Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.916 views

Mensos Segaf al-Jufri Tak Lagi Diundang SBY

Berulangkali para petingi PKS mengatakan, bahwa Partai PKS sudah tidak memikirkan kursi lagi. PKS memilih rakyat, ungkap Abu Bakar al-Habsy. Keinginannya itu keturutan.

Seperti diberitakan kemarin berlangsung rapat terbatas kabinet, yang dipimpin Presiden SBY,di Istana  Bogor, yang membahas soal bencana diberbagai daerah. Tetapi, Mensos Salim Segaf al-Jufri, yang merupakan pemimpin PKS tak diundang Presiden.

Memang, SBY sudah murka, sejak PKS tidak mendukung kenaikan BBM saat paripurna yang lalu. Meskipun, PKS dalam menetapkan perubahan undang-undang pemilu, bersama dengan Partai Demokrat, yang mendapatkan cemoohan dari anggota DPR dari Fraksi lainnya. Tetapi, tetap tidak melunakkan murkanya SBY. Buktinya Segaf al-Jufri tak diundang di Istana  Bogor.

Sementara itu, Tifatul mengatakan tidak semua menteri diundang dalam ratas. Ia menjelaskan ada dua jenis rapat di pemerintahan, pertama, rapat paripurna yang mengundang jajaran kabinet. Sedangkan, ratas hanya mengundang beberapa menteri.

Ketidakhadiran Salim dalam rapat yang membahas penanganan bencana gempa bumi dan tsunami, sudah diwakili oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono. "Itu ratas (rapat terbatas). Kok (disebut) dicuekin? Ratas nanti aja diundang," ujarnya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/4/2012).

Ia menegaskan hubungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baik-baik saja, meski tidak diundang dalam pertemuan Sekretariat Gabungan (Setgab) belakangan ini. Terakhir, PKS tidak diajak dalam pertemuan Sekretaris Setgab Syarief Hasan di Jakarta, yang membahas Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu).

"Hanya sekali, jangan lebay begitu dong. Yang di rumah Pak Syarif kan bincang-bincang masalah UU Pemilu, buktinya kita sejalan semua di parlemen," kata mantan Presiden PKS ini.

Konon, menurut sumber-sumber yang layak dipercaya, sekarang PKS berusaha agar tidak di depak dari kabinet, dan melakukan pendekatan terhadap Istana. Ini langkah-langkah politik yang dijalankan PKS, yang nampak selalu ambivalen (berkaki dua). Tidak tegas. Menyatakan ingin oposisi, tetapi tidk ingin kehilangan kursi di kementerian yang ini diduduki kader-kader PKS. Opo tumon? (af/ilh)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X