Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
14.288 views

Said Aqil Siroj: Kita Bela Tanah Air, Bukan Bela Islam seperti FPI

JAKARTA (VoA-Islam) –Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj yang dinobatkan sebagai Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) dalam sambutannya di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (1 Juni 2012), mengatakan, hari ini tidak ada lagi prasangka (suuzon) diantara ormas Islam. LPOI dideklarasikan bukan karena untuk kepentingan politik ataupun kekuasaan, tapi persaudaraan dengan semua umat Islam. Biar beda tapi sama.

“Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari, sepulang dari Makkah bercita-cita untuk mewujudkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah insaniyah. Adapun ukhuwah Islamiyah adalah sebuah ikatan persaudaraan yang didasarkan oleh iman dan akidah yang sama. Dengan spirit persaudaraan, apapan mahzabnya, apapun ormas, dan tempat kelahirannya, kita adalah bersaudara.”

Said Aqil mengatakan, untuk menghindari sikap jumud, radikal, dan teroris, ukhuwah Islamiyah saja tidak cukup, harus disertai dengan ukhuwah wathoniyah, yakni persaudaraan sebangsa dan setanah air, apapun agamanya.

“Ukhuwah Wathoniyah saja juga tidak cukup, nanti bisa jadi abangan dan sekuler. Jadi harus menyatu antara ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah. Seperti kita ketahui, bahwa Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau, 400 suku, diapit oleh dua negara besar. Cina dan Australia tidak senang jika umat Islam Indonesia kuat,” kata Said.

Di satu sisi, lanjut Said Aqil, kalau Islam di Indonesia terlalu keras, maka negara ini akan di “Irakkan”, di “Afghanistankan”, di “Libyakan”, dan di “Syiriakan”. Kalau Islamnya terlalu lemah, juga pasti akan diinjak-injak.“Kalau kebenaran dikalahkan oleh kepentingan politik golongan pasti ancur,” ujarnya.

Said menjelaskan, kita sepakat Indonesia adalah negara kebangsaan, bukan negara agama. Indonesia adalah negara Darussalam bukan Darul Islam. “Tujuh kata yang dicoret dalam Piagam Jakarta -- “berkewajiban menjalankan syariat Islam – adalah sesuatu yang eksklusif dan menimbulkan gap. Sehingga KH. Wahid Hasyim setuju agar 7 kata itu dicoret dalam Piagam Jakarta. Namun beliau mengusulkan agar ada Kementerian agama untuk menjaga kualitas pemahaman agama umat Islam di Indonesia,” jelas Said.

Said Agil Siroj juga menyindir Front Pembela Islam (FPI), bahwa seharusnya yang dibela itu adalah tanah air, bukan Islam. “Ketika itu Soekarno, Muhammad Hatta, Jenderal Soedirman bertanya kepada KH. Hasyim di Tebu Ireng, apa hukumnya membela tanah air. Jadi bukan membela Islam, seperti FPI. Tapi membela Tanah Air.”

Selanjutnya dikatakan Said, jika ukhuwah Islamiyah dan wathoniyah sudah mapan, maka berlanjut pada misi ukhuwah insaniyah, yang dipersambahkan untuk dunia. Dengan demikian, dunia ini bebas perang. Setiap menyelesaikan konflik harus diselesaikan dengan dialog. “Sesungguhnya tidak ada istilah perang suci, itu sebuah kesalahan sejarah. “

Sosok ulama sekaliber Yusuf Qaradhawi saja, kata Said, tidak mampu meredam konflik di Timur tengah. Diharapkan ormas Islam yang tergabung di LPOI bisa menjadi penengah dan kekuatan sosial, civil society, penjaga keutuhan masyarakat kita.

“Jika pada 1 Juni lalu terjadi Insiden Monas, maka 1 Juni 2012 LPOI ini dibentuk dan dideklarasikan. Jika sebelumnya terjadi peristiwa berdarah-darah di Monas, dan polisi tahu siapa pelakunya, maka disini kita menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara,” ungkap Said lagi-lagi menyindir FPI.

Said Aqil mengingatkan, ormas apapun yang merongrong Pancasila, mengganggu stabilitas dan keutuhan NKRI harus dilarang. Anggap saja ormas yang melakukan itu adalah ormas kriminal. Tapi jika ada ormas yang memperkuat Pancasilan dan NKRI, maka harus didukung. Ini harus tegas, tidak bisa dibiarkan. “Saya mohon pada pemerintah agar tegas untuk membubarkan ormas kriminal.”

