Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.407 views

Ketika FPI Menjadi Martir & Sasaran Kebencian Kaum Fasik Liberal

JAKARTA (VoA-Islam) – Tak bosan-bosannya kaum liberal melempar stigmatisasi kepada Front Pembela Islam (FPI). Setiap kali ada aksi menghadang kemungkaran, kaum liberal langsung “menunjuk hidung”, seolah hanya FPI satu-satunya yang memerangi kemaksiatan. FPI pun dikebiiri dan didesak terus menerus untuk dibubarkan hingga akar-akarnya. 

Untuk kasus penolakan Lady Gaga misalnya, FPI bukanlah yang pertama menyerukan penolakan atas kehadirannya penyanyi asal Amerika Serikat itu untuk melakukan konser di Indonesia. Sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang budaya KH. Cholil Ridwan telah menyatakan haram menonton pertunjukkan konser pemuja setan itu.

Bukan hanya FPI yang bergerak melakukan penolakan. Tapi ada sejumlah ormas dan komunitas lain yang memiliki sikap yang sama, seperti Forum Umat Islam (FUI), GUMAM, MIUMI, Indonesia Tanpa JIL# dan sebagainya. Menariknya, dalam sebuah polling yang dilakukan TV One,  tentang pertanyaan Setujukan anda polisi melarang konser Lady Gaga? Ternyata, 70,23% menyatakan setuju, 26,86% tidak setuju, 2,91% tidak tahu. Hasil survey juga menyebutkan, 75,77% tidak menonton Lady Gaga, 18,09% menonton, dan 6,14% tidak tahu.

Begitu juga saat warga Pasar Minggu memprotes kehadiran Irshad Manji, lagi-lagi kaum liberal menuding FPI satu-satunya ormas Islam yang dianggap sebagai “pengganggu”.

Masih segar dalam ingatan, ketika para pimpinan FPI melakukan kunjungan dakwah ke Kalimantan, kaum fasik liberal mengusung kampanye “Indonesia Damai Tanpa FPI” di Bunderan HI . Meski yang melakukan kekerasan itu adalah masyarakat dayak itu sendiri, yang berupaya melakukan pembunuhan.

Kaum liberal kerap mengklaim, bahwa mereka seolah mewakili masyarakat Indonesia, bahkan atas nama keberagaman. Padahal, jika melihat massa yang berkumpul hanya segelintir saja, bisa dihitung dengan jari.

Beberapa hari kemudian, FUI menggelar aksi “Indonesia Tanpa Liberal” di tempat yang sama. Tapi konyolnya, sebuah media online seperti detik.com dan tempo interaktif memberitakan, massa itu hanya berjumlah puluhan saja. Dari sisi ini, media sekuler tersebut tidak objektif, bahkan terkesan tendensius melihat fakta yang ada di lapangan.

FPI Tempat Pengaduan

Dalam catatan Voa-Islam, tak dipungkiri, Posko FPI di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kerap didatangi masyarakat untuk melakukan pengaduan. Mulai dari kasus Mesuji, gereja liar, kristenisasi, perjudian,  miras hingga pelarangan jilbab terhadap muslimah di Rumah Sakit di bilangan Pluit Jakarta Utara.

Ketika ditanya, kenapa harus mengadu ke FPI? Kebanyakan masyarakat beralasan, karena kemana lagi mereka harus mengadu. Ormas Besar seperti NU dan Muhammadiyah terkesan tak mau melayani, jika ada persoalan yang menyangkut SARA dan bernuasakan politik. NU lebih memilih diam, bahkan telah memposisikan dirinya sebagai ormas pluralism yang lebih nyaman membela tirani minoritas. 

Meski tidak semua persoalan dapat diselesaikan oleh FPI dalam persoalan hukum, tapi setidaknya ada keseriusan untuk membela kaum yang lemah. Ketika ormas-ormas Islam besar itu memble dan tak berdaya, tampillah FPI sebagai pembela. Harus diakui, FPI kerap pasang badan ketika yang dihadapi adalah kelompok yang memiliki kekuatan modal, bahkan senjata.

Ketika polisi tak bisa mengatasi problema social di tengah masyarakat, FPI mampu mengambil alih untuk itu. Seorang Ustadz Arifin Ilham, pimpinan majelis zikir Az-Zikra sampai mengatakan dalam aku Facebooknya, "Biarlah Arifin menanam padi, dan FPI menjaga tikusnya."

Tatkala terjadi kebuntuan dalam menyelesaikan masalah, adakalanya gesekan-gesekan itu tak bisa dihindari, bahkan bisa menimbulkan benturan yang tajam diantara kedua belah pihak yang berseteru.

Pada akhirnya, FPI terkesan tampil sendiri, padahal banyak umat Islam yang menaruh simpati atas perjuangan FPI selama ini. Yang pasti FPI tidak sendiri. FPI hanyalah martir-martir yang tak peduli dengan celaan orang yang mencela. FPI tidak gusar dengan stigmatisasi yang selalu digemboskan oleh kaum fasik liberal. FPI punya prinsip sendiri dalam menegakkan amar maruf nahi mungkar. Bagi seorang mujahid, dibunuh syahid, dipenjara uzlah, dibuang tamasya.

Semoga Allah melindungi para pejuang FPI yang tak lelah menyadarkan kaum pendosa. Semoga Allah mengistiqomahkan laskar-laskar FPI yang rela dirinya menjadi martir-martir pembela Islam. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Jalani Pengobatan di RSCM. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Jalani Pengobatan di RSCM. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Pasca meninggalnya anak kedua, Ummi Keysan kembali diuji Allah Ta'ala. Ia harus harus menjalani persalinan bedah cessar, padahal kondisi ekonominya sedang dalam masa sulit....

