Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
11.458 views

Laporan Hilal Ahmar dari Suriah: 500 Tentara Allah Turun di Suriah

JAKARTA  (VoA-Islam) – Selama sebulan, sejak  4 November hingga 4 Desember 2012, Lembaga Kemanusiaan Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) memberangkan empat tim relawannya untuk Misi  Kemanusiaan Suriah.

Dalam jumpa pers di kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di Jl. Kramat Raya No. 45, HASI menyampaikan Laporan hasil kerja Tim 3 selama berada di Suriah.  Hadir dalam pertemuan dengan tokoh DDII , diantaranya: Ustadz Abdul Wahid Alwi, KH. Cholil Ridwan, dan Pemred VoA-Islam Ustadz Mashadi.  

Adapun tim yang diberangkatkan ke Suriah terdiri dari: Abu Yahya (Ketua Tim dan dan dokumenter), Oemar Mita, Lc (penerjemah), dr. Herry Sabarno (tim medis) dan Eddy Subiyanto (tim medis).

Untuk menuju Suriah, tim relawan berangkat dari Istambul – Turki, dilanjutkan menuju Hatay. Dari Hatay lalu ke kota Antakya (perjalanan darat selama  1 jam dengan menggunakan mobil). Kemudian dari Antakya menuju perbatasan (juga menelan waktu 1 jam perjalanan darat). Dari perbatasan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 45 menit untuk bisa masuk ke wilayah Suriah.

Tim HASI kemudian membangun Klinik Darurat di Desa Salma, Jabal Akrad, Latakia, Suriah. Mereka melayani untuk 26 desa. Sebagai gambaran, Jabal Akrad merupakan dataran tinggi dan daerah parawisata.  Dengan kontur yang berbukit, suhu di wilayah ini boleh dikatakan cukup dingin, sekitar 3-5 derajat celcius, terkadang mendung dan turun hujan.  Di wilayah ini pula kaya dengan hasil pertanian seperti apel, delima, anggur, tin dan zaitun.

Saat pecah perang di Suriah, kondisi di Jabal Akrad sudah seperti kota mati. Sekitar 50% bangunan hancur, tidak ada aliran listrik, selain dari genset yang hanya hidup dari jam 5 sore hingga 2 pagi. Akibat kehancuran tersebut, kegiatan ekonomi lumpuh. Logistik penduduk pun menganggantungkan kepada bantuan. Sebagian besar penduduk mengungsi, dan hanya menyisakan laki-laki yang menjaga kampung dan sedikit wanita dan anak-anak.

“Hampir setiap hari, desa ini diserang tentara pemerintah Suriah dengan bom dari pesawat udara dan artileri (mortar dan tank),” jelas Oemar Mita yang menyaksikan secara langsung apa yang terjadi di Suriah.

Dalam sebuah percakapan dengan mujahidin Suriah, Tim HASI mendengar cerita tentang sesuatu ang ghaib. Seperti diketahui, dari segi persenjataan dan jumlah tentara , Rezim Suriah bisa saja melakukan penyerangan darat. Tapi itu tidak dilakukan. Tentara Pemerintah Suriah lebih sering membombardir pejuang Suriah melalui roket dan pesawat udara.  Ternyata, tentara Suriah pernah menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri.

“Justru jumlah kalian (mujahidin Suriah) yang banyak. Ada 500 orang berpakaian putih-putih berbaris dengan senjata lengkap. Itulah sebabnya tentara Suriah berpikir seribu kali untuk menyerang melalui darat. Intinya mereka takut. Boleh jadi ini adalah tentara Allah yang diturunkan di Suriah,” kata Oemar menyampaikan apa yang terjadi di bumi para nabi dan ulama.  

