Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
40.401 views

Film Religi "Cinta Suci Zahrana", Film Khusus Buat Para Jomblo

JAKARTA (VoA-Islam)Apa gunanya gelar sarjana dan karir setinggi langit, jika belum menikah. Untuk apa menikah, jika mendapat pasangan yang tidak seiman, yang tidak sayang pada keluarga, yang tidak bisa menjadi imam di dalam keluarga. Begitulah pesan dalam novel “Cinta Suci Zahrana” karya Habiburrhman El-Shirazi yang dingkat ke layar lebar, dan kini tengah diputar di bioskop-bioskop di Jakarta dan sekitarnya.

Adalah Zahrana, seorang gadis berprestasi dihadapkan pada pilihan mengejar cita-cita, karir atau berumah tangga. Setinggi apapun prestasi yang diraih, rasanya belum afdol bila belum mendapat jodoh.

Kang Abik menampilkan tokoh Siti Zahrana sebagai sosok gadis ambisius dan memiliki talenta luar biasa dalam bidang akademik. Ia terlahir dari keluarga biasa-biasa saja, ayahnya seorang PNS golongan rendah di kelurahan. Sedangkan Zahrana berhasil menyelesaikan S1 di Fakultas Teknik UGM Jogjakarta dan S2 di ITB.

Nama Zahrana mendunia karena karya tulisnya dimuat di jurnal ilmiah RMIT Melbourne. Dari karya tulis itu, Zahrana meraih penghargaan dari Thinghua University, sebuah universitas ternama di China. Ia pun terbang ke negeri Tirai Bambu untuk menyampaikan orasi ilmiah. Di hadapan puluhan profesor arsitek kelas dunia, ia memaparkan arsitektur bertema budaya. Yang ia tawarkan arsitektur model kerajaan Jawa-Islam dahulu kala. Dari Thinghua University, Zahrana mendapat tawaran beasiswa untuk studi S3 di samping mendapat tawaran pengerjaan sebuah proyek besar.

Tapi Zahrana menolak tawaran menjadi dosesn di UGM dan beasiswa S3 di negeri China, dikarenakan tidak ingin jauh dari orang tuanya yang sudah renta. Zahranapun memilih mengajar di sebuah universitas di Semarang. Di tengah kesuksesan prestasi akademiknya, ia malah menjadi bahan kecemasan kedua orang tuanya. Kecemasan itu lantaran Zahrana belum juga menikah di usianya yang memasuki kepala tiga. Kedua orang tua Zahrana yang renta berharap anak satu-satunya itu segera menikah dan memiliki keturunan.

Ayah-ibunya khawatir jika semasa hidupnya tidak sempat menyaksikan Zahrana bersuami dan menimang cucu. Apalagi bila melihat anak-anak tetangga seusia Zahrana, mereka sudah memiliki anak dua bahkan tiga.

Sudah banyak laki-laki yang meminangnya, namun Zahrana menolaknya dengan halus. Prinsip Zahrana dalam memilih pasangan, bukan diukur dari kedudukan, harta dan jabatannya, tapi karena akidah yang sama, karena keshalihannya, dan mampu menjadi imam bagi dirinya. Sampai-sampai Zahrana sempat dilamar oleh seorang satpam dan tukang bengkel yang berpendidikan rendah.

Bahkan Zahrana pernah dilamar oleh seorang duda yang ternyata  atasannya sendiri. Ia dilamar dekannya, begitu kembali dari Thinghua University sehabis menerima penghargaan. Dengan tegas, Zahrana tidak menerima lamaran atasannya itu meski orang tuanya kecewa. Alasan Zahrana semata-mata persoalan moral atasannya yang suka meminta setoran kepada mahasiswa bila ingin nilai bagus bahkan suka bermain cinta dengan mahasiswanya sendiri. Di samping alasan moral, Zahrana tak mungkin menerima lamaran atasannya yang berusia kepala lima.

Akibat menolak lamaran itu, Zahrana akan dipecat secara tidak hormat. Tetapi Zahrana mendahuli mengajukan pengunduran diri. Ia benar-benar hengkang dari kampus itu dan memilih mengajar di sebuah sekolah kejuruan teknik.

