Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.475 views

Film Pendek Hanung "Romi & Yuli dari Cikeusik": Membela Ahmadiyah

JAKARTA (VoA-Islam) – Setelah Film “?” membuahkan kontrovoresial, Hanung Bramantyo kembali menghasilkan karya “sampah”. Kali ini ia membuat film pendek berjudul “Romi dan Yuli dari Cikeusik”. Dalam film ini, Hanung menunjukkan sikap empatinya terhadap penganut Ahmadiyah yang telah difatwakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sepertinya Hanung telah menemukan jatidirinya sebagai  sutradara pengusung pluralisme yang senang mengaduk-aduk emosi umat Islam melalui karyanya yang terkesan sarkasme dan tendensius.

Sebagai sutradara, Hanung berusaha memvisualisasikan puisi esai berjudul "Atas Nama Cinta" karya Denny JA dalam film berdurasi sekitar 43 menit dengan pemeran utama Zaskia Adya Mecca dan Ben Kasyafani. Melalui film pendek tersebut, Hanung ingin menguak fakta peristiwa penyerangan terhadap penganut Ahmadiyah di Cikeusik dari sudut pandang korban dan menyampaikan pesan bahwa perbedaan seharusnya tidak melahirkan kebencian.

Dikisahkan, dalam film pendek "Romi dan Yuli dari Cikeusik", Juleha, yang biasa dipanggil Yuli, berasal dari keluarga muslim garis keras. Sementara Rokhmat, yang biasa disapa Romi, adalah seorang penganut Ahmadiyah. Keduanya saling mencintai dan berencana menikah. Tapi rencana mereka berubah setelah 6 Februari 2011, saat massa menyerang jemaat Ahmadiyah di kampung Romi, Cikeusik, dan membuat empat nyawa melayang.

Di akhir film itu, Yuli dan Romi bisa menerima perbedaan itu, namun kedua orang tua mereka tetap bersikeras, bahwa Ahmadiyah adalah ajaran sesat yang menyimpang dari Islam yang benar. Cinta mereka pun dipaksa kandas. Dalam doanya di atas sajadah, Yuli terisak, melantunkan doa pedih.

Sepanjang film itu aktor Agus Kuncoro membacakan puisi Denny JA, menceritakan sebagian perjalanan gerakan Ahmadiyah di Indonesia.Melalui puisi itu, antara lain diceritakan bagaimana Ahmadiyah dinyatakan sesat pada 2005 dan sejak itu massa beberapa kali menyerang penganutnya. Istri Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriah yang hadir dalam acara tersebut, mengatakan kejadian semacam itu menunjukkan kegagalan membangun toleransi.

"Pekan #BedaIsMe"

Belum lama ini, Gerakan #BedaIsMe menggelar "Pekan #BedaIsMe" sebagai bentuk kepedulian terhadapa korban kekerasan atas nama agama. Gerakan #BedaIsMe lahir pada ulang tahun Pancasila 1 Juni "sebagai gerakan untuk mengikat solidaritas sesama anak bangsa untuk hidup dan merayakan keberagaman di Indonesia serta mendukung pemerintah menegakkan konstitusi dan kepastian hukum."

Ide awal gerakan tersebut menurut Firdaus selaku koordinator, merupakan respon pada berbagai tindak kekerasan kelompok minoritas agama yang diserang oleh kelompok tertentu. Seperti penyegelan GKI Yasmin Bogor, HKBP Filadelfia Bekasi, 17 Gereja di Singkil Aceh, serangan pada warga Syiah Sampang, serangan kepada Ahmadiah, serangan terhadap Irshad Manji dan pelarangan konser Lady Gaga.

Pada Ahad (10/1) sore, Ratusan orang yang tergabung dalam gerakan #BedaIsMe juga menggelar aksi damai yang mereka sebut "Apel Akbar Aku Cinta Indonesia" di depan Istana Merdeka. Peserta aksi antara lain mengaku dari Hurin'In asal Tanah Abang, perwakilan dari masyarakat Singkil Aceh, Forum Mahasiswa Ciputat, dan perwakilan mahasiswa dari STT Setia.

Pekan #BedaIsme telah dibuka dengan pameran foto koran kekerasan atas nama agama di Cafe Tjikini pada 1 Juni lalu dan dilanjutkan pada 10 Juni dengan rangkaian acara Apel Akbar, "Aku Cinta Indonesia" di Monas. Selama kurun waktu itu digelar aksi solidaritas pada Little Monster yang gagal menyaksikan konser Lady gaga, pemutaran film "Romi dan Yuli dari Cikeusik", dan apel akbar "Aku Cinta Indonesia" dan konser "Diversity Concert: Tribute to the Victims of Religious Violence" dari pukul 18.30 WIB. Konser itu menampilkan Local Ambient, Marjinal, Jogja Hip-Hop Foundation, Melanie Subono, dan Superman Is Dead.

