Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
36.454 views

Film Religi "Cinta Suci Zahrana", Film Khusus Buat Para Jomblo

JAKARTA (VoA-Islam)Apa gunanya gelar sarjana dan karir setinggi langit, jika belum menikah. Untuk apa menikah, jika mendapat pasangan yang tidak seiman, yang tidak sayang pada keluarga, yang tidak bisa menjadi imam di dalam keluarga. Begitulah pesan dalam novel “Cinta Suci Zahrana” karya Habiburrhman El-Shirazi yang dingkat ke layar lebar, dan kini tengah diputar di bioskop-bioskop di Jakarta dan sekitarnya.

Adalah Zahrana, seorang gadis berprestasi dihadapkan pada pilihan mengejar cita-cita, karir atau berumah tangga. Setinggi apapun prestasi yang diraih, rasanya belum afdol bila belum mendapat jodoh.

Kang Abik menampilkan tokoh Siti Zahrana sebagai sosok gadis ambisius dan memiliki talenta luar biasa dalam bidang akademik. Ia terlahir dari keluarga biasa-biasa saja, ayahnya seorang PNS golongan rendah di kelurahan. Sedangkan Zahrana berhasil menyelesaikan S1 di Fakultas Teknik UGM Jogjakarta dan S2 di ITB.

Nama Zahrana mendunia karena karya tulisnya dimuat di jurnal ilmiah RMIT Melbourne. Dari karya tulis itu, Zahrana meraih penghargaan dari Thinghua University, sebuah universitas ternama di China. Ia pun terbang ke negeri Tirai Bambu untuk menyampaikan orasi ilmiah. Di hadapan puluhan profesor arsitek kelas dunia, ia memaparkan arsitektur bertema budaya. Yang ia tawarkan arsitektur model kerajaan Jawa-Islam dahulu kala. Dari Thinghua University, Zahrana mendapat tawaran beasiswa untuk studi S3 di samping mendapat tawaran pengerjaan sebuah proyek besar.

Tapi Zahrana menolak tawaran menjadi dosesn di UGM dan beasiswa S3 di negeri China, dikarenakan tidak ingin jauh dari orang tuanya yang sudah renta. Zahranapun memilih mengajar di sebuah universitas di Semarang. Di tengah kesuksesan prestasi akademiknya, ia malah menjadi bahan kecemasan kedua orang tuanya. Kecemasan itu lantaran Zahrana belum juga menikah di usianya yang memasuki kepala tiga. Kedua orang tua Zahrana yang renta berharap anak satu-satunya itu segera menikah dan memiliki keturunan.

Ayah-ibunya khawatir jika semasa hidupnya tidak sempat menyaksikan Zahrana bersuami dan menimang cucu. Apalagi bila melihat anak-anak tetangga seusia Zahrana, mereka sudah memiliki anak dua bahkan tiga.

Sudah banyak laki-laki yang meminangnya, namun Zahrana menolaknya dengan halus. Prinsip Zahrana dalam memilih pasangan, bukan diukur dari kedudukan, harta dan jabatannya, tapi karena akidah yang sama, karena keshalihannya, dan mampu menjadi imam bagi dirinya. Sampai-sampai Zahrana sempat dilamar oleh seorang satpam dan tukang bengkel yang berpendidikan rendah.

Bahkan Zahrana pernah dilamar oleh seorang duda yang ternyata  atasannya sendiri. Ia dilamar dekannya, begitu kembali dari Thinghua University sehabis menerima penghargaan. Dengan tegas, Zahrana tidak menerima lamaran atasannya itu meski orang tuanya kecewa. Alasan Zahrana semata-mata persoalan moral atasannya yang suka meminta setoran kepada mahasiswa bila ingin nilai bagus bahkan suka bermain cinta dengan mahasiswanya sendiri. Di samping alasan moral, Zahrana tak mungkin menerima lamaran atasannya yang berusia kepala lima.

Akibat menolak lamaran itu, Zahrana akan dipecat secara tidak hormat. Tetapi Zahrana mendahuli mengajukan pengunduran diri. Ia benar-benar hengkang dari kampus itu dan memilih mengajar di sebuah sekolah kejuruan teknik.