Suatu ketika Zahrana pun minta saran kepada pimpinan pondok pesantren yang masih saudara jauh teman akrabnya. Oleh pimpinan pondok pesantren Zahrana dipertemukan seorang pemuda yang dari sisi pekerjaan kurang sepadan. Pemuda itu pedagang kerupuk keliling, tapi Zahrana merasa cocok. Ia bertekad mengabdikan hidupnya kepada Allah melalui ibadah dalam rumah tangga.

Takdir Berkehendak Lain

Dikala hati Zahrana berbunga-bunga, disaat ia menyiapkan gaun pengantin dan pesta pernikahan sederhana, tiba-tiba petugas kepolisian memberi kabar, bahwa Rahmat, calon suaminya itu tewas tertabrak kereta api saat mengantarkan kerupuk dengan sepedanya.  

Mendengar kabar itu, langit seakan runtuh, betapa shocknya Zahrana. Bayangan indah itu kini pupus sudah.  Zahrana pingsan beberap kali hingga dilarikan ke rumah sakit. Beruntung Zahrana masih kuat melanjutkan hidup. Bersamaan itu, ayahnya juga dilarikan ke rumah sakit, karena penyakit jantungnya yang lama diderita. Sang ayah pun meninggal dunia. Terlalu berat, ujian dan cobaan hidup itu bagi Zahrana, karena ditinggalkan oleh orang yang dicintainya.

Dibalik musibah, rupanya Allah punya scenario lain. Salah seorang ibu yang datang menjenguk, yang berprofesi sebagai dokter psikologi sempat memulihkan mental dan kejiwaan Zahrana di rumah sakit. Perempuan itu ternyata ibu dari mahasiswa bernama Hasan yang sekripsinya sempat dia bimbing. Siapa nyana, ibu dokter ini mengabararkan, anaknya, Hasan, berniat menikahinya.

Betapa kaget dan bahagianya Zahrana. Seolah tak peracaya dengan nasibnya yang begitu bergelombang. Meski ragu menerima lamaran itu, Zahrana menyampaikan satu syarat. Bila anak ibu dokter benar meminangnya, ia minta agar pernikahannya nanti malam setelah shalat tarawih. Ia trauma dengan tragedi yang menimpa satu malam menjelang pernikahannya dulu. Tepat jam tujuh malam, mereka melangsungkan pernikahan suci di masjid yang disaksikan para jamaah shalat tarawih. Malam pertama bulan Ramadhan yang indah menandakan berakhirnya penderitaan Zahrana.

Film religi ini memberi pesan penting buat para jomblo, bahwa pasangan yang seakidah harus menjadi syarat utama dalam memilih pasangan. Tidak cukup akidah yang sama, tapi juga keshalihan itu harus menjadi ukuran, bukan harta dan kedudukan semata.

Pesan lainnya adalah bahwa manusia boleh berencana, namun Allah juga yang menakdirkan maut dan jodoh seseorang. Berbakti pada ayah-bunda harus menjadi hal yang utama, dan yang tak kalah penting adalah dibalik musibah, Allah akan memberi kesudahan yang baik tanpa kita duga sebelumnya. Tentu jika kita melalui ujian can cobaan hidup itu dengan sikap sabar dan bertawakal pada-Nya.

Menonton Film Cinta Suci Zahrana yang disutradarai oleh Chairul Umam tersebut dijamin membuat penonton tampak haru dan mengambil banyak pelajaran, khususnya buat para jomblo. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Spanduk Selamat Datang Syuhada Iringi Pemakaman Santoso

Spanduk Selamat Datang Syuhada Iringi Pemakaman Santoso

Ahad, 24 Jul 2016 11:23

Diduga Kuat Pembangunan Era Ini Korbankan Ideologi Bangsa dan Negara

Diduga Kuat Pembangunan Era Ini Korbankan Ideologi Bangsa dan Negara

Ahad, 24 Jul 2016 11:11

Mantan Ketua DPR RI: Muslim Menolak Ahok adalah Tuntutan Kitab Suci

Mantan Ketua DPR RI: Muslim Menolak Ahok adalah Tuntutan Kitab Suci

Ahad, 24 Jul 2016 10:26

Slogan Trisakti Jokowi Hanya untuk Ledakan Besar Liberalisasi

Slogan Trisakti Jokowi Hanya untuk Ledakan Besar Liberalisasi

Ahad, 24 Jul 2016 09:11

Turki Bubarkan Pasukan Pengawal Presiden Setelah Upaya Kudeta Gagal

Turki Bubarkan Pasukan Pengawal Presiden Setelah Upaya Kudeta Gagal

Ahad, 24 Jul 2016 09:00

Presiden Jokowi Dinilai Tega & Keji Jika Benar Ada Konspirasi untukTetapkan Tax Amnesty

