Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
74.037 views

Dikendalikan Non Muslim, Media Group Mengidap Bias Anti Islam

JAKARTA (voa-islam.com) – Seperti diberitakan sebelumnya, menurut Forum Silaturahmi Mantan (FSM) LDK Jabodetabek, pernyataan MetroTV itu meremehkan substansi tayangan mereka yang berdampak serius terhadap kegiatan kerohanian sekolah.

‘’Seolah-olah, kesalahan MetroTV sekadar kesalahan teknis yaitu tidak menyebutkan sumber infografik. Padahal, melalui tayangan itu MetroTV telah ikut memproduksi stigma negatif terhadap kegiatan kerohanian sekolah,’’ jelas juru bicara FSM LDK Jabodetabek, John Bon Bowi. (Baca: Berita Metro TV Produksi Stigma Negatif Terhadap Kegiatan Rohis)

Selain itu, John menegaskan, berdasarkan pengakuan sejumlah mantan pekerja profesional di Media Grup, lembaga penyiaran publik MetroTV dan koran Media Indonesia (MI) mengidap bias anti-Islam.

‘’Salah satu anggota FSM LDK pernah menjadi produser siaran berita di MetroTV. Karena melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemberitaan yang diskriminatif terhadap Islam, ia dibuat tidak nyaman sampai akhirnya memilih mengundurkan diri,’’ ungkap John.

Ia juga pernah mendapat pengakuan dari orang penting di Yayasan Kick Andy, yang membenarkan adanya semangat diskriminatif terhadap Islam.

...Kebetulan mereka non-muslim dan pengendali Media Grup. Para petinggi inilah yang punya peran penting mengakses berita.

Melalui akun twitter-nya, @eae18, mantan Redaktur MI Edy Effendi mengungkapkan hal itu. Ia menyebutkan, pada tahun 2000-an ketika ia masih bekerja di MI, ada empat sekawan redaksi MI yang memainkan isu agama. Mereka adalah: Andy F Noya, Saur Hutabarat, Elman Saragih, dan Laurens Tato.

‘’Kebetulan mereka non-muslim dan pengendali Media Grup. Para petinggi inilah yang punya peran penting mengakses berita. Surya Paloh tak tahu menahu, bahkan ketika beberapa kali MI kena somasi,’’ tutur Edy yang pernah mendapat beasiswa menulis ke Amerika.

Diskriminasi berdasarkan agama, lanjut Edy, meliputi pola rekruitmen karyawan sejak reporter hingga petinggi, dan kebijakan pemberitaan.

‘’Jika ada 6 reporter yang diterima, komposisinya: 2 Protestan, 2 Katolik, 2 Islam. Ini fakta, bukan fiksi. Desk redaksi yang strategis pun ditempati non-muslim, yaitu Polkam, Metropolitan, dan Mingguan,’’ papar Edy.

Setelah protes, Edy yang pernah meraih predikat Penulis Editorial Terbaik Gelombang II, dimasukkan dalam Tim Seleksi Reporter. Tapi, ‘’ujung-ujungnya di HRD (bagian personalia –Red) dijegal juga.’’

Di pemberitaan MI, editorial yang ditulis Laurens Tato menyatakan, umat Islam Indonesia tak perlu membela Palestina. Ia juga melarang pemajangan foto demo PKS di halaman 1. ‘’Pernah PKS demo besar-besaran memrotes Bill Clinton ke Indonesia. Pas rapat redaksi, Yohanes Widad, Asredpel, meminta foto jangan dipasang di hal 1,’’ ungkap Edy.

‘’Kenapa tak tegas saja, Media Grup anti-Islam,’’ tandas Edy Effendi

Meski kemudian Saur Hutabarat dan Andy F Noya tak aktif lagi di MI, namun mereka masih turut bermain di balik layar. ‘’Kenapa tak tegas saja, Media Grup anti-Islam,’’ tandas Edy Effendi yang akhirnya memilih keluar dari MI karena tak tahan lagi.

Jalan itu pula yang akhirnya diambil Sandrina Malakiano, setelah statusnya dibiarkan terkatung-katung bebrulan-bulan oleh manajemen MetroTV lantaran dia berjilbab.

Tanpa nada ‘’merengek-rengek’’, mantan penyiar utama MetroTV itu menuliskan pengalaman pahitnya bekerja di MetroTV.

‘’Segera setelah keputusan itu saya buat, sesuai dugaan, ujian pertama datang dari tempat saya bekerja, MetroTV,’’ tulis Sandrina di akun FB-nya, yang memutuskan untuk berjilbab sejak pulang berhaji di awal 2006.

