Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
27.486 views

SBY Menjadi Panglima Perang Salib Berkedok Perang Melawan Terorisme

JAKARTA (voa-islam.com) - Ketua DPP FPI, Munarman, SH mengungkapkan bahwa pemberian gelar Knght Grand Cross yang berarti Ksatria Salib oleh Ratu Elizabeth II kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, merupakan bentuk nyata bahwa SBY secara resmi menjadi penglima perang Salib untuk memerangi umat Islam di Indonesia.

Menurut Munarman, pemberian gelar tersebut membuktikan bahwa SBY adalah sekutu utama dalam memerangi Islam di masa kini.

“Pemberian gelar Knight Grand Cross kepada SBY, membuktikan bahwa SBY di mata keturunan musuh Syuhada Shalahuddin Al Ayubi adalah sekutu utama mereka dalam memerangi Islam pada masa kini,” ungkapnya kepada voa-islam.com, Selasa (30/10/2012).

...Pemberian gelar Knight Grand Cross kepada SBY, membuktikan bahwa SBY di mata keturunan musuh Syuhada Shalahuddin Al Ayubi adalah sekutu utama mereka dalam memerangi Islam pada masa kini

Untuk itu umat Islam harus sadar bahwa perang Salib yang dipimpin raja Richard terhadap Shalahuddin Al Ayyubi terus berlangsung hingga kini dalam berbagai bentuk.

“Umat Islam harus sadar bahwa perang abadi antara raja Richard yang bergelar The Lion Heart (biasa disebut Richard The Lion Heart dari Inggris) beserta sekutunya dan Syuhada Shalahudin Al Ayyubi, sampai saat ini terus berlangsung dalam berbagai bentuk,” jelasnya.

Hal tersebut bisa dilihat dari berbagai sisi, diantaranya perang ekonomi, budaya, IPTEK, termasuk perang fisik pada hakikatnya terus berlangsung terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia.

“Mulai dari perang ekonomi, perang budaya, perang informasi, perang ilmu pengetahuan dan bahkan perang fisik yang sudah terjadi di Afghan, Irak, Palestina dan berbagai belahan dunia lainnya,” sambungnya.

...Bahkan di Indonesia perang fisik tersebut mengambil bentuk dan tema perang terhadap terorisme, yang hakekatnya adalah lanjutan dari perang Salib pada masa lalu

Bahkan menurut Munarman, perang Salib di Indonesia mengambil bentuk perang terhadap terorisme.

“Bahkan di Indonesia perang fisik tersebut mengambil bentuk dan tema perang terhadap terorisme, yang hakekatnya adalah lanjutan dari perang Salib pada masa lalu yang dipimpin oleh Raja Richard dan Ksatria Salib lainnya yang bergelar Knight Templar,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, ia mempertanyakan tokoh-tokoh Islam di sekitar SBY, apakah mereka tak sadar jika pemberian gelar Knight Grand Cross berarti SBY telah resmi diangkat sebagai komandan tempur perang Salib untuk memerangi Islam.

“Jadi kalau SBY mendapat gelar Knight Grand Cross, maka itu artinya dia diangkat secara resmi sebaga komandan tempur pasukan Salib di Indonesia. Sadarkah tokoh-tokoh Islam yang ada di lingkungan SBY makna dari gelar ini?” ujarnya.

Seperti diberitakan, penghargaan Knight Grand Cross in the Order of The Bath sebelumnya sudah pernah diberikan juga kepada sejumlah pemimpin negara lain, seperti Presiden Amerika Serikat Ronald Reagen, Presiden Prancis Jaques Chirac, dan Presiden Turki Abdullah Gull.

Penghargaan itu disebut-sebut sebagai penghargaan tertinggi dari Order of the Bath yang dulu dikenal dengan The Most Honourable Military Order of The Bath, penghargaan dalam bidang kemiliteran. [Ahmed Widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X