Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.941 views

Ironis! Duet Kiai ''Remang-remang'', Mencampur Hak dan Batil Soal Gaga

JAKARTA (VoA-Islam.com) Sangat disayangkan, ketika menghadapi orang kafir dan munafik, umat Islam terbelah menjadi dua. Ada yang terang-terangan dan bersikap tegas terhadap kemungkaran, ada yang membela kefasikan dan kebobrokan dengan sepenuh jiwa, ada yang remang-remang alias tidak jelas membedakan mana yang haq dan mana batil.

Padahal, tegas di dalam Al Qur’an, Allah Swt memberi panduan kepada kaum muslimin dalam menghadapi orang-orang munafik:

Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah mengembalikan mereka (kepada kekafiran), disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang yang telah dibiarkan sesat oleh Allah? Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) baginya. (QS. An-Nisaa: 88)

Ayat ini mengingat agar orang beriman jangan terpecah menghadapi kaum munafiqun. Lalu Allah melanjutkan lagi dalam surah yang sama (QS An-Nisa: 89): “Mereka ingin agar kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, sehingga kamu menjadi sama (dengan mereka). Janganlah kamu jadikan diantara mereka sebagai teman-teman (mu), sebelum mereka berpindah pada jalan Allah. ….”

Ayat ini lagi-lagi menjelaskan, sesungguhnya orang munafik itu menjadi kafir, dan mereka ingin agar kamu ikut-ikutan kafir. Tapi apa yang kita saksikan hari ini, ketika ada duet seorang kiai (maaf, belum bisa dikatakan ulama sesungguhnya) yang memecah belah barisan kaum muslimin dengan argumen yang sangat menyakitkan hati.

Dalam sebuah diskusi publik di sebuah stasiun televisi swasta, seorang Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Ali Mustafa Yakub, dan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj membuat pernyataan bias, dengan mengambil posisi yang tidak jelas alias remang-remang, antara hak dan batil.

Saat menyikapi Lady Gaga dan Irshad Manji, kedua kiai tersebut tak menunjukkan kemarahannya melihat kemungkaran dan kefasikan di depan mata. Rupanya kiai ini memakai Manhaj JAIM alias jaga image agar dianggap demokratis, intelektual, akademisi, toleran, sehingga mencoba bersikap netral, tidak pro maupun kontra. Parahnya, ada yang mengeluarkan statemen-statemen yang terkesan mengaburkan kemungkaran itu sendiri. Bukankah bersikap netral terhadap suatu kemungkaran sama saja berpihak pada kemungkaran itu sendiri?

Ulama Penguasa

Prihatin bila kita menyaksikan “Ulama Penguasa” dengan ulama bisikan BIN saat bicara. Setiap pernyataannya sangat tidak mengenakkan hati. Ulama Su’ itu bukannya membongkar setiap kebobrokan dan kemungkaran yang jelas-jelas nyata, tapi malah menghardikan barisan umat Islam yang hendak menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Tentu saja dengan sikap kedua kiai “remang-remang” itu dimanfaatkan musuh, dalam hal ini kelompok liberal dan media-media sekuler.

KH. Ali Mustafa Yakub pun menyodorkan Kitab Ihya Ulumudin karya Imam Ghazali, yang menjelaskan soal menegakan amar maruf nahi mungkar. Kemungkaran tidak boleh dilakukan dengan kemungkaran. Begitu kiai itu mengutip Imam Ghazali.

Ulama penguasa itu mengatakan, menegakkan nahi mungkar itu harus dirumuskan minimal oleh tiga ulama besar, yakni:  Imam Ghazali, Ibnu Taimiyyah (Kitab al hisbah fi Islam) dan Prof.  DR Abdul Karim Zaidan (Guru Besar Universitas Baghdad di Irak). Kesimpulan yang ditarik KH. Ali Mustafa Yakub adalah, menjalankan amar maruf nahi mungkar tidak boleh dengan membuat kemungkaran yang baru. Ini yang menjadi sang kiai.

Rupanya, Kiai Ali lupa, bahwa pemerintah Indonesia, bukanlah seperti yang ada di masa Imam Ghazali. Pemerintah Indonesia faktanya tidak peka untuk cepat memberantas kemungkaran.  Bagaimana mungkin, kemungkaran tidak dilawan dengan cara yang mungkar. Lha, pemerintahnya saja diam, tidak bertindak. Begitu juga dengan segelintir ulama yang remang-remang dalam menyikapi kemungkaran.