Presiden Jokowi Dinilai Tega & Keji Jika Benar Ada Konspirasi untukTetapkan Tax Amnesty

Ahad, 24 Jul 2016 07:11

Rekayasa Horor Dilakukan untuk Memuluskan Proyek-proyek Asing

Rekayasa Horor Dilakukan untuk Memuluskan Proyek-proyek Asing

Ahad, 24 Jul 2016 05:11

Antara Macet, Sindikat, dan Kartel untuk Produk Asing di Era Jokowi

Antara Macet, Sindikat, dan Kartel untuk Produk Asing di Era Jokowi

Sabtu, 23 Jul 2016 23:27

Perda Mihol Nasibmu Kini (Pesan Kepada Gubernur Jawa Timur)

Perda Mihol Nasibmu Kini (Pesan Kepada Gubernur Jawa Timur)

Sabtu, 23 Jul 2016 23:09

Warga Syam Tidak Kehilangan Vitalitasnya Untuk Mengusir Para Penjajah

Warga Syam Tidak Kehilangan Vitalitasnya Untuk Mengusir Para Penjajah

Sabtu, 23 Jul 2016 22:00

Santoso Abu Wardah Ternyata Dicintai Rakyat dan Dilabeli Syuhada/Pahlawan

Santoso Abu Wardah Ternyata Dicintai Rakyat dan Dilabeli Syuhada/Pahlawan

Sabtu, 23 Jul 2016 21:50

Calonkan Diri di Pilkada, Demokrat Himbau Ahok Perhatikan Kasus yang Menyeretnya

Calonkan Diri di Pilkada, Demokrat Himbau Ahok Perhatikan Kasus yang Menyeretnya

Sabtu, 23 Jul 2016 21:27

Pansus Revisi UU Terorisme Kunjungi Al Mukmin Ngruki, ISAC Titip 12 Poin Masukan

Pansus Revisi UU Terorisme Kunjungi Al Mukmin Ngruki, ISAC Titip 12 Poin Masukan

Sabtu, 23 Jul 2016 19:45

Soal Survey SMRC, Demokrat: Tidak Ada Hal yang Menarik, juga Tidak Bernilai Mutlak

Soal Survey SMRC, Demokrat: Tidak Ada Hal yang Menarik, juga Tidak Bernilai Mutlak

Sabtu, 23 Jul 2016 19:27

Dituduh Dukung Terorisme, Ini Bantahan Zakir Naik

Dituduh Dukung Terorisme, Ini Bantahan Zakir Naik

Sabtu, 23 Jul 2016 19:13

PKS dan PBB Masuk Rilis SMRC Dukung Ahok, Gerindra: Itu Tidak Mungkin

PKS dan PBB Masuk Rilis SMRC Dukung Ahok, Gerindra: Itu Tidak Mungkin

Sabtu, 23 Jul 2016 17:27

Pelajari Model dan Berkongsi Dakwah, ABIM Sabah Kunjungi Darul Fallah

Pelajari Model dan Berkongsi Dakwah, ABIM Sabah Kunjungi Darul Fallah

Sabtu, 23 Jul 2016 16:25

Sulitnya Melarang Mihol dengan Jalan Demokrasi

Sulitnya Melarang Mihol dengan Jalan Demokrasi

Sabtu, 23 Jul 2016 16:05

Politisi dan Anggota DPRD Ini Tidak Yakin Ahok Bisa Ikut Pilkada

Politisi dan Anggota DPRD Ini Tidak Yakin Ahok Bisa Ikut Pilkada

Sabtu, 23 Jul 2016 15:27

DPRD ke SMRC: Media Lagi Demen ke Ahok, Cobalah Sesekali Survey yang Betul

DPRD ke SMRC: Media Lagi Demen ke Ahok, Cobalah Sesekali Survey yang Betul

Sabtu, 23 Jul 2016 13:27


Must Read!
X