Suatu ketika Zahrana pun minta saran kepada pimpinan pondok pesantren yang masih saudara jauh teman akrabnya. Oleh pimpinan pondok pesantren Zahrana dipertemukan seorang pemuda yang dari sisi pekerjaan kurang sepadan. Pemuda itu pedagang kerupuk keliling, tapi Zahrana merasa cocok. Ia bertekad mengabdikan hidupnya kepada Allah melalui ibadah dalam rumah tangga.

Takdir Berkehendak Lain

Dikala hati Zahrana berbunga-bunga, disaat ia menyiapkan gaun pengantin dan pesta pernikahan sederhana, tiba-tiba petugas kepolisian memberi kabar, bahwa Rahmat, calon suaminya itu tewas tertabrak kereta api saat mengantarkan kerupuk dengan sepedanya.  

Mendengar kabar itu, langit seakan runtuh, betapa shocknya Zahrana. Bayangan indah itu kini pupus sudah.  Zahrana pingsan beberap kali hingga dilarikan ke rumah sakit. Beruntung Zahrana masih kuat melanjutkan hidup. Bersamaan itu, ayahnya juga dilarikan ke rumah sakit, karena penyakit jantungnya yang lama diderita. Sang ayah pun meninggal dunia. Terlalu berat, ujian dan cobaan hidup itu bagi Zahrana, karena ditinggalkan oleh orang yang dicintainya.

Dibalik musibah, rupanya Allah punya scenario lain. Salah seorang ibu yang datang menjenguk, yang berprofesi sebagai dokter psikologi sempat memulihkan mental dan kejiwaan Zahrana di rumah sakit. Perempuan itu ternyata ibu dari mahasiswa bernama Hasan yang sekripsinya sempat dia bimbing. Siapa nyana, ibu dokter ini mengabararkan, anaknya, Hasan, berniat menikahinya.

Betapa kaget dan bahagianya Zahrana. Seolah tak peracaya dengan nasibnya yang begitu bergelombang. Meski ragu menerima lamaran itu, Zahrana menyampaikan satu syarat. Bila anak ibu dokter benar meminangnya, ia minta agar pernikahannya nanti malam setelah shalat tarawih. Ia trauma dengan tragedi yang menimpa satu malam menjelang pernikahannya dulu. Tepat jam tujuh malam, mereka melangsungkan pernikahan suci di masjid yang disaksikan para jamaah shalat tarawih. Malam pertama bulan Ramadhan yang indah menandakan berakhirnya penderitaan Zahrana.

Film religi ini memberi pesan penting buat para jomblo, bahwa pasangan yang seakidah harus menjadi syarat utama dalam memilih pasangan. Tidak cukup akidah yang sama, tapi juga keshalihan itu harus menjadi ukuran, bukan harta dan kedudukan semata.

Pesan lainnya adalah bahwa manusia boleh berencana, namun Allah juga yang menakdirkan maut dan jodoh seseorang. Berbakti pada ayah-bunda harus menjadi hal yang utama, dan yang tak kalah penting adalah dibalik musibah, Allah akan memberi kesudahan yang baik tanpa kita duga sebelumnya. Tentu jika kita melalui ujian can cobaan hidup itu dengan sikap sabar dan bertawakal pada-Nya.

Menonton Film Cinta Suci Zahrana yang disutradarai oleh Chairul Umam tersebut dijamin membuat penonton tampak haru dan mengambil banyak pelajaran, khususnya buat para jomblo. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Pemberontak Syi'ah Houtsi Larang Aliran Bantuan Kemanusiaan Masuki Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Larang Aliran Bantuan Kemanusiaan Masuki Yaman

Ahad, 19 Apr 2015 11:15

Milisi Pro-Hadi Kepung Pemberotank Syi'ah Houtsi di Pangkalan Al-Annad

Milisi Pro-Hadi Kepung Pemberotank Syi'ah Houtsi di Pangkalan Al-Annad

Ahad, 19 Apr 2015 09:55

Istana Berusaha Menggembosi Gerakan Aksi Mahasiswa 20 Mei

Istana Berusaha Menggembosi Gerakan Aksi Mahasiswa 20 Mei

Ahad, 19 Apr 2015 06:20

Ubah UU Terorisme, Pemerintah Diminta Perhatikan Umat Islam, dan Stop Intervensi AS

Ubah UU Terorisme, Pemerintah Diminta Perhatikan Umat Islam, dan Stop Intervensi AS