“Yang  mengajukan keberatan silahkan, tapi jangan anarkis. Yang berdosa bukan gedungnya. Dulu, ketika Islam masuk ke Syiria (Damskus) tahun 14 H, dimasa Amirul Mukminin Umar bin Khaththab, ada gereja Romawi Timur,  yang tidak dirusak sama sekali,” katanya.

Sultan  al Fatih ketika masuk ke Konstantinopel, lanjutnya, gereja telah diubah menjadi masjid, tidak dirusak sama sekali. Bahkan, sampai sekarang, masih ada gambar Maryam  menggdong Yesus. Gambar itu tidak dirusak. “Saya keberatan dengan istilah ormas anarkis, jangan-jangan ada provokaor yang melakukan tindakan anarkis,” kata Ali.

Dengan lisannya, KH, Ali Mustafa Yakub mengatakan, di Indonesia ada lima agama, pluralitas agama. Tapi, kenapa kita sumpek dengan perbedaan. Sesama Islam saja, atau sesama NU saja, sumpek dengan perbedaan, hanya karena beda partai. “Rasulullah punya mertua yang beragama Yahudi lho. Islam itu rahmatan lil’alamin. Kita boleh berbeda, tapi tidak boleh berkelahi,” kata sang kiai.

Berkali-kali Kiai itu tergiring dengan pertanyaan presenter TV untuk menghantam FPI. Dan berkali-kali pula Kiai ini menyebut FPI anarkis. Kiai remang-remang itu ternyata begitu keras terhadap sesama kaum muslimin, tapi lembut dan melunak terhadap kaum munafik dan kafir.  

Kiai yang menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan istri itu di Masjid Istiqlal, menyatakan kelompok Islam yang memerangi pemerintah pusat harus diperangi. Ya, seperti itulah ulama penguasa yang menjilat.

Sementara itu Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj dengan lisannya mengatakan, “Ada satu juta Lady Gaga atau satu juta Irshad Manji, iman warga NU tidak akan berkurang, akhlaknya tidak akan rusak. Sejak dulu setan dan iblis selalu ada, ada Musa ada Fira’un, ada Muhammad ada Abu Jahal. Warga NU jangan khawatir dengan kedatangan Lady Gaga.”

Muslimah NU, katanya,  tetap akan akan berjilbab jilbab, warga NU tetap tidak akan minum arak, tidak berzina, selalu tahajud. Ini semua, bukan doktrin, atau pun perintah, tapi kesadaran warga NU dalam beragama. Jika Indonesia NU semua, selesai masalah,” ujar Kiai NU ini takabur.

Seharusnya duet kiai “remang-remang” ini bersikap tegas untuk membongkar kebobrokan kemungkaran Lady Gaga dan Irshad Manji yang jelas-jelas mempropagandakan hubungan sejenis dan perilaku pornografi. Kedua kiai itu seharusnya menyampaikan ayat-ayat tentang ancaman dan azab Allah terhadap kaum yang ingkar. Bukan malah memojokkan sesama umat Islam sendiri. Inilah yang diinginkan kaum munafik kelompok liberal dan pendukungnya. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Pasca meninggalnya anak kedua, Ummi Keysan kembali diuji Allah Ta'ala. Ia harus harus menjalani persalinan bedah cessar, padahal kondisi ekonominya sedang dalam masa sulit....

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Malang betul nasib Sofia Putri. Ia bertarung nyawa tanpa didampingi orang tua. Setelah operasi bedah kepala dua kali, pengobatan terhenti terbentur biaya, dan kepala terus membesar....

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Latest News
6 Tentara Rusia Tewas dalam Serangan Mujahidin di Fasilitas Militer di Selatan Cehchnya

6 Tentara Rusia Tewas dalam Serangan Mujahidin di Fasilitas Militer di Selatan Cehchnya

Jum'at, 24 Mar 2017 17:00

Serangan Udara Koalisi AS Hari Kamis di Barat Mosul Tewaskan 230 Warga Sipil

Serangan Udara Koalisi AS Hari Kamis di Barat Mosul Tewaskan 230 Warga Sipil

Jum'at, 24 Mar 2017 14:00

Aktivis/Relawan yang Sudah Nikmati Kursi Empuk Pemerintah Buta dengan Kematian Petani Kendeng

Aktivis/Relawan yang Sudah Nikmati Kursi Empuk Pemerintah Buta dengan Kematian Petani Kendeng

Jum'at, 24 Mar 2017 12:35

[VIDEO] 'Umroh Ruqyah Indonesia' Bersama Ustadz Haikal Hassan & Ustadz Adam Amrullah

