Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
12.588 views

Marwah Filindo: Bayi Cantik Pertama Keturunan Palestina-Indonesia

GAZA, PALESTINA  (voa-islam.com) – Kebahagiaan tengah menyelimuti pasangan suami istri Abdillah Onim (Relawan MER-C Indonesia di Gaza) dan Rajaa Al Hirthani (seorang Muslimah Gaza) karena baru saja dikaruniai anak pertama.

Kamis (3/5/2012), sekitar pukul 11.50 waktu Gaza tangis seorang bayi memecah keheningan ruangan operasi di RS Asy-Syifa, Gaza City, Jalur Gaza, Palestina. Semua yang hadir menemani proses kelahirannya, khususnya Abdillah Onim, sang ayah berkali-kali mengucap syukur karena anak pertamanya lahir dengan selamat di bumi Syam , Palestina yang diberkahi Allah.

Bayi mungil nan cantik dengan wajah kemerah-merahan itu pun diberi nama Marwah Filindo, bayi pertama keturunan Indonesia-Palestina yang lahir di Gaza.

Selain bangunan RS Indonesia yang akan menjadi bukti silaturahim jangka panjang antara rakyat Indonesia dan Palestina, kelahiran Marwah Filindo juga akan menjadi satu bukti ikatan, hubungan darah yang kuat antara dua negara, Indonesia dan Palestina.

Abdillah Onim adalah seorang relawan MER-C Indonesia yang bertugas di Gaza sejak Juli 2010. Kepergian Abdillah ke Gaza beserta sejumlah relawan MER-C lainnya adalah untuk mengawal proses pembangunan RS Indonesia, amanah dari rakyat Indonesia untuk Palestina.

Ketika tengah menunaikan tugas sebagai relawan di Gaza, pada awal Februari 2011 lalu, Abdillah Onim menemui jodohnya seorang muslimah Gaza, Rajaa Al-Hirthani. Mereka pun resmi menikah pada 17 Februari 2011.

Pernikahan ini merupakan pernikahan pertama antara warga negara Indonesia dan warga negara Palestina di Gaza. Para relawan, relasi dan sejumlah pejabat pemerintahan setempat turut hadir dalam momen pernikahan bersejarah ini.

Pada usia pernikahan kurang dari 2 bulan, Rajaa sempat hamil, namun mengalami keguguran. Tidak berapa lama kemudian Rajaa hamil lagi dan akhirnya kehamilan ini bisa bertahan hingga lahirlah Marwah Filindo di tengah-tengah kondisi Jalur Gaza yang masih memprihatinkan.

Blokade terhadap Jalur Gaza yang masih terus berlangsung. Hal ini mengakibatkan terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sudah berlangsung sejak 5 bulan lalu sampai dengan sekarang.

Hal ini diperparah lagi dengan pemadaman listrik yang tidak menentu. Inilah yang turut dirasakan Abdillah dan para relawan MER-C Indonesia di Gaza yang rata-rata sudah setahun lebih tinggal dan bertugas di Gaza.

Abdillah menuturkan ia sempat diliputi was-was jelang kelahiran anak pertamanya. “Kelahiran anak pertama tentu diselimuti rasa was-was dan kekhawatiran,” tuturnya.

“Apalagi saya pribadi sebagai orang asing yang hidup di negara orang harus ektra hati-hati dan pintar-pintar beradaptasi dengan kebiasaan dan budaya setempat. Terlebih lagi seperti yang kita ketahui bersama bahwa wilayah yang saya diami saat ini, yaitu Jalur Gaza, masih diblokade oleh zionis Isarel,” imbuh pemuda kelahiran Galela, Maluku Utara ini.

Abdillah yang saat ini diamanahi sebagai Ketua MER-C Cabang Gaza juga mengungkapkan bahwa proses kehamilan sampai kelahiran putrinya, Marwah Filindo mengiringi proses pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza.

“Awal kehamilan istriku, Rajaa Al-Hirthani bertepatan dengan dimulainya pembangunan RSI, kini lahirnya anakku Marwah Filindo bertepatan juga dengan selesainya 100 % pembangunan tahap I untuk struktur RS Indonesia, alhamdulillah” ungkapnya penuh syukur. [Widad/MER-C]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X