Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.281 views

Ketika FPI Menjadi Martir & Sasaran Kebencian Kaum Fasik Liberal

JAKARTA (VoA-Islam) – Tak bosan-bosannya kaum liberal melempar stigmatisasi kepada Front Pembela Islam (FPI). Setiap kali ada aksi menghadang kemungkaran, kaum liberal langsung “menunjuk hidung”, seolah hanya FPI satu-satunya yang memerangi kemaksiatan. FPI pun dikebiiri dan didesak terus menerus untuk dibubarkan hingga akar-akarnya. 

Untuk kasus penolakan Lady Gaga misalnya, FPI bukanlah yang pertama menyerukan penolakan atas kehadirannya penyanyi asal Amerika Serikat itu untuk melakukan konser di Indonesia. Sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang budaya KH. Cholil Ridwan telah menyatakan haram menonton pertunjukkan konser pemuja setan itu.

Bukan hanya FPI yang bergerak melakukan penolakan. Tapi ada sejumlah ormas dan komunitas lain yang memiliki sikap yang sama, seperti Forum Umat Islam (FUI), GUMAM, MIUMI, Indonesia Tanpa JIL# dan sebagainya. Menariknya, dalam sebuah polling yang dilakukan TV One,  tentang pertanyaan Setujukan anda polisi melarang konser Lady Gaga? Ternyata, 70,23% menyatakan setuju, 26,86% tidak setuju, 2,91% tidak tahu. Hasil survey juga menyebutkan, 75,77% tidak menonton Lady Gaga, 18,09% menonton, dan 6,14% tidak tahu.

Begitu juga saat warga Pasar Minggu memprotes kehadiran Irshad Manji, lagi-lagi kaum liberal menuding FPI satu-satunya ormas Islam yang dianggap sebagai “pengganggu”.

Masih segar dalam ingatan, ketika para pimpinan FPI melakukan kunjungan dakwah ke Kalimantan, kaum fasik liberal mengusung kampanye “Indonesia Damai Tanpa FPI” di Bunderan HI . Meski yang melakukan kekerasan itu adalah masyarakat dayak itu sendiri, yang berupaya melakukan pembunuhan.

Kaum liberal kerap mengklaim, bahwa mereka seolah mewakili masyarakat Indonesia, bahkan atas nama keberagaman. Padahal, jika melihat massa yang berkumpul hanya segelintir saja, bisa dihitung dengan jari.

Beberapa hari kemudian, FUI menggelar aksi “Indonesia Tanpa Liberal” di tempat yang sama. Tapi konyolnya, sebuah media online seperti detik.com dan tempo interaktif memberitakan, massa itu hanya berjumlah puluhan saja. Dari sisi ini, media sekuler tersebut tidak objektif, bahkan terkesan tendensius melihat fakta yang ada di lapangan.

FPI Tempat Pengaduan

Dalam catatan Voa-Islam, tak dipungkiri, Posko FPI di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kerap didatangi masyarakat untuk melakukan pengaduan. Mulai dari kasus Mesuji, gereja liar, kristenisasi, perjudian,  miras hingga pelarangan jilbab terhadap muslimah di Rumah Sakit di bilangan Pluit Jakarta Utara.

Ketika ditanya, kenapa harus mengadu ke FPI? Kebanyakan masyarakat beralasan, karena kemana lagi mereka harus mengadu. Ormas Besar seperti NU dan Muhammadiyah terkesan tak mau melayani, jika ada persoalan yang menyangkut SARA dan bernuasakan politik. NU lebih memilih diam, bahkan telah memposisikan dirinya sebagai ormas pluralism yang lebih nyaman membela tirani minoritas. 

Meski tidak semua persoalan dapat diselesaikan oleh FPI dalam persoalan hukum, tapi setidaknya ada keseriusan untuk membela kaum yang lemah. Ketika ormas-ormas Islam besar itu memble dan tak berdaya, tampillah FPI sebagai pembela. Harus diakui, FPI kerap pasang badan ketika yang dihadapi adalah kelompok yang memiliki kekuatan modal, bahkan senjata.

Ketika polisi tak bisa mengatasi problema social di tengah masyarakat, FPI mampu mengambil alih untuk itu. Seorang Ustadz Arifin Ilham, pimpinan majelis zikir Az-Zikra sampai mengatakan dalam aku Facebooknya, "Biarlah Arifin menanam padi, dan FPI menjaga tikusnya."

Tatkala terjadi kebuntuan dalam menyelesaikan masalah, adakalanya gesekan-gesekan itu tak bisa dihindari, bahkan bisa menimbulkan benturan yang tajam diantara kedua belah pihak yang berseteru.

Pada akhirnya, FPI terkesan tampil sendiri, padahal banyak umat Islam yang menaruh simpati atas perjuangan FPI selama ini. Yang pasti FPI tidak sendiri. FPI hanyalah martir-martir yang tak peduli dengan celaan orang yang mencela. FPI tidak gusar dengan stigmatisasi yang selalu digemboskan oleh kaum fasik liberal. FPI punya prinsip sendiri dalam menegakkan amar maruf nahi mungkar. Bagi seorang mujahid, dibunuh syahid, dipenjara uzlah, dibuang tamasya.

Semoga Allah melindungi para pejuang FPI yang tak lelah menyadarkan kaum pendosa. Semoga Allah mengistiqomahkan laskar-laskar FPI yang rela dirinya menjadi martir-martir pembela Islam. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mahasiswi Berprestasi Penghafal Al-Qur'an Butuh Biaya Kuliah Kebidanan, Ayo Bantu!!

