Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
12.316 views

Amin Rais : KPK Harus Memproses Jokowi

Jakarta (voa-islam.com) Tak ada gading yang tak retak. Betapapun, masyarakat sudah begitu ngiler terhadap Jokowi, sebagai tokoh yang dianggap bersih dan hebat, tetapi belakangan ini ada laporan dari publik, tentang dugaan korupsi Jokowi.

Menanggapi laporan masyarakat Solo itu, pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amin Rais, menegaskan hendaknya temuan masyarakat mengenai dugaan korupsi oleh Wali Kota Solo Joko Widodo alias Jokowi yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus diproses secara hukum, ujarnya.

Publik tidak boleh memutuskan (beropini) harus ada kejelasan bukti-bukti yang ada. Diperlukan proses hukum yang serius penanganannya dari pihak penegak hukum (KPK). Karena itu, ikuti saja bagaimana prosesnya nanti. Kalau memang ada bukti yang kuat bahwa Jokowi terlibat dalam korupsi di Solo, maka yang bersangkutan juga harus diproses hukum.

"Andai kata betul ada temuan konkreit hitam diatas putih sudah ada, maka segera diproses supaya kita jangan kecele," ujarnya di Jakarta (2/9/2012).

Menurut Amien, pasangan Jokowi-Ahok kiranya harus memahami dengan adanya laporan dugaan korupsi tentang mereka. Ini agar menjadi semacam evaluasi dan pembuktian bahwa mereka bersih atau tidak, sehingga publik bisa lebih tahu yang sebenar-benarnya bagaimana sosok cagub yang akan dipilihnya pada pilkada DKI putaran kedua nanti.

"Siapapun punya kelemahan. Namun kelemahan itu ada yang bisa ditoleransi dan ada kelemahan yang tidak bisa ditoleransi(fatal). Nanti kala saya terlalu kritis ada orang yang lantas menyimpulkan berlebihan, ya sudahlah," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, Tim Selamatkan Solo, Selamatkan Jakarta, Selamatkan Indonesia (TS3), Kamis (30/8/2012), resmi melaporkan Walikota Solo Joko Widodo ke KPK.

Jokowi dinilai melakukan pembiaran terjadinya tindak pidana korupsi hingga menyebabkan kerugian negara Rp9.8238.185.000 yang dilakukan anak buahnya Kepala Disdikpora dan Kepala DPPKA Solo. "Kami membawa dokumen berbundel-bundel dan sejumlah bukti tindak pidana korupsi ini," ujar Ketua TS3 Ali Usman ketika di Gedung KPK.

Menurut Ali, dugaan korupsi itu bermula saat APBD Surakarta pada 2010 yang menganggarkan belanja hibah sebesar Rp35 miliar. Sekitar Rp23 miliar dana itu diperuntukkan untuk BPMKS untuk 110 ribu siswa. Saat verifikasi terdapat banyak data yang ganda tetapi dihilangkan. Data penerima BPMKS 65.394 siswa dengan nilai anggaran Rp10.688.325.000. Namun, meski itu telah dilaporkan kepada Joko Widodo selaku penanggung jawab tertinggi APBD Kota Solo, tidak ada perubahan penganggaran untuk BPMKS tahun 2011.

Untuk itu, TS3 menyimpulkan harusnya ada dana Rp9 miliar lebih dana BPMKS pada 2010 yang tidak dikembalikan ke Kas Pemerintah Kota Solo. Hal ini tidak ditindaklanjuti Joko Widodo selaku wali kota. "Untuk itu, Wali Kota Solo telah melakukan pembiaran hingga negara dirugikan Rp9 miliar lebih," tegas Ali.

