Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
30.512 views

Sekelumit Kisah Warga Muslim Ambon, Korban Kebiadaban Kristen RMS

AMBON (voa-islam.com) – Rabu, 25 April 2012 bertepatan dengan Hari Ulang tahun Republik Maluku Selatan (RMS) yang ke 62. Bagi warga Kristen Ambon yang menjadi simpatisan RMS 25 April adalah hari raya bagi mereka. Namun, bagi sebagaian kaum muslimin ketika memasuki tanggal tersebut yang timbul adalah kecemasan akan adanya kerusuhan ataupun konflik horisontal yang menyebabkan jatuhnya korban harta dan jiwa.

Sejarah kelam RMS yang telah membantai kaum muslimin Maluku menjadi catatan tersendiri dalam daftar kejahatan kemanusiaan yang dilakukan RMS.

Peristiwa terbaru yang masih membekas dalam ingatan warga muslim Ambon adalah HUT RMS berdarah pada 25 April 2004. Kala itu simpatisan RMS melakukan pembantaian terhadap kaum Muslimin setelah terlebih dahulu mereka mengadakan upacara bendera memperingati HUT RMS.

Buntut dari upacara peringatan HUT RMS tersebut memicu terjadinya konflik dan kerusuhan di dalam kota Ambon selama satu pekan lebih. Akibatnya puluhan kaum muslimin tewas,  ratusan lainnya luka-luka dan ratusan rumah milik warga muslim hangus dibakar oleh para kader dan simpatisan Kristen RMS.

Peristiwa itu betul-betul dikenang oleh kaum muslimin sebagai sebuah tragedi yang memilukan. Para keluarga korban yang anggota keluarganya tewas dibantai oleh para pengikut RMS delapan tahun silam, hingga saat ini masih merasakan kepiluan dan trauma atas peristiwa tersebut.

Diantara keluarga korban yang berhasil ditemui oleh voa-islam.com di Ambon adalah Ny Salma Lisaholit. Saat itu ia kehilangan anak ketiganya yang bernama Muhammad Haris Samal (21 tahun) yang menjadi korban pembantaian RMS pada 27 April 2004.

Muhammad Haris adalah mahasiswa Universitas Pattimura semester enam, Fakultas Tehnik, tewas terkena tembakan pada bagian rusuk kiri tembus ke rusuk belakang. Haris tewas di daerah Talake ketika bersama-sama dengan kaum muslimin lainnya berjihad menghalau gerombolan RMS yang akan menyerang permukiman Muslim di Talake.

Tembakan sniper RMS yang mengenai rusuk kirinya menyebabkan nyawa Haris tidak tertolong dan meninggal ketika dalam perjalanan menuju Rumah sakit Al Fatah Ambon.

Ny Salma Lisaholit dan putrinya Nona Ijah Samal yang bermukim di desa Batumerah, kecamatan Sirimau kota Ambon menceritakan kesedihan mereka karena kehilangan putranya, Haris delapan tahun yang lalu.

Kesedihan saat peristiwa HUT RMS ternyata bukan yang terakhir,  Ny Salma Lisaholit kembali kehilangan putranya pada tragedi 11 September 2011 lalu. Putra keempatnya yang bernama Ismail Samal alias Boby menjadi korban penembakan pada 12 September 2011 pukul 02.00 WIT saat terjadi kerusuhan di Mardika, Ambon.

Ismail adalah adik dari Haris yang menjadi korban pembantaian RMS pada 2004. Ismail juga mengalami tembakan pada rusuk kirinya yang tembus ke belakang rusuknya yang menyebabkan ia meninggal di tempat sebelum sempat mendapat pertolongan medis.

Keluarga korban pembantaian RMS pada 2004 lainnya yang berhasil ditemui voa-islam.com adalah keluarga Abdul Wahid (69 tahun) yang kehilangan putranya Muhammad Anwar Faishal yang tewas pada 27 April 2004.

Keterangan yang berhasil dihimpun  dari sang ayah menyebutkan bahwa pagi hari tanggal 27 April 2004, anaknya meminta izin untuk berangkat ke tempat kerja. Abdul Wahid sempat mengingatkan anaknya agar tidak pergi ke Batu Gantung (wilayah Kristen tempat terjadinya bentrokkan) karena ketika itu bentrokkan antara massa Islam dan Kristen sebagai buntut perayaan HUT RMS masih terus terjadi.

Sepengetahuan Abdul Wahid, anaknya pergi menuju toko tempatnya bekerja, namun ternyata ia bergabung dengan teman-temannya menuju Batu Gantung untuk berjihad menghadang massa Kristen yang akan menyerang permukiman Muslim di Talake.

Lagi-lagi Anwar terkena tembakan sniper pada bagian mulutnya yang tembus ke belakng kepalanya dan menyebabkan ia meninggal di tempat kejadian tanpa sempat mendapat pertolongan medis.

Abdul Wahid yang masa kecilnya mengalami zaman RMS mengatakan bahwa ia menyaksikan bagaimana kejam dan biadabnya RMS kala itu. Ia menyaksikan ayah kandungnya disiksa dengan keji oleh tentara RMS. Saat itu kampung tempat tinggal Abdul Wahid dibakar oleh RMS karena diketahui penduduknya beragama Islam.

Orang tua lintas zaman yang menyaksikan kebiadaban RMS itu  juga menceritakan bahwa di kampungnya Desa Wakasihu dulu pernah ada tujuh warganya yang dikubur hidup-hidup oleh RMS. Oleh sebab itu mengingatkan bahwa RMS adalah musuh kaum muslimin, karenanya generasi Islam harus waspada terhadap makar RMS, sebab yang menjadi sasaran dari gerakan mereka adalah membantai kaum Muslimin. Maka,  jika ada kaum muslimin yang bergabung atau mendukung RMS maka dia itu munafik.

