Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.693 views

Tokoh Masyarakat Papua Prihatin, Miras Jadi Pemicu Konflik Perang Suku

TIMIKA (VoA-Islam) – Tokoh masyarakat Suku Amungme (Papua) mendesak semua pihak, baik pemerintah, TNI, Polri, para tokoh masyarakat, tokoh gereja, dan para ulama agar bersama-sama membasmi peredaran minuman beralkohol di Mimika. Mengingat akar dari semua masalah yang terjadi di Kabupaten Mimika, Papua, selama ini adalah akibat ialah minuman keras beralkohol.

Kepala suku suku Amungme Yosep Yopi Kilangin di Timika, Selasa (4/12) mengatakan, semua masalah yang terjadi di Mimika selama ini entah masalah perorangan, masalah di dalam keluarga, dan masalah di masyarakat, pemicunya disebabkan oleh minuman keras beralkohol.

Segala persoalan sosial yang terjadi di Mimika selama ini, seperti konflik perang suku, pembunuhan, generasi muda yang mulai rusak dan rentan terhadap penularan virus HIV/AIDS, timbulnya berbagai kasus kekerasan dalam rumah tangga, ujung-ujungnya berawal dari konsumsi minuman keras beralkohol.

"Minuman keras beralkohol memberi efek buruk terhadap perilaku orang yang mengonsumsinya. Jadi, kita tidak bisa lagi mentoleransi adanya minuman keras beralkohol di Mimika dan semua pihak harus berkomitmen untuk mencabut akar permasalahan ini," kata Yopi.

Sebelumnya juga terjadi pembunuhan terhadap Kepala Sekolah SD Inpres Timika III Apolo Ikikitaro oleh calon menantunya, Roi Marthin Rumbiak di kediamannya di Kompleks Perumahan Guru SD Inpres Timika III, Kampung Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Sabtu (1/12) malam lalu.

Pelaku yang dalam keadaan mabuk juga menganiaya istri korban, Irene Waukateyau. Hingga saat ini Irene masih mendapat perawatan intensif di Intensif Care Unit Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika. Usai membunuh korban, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Kuala Kencana.

Yosep yang juga Mantan Ketua DPRD Mimika periode 2004-2009 itu mendesak pimpinan daerah agar segera membicarakan penanganan masalah peredaran minuman keras beralkohol di Mimika yang kian tidak terkendali secara terbuka. Semua warga Mimika entah apa pun sukunya pasti mendambakan kehidupan bermasyarakat yang aman, dan tertib.

Ia tidak sependapat dengan anggapan umum bahwa mengkonsumsi minuman keras beralkohol adalah budaya masyarakat. "Kalau ada orang yang mengatakan bahwa mengkonsumsi minuman keras beralkohol adalah budaya itu adalah omong kosong. Jadi, tidak ada cara lain kecuali basmi," kata Yopi menegaskan.

Tolak Revisi Perda Larangan Miras

Seperti diberitakan sebelumnya, kalangan DPRD Mimika, Papua menolak tegas keinginan Pemkab yang didukung sejumlah pengusaha daerah itu untuk merevisi Perda No.5/2007 tentang Larangan Pemasukan, Penyimpanan, Memproduksi dan Mengonsumsi Minuman Beralkohol. Keengganan merevisi Perda itu karena kondisi yang ditimbulkan akibat penjualan miras beralkohol sangat buruk bagi masyarakat.

Keinginan untuk membasmi miras, ternyata bukan hanya aspirasi umat Islam saja, tapi juga dari agama lain. Mereka sadar akan bahaya miras. Rakyat menjadi korban, pedagang yang diuntungkan. Dampak sosial yang ditimbulkan akibat penjualan miras seperti kasus kematian warga akibat miras, angka kriminalitas meningkat, kasus kecelakaan lalu lintas terus meningkat, kekerasan dalam rumah tangga dan lainnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mimika, Ustadz M Amin AR, SAg dan Ketua Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Pdt Matheus Adadikam mendukung penuh pemberlakuan Perda Larangan Miras di Mimika dan berharap Pemkab setempat serius menindaklanjuti aturan tersebut. "Judi, mabuk dan pelacuran merupakan penyakit sosial yang dibenci oleh Tuhan," kata Ustadz Amin.

Sedangkan Pdt Adadikam mengatakan sangat penting melakukan kampanye secara terus-menerus guna membangun kesadaran di berbagai lini masyarakat Mimika agar mencegah warga tidak lagi mengonsumsi alkohol. "Kami mengajak semua pihak mulai dari pemerintah, gereja, LSM, adat, mari setiap pribadi dan keluarga jangan sentuh miras," imbaunya. (desastian/Ant/dbs)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Senin, 23 Jan 2017 21:35

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Senin, 23 Jan 2017 21:29

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Senin, 23 Jan 2017 20:59

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Senin, 23 Jan 2017 20:15

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Senin, 23 Jan 2017 19:29

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Senin, 23 Jan 2017 19:09

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Senin, 23 Jan 2017 18:59

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

Senin, 23 Jan 2017 18:15

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Senin, 23 Jan 2017 18:00

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

Senin, 23 Jan 2017 16:40

Mengekang Hak Bicara Umat Islam Melalui Regulasi Ujaran Kebencian

Mengekang Hak Bicara Umat Islam Melalui Regulasi Ujaran Kebencian

Senin, 23 Jan 2017 16:00

Tahun 2017, Apanya yang Baru?

Tahun 2017, Apanya yang Baru?

Senin, 23 Jan 2017 15:30

Selamatkan Indonesia dari Penjajahan China

Selamatkan Indonesia dari Penjajahan China

Senin, 23 Jan 2017 15:19

Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh Bawa Lari Jutaan Dolar Kas Negara Sebelum Ke Pengasingan

Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh Bawa Lari Jutaan Dolar Kas Negara Sebelum Ke Pengasingan

Senin, 23 Jan 2017 15:00

'Daging Ulama Beracun', Kehancuran Bagi yang Memusuhi Ulama

'Daging Ulama Beracun', Kehancuran Bagi yang Memusuhi Ulama

Senin, 23 Jan 2017 13:00

Bedah Buku Api Sejarah di Reuni IASKI 9 Surabaya

Bedah Buku Api Sejarah di Reuni IASKI 9 Surabaya

Senin, 23 Jan 2017 11:24

Acuhkan Resolusi PBB, Zionis Israel Kembali Izinkan Pembangunan Ratusan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru

Acuhkan Resolusi PBB, Zionis Israel Kembali Izinkan Pembangunan Ratusan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru

Senin, 23 Jan 2017 11:00

Islamic State (IS) Ledakkan Hotel Mosul untuk Cegah Gerak Maju Pasukan Syi'ah Irak

Islamic State (IS) Ledakkan Hotel Mosul untuk Cegah Gerak Maju Pasukan Syi'ah Irak

Senin, 23 Jan 2017 09:45

Menteri Agama Letakkan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Parmusi di Serang

Menteri Agama Letakkan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Parmusi di Serang

Senin, 23 Jan 2017 08:35

Ratusan Ulama Berkumpul di Mojokerto, Dorong Kedaulatan Bangsa Kembali Ditegakkan

Ratusan Ulama Berkumpul di Mojokerto, Dorong Kedaulatan Bangsa Kembali Ditegakkan

Senin, 23 Jan 2017 07:51


Must Read!
X