Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.266 views

Anut Paradigma HAM Barat, SBY Dianugerahi Gelar Ksatria Salib Agung

JAKARTA (voa-islam.com) - Sikap Presiden SBY yang hingga kini melindungi aliran sesat Ahmadiyah merupakan bukti nyata bahwa SBY menganut paradigm HAM barat hingga akhirnya ia dianugerahi gelar Knight Grand Cross atau Ksatria Salib Agung.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab saat memberikan sambutan dalam deklarasi Pusat HAM Islam Indonesia (PusHAMI) di Masjid Al-Ishlah, Petamburan III, Jakarta Pusat.

Habib Riziq Shihab mengingatkan bahwa lembaga HAM Islam memiliki tugas berat, sebab pemerintah Indonesia meski sudah memiliki Undang-undang HAM dan lembaga KomnasHAM namun masih menggunakan paradigm HAM barat.

“Kepada teman-teman di Pusat Hak Asasi Manusia Islam Indonesia, tantangan ke depan berat. Musuh sudah siap untuk menghadang jalan kita semua, kenapa? Sebab pemerintah Republik Indonesia, Walaupun sudah membuat pasal-pasal Hak Asasi Manusia dalam UUD 1945, walaupun  sudah membuat undang-undang HAM, walaupun sudah membentuk KomnasHAM, tapi paradigmanya masih menggunakan paradigma HAM barat,” ungkapnya di hadapan ribuan hadirin, Rabu (14/11/2012).

Bukti nyata bahwa pemerintah masih menggunakan paradigma HAM barat menurut Habib Rizieq adalah sikap SBY yang masih melindungi aliran sesat Ahmadiyah.

“Ahmadiyah kita izinkan hidup, Ahmadiyah kita berikan perlindungan kerena itu merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia. Jadi artinya, menurut bapak Presiden, Ahmadiyah itu Hak Asasi Manusia. Saya mau tanya; Ahmadiyah itu sesat tidak? Menodai Islam tidak? Apakah kesesatan itu merupakan HAM? Dengan demikian jelas bahwa HAM dalam benak bapak Presiden kita adalah HAM barat, bukan HAM Islam,” paparnya.

Pola pikir dan sikap demikianlah yang ternyata membuat SBY mendapat penghargaan Knight Grand Cross atau Ksatria Salib Agung dari ratu Elizabeth II.

“Dengan pola pikir Presiden semacam itu, dengan paradigma Presiden semacam itu, Presiden kita mendapatkan penghargaan dari Ratu Elizabeth, penghargaan Knight Grand Cross (Ksatria Salib Agung),” jelasnya.

Lebih lanjut kata Habib Rizieq, SBY harusnya tahu diri bahwa dirinya pemimpin negara berpenduduk Muslim terbesar dunia.

“Presiden mesti tahu diri, dia beragama Islam, dia pimpin negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar sedunia, mestinya dia tidak gegabah, mestinya dia tidak ceroboh menerima penghargaan sebagai Ksatria Salib,” ucapnya.

Habib Rizieq juga memperingatkan bahwa keputusan Presiden tersebut kelak akan dipertanggungjawabkan di hari kiamat. “Jadi kalau Presiden tidak menyadari, hati-hati! Nanti di hari kiamat dikumpulkan di padang mahsyar yang Presiden cari adalah bendera salib,” tegasnya. [Ahmed Widad]         

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Sepeda motor mujahid yang hilang diambil Densus di Yogyakarta, kini sudah diganti dengan sepeda motor baru oleh IDC. Amanah para donatur IDC sudah ditunaikan. ...

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Duo bayi kembar prematur Mubarok dan Hassan butuh dana 19,6 juta rupiah untuk biaya persalinan dan perawatan di rumah sakit. Ayahnya seorang aktivis lembaga dakwah bergaji Rp 1 juta perbulan....

Latest News
Mujahidin Suriah Undang 500 Keluarga Rohingya yang Terdampar di Laut untuk Tinggal di Suriah

Mujahidin Suriah Undang 500 Keluarga Rohingya yang Terdampar di Laut untuk Tinggal di Suriah

Sabtu, 23 May 2015 15:35

PMII: Kami Siap Dobrak dan Turunkan Pemerintahan Joko Widodo

PMII: Kami Siap Dobrak dan Turunkan Pemerintahan Joko Widodo

Sabtu, 23 May 2015 14:45

Rezim Suriah Hanya Tinggal Kuasai Perbatasan dengan Libanon Setelah Jatuhnya Al-Tahnaf ke Tangan IS

Rezim Suriah Hanya Tinggal Kuasai Perbatasan dengan Libanon Setelah Jatuhnya Al-Tahnaf ke Tangan IS

Sabtu, 23 May 2015 13:00

Wilayah Kekuasaan Daulah Islamiyah (IS) Menyamai WIlayah Inggris Raya

Wilayah Kekuasaan Daulah Islamiyah (IS) Menyamai WIlayah Inggris Raya

Sabtu, 23 May 2015 12:30

Demo Peduli Muslim Rohingya di Kota Laskar Islam, Solo

Demo Peduli Muslim Rohingya di Kota Laskar Islam, Solo

Sabtu, 23 May 2015 11:20

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Lancarkan Operasi Tewaskan Puluhan Syiah di Al-Qathif

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Lancarkan Operasi Tewaskan Puluhan Syiah di Al-Qathif

Sabtu, 23 May 2015 10:57

Video: Tanggapan & Penjelasan Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam Jawa oleh Dr. Ahmad Annuri, MA

Video: Tanggapan & Penjelasan Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam Jawa oleh Dr. Ahmad Annuri, MA

Sabtu, 23 May 2015 10:49

Mahasiswa Bergerak Membebaskan Pribumi Dari Perbudakan Asing  dan A Seng

Mahasiswa Bergerak Membebaskan Pribumi Dari Perbudakan Asing dan A Seng

Sabtu, 23 May 2015 07:39

Kabinet Belanda Dukung Larangan Parsial Pemakaian Jilbab dan Burqa

Kabinet Belanda Dukung Larangan Parsial Pemakaian Jilbab dan Burqa

Sabtu, 23 May 2015 07:00

Ledakan Dahsyat Guncang Kedutaan Besar Iran di Ibukota Suriah Damaskus

Ledakan Dahsyat Guncang Kedutaan Besar Iran di Ibukota Suriah Damaskus

Sabtu, 23 May 2015 06:35

Rumah Sakit Jisr Al-Shughur di Idlib Suriah Jatuh ke Tangan Koalisi Jaisyul Fath

Rumah Sakit Jisr Al-Shughur di Idlib Suriah Jatuh ke Tangan Koalisi Jaisyul Fath

Sabtu, 23 May 2015 06:05

Wakil PM Irak: Jatuhnya Ramadi ke Tangan Daulah Islam Memalukan

Wakil PM Irak: Jatuhnya Ramadi ke Tangan Daulah Islam Memalukan

Sabtu, 23 May 2015 05:28

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Jum'at, 22 May 2015 19:40

Prostitusi Online: Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Prostitusi Online: Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Jum'at, 22 May 2015 15:30

Khitan Si Gemuk di Rumah Sunatan

Khitan Si Gemuk di Rumah Sunatan

Jum'at, 22 May 2015 15:24

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Jum'at, 22 May 2015 15:20

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

Jum'at, 22 May 2015 15:18

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Jum'at, 22 May 2015 14:59

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Jum'at, 22 May 2015 14:34

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Jum'at, 22 May 2015 14:14



Must Read!
X