Lebih lanjut istri Eep Saefulloh Fatah itu menuturkan:

‘’Sekalipun tanpa dilandasi aturan tertulis, saya tidak diperkenankan untuk siaran karena berjilbab. Pimpinan MetroTV sebetulnya sudah mengijinkan saya siaran dengan jilbab asalkan di luar studio, setelah berbulan-bulan saya memperjuangkan izinnya. Tapi, mereka yang mengelola langsung beragam tayangan di MetroTV menghambat saya di tingkat yang lebih operasional. Akhirnya, setelah enam bulan saya berjuang, bernegosiasi, dan mengajak diskusi panjang sejumlah orang dalam jajaran pimpinan level atas dan tengah di Metro TV, saya merasa pintu memang sudah ditutup.’’

Sebagai penyiar utama, Sandrina mengakui mendapatkan gaji yang tinggi. Untuk menghindari fitnah sebagai orang yang makan gaji buta, akhirnya ia memutuskan untuk cuti di luar tanggungan selama proses negosiasi berlangsung. Maka, selama enam bulan, ia tak memperoleh penghasilan, tapi dengan status yang tetap terikat pada institusi MetroTV.

Yang membuatnya terkejut adalah komentar sinis atas jilbabnya dari Profesor R William Liddle dan para pengidap "Islam Liberal’’.

‘’Saya terkejut mendengar komentar-komentar mereka tentang keputusan saya berjilbab. Dengan nada sedikit melecehkan, mereka memberikan sejumlah komentar buruk, sambil seolah-olah membenarkan keputusan MetroTV untuk melarang saya siaran karena berjilbab. Salah satu komentar mereka yang masih lekat dalam ingatan saya adalah ‘Kamu tersesat. Semoga segera kembali ke jalan yang benar’.’’

Sandrina sungguh terkejut, karena sikap mereka bertentangan secara diametral dengan gagasan-gagasan yang konon mereka perjuangkan, yaitu pembebasan manusia dan penghargaan hak-hak dasar setiap orang di tengah kemajemukan.

‘’Bagaimana mungkin mereka tak faham bahwa berjilbab adalah hak yang dimiliki oleh setiap perempuan yang memutuskan memakainya? Bagaimana mereka tak mengerti bahwa jika sebuah stasiun TV membolehkan perempuan berpakaian minim untuk tampil atas alasan hak asasi, mereka juga semestinya membolehkan seorang perempuan berjilbab untuk memperoleh hak setara? Bagaimana mungkin mereka memiliki pikiran bahwa dengan kepala yang ditutupi jilbab maka kecerdasan seorang perempuan langsung meredup dan otaknya mengkeret mengecil?’’ gugat Sandrina.

Setelah berlama-lama dalam posisi yang tak jelas dan tak melihat ada sinar di ujung lorong yang gelap, akhirnya Sandrina mengundurkan diri dari MetroTV sejak Mei 2006.

‘’Pengunduran diri ini adalah sebuah keputusan besar yang mesti saya buat. Saya amat mencintai pekerjaan saya sebagai reporter dan presenter berita serta kemudian sebagai anchor di televisi. Saya sudah menggeluti pekerjaan yang amat saya cintai ini sejak di TVRI Denpasar, ANTV, sebagai freelance untuk sejumlah jaringan TV internasional, TVRI Pusat, dan kemudian Metro TV selama 15 tahun, ketika saya kehilangan pekerjaan itu. Maka, ini adalah sebuah musibah besar bagi saya,’’ tuturnya.

Dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberi yang terbaik dan bahwa dunia tak selebar daun MetroTV, Sandrina kukuh dengan keputusannya. Dan ia membuktikan, di balik musibah itu, dirinya mendapat berkah dari-Nya. [Nurbowo]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Selasa, 31 Jan 2023 15:30

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Selasa, 31 Jan 2023 15:00

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Selasa, 31 Jan 2023 14:46

Adab Saat Menguap

Adab Saat Menguap

Selasa, 31 Jan 2023 13:00

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Selasa, 31 Jan 2023 12:55

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Selasa, 31 Jan 2023 12:05

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

Selasa, 31 Jan 2023 11:00

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Senin, 30 Jan 2023 17:07

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Senin, 30 Jan 2023 16:04

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Senin, 30 Jan 2023 14:41

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Senin, 30 Jan 2023 09:48

Mewaspadai Bencana Alam

Mewaspadai Bencana Alam

Senin, 30 Jan 2023 06:28

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Senin, 30 Jan 2023 05:30

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Ahad, 29 Jan 2023 22:09

Nama-Nama Bulan Rajab

Nama-Nama Bulan Rajab

Ahad, 29 Jan 2023 21:07

Piers Morgan Sebut Christiano Ronaldo 'Benar-benar Mencintai Kehidupan Di Arab Saudi'

Piers Morgan Sebut Christiano Ronaldo 'Benar-benar Mencintai Kehidupan Di Arab Saudi'

Ahad, 29 Jan 2023 20:34

Akmal Sjafril: Jangan Sembarang Gunakan Kata Humanisme

Akmal Sjafril: Jangan Sembarang Gunakan Kata Humanisme

Ahad, 29 Jan 2023 20:30


MUI

Must Read!
X

Ahad, 29/01/2023 21:07

Nama-Nama Bulan Rajab