Dari kisah kebencian RMS yang kerap membantai umat Islam, maka tak heran jika masyarakat muslim Ambon lebih percaya jika RMS sebenarnya bukan Republik Maluku Selatan, namun Republik Maluku Sarani.

Semoga, sederet fakta sejarah kelam kejahatan RMS ini menjadi pelajaran kaum muslimin Maluku agar  senantiasa waspada terhadap setiap makar salibis RMS. [AF]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Jum'at, 24 Feb 2017 18:09

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Jum'at, 24 Feb 2017 16:45

Yusril Ihza Mahendra Bersedia Ditunjuk sebagai Saksi Menguntungkan untuk Habib Rizieq

Yusril Ihza Mahendra Bersedia Ditunjuk sebagai Saksi Menguntungkan untuk Habib Rizieq

Jum'at, 24 Feb 2017 16:09

Aktivis Islam Dikriminalisasi, Din Tantang Polisi Usut Uang Teman Ahok dan Rekening Gendut Polri

Aktivis Islam Dikriminalisasi, Din Tantang Polisi Usut Uang Teman Ahok dan Rekening Gendut Polri

Jum'at, 24 Feb 2017 14:09

Anies Terima Kunjungan Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jakarta di Kediamannya

Anies Terima Kunjungan Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jakarta di Kediamannya

Jum'at, 24 Feb 2017 12:42

Website Dihack, Roy Suryo: Sebelum Keluarkan Pernyataan, KPU Sebaiknya Koreksi

Website Dihack, Roy Suryo: Sebelum Keluarkan Pernyataan, KPU Sebaiknya Koreksi

Jum'at, 24 Feb 2017 12:09

AMM: Penolakan Ahok atas Saksi Ahli Agama, Manuver Tutupi Kelemahan

AMM: Penolakan Ahok atas Saksi Ahli Agama, Manuver Tutupi Kelemahan

Jum'at, 24 Feb 2017 11:39

Bawa 1500 Rombongan dan 25 Pangeran, Raja Salman Investasi 25 Miliar Dollar AS Saat ke Indonesia

Bawa 1500 Rombongan dan 25 Pangeran, Raja Salman Investasi 25 Miliar Dollar AS Saat ke Indonesia

Jum'at, 24 Feb 2017 10:56

Tiga Partai Pendukung Agus-Sylvi Nampak akan Merapat ke Anies-Uno di Putaran Kedua Pilgub DKI

Tiga Partai Pendukung Agus-Sylvi Nampak akan Merapat ke Anies-Uno di Putaran Kedua Pilgub DKI

Jum'at, 24 Feb 2017 10:09

Hampir 900 Warga Sipil Tewas oleh Serangan Udara Pimpinan AS di Suriah Sejak 2014

Hampir 900 Warga Sipil Tewas oleh Serangan Udara Pimpinan AS di Suriah Sejak 2014

Jum'at, 24 Feb 2017 09:00

Status Terdakwa, Politisi PKS: Agar Adil, Ahok Harus Dinonaktifkan sebagai Gubernur

Status Terdakwa, Politisi PKS: Agar Adil, Ahok Harus Dinonaktifkan sebagai Gubernur

Jum'at, 24 Feb 2017 08:09

Pasukan Pemerintah Yaman Gagalkan Seluruh Serangan Balik Pemberontak Syi'ah Houtsi di Mokha

Pasukan Pemerintah Yaman Gagalkan Seluruh Serangan Balik Pemberontak Syi'ah Houtsi di Mokha

Jum'at, 24 Feb 2017 07:30

Kembali Ditemukan Kejanggalan Mengapa Tokoh Islam Diperiksa Polisi hanya karena Dana Sumbangan

Kembali Ditemukan Kejanggalan Mengapa Tokoh Islam Diperiksa Polisi hanya karena Dana Sumbangan

Jum'at, 24 Feb 2017 06:09

Pentingnya Memperteguh Watak Islami di Tengah Banyaknya Ideologi di Dunia

Pentingnya Memperteguh Watak Islami di Tengah Banyaknya Ideologi di Dunia

Kamis, 23 Feb 2017 23:09

Din Syamsuddin: Dunia sedang Hadapi Gangguan Besar,  Salah Satunya Ketidakadilan

Din Syamsuddin: Dunia sedang Hadapi Gangguan Besar, Salah Satunya Ketidakadilan

Kamis, 23 Feb 2017 21:09

Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdulaziz Akan Berkunjung ke Indonesia 1-9 Maret

Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdulaziz Akan Berkunjung ke Indonesia 1-9 Maret

Kamis, 23 Feb 2017 20:55

Serikat Buruh dari Medan Lakukan Aksi Protes dengan Jalan Kaki ke Jakarta

Serikat Buruh dari Medan Lakukan Aksi Protes dengan Jalan Kaki ke Jakarta

Kamis, 23 Feb 2017 19:09

Yuk, Selamatkan Remaja dari Tindak Kriminalitas!

Yuk, Selamatkan Remaja dari Tindak Kriminalitas!

Kamis, 23 Feb 2017 11:56

Taliban Kuasai Sepenuhnya Distrik Shorabak di Selatan Afghanistan

Taliban Kuasai Sepenuhnya Distrik Shorabak di Selatan Afghanistan

Kamis, 23 Feb 2017 11:15

Polri Sebut Ustadz Bactiar Nasir Transfer Dana ke Turki, Tim Advokasi GNPF: Itu Fitnah yang Keji

Polri Sebut Ustadz Bactiar Nasir Transfer Dana ke Turki, Tim Advokasi GNPF: Itu Fitnah yang Keji

Kamis, 23 Feb 2017 11:15


Must Read!
X