Sinta Nuriyah yang hadir malam itu membacakan muklamat bertajuk "Aku Cinta Indonesia Hentikan Kekerasan Atas Nama Agama". Muklamat berisi desakan kepada pemerintah untuk menghentikan tindakan kekerasan dan pelanggaran hak  asasi manusia serta menindak tegas para pelakunya.Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan,  Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan, Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Sepekan usai operasi persalinan caesar, Ummi Keysan dan bayinya membaik dan diizinkan pulang meninggalkan rumah sakit. Amanah bantuan dari donatur IDC telah diserahkan. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Pemimpin Al-Qaidah Ayman Al-Zawahiri Serukan Mujahidin di Suriah Gunakan Taktik Gerilya

Pemimpin Al-Qaidah Ayman Al-Zawahiri Serukan Mujahidin di Suriah Gunakan Taktik Gerilya

Senin, 24 Apr 2017 13:16

Ada Gerakan yang Ditunggu Pengamat Ini agar Jakarta Lebih Baru & Berwarna

Ada Gerakan yang Ditunggu Pengamat Ini agar Jakarta Lebih Baru & Berwarna

Senin, 24 Apr 2017 11:33

Laporan: Islamic State (IS) Pindahkan Ibukota Kekhalifahan dari Raqqa ke Deir Al-Zour

Laporan: Islamic State (IS) Pindahkan Ibukota Kekhalifahan dari Raqqa ke Deir Al-Zour

Senin, 24 Apr 2017 10:48

Tuduhan Anies-Sandi Terpilih sebagai Gubernur Baru Patah akibat Data Ini

Tuduhan Anies-Sandi Terpilih sebagai Gubernur Baru Patah akibat Data Ini

Senin, 24 Apr 2017 08:33

Zakir Naik Dapat Pembelaan Setelah Berstatus Penduduk Tetap Malaysia

Zakir Naik Dapat Pembelaan Setelah Berstatus Penduduk Tetap Malaysia

Senin, 24 Apr 2017 08:13

Tuntutan​ kepada Ahok Ringan, Pemuda Muhammadiyah Sulteng Minta Presiden Copot Jaksa Agung

Tuntutan​ kepada Ahok Ringan, Pemuda Muhammadiyah Sulteng Minta Presiden Copot Jaksa Agung

Senin, 24 Apr 2017 07:04

Sebelum Bersyahadat, Dokter Ini Intens Nonton Video Zakir Naik di Youtube

Sebelum Bersyahadat, Dokter Ini Intens Nonton Video Zakir Naik di Youtube

Senin, 24 Apr 2017 06:04

Pelajaran untuk Partai (Islam): Jangan jadi Parpol Mengambang

Pelajaran untuk Partai (Islam): Jangan jadi Parpol Mengambang

Senin, 24 Apr 2017 05:33

Lindsay Lohan Memakai Burkini di Phuket, Thailand

Lindsay Lohan Memakai Burkini di Phuket, Thailand

Senin, 24 Apr 2017 00:07

Kenapa Ahok-Djarot Kalah walau Didukung Banyak Partai, Ini Jawabannya

Kenapa Ahok-Djarot Kalah walau Didukung Banyak Partai, Ini Jawabannya

Ahad, 23 Apr 2017 23:33

Bom Pinggir Jalan Al-Shabaab Tewaskan 8 Tentara Puntland Somalia

Bom Pinggir Jalan Al-Shabaab Tewaskan 8 Tentara Puntland Somalia

Ahad, 23 Apr 2017 21:45

Pemuda dan Masa Depan Negara

Pemuda dan Masa Depan Negara

Ahad, 23 Apr 2017 21:40

Setengah Juta Diprediksi Turun ke Jalan Peringati May Day

Setengah Juta Diprediksi Turun ke Jalan Peringati May Day

Ahad, 23 Apr 2017 21:33

19 April, Momentum Kebangkitan Umat Islam di Indonesia

19 April, Momentum Kebangkitan Umat Islam di Indonesia

Ahad, 23 Apr 2017 20:44

Tuntutan JPU ke Ahok Disebut Din Bentuk Keberpihakan Pemerintah

Tuntutan JPU ke Ahok Disebut Din Bentuk Keberpihakan Pemerintah

Ahad, 23 Apr 2017 19:33

Anies Sebut Pilgub Seperti Pertandingan Tinju

Anies Sebut Pilgub Seperti Pertandingan Tinju

Ahad, 23 Apr 2017 12:59

Tak Sesuai Visi Membahagiakan Warga, Sandiaga akan Jual Saham Bir Pemprov DKI Jakarta

Tak Sesuai Visi Membahagiakan Warga, Sandiaga akan Jual Saham Bir Pemprov DKI Jakarta

Ahad, 23 Apr 2017 08:21

Israel Tuduh Staf Senior Badan PBB di Gaza Terpilih Jadi Anggota Biro Politik Hamas

Israel Tuduh Staf Senior Badan PBB di Gaza Terpilih Jadi Anggota Biro Politik Hamas

Ahad, 23 Apr 2017 07:30

DPU DT Kembali Berangkatkan Umroh Marbot Masjid

DPU DT Kembali Berangkatkan Umroh Marbot Masjid

Ahad, 23 Apr 2017 07:04

Terjadi Diskriminasi Penegakan Hukum terhadap Umat Islam, TPM Temui Kompolnas

Terjadi Diskriminasi Penegakan Hukum terhadap Umat Islam, TPM Temui Kompolnas

Ahad, 23 Apr 2017 06:00


Must Read!
X