Semuanya dugaan korupsi yang dilakukan Jokowi harus  dibuktikan oleh KPK, sebagai tokoh yang sekarang ini sedang berlaga di DKI Jakarta. Agar rakyat tidak lagi terkecoh. Apakah Jokowi bersih atau kotor. Semuanya  harus dibuktikan. af/ilh.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Diprotes karena Berstatus Pejabat Negara, Nusron Wahid Dilengserkan dari Ketua Tim Sukses Ahok

Diprotes karena Berstatus Pejabat Negara, Nusron Wahid Dilengserkan dari Ketua Tim Sukses Ahok

Selasa, 27 Sep 2016 13:31

Erdogan: Pertempuran untuk Mengusir Islamic State (IS) dari Mosul Akan Dimulai 19 Oktober

Erdogan: Pertempuran untuk Mengusir Islamic State (IS) dari Mosul Akan Dimulai 19 Oktober

Selasa, 27 Sep 2016 13:30

Dewan Dakwah: PKI Dalang Peristiwa 1965

Dewan Dakwah: PKI Dalang Peristiwa 1965

Selasa, 27 Sep 2016 13:08

Gerakan Beli Indonesia Agendakan Pameran dan Kongres Retas Kebangkitan Ekonomi

Gerakan Beli Indonesia Agendakan Pameran dan Kongres Retas Kebangkitan Ekonomi

Selasa, 27 Sep 2016 12:27

Menyertakan Allah dalam Ruang Ujian

Menyertakan Allah dalam Ruang Ujian

Selasa, 27 Sep 2016 12:15

Mencintaimu yang Telah Dimilikinya

Mencintaimu yang Telah Dimilikinya

Selasa, 27 Sep 2016 10:53

Usung Ahok Tukang Gusur, AMJU: PDIP Bukan Pembela Wong Cilik tapi Pengembang

Usung Ahok Tukang Gusur, AMJU: PDIP Bukan Pembela Wong Cilik tapi Pengembang

Selasa, 27 Sep 2016 08:49

Pesawat Tempur Rusia Secara Keliru Serang Pos Pemeriksaan Rezim Assad di Homs

Pesawat Tempur Rusia Secara Keliru Serang Pos Pemeriksaan Rezim Assad di Homs

Selasa, 27 Sep 2016 08:15

Mengurai Kepentingan Geostrategis China atas Indonesia

Mengurai Kepentingan Geostrategis China atas Indonesia

Selasa, 27 Sep 2016 07:45

Banjir Bandang di Garut, Jurnalis Filantropi Minta Pemerintah Sensitif Kebencanaan Nasional

Banjir Bandang di Garut, Jurnalis Filantropi Minta Pemerintah Sensitif Kebencanaan Nasional

Selasa, 27 Sep 2016 07:14

Iran Kutuk Pembunuhan Penulis Kristen Yordania Penghina Islam

Iran Kutuk Pembunuhan Penulis Kristen Yordania Penghina Islam

Selasa, 27 Sep 2016 06:55

PDIP Dukung Ahok, FPI: Ada Kekuatan Asing yang Bermain

PDIP Dukung Ahok, FPI: Ada Kekuatan Asing yang Bermain

Selasa, 27 Sep 2016 06:00

Banjir Bandang Garut; Ujian Ataukah Teguran?

Banjir Bandang Garut; Ujian Ataukah Teguran?

Senin, 26 Sep 2016 23:39

Akibat Bandel Dukung Ahok,DPD Demokrat Berencana Menjewer Ruhut

Akibat Bandel Dukung Ahok,DPD Demokrat Berencana Menjewer Ruhut

Senin, 26 Sep 2016 23:31

Tim Peduli Bencana Nusantara BMH Terus

Tim Peduli Bencana Nusantara BMH Terus

Senin, 26 Sep 2016 23:09

Dewan Dakwah Serukan Kepedulian Sosial dan Politik

Dewan Dakwah Serukan Kepedulian Sosial dan Politik

Senin, 26 Sep 2016 22:00

Yusril Tarik Diri dari Status Terkait Wajibnya Cuti Ahok sebagai Petahana

Yusril Tarik Diri dari Status Terkait Wajibnya Cuti Ahok sebagai Petahana

Senin, 26 Sep 2016 21:31

Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 18:31

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Senin, 26 Sep 2016 17:35

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Senin, 26 Sep 2016 16:15


Must Read!
X