Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.793 views

Said Aqil: Penentang Pancasila Tak Boleh Hidup di Negeri ini

JAKARTA (voa-islam.com) - Selasa, (24/4/2012) yang lalu, diselenggarakan pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), periode 2012-2017. Acara yang digelar di Balai Kartini tersebut dihadiri para pengurus PBNU seperti Rais 'Am Syuriyah PBNU KH MA Sahal Mahfudz, Wakil Rais 'Am PBNU KH Mustofa Bisri, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan yang lainnya.

Sementara para undangan lain yang hadir antara lain Ketua DPR RI Marzuki Alie, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo dan mantan Ketua BPK Taufiqurrahman Ruki.

Usai mengukuhkan Ali Masykur Musa sebagai ketua umum ISNU oleh Rais 'Am Syuriyah PBNU KH MA Sahal Mahfudz, tak ketinggalan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj turut menyampaikan taushiyah.

Di sisi lain muncul kekuatan Islam fundamentalis yang melihat pancasila sebagai thaghut dan UUD 45 sebagai UUD sekuler dan kafir dengan ini NU menyarankan siapa saja yang menentang Pancasila dan UUD 45 atau 4 pilar digolongkan menjadi kelompok kriminal bahkan subversif yang tidak boleh hidup di negeri Republik Indonesia

Seperti ditayangkan ulang TVRI, Kamis malam (26/4/2012), diantara isi  taushiyahnya Ketua Umum PBNU tersebut menyatakan bahwa siapa pun yang menentang pancasila dan UUD 45 maka mereka adalah kelompok kriminal yang tak boleh hidup di Indonesia.

“Di sisi lain muncul kekuatan Islam fundamentalis yang melihat pancasila sebagai thaghut dan UUD 45 sebagai UUD sekuler dan kafir dengan ini NU menyarankan siapa saja yang menentang Pancasila dan UUD 45 atau 4 pilar digolongkan menjadi kelompok kriminal bahkan subversif yang tidak boleh hidup di negeri Republik Indonesia,” ujarnya.

Padahal seperti diketahui melalui reformasi 1998, pemberlakukan asas tunggal Pancasila yang begitu banyak memakan korban di era orde baru telah dicabut melalui TAP NO. XVIII/MPR/1998 tentang pencabutan TAP NO. II/MPR/1978.

Sehingga dengan keluarnya TAP MPR ini, maka pudarlah kedudukan Pancasila sebagai asas tunggal dan dengan demikian seluruh organisasi sosial dan politik tidak lagi wajib menjadikan pancasila sebagai satu-satunya asas organisasi. Selain itu UUD 45 pasal 28 juga telah mengatur kebebasan berpendapat. [Ahmed Widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Alhamdulillah, bantuan untuk Ummu Zakiyah, istri mujahid tertawan telah diserahkan dalam bentuk mesin jahit, santunan rutin bulanan dan beasiswa anaknya di pesantren. Semoga bermanfaat untuk...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Alhamdulillah donasi Rp 40.143.000,- sudah disalurkan kepada muallaf Nurul Hutabarat, dimanfaatkan untuk melunasi hutang biaya kuliah dan modal usaha....

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Latest News


Must Read!
X