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Latest News
Kebodohan yang Diperontokan Saat Ini yaitu Orang-orang Jahil yang Mencela para Ulama

Kebodohan yang Diperontokan Saat Ini yaitu Orang-orang Jahil yang Mencela para Ulama

Kamis, 30 Mar 2017 23:54

Pendakian Bukit Jalin Bersama Perempuan Tangguh KAMMI

Pendakian Bukit Jalin Bersama Perempuan Tangguh KAMMI

Kamis, 30 Mar 2017 22:41

Nasihat Politik untuk Pak Jokowi

Nasihat Politik untuk Pak Jokowi

Kamis, 30 Mar 2017 21:50

KH Ishomudin Menghancurkan Sendiri Kredibilitasnya Sebagai Ulama

KH Ishomudin Menghancurkan Sendiri Kredibilitasnya Sebagai Ulama

Kamis, 30 Mar 2017 21:00

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Jalani Pengobatan di RSCM. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Jalani Pengobatan di RSCM. Ayo Bantu.!!!

Kamis, 30 Mar 2017 19:51

Pilih Calon Pemimpin di DKI, Khususnya Berdasarkan Agama Dinilai Hal Biasa

Pilih Calon Pemimpin di DKI, Khususnya Berdasarkan Agama Dinilai Hal Biasa

Kamis, 30 Mar 2017 18:15

Mengenal Istri dan Putra Cendekiawan Muslim Dr Zakir Naik

Mengenal Istri dan Putra Cendekiawan Muslim Dr Zakir Naik

Kamis, 30 Mar 2017 16:04

FUI: Aksi 313 Desak Ahok Dicopot dari Jabatan Gubernur

FUI: Aksi 313 Desak Ahok Dicopot dari Jabatan Gubernur

Kamis, 30 Mar 2017 15:47

Maskapai Etihad Akan Pinjamkan Ipads pada Penumpang Menyusul Larangan Perangkat Elektronik ke Kabin

Maskapai Etihad Akan Pinjamkan Ipads pada Penumpang Menyusul Larangan Perangkat Elektronik ke Kabin

Kamis, 30 Mar 2017 15:30

Pengamat Ini Menuding Ada Kekuatan Agama (Islam) dan Nasionalis yang Ingin Jegal Ahok

Pengamat Ini Menuding Ada Kekuatan Agama (Islam) dan Nasionalis yang Ingin Jegal Ahok

Kamis, 30 Mar 2017 15:15

Pejuang Oposisi Gagalkan Upaya Pasukan Pro-Assad Rebut Bagian Timur Damaskus

Pejuang Oposisi Gagalkan Upaya Pasukan Pro-Assad Rebut Bagian Timur Damaskus

Kamis, 30 Mar 2017 14:15

Agama dan Politik Dipisah, Pengamat: Tidak Dapat Dipisahkan, Jokowi Itu Tidak Mengerti

Agama dan Politik Dipisah, Pengamat: Tidak Dapat Dipisahkan, Jokowi Itu Tidak Mengerti

Kamis, 30 Mar 2017 12:15

Kelompok Bersenjata Terkait Rohingya Minta Pasukan Penjaga Perdamaian Dikirim ke Rakhine

Kelompok Bersenjata Terkait Rohingya Minta Pasukan Penjaga Perdamaian Dikirim ke Rakhine

Kamis, 30 Mar 2017 12:00

Kata Siapa Pribumi Islam di Indonesia tidak Ada, Prof M Yamin Mengungkapnya

Kata Siapa Pribumi Islam di Indonesia tidak Ada, Prof M Yamin Mengungkapnya

Kamis, 30 Mar 2017 11:51

Radio Militer Israel Sebut Hamas Produksi Roket  Jarak Pendek Berdaya Ledak Besar

Radio Militer Israel Sebut Hamas Produksi Roket Jarak Pendek Berdaya Ledak Besar

Kamis, 30 Mar 2017 10:30

Turki Umumkan Berakhirnya Operasi Militer 'Perisai Efrat' di Suriah

Turki Umumkan Berakhirnya Operasi Militer 'Perisai Efrat' di Suriah

Kamis, 30 Mar 2017 09:15

Jakarta Kembali Berkah jika Masyarakat Beragama Islam Pilih Calon Pemimpin Muslim

Jakarta Kembali Berkah jika Masyarakat Beragama Islam Pilih Calon Pemimpin Muslim

Kamis, 30 Mar 2017 09:15

Jadikan Cagar Budaya Makam Mbah Priok, Ahok Dinilai Lakukan Politisasi Agama

Jadikan Cagar Budaya Makam Mbah Priok, Ahok Dinilai Lakukan Politisasi Agama

Kamis, 30 Mar 2017 06:15

KPK Lebih Baik Dibubarkan jika Pansel Loloskan Kader Parpol Duduk sebagai Penasehat

KPK Lebih Baik Dibubarkan jika Pansel Loloskan Kader Parpol Duduk sebagai Penasehat

Rabu, 29 Mar 2017 21:16

Tingkatkan Profesionalisme, TV Mu Perkuat Struktur Baru

Tingkatkan Profesionalisme, TV Mu Perkuat Struktur Baru

Rabu, 29 Mar 2017 20:36


Must Read!
X