Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.925 views

Mensos Segaf al-Jufri Tak Lagi Diundang SBY

Berulangkali para petingi PKS mengatakan, bahwa Partai PKS sudah tidak memikirkan kursi lagi. PKS memilih rakyat, ungkap Abu Bakar al-Habsy. Keinginannya itu keturutan.

Seperti diberitakan kemarin berlangsung rapat terbatas kabinet, yang dipimpin Presiden SBY,di Istana  Bogor, yang membahas soal bencana diberbagai daerah. Tetapi, Mensos Salim Segaf al-Jufri, yang merupakan pemimpin PKS tak diundang Presiden.

Memang, SBY sudah murka, sejak PKS tidak mendukung kenaikan BBM saat paripurna yang lalu. Meskipun, PKS dalam menetapkan perubahan undang-undang pemilu, bersama dengan Partai Demokrat, yang mendapatkan cemoohan dari anggota DPR dari Fraksi lainnya. Tetapi, tetap tidak melunakkan murkanya SBY. Buktinya Segaf al-Jufri tak diundang di Istana  Bogor.

Sementara itu, Tifatul mengatakan tidak semua menteri diundang dalam ratas. Ia menjelaskan ada dua jenis rapat di pemerintahan, pertama, rapat paripurna yang mengundang jajaran kabinet. Sedangkan, ratas hanya mengundang beberapa menteri.

Ketidakhadiran Salim dalam rapat yang membahas penanganan bencana gempa bumi dan tsunami, sudah diwakili oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono. "Itu ratas (rapat terbatas). Kok (disebut) dicuekin? Ratas nanti aja diundang," ujarnya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/4/2012).

Ia menegaskan hubungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baik-baik saja, meski tidak diundang dalam pertemuan Sekretariat Gabungan (Setgab) belakangan ini. Terakhir, PKS tidak diajak dalam pertemuan Sekretaris Setgab Syarief Hasan di Jakarta, yang membahas Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu).

"Hanya sekali, jangan lebay begitu dong. Yang di rumah Pak Syarif kan bincang-bincang masalah UU Pemilu, buktinya kita sejalan semua di parlemen," kata mantan Presiden PKS ini.

Konon, menurut sumber-sumber yang layak dipercaya, sekarang PKS berusaha agar tidak di depak dari kabinet, dan melakukan pendekatan terhadap Istana. Ini langkah-langkah politik yang dijalankan PKS, yang nampak selalu ambivalen (berkaki dua). Tidak tegas. Menyatakan ingin oposisi, tetapi tidk ingin kehilangan kursi di kementerian yang ini diduduki kader-kader PKS. Opo tumon? (af/ilh)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Karaoke Dekat Masjid Resahkan Masyarakat di Solo Baru

Karaoke Dekat Masjid Resahkan Masyarakat di Solo Baru

Selasa, 21 Apr 2015 23:50

Adityawarman : Indonesia Dikangkangi Amerika dan Cina

Adityawarman : Indonesia Dikangkangi Amerika dan Cina

Selasa, 21 Apr 2015 21:25

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara kepada Mantan Presiden Mursi

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara kepada Mantan Presiden Mursi

Selasa, 21 Apr 2015 18:15

Ikut Cara Hidup dan Dakwah Rasulullah, Negara Barat Bukan Lagi Kiblat Peradaban

Ikut Cara Hidup dan Dakwah Rasulullah, Negara Barat Bukan Lagi Kiblat Peradaban

Selasa, 21 Apr 2015 17:41

Ada Desas Desus Masjid Istiqlal Akan Dipindahkan, Benarkah?

Ada Desas Desus Masjid Istiqlal Akan Dipindahkan, Benarkah?

