Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
20.717 views

Ironis! Duet Kiai ''Remang-remang'', Mencampur Hak dan Batil Soal Gaga

JAKARTA (VoA-Islam.com) Sangat disayangkan, ketika menghadapi orang kafir dan munafik, umat Islam terbelah menjadi dua. Ada yang terang-terangan dan bersikap tegas terhadap kemungkaran, ada yang membela kefasikan dan kebobrokan dengan sepenuh jiwa, ada yang remang-remang alias tidak jelas membedakan mana yang haq dan mana batil.

Padahal, tegas di dalam Al Qur’an, Allah Swt memberi panduan kepada kaum muslimin dalam menghadapi orang-orang munafik:

Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah mengembalikan mereka (kepada kekafiran), disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang yang telah dibiarkan sesat oleh Allah? Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) baginya. (QS. An-Nisaa: 88)

Ayat ini mengingat agar orang beriman jangan terpecah menghadapi kaum munafiqun. Lalu Allah melanjutkan lagi dalam surah yang sama (QS An-Nisa: 89): “Mereka ingin agar kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, sehingga kamu menjadi sama (dengan mereka). Janganlah kamu jadikan diantara mereka sebagai teman-teman (mu), sebelum mereka berpindah pada jalan Allah. ….”

Ayat ini lagi-lagi menjelaskan, sesungguhnya orang munafik itu menjadi kafir, dan mereka ingin agar kamu ikut-ikutan kafir. Tapi apa yang kita saksikan hari ini, ketika ada duet seorang kiai (maaf, belum bisa dikatakan ulama sesungguhnya) yang memecah belah barisan kaum muslimin dengan argumen yang sangat menyakitkan hati.

Dalam sebuah diskusi publik di sebuah stasiun televisi swasta, seorang Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Ali Mustafa Yakub, dan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj membuat pernyataan bias, dengan mengambil posisi yang tidak jelas alias remang-remang, antara hak dan batil.

Saat menyikapi Lady Gaga dan Irshad Manji, kedua kiai tersebut tak menunjukkan kemarahannya melihat kemungkaran dan kefasikan di depan mata. Rupanya kiai ini memakai Manhaj JAIM alias jaga image agar dianggap demokratis, intelektual, akademisi, toleran, sehingga mencoba bersikap netral, tidak pro maupun kontra. Parahnya, ada yang mengeluarkan statemen-statemen yang terkesan mengaburkan kemungkaran itu sendiri. Bukankah bersikap netral terhadap suatu kemungkaran sama saja berpihak pada kemungkaran itu sendiri?

Ulama Penguasa

Prihatin bila kita menyaksikan “Ulama Penguasa” dengan ulama bisikan BIN saat bicara. Setiap pernyataannya sangat tidak mengenakkan hati. Ulama Su’ itu bukannya membongkar setiap kebobrokan dan kemungkaran yang jelas-jelas nyata, tapi malah menghardikan barisan umat Islam yang hendak menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Tentu saja dengan sikap kedua kiai “remang-remang” itu dimanfaatkan musuh, dalam hal ini kelompok liberal dan media-media sekuler.

KH. Ali Mustafa Yakub pun menyodorkan Kitab Ihya Ulumudin karya Imam Ghazali, yang menjelaskan soal menegakan amar maruf nahi mungkar. Kemungkaran tidak boleh dilakukan dengan kemungkaran. Begitu kiai itu mengutip Imam Ghazali.

Ulama penguasa itu mengatakan, menegakkan nahi mungkar itu harus dirumuskan minimal oleh tiga ulama besar, yakni:  Imam Ghazali, Ibnu Taimiyyah (Kitab al hisbah fi Islam) dan Prof.  DR Abdul Karim Zaidan (Guru Besar Universitas Baghdad di Irak). Kesimpulan yang ditarik KH. Ali Mustafa Yakub adalah, menjalankan amar maruf nahi mungkar tidak boleh dengan membuat kemungkaran yang baru. Ini yang menjadi sang kiai.

Rupanya, Kiai Ali lupa, bahwa pemerintah Indonesia, bukanlah seperti yang ada di masa Imam Ghazali. Pemerintah Indonesia faktanya tidak peka untuk cepat memberantas kemungkaran.  Bagaimana mungkin, kemungkaran tidak dilawan dengan cara yang mungkar. Lha, pemerintahnya saja diam, tidak bertindak. Begitu juga dengan segelintir ulama yang remang-remang dalam menyikapi kemungkaran.

