Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.153 views

Tak Diatasi, Penyerobotan TPU Muslim bisa Picu Konflik di Ambon

AMBON (voa-islam.com) - Potensi terjadinya konflik di kota Ambon masih cukup besar. Peristiwa konflik terakhir terjadi pada 15 Mei 2012 lalu ketika digelar acara pawai obor Pattimura. Puluhan orang mengalami luka berat dan ringan dalam bentrokkan antara massa Islam dan Kristen pada insiden tersebut.

Besarnya potensi konflik di Ambon disebabkan karena tidak seriusnya aparat keamanan dan pemerintah setempat menyelesaikan akar konflik yang ada di masyarakat. Salah satu potensi konflik yang bisa saja menyulut pertikaian di Ambon adalah permasalah TPU Muslim Air Salobar.

Permasalahan TPU Muslim Air Salobar yang dipicu oleh penyerobotan lahan TPU oleh warga Kristen telah berjalan hampir sepuluh tahun. Lebih dari 2 hektar lahan TPU Muslim Air Salobar kini diduduki warga Kristen yang dijadikan pemukiman dan perkebunan.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Warga Muslim Air Salobar untuk menuntut haknya. Namun sampai hari ini permasalahan tersebut masih belum selesai. Berbagai macam janji penyelesaian oleh pihak Pemkot Ambon hanya menjadi janji kosong sampai hari ini.

“Ada pembiaran dari pemerintah supaya terjadi konflik, jika diselesaikan oleh pemerintah sebenarnya bisa selesai," ujar Bullis Rettob selaku Ketua Tim Penyelesaian TPU Muslim Air Salobar kepada voa-islam.com, Jum’at (8/6/2012).

Kezhaliman para pemukim liar Kristen di lokasi tersebut semakin menjadi dengan melarang warga Muslim untuk mengubur jenazah di areal TPU Muslim yang merupakan tanah mereka. Dalam tiga bulan terakhir setidaknya sudah dua kali hampir terjadi bentrokkan karena adanya pelarangan dari pemukim liar Kristen terhadap warga Muslim yang akan menguburkan jenazah.

Peristiwa pertama terjadi pada tanggal 19 Maret 2012 ketika warga muslim Air Salobar akan menguburkan jenazah. Ketika itu para pemukim liar bergabung dengan warga Desa Amahusu (desa Kristen) melakukan pelarangan terhadap penggalian kuburan sehingga sampai dua kali kuburan yang sudah digali ditutup kembali.

Peristiwa ini hampir memicu terjadinya bentrokan jika aparat keamanan ketika itu tidak bertindak cepat. Konflik sementara waktu bisa direda setelah dicari alternatif penggalian kuburan.

Peristiwa kedua terjadi pada tanggal 26 Maret 2012, hampir terjadi bentrokan antara warga Muslim dan warga Kristen pemukim liar di areal TPU Muslim Air Salobar. Bentrokkan kembali bisa dihindarkan karena dalam pemakaman kali ini adanya pengawalan dari aparat TNI dan Polri.

Insiden semacam ini tidak menutup kemungkinan akan kembali terjadi ketika ada pemakaman jenazah warga Muslim di TPU Muslim Air Salobar.

“Jika nanti ada warga muslim yang meninggal maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi bentrokkan ketika jenazah dikuburkan," kata sekretaris Tim penyelesaian TPU Muslim Air Salobar, Mohammad Borut.

Areal TPU Muslim Air Salobar kini tertutup tanaman liar dan ilalang. Mohammad Borut mengungkapkan, jika areal TPU tersebut dibersihkan maka bisa memicu bentrok lantaran pemukim liar Kristen yang menyerobot areal tersebut tidak suka.

Melihat permasalahan TPU Muslim air Salobar yang tak kunjung selesai dikhawatirkan akan menjadi bom waktu  yang bisa meledak sewaktu-waktu. [AF]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X