Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.455 views

Hamid F Zarkasyi:Sistem Sekuler Lahirkan Pemimpin & Kebijakan Sekuler

TAWAMANGU – SOLO (VoA-Islam) -  Pembahasan tentang kemajiuan dan kemunduran peradaban Islam tidak bisa lepas dari diskusi tentang ilmu yang terkait dengan agama dan moralitas. Demikian pula upaya untuk membangun kembali peradaban Islam haruslah dengan mengembangkan ilmu pengetahuan berdasarkan agama.

“Karena realitanya kendala yang dihadapi umat Islam dalam pengembangan peradaban Islam dewasa ini yang paling mendasar – baik eksternal maupun internal – adalah tantangan ilmu pengetahuan. Namun karena besarnya tantangan dari ilmu yang makin luas di berbagai bidang, maka langkah strategis membangun kembali peradaban Islam adalah bekerja secara sinergis.”

Demikian dikatakan Direktur Utama INSISTS Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi  dalam orasi ilmiah pada Peringatan 10 Tahun Perjalanan Dakwah INSISTS: “Sinergi Membangun Peradaban Islam” di Tawamangu – Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/1) lalu.

Tantangan Umat Islam

Menurut Dr. Hamid, terdapat dua tantangan penting yang sedang dihadapi umat Islam dewasa ini, yaitu: tantangan eksternal dan internal. Yang pertama adalah tantangan yang datang dari peradaban asing, khususnya Barat.

Peradaban Barat modern dengan program globalisasi dan Westernisasi menyebarkan paham sekularisme, rasionalisme, empirisme, dualism, desakralisasi, pragmatism dan sophisme, nasionalisme, kapitalisme, humanisme liberal, sekularisme dan sebagainya.

Ditambah lagi dengan paham Barat postmodern yang membawa paham-paham baru seperti nihilism, relativisme, pluralisme dan persamaan gender (gender equality), dan dekonstruksionisme. Paham-paham ini semua dengan sengaja telah dan sedang dimasukkan kedalam pikiran dan kehidupan umat Islam dalam bentuk system, konsep, dan bahkan gerakan ekonomi, politik, pendidikan, budaya, ilmu pengetahuan dan sebagainya.

“Di dalam system dan konsep Barat itu ada hal-hal yang harus ditolak, dikritisi, dan dimodifikasi secara epistemologis (cabang filsafat yang berkaitan dengan asal, sifat, karakter dan jenis pengetahuan) dan mungkin juga ideologis. Faham-faham seperti sekularisme, liberalism, hedonism, relativisme dan sebagainya harus ditolak,” tegas Dr. Hamid.

Lebih lanjut Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi mengatakan, dalam system pendidikan dan pengajaran, misalnya, Barat dapat dikatakan cukup maju. Namun, karena aspek tujuannya berbeda dengan Islam, maka umat Islam di satu sisi perlu menolak beberapa aspek dalam system pendidikan Barat, dan disisi lain perlu dimodifikasi. Demikian pula system politik, ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan dan sebagainya.

Tolak Kapitalisme dan Sosialisme

Menyitir Khurshid Ahmad (peneliti dari King Abdul Aziz University, Jeddah), model (ekonomi) kapitalis dan sosialis tidak bisa menjadi tipe ideal kita, meskipun kita akan memanfaatkan semua pengalaman manusia untuk diasimilasikan dan diinteragrasikan dengan framework Islam, agar dapat membantu mencapai tujuan kita sendiri tanpa mengotori nilai-nilai dan norma kita. Bahkan kita harus menolak model kapitalisme dan sosialisme.

Kedua model ini (kapitalisme dan sosialisme) begitu eksploitatif, tidak adil dan gagal memperlakukan manusia sebagai manusia dan sebagai khalifah Allah di muka bumi. Model tersebut juga gagal mengatasi tantangan ekonomi, social, politik, moran masa kini. Demikian Khurshid Ahmad.

Sejatinya, secara keseluruhan konsep-konsep atau faham-faham dalam pandangan hidup Barat sekuler-liberal banyak yang bertentangan dengan pandangan hidup Islam. Sebagai contoh, dalam masalah system pendidikan, Barat sekuler yang memisahkan ilmu pengetahuan secara dikotomis telah membawa problem besar bagi umat Islam.

Dikotomi ala Barat sekuler-liberal itu adalah ilmu dibedakan menjadi dua, yaitu: ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum yang tidak saling berhubungan sama sekali antara keduanya. Konsep ilmu tersebut ketika diterapkan di dunia Islam menghasilkan system pendidikan Islam yang dikotomis pula, yaitu lembaga pendidikan agama dan umum.

Di Indonesia terdapat pondok pesantren dan madrasah tradisional yang khusus belajar ilmu-ilmu agama; dan disisi lain terdapat SMP-SMA-SMK yang hanya mengajarkan ilmu-ilmu umum. Di tingkat perguruan tinggi, terdapat universitas yang hanya mengajarkan studi Islam, dan ada pula universitas sekuler yang hanya menawarkan studi ilmu pengetahuan umum.