“Yang  mengajukan keberatan silahkan, tapi jangan anarkis. Yang berdosa bukan gedungnya. Dulu, ketika Islam masuk ke Syiria (Damskus) tahun 14 H, dimasa Amirul Mukminin Umar bin Khaththab, ada gereja Romawi Timur,  yang tidak dirusak sama sekali,” katanya.

Sultan  al Fatih ketika masuk ke Konstantinopel, lanjutnya, gereja telah diubah menjadi masjid, tidak dirusak sama sekali. Bahkan, sampai sekarang, masih ada gambar Maryam  menggdong Yesus. Gambar itu tidak dirusak. “Saya keberatan dengan istilah ormas anarkis, jangan-jangan ada provokaor yang melakukan tindakan anarkis,” kata Ali.

Dengan lisannya, KH, Ali Mustafa Yakub mengatakan, di Indonesia ada lima agama, pluralitas agama. Tapi, kenapa kita sumpek dengan perbedaan. Sesama Islam saja, atau sesama NU saja, sumpek dengan perbedaan, hanya karena beda partai. “Rasulullah punya mertua yang beragama Yahudi lho. Islam itu rahmatan lil’alamin. Kita boleh berbeda, tapi tidak boleh berkelahi,” kata sang kiai.

Berkali-kali Kiai itu tergiring dengan pertanyaan presenter TV untuk menghantam FPI. Dan berkali-kali pula Kiai ini menyebut FPI anarkis. Kiai remang-remang itu ternyata begitu keras terhadap sesama kaum muslimin, tapi lembut dan melunak terhadap kaum munafik dan kafir.  

Kiai yang menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan istri itu di Masjid Istiqlal, menyatakan kelompok Islam yang memerangi pemerintah pusat harus diperangi. Ya, seperti itulah ulama penguasa yang menjilat.

Sementara itu Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj dengan lisannya mengatakan, “Ada satu juta Lady Gaga atau satu juta Irshad Manji, iman warga NU tidak akan berkurang, akhlaknya tidak akan rusak. Sejak dulu setan dan iblis selalu ada, ada Musa ada Fira’un, ada Muhammad ada Abu Jahal. Warga NU jangan khawatir dengan kedatangan Lady Gaga.”

Muslimah NU, katanya,  tetap akan akan berjilbab jilbab, warga NU tetap tidak akan minum arak, tidak berzina, selalu tahajud. Ini semua, bukan doktrin, atau pun perintah, tapi kesadaran warga NU dalam beragama. Jika Indonesia NU semua, selesai masalah,” ujar Kiai NU ini takabur.

Seharusnya duet kiai “remang-remang” ini bersikap tegas untuk membongkar kebobrokan kemungkaran Lady Gaga dan Irshad Manji yang jelas-jelas mempropagandakan hubungan sejenis dan perilaku pornografi. Kedua kiai itu seharusnya menyampaikan ayat-ayat tentang ancaman dan azab Allah terhadap kaum yang ingkar. Bukan malah memojokkan sesama umat Islam sendiri. Inilah yang diinginkan kaum munafik kelompok liberal dan pendukungnya. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Dicegat dan Dikriminalisasi Polisi Singapura, Ustadz Angga Beserta Istri Gagal Berangkat Umrah

Dicegat dan Dikriminalisasi Polisi Singapura, Ustadz Angga Beserta Istri Gagal Berangkat Umrah

Sabtu, 21 Jan 2017 19:37

GMBI Dinilai Lebih Dulu Provokasi Massa Umat Islam lalu Menyerang dengan Membabibuta

GMBI Dinilai Lebih Dulu Provokasi Massa Umat Islam lalu Menyerang dengan Membabibuta

Sabtu, 21 Jan 2017 19:36

Pelaku Penyerangan Terhadap Massa FPI Harus Segera Ditindak

Pelaku Penyerangan Terhadap Massa FPI Harus Segera Ditindak

Sabtu, 21 Jan 2017 19:08

Takut Ditangkap, Mantan Menlu Zionis Israel Tzivni Livni Batalkan Perjalanan ke Belgia