Ketika ditanya wartawan, LPOI untuk menghadapi FUI dan FPI? Said Aqil mengatakan, kita tidak sedang menghadapi siapa-siapa. “Tidak ada tandingan-tandingan,” tukas Said.  Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Latest News
Mujahid Harus Banyak Istighfar

Mujahid Harus Banyak Istighfar

Kamis, 28 May 2015 18:22

Situs Anti-Muslim Targetkan Aktivis Mahasiswa Pro-Palestina di Amerika Serikat

Situs Anti-Muslim Targetkan Aktivis Mahasiswa Pro-Palestina di Amerika Serikat

Kamis, 28 May 2015 17:45

Mantan Wagub DKI Jakarta Sebut Lelang Jabatan Hasilkan Pemimpin Buruk

Mantan Wagub DKI Jakarta Sebut Lelang Jabatan Hasilkan Pemimpin Buruk

Kamis, 28 May 2015 17:20

Lelang Jabatan, Langkah Mulus Untuk Meneoliberalkan Birokrasi Indonesia

Lelang Jabatan, Langkah Mulus Untuk Meneoliberalkan Birokrasi Indonesia

Kamis, 28 May 2015 17:00

Tembakan Rudal Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewaskan 2 Tentara Perbatasan Saudi

Tembakan Rudal Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewaskan 2 Tentara Perbatasan Saudi

Kamis, 28 May 2015 16:15

Cina Penghancur Rakyat dan Bangsa Pribumi Indonesia?

Cina Penghancur Rakyat dan Bangsa Pribumi Indonesia?

Kamis, 28 May 2015 14:51

Komisioner Aparatur Negara: Lelang Jabatan Melanggar Undang-undang

Komisioner Aparatur Negara: Lelang Jabatan Melanggar Undang-undang

Kamis, 28 May 2015 12:30

5 Cara Agar Bayi Mudah Lelap Saat Travelling

5 Cara Agar Bayi Mudah Lelap Saat Travelling

Kamis, 28 May 2015 11:27

Secara Ilmiah, Suara Terompet Sangkakala Benar Adanya

Secara Ilmiah, Suara Terompet Sangkakala Benar Adanya

Kamis, 28 May 2015 11:10

Niger Perpanjang Keadaan Darurat Selama 3 Bulan di Wilayah Diffa Menyusul Ancaman Boko Haram

Niger Perpanjang Keadaan Darurat Selama 3 Bulan di Wilayah Diffa Menyusul Ancaman Boko Haram

Kamis, 28 May 2015 09:45

Siapa Sejatinya Teroris dan Ekstrimis?  Para Menlu OKI Seperti Beo

Siapa Sejatinya Teroris dan Ekstrimis? Para Menlu OKI Seperti Beo

Kamis, 28 May 2015 06:44

Sama Rata Sama Rasa; Ide Komunis yang Sedang di Masyarakatkan

Sama Rata Sama Rasa; Ide Komunis yang Sedang di Masyarakatkan

Kamis, 28 May 2015 06:35

Pemimpin Jabhat Al-Nusrah, Syaikh Abu Muhammad Al-Jaulani: Kejatuhan Asad Tidak Akan Lama Lagi

Pemimpin Jabhat Al-Nusrah, Syaikh Abu Muhammad Al-Jaulani: Kejatuhan Asad Tidak Akan Lama Lagi

Kamis, 28 May 2015 06:30

Ciptakan Hasut & Langgar Hukum, Menhan Siap Usir Jurnalis Asing di Papua

Ciptakan Hasut & Langgar Hukum, Menhan Siap Usir Jurnalis Asing di Papua

Kamis, 28 May 2015 04:40

Video Wawancara Ustadz Bernard Abdul Jabar 'Mantan Pendeta' Soal Kristenisasi di Indonesia

Video Wawancara Ustadz Bernard Abdul Jabar 'Mantan Pendeta' Soal Kristenisasi di Indonesia

Rabu, 27 May 2015 23:55

Mantan Menpan: Birokrasi Saat Ini Berantakan dan Juga Hancur

Mantan Menpan: Birokrasi Saat Ini Berantakan dan Juga Hancur

Rabu, 27 May 2015 22:09

Berita Foto : Rekaman Aksi Ratusan Umat Islam dari MMI, FPI, FUI, Kamra di depan Kedubes Myanmar

Berita Foto : Rekaman Aksi Ratusan Umat Islam dari MMI, FPI, FUI, Kamra di depan Kedubes Myanmar

Rabu, 27 May 2015 21:35

Abu Jibril: Kejahatan Genosida Muslim Rohingya Sejak 1978, Tak Bisa Dibenarkan Aturan Negara Manapun

Abu Jibril: Kejahatan Genosida Muslim Rohingya Sejak 1978, Tak Bisa Dibenarkan Aturan Negara Manapun

Rabu, 27 May 2015 20:09

Forum Cinta Sragen, Kepsek SMPN 2 Sragen harus Minta Maaf di Depan Umum

Forum Cinta Sragen, Kepsek SMPN 2 Sragen harus Minta Maaf di Depan Umum

Rabu, 27 May 2015 20:05

[Video] Aksi Bakar Boneka Biksu Budha di Kedubes Myanmar Pacu Tensi Aparat

[Video] Aksi Bakar Boneka Biksu Budha di Kedubes Myanmar Pacu Tensi Aparat

Rabu, 27 May 2015 20:00



Must Read!
X