Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.910 views

Tokoh Masyarakat Papua Prihatin, Miras Jadi Pemicu Konflik Perang Suku

TIMIKA (VoA-Islam) – Tokoh masyarakat Suku Amungme (Papua) mendesak semua pihak, baik pemerintah, TNI, Polri, para tokoh masyarakat, tokoh gereja, dan para ulama agar bersama-sama membasmi peredaran minuman beralkohol di Mimika. Mengingat akar dari semua masalah yang terjadi di Kabupaten Mimika, Papua, selama ini adalah akibat ialah minuman keras beralkohol.

Kepala suku suku Amungme Yosep Yopi Kilangin di Timika, Selasa (4/12) mengatakan, semua masalah yang terjadi di Mimika selama ini entah masalah perorangan, masalah di dalam keluarga, dan masalah di masyarakat, pemicunya disebabkan oleh minuman keras beralkohol.

Segala persoalan sosial yang terjadi di Mimika selama ini, seperti konflik perang suku, pembunuhan, generasi muda yang mulai rusak dan rentan terhadap penularan virus HIV/AIDS, timbulnya berbagai kasus kekerasan dalam rumah tangga, ujung-ujungnya berawal dari konsumsi minuman keras beralkohol.

"Minuman keras beralkohol memberi efek buruk terhadap perilaku orang yang mengonsumsinya. Jadi, kita tidak bisa lagi mentoleransi adanya minuman keras beralkohol di Mimika dan semua pihak harus berkomitmen untuk mencabut akar permasalahan ini," kata Yopi.

Sebelumnya juga terjadi pembunuhan terhadap Kepala Sekolah SD Inpres Timika III Apolo Ikikitaro oleh calon menantunya, Roi Marthin Rumbiak di kediamannya di Kompleks Perumahan Guru SD Inpres Timika III, Kampung Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Sabtu (1/12) malam lalu.

Pelaku yang dalam keadaan mabuk juga menganiaya istri korban, Irene Waukateyau. Hingga saat ini Irene masih mendapat perawatan intensif di Intensif Care Unit Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika. Usai membunuh korban, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Kuala Kencana.

Yosep yang juga Mantan Ketua DPRD Mimika periode 2004-2009 itu mendesak pimpinan daerah agar segera membicarakan penanganan masalah peredaran minuman keras beralkohol di Mimika yang kian tidak terkendali secara terbuka. Semua warga Mimika entah apa pun sukunya pasti mendambakan kehidupan bermasyarakat yang aman, dan tertib.

Ia tidak sependapat dengan anggapan umum bahwa mengkonsumsi minuman keras beralkohol adalah budaya masyarakat. "Kalau ada orang yang mengatakan bahwa mengkonsumsi minuman keras beralkohol adalah budaya itu adalah omong kosong. Jadi, tidak ada cara lain kecuali basmi," kata Yopi menegaskan.

Tolak Revisi Perda Larangan Miras

Seperti diberitakan sebelumnya, kalangan DPRD Mimika, Papua menolak tegas keinginan Pemkab yang didukung sejumlah pengusaha daerah itu untuk merevisi Perda No.5/2007 tentang Larangan Pemasukan, Penyimpanan, Memproduksi dan Mengonsumsi Minuman Beralkohol. Keengganan merevisi Perda itu karena kondisi yang ditimbulkan akibat penjualan miras beralkohol sangat buruk bagi masyarakat.

Keinginan untuk membasmi miras, ternyata bukan hanya aspirasi umat Islam saja, tapi juga dari agama lain. Mereka sadar akan bahaya miras. Rakyat menjadi korban, pedagang yang diuntungkan. Dampak sosial yang ditimbulkan akibat penjualan miras seperti kasus kematian warga akibat miras, angka kriminalitas meningkat, kasus kecelakaan lalu lintas terus meningkat, kekerasan dalam rumah tangga dan lainnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mimika, Ustadz M Amin AR, SAg dan Ketua Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Pdt Matheus Adadikam mendukung penuh pemberlakuan Perda Larangan Miras di Mimika dan berharap Pemkab setempat serius menindaklanjuti aturan tersebut. "Judi, mabuk dan pelacuran merupakan penyakit sosial yang dibenci oleh Tuhan," kata Ustadz Amin.

Sedangkan Pdt Adadikam mengatakan sangat penting melakukan kampanye secara terus-menerus guna membangun kesadaran di berbagai lini masyarakat Mimika agar mencegah warga tidak lagi mengonsumsi alkohol. "Kami mengajak semua pihak mulai dari pemerintah, gereja, LSM, adat, mari setiap pribadi dan keluarga jangan sentuh miras," imbaunya. (desastian/Ant/dbs)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
 Implikasi Pertemuan Antara Raja Salman bin Abdul Aziz dan Barack Obama?

Implikasi Pertemuan Antara Raja Salman bin Abdul Aziz dan Barack Obama?

Jum'at, 04 Sep 2015 07:03

RAPBN: Target Pajak di Genjot, Beban Rakyat Ditambah

RAPBN: Target Pajak di Genjot, Beban Rakyat Ditambah

Kamis, 03 Sep 2015 23:15

DDII Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

DDII Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

Kamis, 03 Sep 2015 22:55

Mantan Sersan Kepala Angkatan Udara Belanda Bergabung dengan Islamic State?

Mantan Sersan Kepala Angkatan Udara Belanda Bergabung dengan Islamic State?

Kamis, 03 Sep 2015 22:18

MUI Harus Lebih Tegas Memelihara Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah

MUI Harus Lebih Tegas Memelihara Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah

Kamis, 03 Sep 2015 22:15

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-1)

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-1)

Kamis, 03 Sep 2015 21:50

Turki Kecewa Atas Eropa yang Ubah Lautan menjadi Kuburan

Turki Kecewa Atas Eropa yang Ubah Lautan menjadi Kuburan

Kamis, 03 Sep 2015 21:45

Astagfirullah! Tempat Pelacuran Masuk Brosur Pariwisata Pemda DKI Jakarta

Astagfirullah! Tempat Pelacuran Masuk Brosur Pariwisata Pemda DKI Jakarta

Kamis, 03 Sep 2015 21:30

Masihkah Masyarakat Dunia Menutup Mata Atas Penderitaan Mereka?

Masihkah Masyarakat Dunia Menutup Mata Atas Penderitaan Mereka?

Kamis, 03 Sep 2015 19:57

Serangan Udara Saudi Hancurkan Gudang Senjata Pemberotak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Serangan Udara Saudi Hancurkan Gudang Senjata Pemberotak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Kamis, 03 Sep 2015 19:35

Junta Militer Mesir Akan Banjiri Terowongan 'Kehidupan' ke Gaza dengan Air

Junta Militer Mesir Akan Banjiri Terowongan 'Kehidupan' ke Gaza dengan Air

Kamis, 03 Sep 2015 19:00

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Kamis, 03 Sep 2015 15:45

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Kamis, 03 Sep 2015 15:35

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Kamis, 03 Sep 2015 14:45

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Kamis, 03 Sep 2015 13:45

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Kamis, 03 Sep 2015 12:57

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Kamis, 03 Sep 2015 12:45

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kamis, 03 Sep 2015 12:30

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Kamis, 03 Sep 2015 12:00

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Kamis, 03 Sep 2015 11:45



Must Read!
X