Takut Ditangkap, Mantan Menlu Zionis Israel Tzivni Livni Batalkan Perjalanan ke Belgia

Sabtu, 21 Jan 2017 18:15

Myanmar Tentang Seruan OKI untuk Hentikan Kekejaman Terhadap Muslim Rohingya

Myanmar Tentang Seruan OKI untuk Hentikan Kekejaman Terhadap Muslim Rohingya

Sabtu, 21 Jan 2017 17:00

Dr. Tiar: Pemblokiran Media Islam Merupakan Tindakan Diktator dan Anti-Kritik

Dr. Tiar: Pemblokiran Media Islam Merupakan Tindakan Diktator dan Anti-Kritik

Sabtu, 21 Jan 2017 14:54

Anggota Islamic State (IS) Pelaku Penyerangan Klub Malam Reina Mengaku Tidak Menyesali Perbuatannya

Anggota Islamic State (IS) Pelaku Penyerangan Klub Malam Reina Mengaku Tidak Menyesali Perbuatannya

Sabtu, 21 Jan 2017 11:30

217 Orang Ditangkap Selama Demonstrasi Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden AS

217 Orang Ditangkap Selama Demonstrasi Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden AS

Sabtu, 21 Jan 2017 10:05

Keren! Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Buka Laporan Keuangan ke Publik

Keren! Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Buka Laporan Keuangan ke Publik

Sabtu, 21 Jan 2017 09:55

Sandiaga Uno Buka Muswil Syabab Hidayatullah Jabodebek

Sandiaga Uno Buka Muswil Syabab Hidayatullah Jabodebek

Sabtu, 21 Jan 2017 09:45

Ketua PB Al Washliyah: Polri Saat Ini Jadi Alat Kekuasaan

Ketua PB Al Washliyah: Polri Saat Ini Jadi Alat Kekuasaan

Sabtu, 21 Jan 2017 08:53

Pengurus LUIS Ditangkapi Polisi, Amar Ma'ruf Nahi Munkar di Solo Tak Boleh Kendur

Pengurus LUIS Ditangkapi Polisi, Amar Ma'ruf Nahi Munkar di Solo Tak Boleh Kendur

Sabtu, 21 Jan 2017 07:45

Inilah Delapan Penyebab Baterai Smartphone Anda Cepat Habis

Inilah Delapan Penyebab Baterai Smartphone Anda Cepat Habis

Sabtu, 21 Jan 2017 07:24

Praktisi Hukum: Kalau Tak Sesuai Ketentuan Tak Bisa Disebut Bendera, tapi Sebatas Kain Merah Putih

Praktisi Hukum: Kalau Tak Sesuai Ketentuan Tak Bisa Disebut Bendera, tapi Sebatas Kain Merah Putih

Sabtu, 21 Jan 2017 05:50

Islamic State (IS) Kembali Hancurkan Bagian Kota Kuno Palmyra

Islamic State (IS) Kembali Hancurkan Bagian Kota Kuno Palmyra

Jum'at, 20 Jan 2017 22:00

Hampir 180.000 Warga Suriah Lahir di Turki Sejak Pecah Perang Tahun 2011

Hampir 180.000 Warga Suriah Lahir di Turki Sejak Pecah Perang Tahun 2011

Jum'at, 20 Jan 2017 15:15

Serangan Udara AS Tewaskan Seorang Pemimpin Terkemuka Bekas Afiliasi Al-Qaidah di Suriah

Serangan Udara AS Tewaskan Seorang Pemimpin Terkemuka Bekas Afiliasi Al-Qaidah di Suriah

Jum'at, 20 Jan 2017 11:00

Rezim Teroris Assad Tetap Larang Konvoi Bantuan PBB Masuki Daerah yang Mereka Kepung

Rezim Teroris Assad Tetap Larang Konvoi Bantuan PBB Masuki Daerah yang Mereka Kepung

Jum'at, 20 Jan 2017 09:42

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Jum'at, 20 Jan 2017 09:00

Saat Debat Pilgub Lalu Ahok Nampak Haus Kekuasaan

Saat Debat Pilgub Lalu Ahok Nampak Haus Kekuasaan

Jum'at, 20 Jan 2017 08:01


Must Read!
X

Kamis, 19/01/2017 16:02

Pengamat: Ahok Akan Diputus Bersalah