Ahad, 19 Apr 2015 00:50

Jubir Taliban: Mujahidin Tidak Terlibat dalam Serangan Bom di Jalalabad

Jubir Taliban: Mujahidin Tidak Terlibat dalam Serangan Bom di Jalalabad

Sabtu, 18 Apr 2015 16:45

Pemerintah Lebay, Lambang Komunis Dibiarkan, Kalimat Tauhid Ditindak

Pemerintah Lebay, Lambang Komunis Dibiarkan, Kalimat Tauhid Ditindak

Sabtu, 18 Apr 2015 11:59

Al-Qaidah Yaman Rebut Tank dan Artileri dari Kamp Militer Utama di Al-Mukalla

Al-Qaidah Yaman Rebut Tank dan Artileri dari Kamp Militer Utama di Al-Mukalla

Sabtu, 18 Apr 2015 09:30

Malaysia Tidak Akan Menerima Lagi Pengungsi Rohingya & Akan Pulangkan Mereka

Malaysia Tidak Akan Menerima Lagi Pengungsi Rohingya & Akan Pulangkan Mereka

Sabtu, 18 Apr 2015 09:14

Dalam 24 Jam, Koalisi Pimpinan Saudi Luncurkan 100 Serangan Mendadak Terhadap Syi'ah Houtsi di Yaman

Dalam 24 Jam, Koalisi Pimpinan Saudi Luncurkan 100 Serangan Mendadak Terhadap Syi'ah Houtsi di Yaman

Sabtu, 18 Apr 2015 09:05

Daulah Islam (IS) Kepung Kota Ramadi di Irak Tengah dari Segala Penjuru

Daulah Islam (IS) Kepung Kota Ramadi di Irak Tengah dari Segala Penjuru

Sabtu, 18 Apr 2015 08:05

Kota Istambul Tempat Wisata Paling Terkemuka di Dunia

Kota Istambul Tempat Wisata Paling Terkemuka di Dunia

Sabtu, 18 Apr 2015 07:20

Kematian Jenderal Izzat Ibrahimi dan Masa Depan ISIS di Irak?

Kematian Jenderal Izzat Ibrahimi dan Masa Depan ISIS di Irak?

Sabtu, 18 Apr 2015 06:44

Banyak Melanggar Hukum, Pengamat Politik: Pemerintah Seharusnya Berhentikan Ahok

Banyak Melanggar Hukum, Pengamat Politik: Pemerintah Seharusnya Berhentikan Ahok

Sabtu, 18 Apr 2015 01:57

Bashar Al-Assad Tuduh Dukungan Turki Sebagai Faktor Utama Jatuhnya Idlib ke Tangan Mujahidin

Bashar Al-Assad Tuduh Dukungan Turki Sebagai Faktor Utama Jatuhnya Idlib ke Tangan Mujahidin

Jum'at, 17 Apr 2015 19:21

Aksi Islamophobia Meningkat 500% di Prancis Sejak Serangan Charlie Hebdo

Aksi Islamophobia Meningkat 500% di Prancis Sejak Serangan Charlie Hebdo

Jum'at, 17 Apr 2015 18:30

Koalisi Pimpinan Saudi Serukan Para Komandan Militer Pendukung Ali Abdullah Saleh Untuk Menyerah

Koalisi Pimpinan Saudi Serukan Para Komandan Militer Pendukung Ali Abdullah Saleh Untuk Menyerah

Jum'at, 17 Apr 2015 17:15

Yaman : Ramai-Ramai Meninggalkan Syi'ah Houthi dan Mendukung Hadi

Yaman : Ramai-Ramai Meninggalkan Syi'ah Houthi dan Mendukung Hadi

Jum'at, 17 Apr 2015 16:11

Ahok Ciderai Konstitusi, DPRD DKI: Berharap Hingga HMP

Ahok Ciderai Konstitusi, DPRD DKI: Berharap Hingga HMP

Jum'at, 17 Apr 2015 13:43

NSEAS Meminta DPRD DKI Jakarta Lanjutkan Haknya Hingga Pemakzulan Ahok

NSEAS Meminta DPRD DKI Jakarta Lanjutkan Haknya Hingga Pemakzulan Ahok

Jum'at, 17 Apr 2015 13:31

Marwan Batubara : Ada Begal di Istana Mempertahankan Kepentingan Asing

Marwan Batubara : Ada Begal di Istana Mempertahankan Kepentingan Asing

Jum'at, 17 Apr 2015 10:57



Must Read!
X