Mahasiswi Berprestasi Penghafal Al-Qur'an Butuh Biaya Kuliah Kebidanan, Ayo Bantu!!

Mahasiswi berprestasi ini ingin berkhidmat untuk umat Islam di bidang kebidanan. Pekerjaan sang ayah sebagai guru jauh dari cukup untuk memenuhi biaya kuliah sekira Rp 60 juta....

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Pemerintah! Umat Islam hanya Bela Diri dari Keyakinan dan Agamanya, Bukan Lakukan Perlawanan

Pemerintah! Umat Islam hanya Bela Diri dari Keyakinan dan Agamanya, Bukan Lakukan Perlawanan

Selasa, 06 Dec 2016 06:13

Inilah Profil Hakim Ketua Sidang Kasus Penistaan Agama oleh Ahok

Inilah Profil Hakim Ketua Sidang Kasus Penistaan Agama oleh Ahok

Selasa, 06 Dec 2016 04:31

Emilia Renita: Aksi 212 Menakutkan, Aksi 412 Nyaman Bagi Saya

Emilia Renita: Aksi 212 Menakutkan, Aksi 412 Nyaman Bagi Saya

Selasa, 06 Dec 2016 02:27

Adab Makan yang Penting Diajarkan pada Anak-anak

Adab Makan yang Penting Diajarkan pada Anak-anak

Senin, 05 Dec 2016 23:20

Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama oleh Ahok Digelar Selasa Pekan Depan

Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama oleh Ahok Digelar Selasa Pekan Depan

Senin, 05 Dec 2016 20:22

Pemuda Muhammadiyah Minta Komisi Yudisial Pantau Proses Pengadilan Ahok

Pemuda Muhammadiyah Minta Komisi Yudisial Pantau Proses Pengadilan Ahok

Senin, 05 Dec 2016 19:50

[VIDEO] PB HMI: Ada Pihak yang Mencatut Simbol HMI pada Aksi Parade 412

[VIDEO] PB HMI: Ada Pihak yang Mencatut Simbol HMI pada Aksi Parade 412

Senin, 05 Dec 2016 19:19

Seorang Pria Yaman Dibebaskan dari Penjara Guantanamo Setalah 14 Tahun Ditahan Tanpa Dakwaan

Seorang Pria Yaman Dibebaskan dari Penjara Guantanamo Setalah 14 Tahun Ditahan Tanpa Dakwaan

Senin, 05 Dec 2016 18:30

Peradaban 212

Peradaban 212

Senin, 05 Dec 2016 18:09

Kisah Tukang Donat yang Gratiskan Dagangannya untuk Massa Aksi 212 tapi Dapat Untung Rp 2 Juta

Kisah Tukang Donat yang Gratiskan Dagangannya untuk Massa Aksi 212 tapi Dapat Untung Rp 2 Juta

Senin, 05 Dec 2016 17:06

Sampah Berserakan pada Parade 412, Nusron Wahid: Jangan Tendensius

Sampah Berserakan pada Parade 412, Nusron Wahid: Jangan Tendensius

Senin, 05 Dec 2016 16:49

Pasukan Afghanistan Tewaskan Pemimpin Senior IS 'Wilayat Khurasan' dalam Bentrokan di Jawzan

Pasukan Afghanistan Tewaskan Pemimpin Senior IS 'Wilayat Khurasan' dalam Bentrokan di Jawzan

Senin, 05 Dec 2016 14:45

Video: Habib Rizieq Shihab Imami 7 Juta Umat Shalat Jumat Terbesar Dunia

Video: Habib Rizieq Shihab Imami 7 Juta Umat Shalat Jumat Terbesar Dunia

Senin, 05 Dec 2016 14:10

BEM-SI: Terjadi Pelanggaran Konsitusi dalam Aksi 412

BEM-SI: Terjadi Pelanggaran Konsitusi dalam Aksi 412

Senin, 05 Dec 2016 14:00

Baju Renang Muslimah Baru! Hijab Swimwear SYAR'I, Menutup Sempurna...

Baju Renang Muslimah Baru! Hijab Swimwear SYAR'I, Menutup Sempurna...

Senin, 05 Dec 2016 13:25

Dimanfaatkan untuk Kegiatan Politik, Penggagas Car Free Day Marah dengan Acara Parade Kita Indonesia

Dimanfaatkan untuk Kegiatan Politik, Penggagas Car Free Day Marah dengan Acara Parade Kita Indonesia

Senin, 05 Dec 2016 12:27

DSKS Desak Kejaksaan Agung Tahan Ahok

DSKS Desak Kejaksaan Agung Tahan Ahok

Senin, 05 Dec 2016 11:50

46 Warga Sipil Suriah Kembali Tewas Akibat Serangan Udara Rusia di Idlib

46 Warga Sipil Suriah Kembali Tewas Akibat Serangan Udara Rusia di Idlib

Senin, 05 Dec 2016 11:30

UGM Juara Kontes Kapal Cepat Tak Berawak

UGM Juara Kontes Kapal Cepat Tak Berawak

Senin, 05 Dec 2016 09:35

Jaringan '98 Minta KPK dan PPATK Periksa Sumber Dana Acara Parade Kita Indonesia

Jaringan '98 Minta KPK dan PPATK Periksa Sumber Dana Acara Parade Kita Indonesia

Senin, 05 Dec 2016 08:47


Must Read!
X