Selasa, 21 Apr 2015 16:57

Ust. Aris Munandar: Syiah - Komunis adalah Ancaman Tertinggi Negri Ini Bukan ISIS atau Islam Radikal

Ust. Aris Munandar: Syiah - Komunis adalah Ancaman Tertinggi Negri Ini Bukan ISIS atau Islam Radikal

Selasa, 21 Apr 2015 16:45

Dan Kartini Pun Setuju Dipoligami

Dan Kartini Pun Setuju Dipoligami

Selasa, 21 Apr 2015 16:40

Pihak Berwenang AS Tahan 6 Warga Amerika-Somalia yang Dituduh Akan Bergabung dengan IS di Suriah

Pihak Berwenang AS Tahan 6 Warga Amerika-Somalia yang Dituduh Akan Bergabung dengan IS di Suriah

Selasa, 21 Apr 2015 13:30

FSA Gagalkan Serangan Pasukan Assad di Daraa, Tewaskan 15 Tentara Suriah

FSA Gagalkan Serangan Pasukan Assad di Daraa, Tewaskan 15 Tentara Suriah

Selasa, 21 Apr 2015 13:00

Para Tokoh Ikhwan Membangun Perlawanan di Pengasingan Terhadap al-Sisi

Para Tokoh Ikhwan Membangun Perlawanan di Pengasingan Terhadap al-Sisi

Selasa, 21 Apr 2015 11:38

Pemuda Rohingya Penghafal Qur'an : Orang-orang Buddha Bakar Hidup-hidup 25 Muslim Saat Shalat

Pemuda Rohingya Penghafal Qur'an : Orang-orang Buddha Bakar Hidup-hidup 25 Muslim Saat Shalat

Selasa, 21 Apr 2015 10:42

Menlu RI Tegaskan KBRI Sana'a Bukan Target Pemboman Koalisi Saudi

Menlu RI Tegaskan KBRI Sana'a Bukan Target Pemboman Koalisi Saudi

Selasa, 21 Apr 2015 08:45

Kapal Induk AS Masuk  Yaman, dan Dahsyatnya Perang Melawan Syi'ah Houthi

Kapal Induk AS Masuk Yaman, dan Dahsyatnya Perang Melawan Syi'ah Houthi

Selasa, 21 Apr 2015 08:13

Ustadz DR. Mu'inuddinillahi Basri, MA: Syiah Menghancurkan Islam Tanpa Sisa!

Ustadz DR. Mu'inuddinillahi Basri, MA: Syiah Menghancurkan Islam Tanpa Sisa!

Selasa, 21 Apr 2015 07:10

Uni Eropa Menjadikan Laut Mediteranian Kuburan Massal Bagi Imigran

Uni Eropa Menjadikan Laut Mediteranian Kuburan Massal Bagi Imigran

Selasa, 21 Apr 2015 06:59

Cinta Itu Ada di Rasa, Bukan Hanya di Fisik Semata

Cinta Itu Ada di Rasa, Bukan Hanya di Fisik Semata

Senin, 20 Apr 2015 23:47

Agar Tidak Sesat Pikir, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Sholat, Mengaji, dan Senyum

Agar Tidak Sesat Pikir, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Sholat, Mengaji, dan Senyum

Senin, 20 Apr 2015 22:49

Rezim Jokowi Manifestasi Mentalitas Fir'aun

Rezim Jokowi Manifestasi Mentalitas Fir'aun

Senin, 20 Apr 2015 21:28

Saudi Beri Santunan 1 Juta Real pada Keluarga Tentara yang Tewas Selama Perang Lawan Syi'ah Houtsi

Saudi Beri Santunan 1 Juta Real pada Keluarga Tentara yang Tewas Selama Perang Lawan Syi'ah Houtsi

Senin, 20 Apr 2015 18:00

Wakil Komandan Mujahidin Jaisyul Adl Diberitakan Terbunuh di Pakistan

Wakil Komandan Mujahidin Jaisyul Adl Diberitakan Terbunuh di Pakistan

Senin, 20 Apr 2015 17:15



Must Read!
X