[VIDEO] 'Umroh Ruqyah Indonesia' Bersama Ustadz Haikal Hassan & Ustadz Adam Amrullah

Jum'at, 24 Mar 2017 10:39

Tidak Ingin Kegaduhan & Keretakkan, DPP PAN Resmi Dukung Anies-Sandi di Putaran Kedua Pilgub DKI

Tidak Ingin Kegaduhan & Keretakkan, DPP PAN Resmi Dukung Anies-Sandi di Putaran Kedua Pilgub DKI

Jum'at, 24 Mar 2017 09:35

Dinilai Manipulasi Perizinan, Siang Ini Umat Islam Bekasi Aksi Tolak Pembangunan Gereja Santa Clara

Dinilai Manipulasi Perizinan, Siang Ini Umat Islam Bekasi Aksi Tolak Pembangunan Gereja Santa Clara

Jum'at, 24 Mar 2017 09:09

Iran Tingkatkan Dukungan Senjata dan Keuangan Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Iran Tingkatkan Dukungan Senjata dan Keuangan Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Jum'at, 24 Mar 2017 09:05

Sebut Al-Quran Sudah Tidak Relevan di Sidang Ahok, KH Ishomudin Dipecat MUI dan Diberi Sanksi PBNU

Sebut Al-Quran Sudah Tidak Relevan di Sidang Ahok, KH Ishomudin Dipecat MUI dan Diberi Sanksi PBNU

Jum'at, 24 Mar 2017 08:33

Kontraproduktif Pendidikan Anti Korupsi

Kontraproduktif Pendidikan Anti Korupsi

Jum'at, 24 Mar 2017 08:01

Inilah Nama Aktor-aktor Inti dari Dugaan Suap Pajak, Fahri: Tak Satupun Manusia Ini yang Saya Kenal

Inilah Nama Aktor-aktor Inti dari Dugaan Suap Pajak, Fahri: Tak Satupun Manusia Ini yang Saya Kenal

Jum'at, 24 Mar 2017 06:35

Ustadz Salim A. Fillah Isi Kajian MJN di Musholla Al Amanah GKN Denpasar

Ustadz Salim A. Fillah Isi Kajian MJN di Musholla Al Amanah GKN Denpasar

Jum'at, 24 Mar 2017 04:31

Gema Pembebasan Cimahi Kritisi Keberadaan Freeport di Indonesia

Gema Pembebasan Cimahi Kritisi Keberadaan Freeport di Indonesia

Kamis, 23 Mar 2017 23:59

Pemuda Persis Pastikan Rumusan Formulasi Ukhuwah Islam

Pemuda Persis Pastikan Rumusan Formulasi Ukhuwah Islam

Kamis, 23 Mar 2017 23:08

Walau Namanya Beberapa Kali Dikaitkan, Fahri Hamzah akan Tetap Kritis demi Kebaikan KPK

Walau Namanya Beberapa Kali Dikaitkan, Fahri Hamzah akan Tetap Kritis demi Kebaikan KPK

Kamis, 23 Mar 2017 22:35

Ilmu dan Manfaatnya

Ilmu dan Manfaatnya

Kamis, 23 Mar 2017 22:20

Ketika Kelaparan di Somalia Sebatas Headline di Media

Ketika Kelaparan di Somalia Sebatas Headline di Media

Kamis, 23 Mar 2017 21:25

Pesan Ibu Palestina untuk Ibu di Indonesia

Pesan Ibu Palestina untuk Ibu di Indonesia

Kamis, 23 Mar 2017 21:16

Kasus Poligami Sang Ustadz VS Kasus Penista Agama

Kasus Poligami Sang Ustadz VS Kasus Penista Agama

Kamis, 23 Mar 2017 20:59

Dugaan Suap, Nama Wakil Ketua DPR Sengaja Dijadikan Bumper KPK sebab Ada Keluarga Jokowi Terlibat?

Dugaan Suap, Nama Wakil Ketua DPR Sengaja Dijadikan Bumper KPK sebab Ada Keluarga Jokowi Terlibat?

Kamis, 23 Mar 2017 20:35

3 Perwira, 7 Prajurit Militer Mesir Tewas Akibat Bom Pinggir Jalan di Pusat Sinai

3 Perwira, 7 Prajurit Militer Mesir Tewas Akibat Bom Pinggir Jalan di Pusat Sinai

Kamis, 23 Mar 2017 20:00


Must Read!
X