Lebih lanjut, Oemar mengungkapkan ihwal tipologi masyarakat di wilayah Jabal Akrad. Mereka adalah pemeluk Islam Ahlusunnah wal Jama'ah. Ada hal yang memprihatinkan dengan kondisi keislaman masyarakat di wilayah ini sebelum revolusi. Hal itu disebabkan, karena  kungkungan sistem kebijakan pemerintah Suriah, mereka hidup berbaur dengan kaum Alawiyyin. Bukan hanya itu, disana juga terjadi krisis ulama. “Mengingat ini daerah wisata, maka kemaksiatan kerap terjadi di sana. Namun, Revolusi banyak membuat mereka sadar untuk kembali ke ajaran Islam,” kata Oemar.

Ironisnya, Suriah yang selama ini dikenal dengan tempat lahirnya dan belajar para ulama terkemuka, justru masyarakatnya tidak seislami yang dibayangkan. “Diantara mereka ada yang bertato, shalat sering dijama’ dalam satu waktu, tapi untuk berjihad, mereka selalu tampil untuk maju ke medan jihad dan mentalitas juang cukup baik. Meski mereka awam, rata-rata penerimaan terhadap kebenaran cukup tinggi, tergantung cara penyampaian), begitu juga penghormatan terhadap tamu sangat tinggi.”

Bantuan Kemanusiaan

Ada beberapa capaian yang sudah dilakukan Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) selama berada di Suriah. Capaian itu meliputi kegiatan medis, sosial, dakwah, dan dokumentasi. Untuk kegiatan medis: Tim HASI telah membeli obat-obatan senilai Rp 20 juta, dan membuka praktik di klinik darurat, dengan melayani sekitar 60 pasien dengan berbagai macam keluhan penyakit, termasuk pelatihan menjahit luka dan pengenalan alat-alat medis bagi paramedis lokal.

Adapun kegiatan sosial, Tim Misi kemanusiaan ini juga memberi bantuan uang operasional kepada lembaga kemanusiaan dan mitra lokal senilai $ 6761, bantuan untuk 50 keluarga tidak mampu/korban dengan total senilai 2000 Lira Turki, dan Tali kasih untuk petugas RSL senilai Rp. 10 juta. “Kami juga bekerja sama dengan Ikatan Dokter Suriah,” kata Oemar menambahkan.

Untuk kegiatan dakwah, tim relawan HASI yang juga mengirimkan tenaga dai telah melakukan  konsultasi agama, khutbah jumat, kuliah Subuh, dakwah fardiyah. “Keawaman masyarakat Muslim Suriah menjadi objek dakwah kami.”

Kegiatan selanjutnya adalah dokumentasi dan jurnalistik untuk penulisan berita, foto, audio, dan video, dan pembuatan buku panduan bagi relawan HASI misi Suriah. Melihat kondisi di lapangan, HASI memberikan rekomendasi sebagai berikut:

-  Perlunya mengirimkan dai yang memiliki kompetensi , diperlukan bagi dai yang lancar bahasa Arab fushah,

- Perlunya mengembangkan program dakwah di lapangan, seperti: pelatihan bagi dai lokal, penerbitan buletin,

- Penjajagan kerjasama dengan lembaga dakwah internasional,

- Membuat Program anak asuh untuk disekolahkan di Indonesia.

Di bidang medis, perlunya peningkatan kualitas paramedis lokal dengan pelatihan langsung maupun menghadirkan materi tutorial dalam bentuk VCD.

Di bidang sosial, perlunya meningkatkan bantuan keuangan untuk pembelian pakaian dingin (menghadapi musim salju selama bulan Desember -Februari), membeli bahan makanan, dan bahan bakar minyak (untuk menghidupkan genset). Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11

Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Selasa, 17 Jan 2017 19:50

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

Selasa, 17 Jan 2017 19:31

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Selasa, 17 Jan 2017 19:11

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Selasa, 17 Jan 2017 17:24

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Selasa, 17 Jan 2017 17:15

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Selasa, 17 Jan 2017 16:34


Must Read!
X