Akibat dari system pendidikan yang dikotomik itu, maka lembaga pendidikan Islam menghasilkan dua tipe cendekiawan Muslim yang berbeda jenis ilmunya yang dalam beberapa aspek saling bertentangan. Ini bagaikan lingkaran setan. Tepat seperti yang dikatakan Syed M. Naquib al-Attas, bahwa pendidikan kita yang sekuler telah melahirkan pemimpin yang sekuler dan pemimpin sekuler itu akan melahirkan kebijakan yang sekuler pula.

Dipaparkan Dr. Hamid, tantangan eksternal dan internal itu adalah bagaimana umat islam dapat menolak, mengkritisi, mengasimilasi, atau memodifikasi sistim dan konsep-konsep asing yang multidisiplin ilmu itu. Sebab, hal ini bukanlah kerja yang bisa dilakukan sembarang orang. Bahkan kerja ini tidak bisa dilakukan oleh sekelompok cendekiawan yang hanya menguasai disiplin ilmu-ilmu pengetahuan syariah (ulum naqliyyah) atau cendekiawan yang hanya menguasai sains fisika dan kemanusiaan.

“Dalam banyak kasus, dosen yang menguasai ilmu ekonomi konvensional, misalnya, tidak mengerti syariah, dan sebaliknya dosen bidang syariah tidak menguasai ilmu ekonomi konvensional.”

Ringkasnya, ungkap Hamid, tantangan eksternal dan internal umat Islam ada dua, yaitu: pertama, ketidak berdayaan para cendekiawannya menghadapi faham, epistemology dan ideology asing secara kritis. Kedua, kelemahan tradisi pengkajian ilmu keislaman dalam memenuhi hajat umat di masa sekarang. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Ahad, 22 Apr 2018 09:01

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang

Ahad, 22 Apr 2018 08:54

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

Ahad, 22 Apr 2018 08:47

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

Ahad, 22 Apr 2018 08:40

Hamas: Mossad Dalang Pembunuhan Dr Fadi di Kuala Lumpur

Hamas: Mossad Dalang Pembunuhan Dr Fadi di Kuala Lumpur

Ahad, 22 Apr 2018 08:28

Hadirilah! Tabligh 'Misteri Dajjal Akhir Zaman' di Bandung

Hadirilah! Tabligh 'Misteri Dajjal Akhir Zaman' di Bandung

Sabtu, 21 Apr 2018 23:46

Warga Saudi Keluhkan Harga Tiket Bioskop yang Terlalu Mahal

Warga Saudi Keluhkan Harga Tiket Bioskop yang Terlalu Mahal

Sabtu, 21 Apr 2018 22:15

Wakil PM Malaysia Sebut Pembunuhan Ilmuan asal Palestina Kemungkinan Terkait Intelijen Asing

Wakil PM Malaysia Sebut Pembunuhan Ilmuan asal Palestina Kemungkinan Terkait Intelijen Asing

Sabtu, 21 Apr 2018 21:35

Jihad Islam: Mossad Berada di Balik Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Jihad Islam: Mossad Berada di Balik Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Sabtu, 21 Apr 2018 21:10

Mengamuk, WNA di Rudenim Rusak Fasilitas

Mengamuk, WNA di Rudenim Rusak Fasilitas

Sabtu, 21 Apr 2018 17:59

Itu Bukan Duniaku Lagi

Itu Bukan Duniaku Lagi

Sabtu, 21 Apr 2018 17:20

Logika Sesat Kesetaraan Gender

Logika Sesat Kesetaraan Gender

Sabtu, 21 Apr 2018 17:00

Hamas Berduka Atas Wafatnya Ilmuwan Palestina di Kuala Lumpur

Hamas Berduka Atas Wafatnya Ilmuwan Palestina di Kuala Lumpur

Sabtu, 21 Apr 2018 16:53

Meneropong Idealisme Partai Islam

Meneropong Idealisme Partai Islam

Sabtu, 21 Apr 2018 16:45

Ikutilah! Tabligh 'Tragedi Ukhuwah di Akhir Zaman' Bersama Ustadz Abu Fatiah Al-Adnani

Ikutilah! Tabligh 'Tragedi Ukhuwah di Akhir Zaman' Bersama Ustadz Abu Fatiah Al-Adnani

Sabtu, 21 Apr 2018 16:45

Wanita, Karirmu Tidak Hanya Sebatas Dunia

Wanita, Karirmu Tidak Hanya Sebatas Dunia

Sabtu, 21 Apr 2018 16:40

Kementan Apresiasi Bantuan Beras Ke Suriah

Kementan Apresiasi Bantuan Beras Ke Suriah

Sabtu, 21 Apr 2018 15:19

Rakernas KB-PII Dorong Konsolidasi Umat

Rakernas KB-PII Dorong Konsolidasi Umat

Sabtu, 21 Apr 2018 15:15

Pembangunan di Rezim Jokowi Tidak Sesuai dengan Kondisi di Lapangan, Kita hanya Tersandra Informasi

Pembangunan di Rezim Jokowi Tidak Sesuai dengan Kondisi di Lapangan, Kita hanya Tersandra Informasi

Sabtu, 21 Apr 2018 14:59

Tips Hindari Cyberbullying

Tips Hindari Cyberbullying

Sabtu, 21 Apr 2018 14:11


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 21/04/2018 17:00

Logika Sesat Kesetaraan Gender