlah wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Titik Rawan

Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Budiyanto menyebut untuk di Jakarta pusat yang sering digunakan yakni di kawasan Jalan Benyamin Sueb- Kemayoran, Jalan Pramuka, Jalan Asia Afrika, dan Jalan KH Mas Mansyur.

Sementara, di Jakarta Utara, lokasi yang rawan adalah Kawasan Danau Sunter. Sedangkan di Jakarta Barat, berlokasi di Jalan Raya Panjang dan Cengkareng. "Jakarta Timur ada di Kawasan Taman Mini serta Duren Sawit. Jakarta Selatan di Jalan TB Simatupang. Ini kawasan paling rawan yang kami dapatkan datanya," ujar Budiyanto.

Setiap akhir pekan malam, lanjut dia, kepolisian meningkatkan patroli di lokasi tersebut. Anggota yang sedang piket seperti patroli pengawalan dan penegakan hukum juga diikutsertakan dalam pengamanan yakni sebanyak 20 personel.

"Jika memang terbilang rawan, maka jumlahnya ditambah. Tetapi apabila memang masih terkendali maka personelnya juga tidak terlalu banyak. Polisi akan memberlakukan cara persuasif serta edukatif. Bila dua cara ini tidak digubris maka akan ditilang,” ujarnya. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Panduan SEO Lengkap: SEO Linking Guide

Panduan komprehensif tentang teknik SEO ninja dan penjelasan menyeluruh tentang SEO, plus bonus Ultimate On Page & Link Building Manual. Agar website anda jadi no.1 di Google.
http://produk.syamsulalam.net/sl/seo-linking-guide/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Keputusan masuk Islam disusul ujian yang bertubi-tubi: fitnah, pengasingan, intimidasi, penculikan, dan penodaan kehormatan. Setitik pun ia tak menyesali keputusan jadi muallaf....

Latest News


Must Read!
X