Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
30.538 views

Murjiah Berkedok Salafi Tak Mau diajak Diskusi, Kerjanya Hanya Mencaci

BEKASI (voa-islam.com) - Ustadz Nanang Ainur Rofiq sebagai pembicara kedua dalam acara bedah buku “Salafi Pengkhanat Salafus Shalih” tulisan Syaikh Abu Muhammad Al Maqdisi mengungkap bagaimana sikap kelompok murjiah yang tak pernah mau berdiskusi namun bisanya hanya menjelek-jelekan lewat medianya.

“Maka sebagaimana pengalaman kami, mereka memang tidak pernah mau diajak untuk berdiskusi, duduk bersama tetapi di belakang kita mereka menghujat kita, lewat radionya, lewat majalahnya, internetnya. Kemudian menghujat dan menjelek-jelekan orang-orang yang mengkritisi mereka tetapi tidak pernah mau diajak bersama-sama untuk thalabul ilmi,” ungkapnya di hadapan jamaah yang hadir di Masjid Muhammad Ramadhan, Bekasi, pada hari Ahad (29/7/2012).

Berkaitan dengan substansi buku karya Syaikh Al Maqdisi yang mengkritisi pemahaman Ali Hasan Al Halabi, ia menyampaikan bahwa sosok Ali Hasan Al Halabi dikenal sebagai ulama yang panjang lidah atau gemar mencaci-maki.

“Ali Hasan Al Halabi ini dikenal oleh para ulama mujahid. Jangan oleh orang-orang yang kini masih bermanhaj salafi, oleh ulama mujahid sendiri Ali Hasan Al Halabi ini dikenal sebagai thuulul lisan, orang yang lisannya sangat panjang, suka mencaci maki, suka menghardik ulama mujahid dengan cacian-cacian yang sangat menyakitkan, maka kita dengar diantara mereka sendiri juga suka saling mencaci maki, itu bagian dari karakter mereka. Di kalangan mereka sudah tidak diterima, Ali Hasan Al Halabi ini terlebih di kalangan mujahid,” papar Qaid Sariyah Tarbiyah Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) wilayah Jakarta ini.

Ia menambahkan bahwa buku tersebut semakin mempertegas sikap ketidakjujuran sebagai karakter kelompok murjiah tersebut.

“Buku yang kita bahas hari ini sebenarnya semakin mempertegas dan semakin memperjelas jati diri mereka, yang mereka ini tidak jujur di dalam mengutip dalil-dalil, seolah dikemas dengan nuansa ilmiah. Maka dibutuhkan kecermatan kita dalam meneliti perkataan-perkataan dan fatwa-fatwa mereka. Alhamdulillah masih ada ulama-ulama yang dipelihara oleh Allah untuk membersihkan umat ini dari penipuan-penipuan,”sambungnya.

Bahkan lebih dahsyat lagi, menurut ustadz Ainur Rofiq, kelompok murjiah yang berkedok salafi ini secara sadar atau tidak telah mempertuhankan orang alimnya dengan membabi buta.

“Mereka sadar atau tidak mempertuhankan orang alimnya membabi buta tanpa kemudian mau membuka hatinya, tanpa mau membuka daya kritisnya, memperhatikan setiap keterangan-keterangan yang dilontarkan oleh orang alimnya itu sendiri,” tandasnya.

Ia memberi contoh bagaimana mereka berdiam diri ketika Saudi memberikan pangkalan militer kepada tentara kafir Amerika.

“Kita tahu bagaimana ulama-ulama di timur tengah mereka yang menjadi ulama resmi penguasa di sana. Mereka berdiam diri ketika jelas-jelas penguasa Saudi memberikan pangkalan militer kepada tentara kafir Amerika, sebagai balas budi ketika Irak melakukan invasi ke Kuwait dan Saudi ketakutan bahwa nanti Irak juga akan menginvasi Saudi. Maka mereka memilih meminta bantuan kepada negara kafir Amerika,” tambahnya.

Ia juga mengimbau agar kaum muslimin selalu dekat dengan ulama ahluts tsughur (ulama yang juga mujahid). “Maka di sinilah kita perlu berhati-hati di mana para ulama mujahid mengingatkan kita, hendaklah kaum muslimin untuk selalu dekat kepada ulama Ahluts Tsughur,” ujarnya

Sebab menurutnya bahwa orang-orang yang berada di medan jihad itu lebih teruji keimanannya. “Karena kita tahu, orang-orang yang berada di medan jihad itu lebih terasah dan teruji keimanannya sebagaimana pengakuan Asy Syahid Abdullah Azzam,” imbuhnya.

Ia menilai bahwa dengan sikap mereka yang anti dengan jihad menjadi penyebab dari perseteruan yang ditimbulkan, hal ini lanitaran mereka begitu mementingkan duniawi dan jauh dari jihad.

“Maka tidak aneh gara-gara anti dengan jihad, alergi dengan jihad, justru sibuk berseteru di antara mereka karena urusan duniawi. Sibuk berbagi lahan, berbagi jatah, berbagi kavling urusan duniawinya karena jauhnya mereka dengan urusan jihad ini sendiri. Berebeda dengan ulama mujahidin yang justru dunia itu mereka tinggalkan demi membela agama Allah yang mulia ini. Maka kita lihat bagaimana mereka bersikap, bagaimana mereka berkata, lebih terpelihara lisannya daripada orang-orang yang kerjanya mencaci sesama saudaranya.

Maka jika orang-orang seperti ini mau turun ke medan jihad, baru mereka paham, urusan umat ini jauh lebih besar daripada mencaci maki saudaranya sendiri,” jelasnya. [Ahmed Widad]         

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X