Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
20.950 views

Apakah Komandan Lapangan Perang Salib Gories Mere Diperpanjang?

JAKARTA (voa-islam.com) - Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman mempertanyakan kelanjutan jabatan Gories Mere yang akan berakhir awal Desember 2012.

Hal itu diungkapkan Munarman berkaitan dengan pemberian gelar Knight Grand Cross atau Ksatria Salib Agung yang diterima SBY beberapa waktu lalu oleh Ratu Elizabeth II di London Inggris.

“Akankah Panglima perang Salib wilayah Indonesia, SBY memperpanjang tugas komandan lapangan perang salib Gories Mere yang akan pensiun 1 Desember ini? Kita lihat apakah akan ditunjuk menjadi kepala BNPT atau tetap dalam jabatannya sekarang (kepala BNN, biar aman sebagai tempat berlindung),” ujarnya kepada voa-islam.com, Ahad (11/11/2012).

Gories Mere banyak turut campur tangan dalam masalah terorisme, padahal jabatan sebenarnya adalah kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Munarman bahkan pernah mengungkapkan jika di dalam Densus 88 itu ada unit yang diistimewakan betul daripada unit lainnya, yaitu unit Tim Anti Bom. Tim Anti Bom ini dikomandani langsung oleh Gories Mere yang merekrut polisi-polisi Kristen dan polisi-polisi kafir lainnya dan melakukan tugas buru sergap serta tak segan menembak di tempat para aktivis maupun mujahidin yang difitnah sebagai teroris.

...Akankah Panglima perang Salib wilayah Indonesia, SBY memperpanjang tugas komandan lapangan perang salib Gories Mere yang akan pensiun 1 Desember ini?

Lebih lanjut, menurut Munarman terkait lolosnya tahanan bernama Roki Aprisdianto alias Atok alias Yanto (29), dari Rutan Polda Metro Jaya pada Selasa (6/11) lalu, kemungkinan akan dijadikan proyek selanjutnya dalam perang salib berkedok perang melawan terorisme. Selain itu, hal tersebut juga diprediksi akan menjadi skenario memperpanjang jabatan Gories Mere.

Pertama,  operasi penggerebekan dan penangkapan terus berlanjut ke rumah-rumah dan mujahidin lainnya.

Kedua, membangun opini bahwa para ‘teroris’ masih berkeliaran dan menakuti masyarakat.

Ketiga, dana operasi (APBN dan bantuan Zionis Amerika, Australia) terus berlanjut.

Keempat, Aparat yang menangkapi akan mendapatkan kenaikan pangkat dan jabatan sebagai reward prestasi dan ini sangat mungkin bagian dari skenario Gories Mere dalam memperpanjang jabatannya sebagai komandan lapangan perang Salib di indonesia,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada para aktivis Islam agar berhati-hati dan waspada terhadap perangkap perang Salib tersebut. “Hati-hati aktivis Islam dan mujahidin, jangan sampai masuk perangkap!” tegasnya.

Selain itu, sudah saatnya umat Islam terus menuntut pembubaran Densus 88 yang telah menjadi alat memerangi syariat Islam.

“Sudah saatnya umat Islam menuntut pembubaran Densus (detasemen Yesus) dan BNPT, karena jadi alat Gories Mere dan Tommy Winata plus Ansyaad Mbai untuk memerangi syari’at Islam,” imbuhnya.

...Sudah saatnya umat Islam menuntut pembubaran Densus (detasemen Yesus) dan BNPT, karena jadi alat Gories Mere dan Tommy Winata plus Ansyaad Mbai untuk memerangi syari’at Islam

Seperti diberitakan sebelumnya, sesuai dengan massa bakti di Polri yang membatasi masa dinas di usia 58 tahun, Gories Mere, Perwira Tinggi lulusan Akademi Kepolisian tahun 1977 ini genap berusia 58 tahun dan akan pensiun per 1 Desember 2012 mendatang.

Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Polri apakah Gories Mere akan benar-benar pensiun.

Bahkan  Karopenmas Brigjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan, perpanjangan massa tugas Gories kepolisian memungkinkan, selagi yang bersangkutan tidak melebihi usia di atas 60 tahun.

"Dan juga skill khusus yang dimiliki, sehingga Polri masih membutuhkan kemampuannya, mereka bisa diperpanjang," jelas Boy.

Selain itu, tidak lupa restu dari Presiden SBY dalam perpanjangan tugas tersebut. "Karena BNN merupakan badan yang berada langsung di bawah presiden," paparnya. [Ahmed Widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Alhamdulillah, bantuan untuk Ummu Zakiyah, istri mujahid tertawan telah diserahkan dalam bentuk mesin jahit, santunan rutin bulanan dan beasiswa anaknya di pesantren. Semoga bermanfaat untuk...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Alhamdulillah donasi Rp 40.143.000,- sudah disalurkan kepada muallaf Nurul Hutabarat, dimanfaatkan untuk melunasi hutang biaya kuliah dan modal usaha....

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Latest News


Must Read!
X