Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.020 views

Hamid F Zarkasyi:Sistem Sekuler Lahirkan Pemimpin & Kebijakan Sekuler

TAWAMANGU – SOLO (VoA-Islam) -  Pembahasan tentang kemajiuan dan kemunduran peradaban Islam tidak bisa lepas dari diskusi tentang ilmu yang terkait dengan agama dan moralitas. Demikian pula upaya untuk membangun kembali peradaban Islam haruslah dengan mengembangkan ilmu pengetahuan berdasarkan agama.

“Karena realitanya kendala yang dihadapi umat Islam dalam pengembangan peradaban Islam dewasa ini yang paling mendasar – baik eksternal maupun internal – adalah tantangan ilmu pengetahuan. Namun karena besarnya tantangan dari ilmu yang makin luas di berbagai bidang, maka langkah strategis membangun kembali peradaban Islam adalah bekerja secara sinergis.”

Demikian dikatakan Direktur Utama INSISTS Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi  dalam orasi ilmiah pada Peringatan 10 Tahun Perjalanan Dakwah INSISTS: “Sinergi Membangun Peradaban Islam” di Tawamangu – Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/1) lalu.

Tantangan Umat Islam

Menurut Dr. Hamid, terdapat dua tantangan penting yang sedang dihadapi umat Islam dewasa ini, yaitu: tantangan eksternal dan internal. Yang pertama adalah tantangan yang datang dari peradaban asing, khususnya Barat.

Peradaban Barat modern dengan program globalisasi dan Westernisasi menyebarkan paham sekularisme, rasionalisme, empirisme, dualism, desakralisasi, pragmatism dan sophisme, nasionalisme, kapitalisme, humanisme liberal, sekularisme dan sebagainya.

Ditambah lagi dengan paham Barat postmodern yang membawa paham-paham baru seperti nihilism, relativisme, pluralisme dan persamaan gender (gender equality), dan dekonstruksionisme. Paham-paham ini semua dengan sengaja telah dan sedang dimasukkan kedalam pikiran dan kehidupan umat Islam dalam bentuk system, konsep, dan bahkan gerakan ekonomi, politik, pendidikan, budaya, ilmu pengetahuan dan sebagainya.

“Di dalam system dan konsep Barat itu ada hal-hal yang harus ditolak, dikritisi, dan dimodifikasi secara epistemologis (cabang filsafat yang berkaitan dengan asal, sifat, karakter dan jenis pengetahuan) dan mungkin juga ideologis. Faham-faham seperti sekularisme, liberalism, hedonism, relativisme dan sebagainya harus ditolak,” tegas Dr. Hamid.

Lebih lanjut Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi mengatakan, dalam system pendidikan dan pengajaran, misalnya, Barat dapat dikatakan cukup maju. Namun, karena aspek tujuannya berbeda dengan Islam, maka umat Islam di satu sisi perlu menolak beberapa aspek dalam system pendidikan Barat, dan disisi lain perlu dimodifikasi. Demikian pula system politik, ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan dan sebagainya.

Tolak Kapitalisme dan Sosialisme

Menyitir Khurshid Ahmad (peneliti dari King Abdul Aziz University, Jeddah), model (ekonomi) kapitalis dan sosialis tidak bisa menjadi tipe ideal kita, meskipun kita akan memanfaatkan semua pengalaman manusia untuk diasimilasikan dan diinteragrasikan dengan framework Islam, agar dapat membantu mencapai tujuan kita sendiri tanpa mengotori nilai-nilai dan norma kita. Bahkan kita harus menolak model kapitalisme dan sosialisme.

Kedua model ini (kapitalisme dan sosialisme) begitu eksploitatif, tidak adil dan gagal memperlakukan manusia sebagai manusia dan sebagai khalifah Allah di muka bumi. Model tersebut juga gagal mengatasi tantangan ekonomi, social, politik, moran masa kini. Demikian Khurshid Ahmad.

Sejatinya, secara keseluruhan konsep-konsep atau faham-faham dalam pandangan hidup Barat sekuler-liberal banyak yang bertentangan dengan pandangan hidup Islam. Sebagai contoh, dalam masalah system pendidikan, Barat sekuler yang memisahkan ilmu pengetahuan secara dikotomis telah membawa problem besar bagi umat Islam.

Dikotomi ala Barat sekuler-liberal itu adalah ilmu dibedakan menjadi dua, yaitu: ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum yang tidak saling berhubungan sama sekali antara keduanya. Konsep ilmu tersebut ketika diterapkan di dunia Islam menghasilkan system pendidikan Islam yang dikotomis pula, yaitu lembaga pendidikan agama dan umum.

Di Indonesia terdapat pondok pesantren dan madrasah tradisional yang khusus belajar ilmu-ilmu agama; dan disisi lain terdapat SMP-SMA-SMK yang hanya mengajarkan ilmu-ilmu umum. Di tingkat perguruan tinggi, terdapat universitas yang hanya mengajarkan studi Islam, dan ada pula universitas sekuler yang hanya menawarkan studi ilmu pengetahuan umum.

Akibat dari system pendidikan yang dikotomik itu, maka lembaga pendidikan Islam menghasilkan dua tipe cendekiawan Muslim yang berbeda jenis ilmunya yang dalam beberapa aspek saling bertentangan. Ini bagaikan lingkaran setan. Tepat seperti yang dikatakan Syed M. Naquib al-Attas, bahwa pendidikan kita yang sekuler telah melahirkan pemimpin yang sekuler dan pemimpin sekuler itu akan melahirkan kebijakan yang sekuler pula.

Dipaparkan Dr. Hamid, tantangan eksternal dan internal itu adalah bagaimana umat islam dapat menolak, mengkritisi, mengasimilasi, atau memodifikasi sistim dan konsep-konsep asing yang multidisiplin ilmu itu. Sebab, hal ini bukanlah kerja yang bisa dilakukan sembarang orang. Bahkan kerja ini tidak bisa dilakukan oleh sekelompok cendekiawan yang hanya menguasai disiplin ilmu-ilmu pengetahuan syariah (ulum naqliyyah) atau cendekiawan yang hanya menguasai sains fisika dan kemanusiaan.

“Dalam banyak kasus, dosen yang menguasai ilmu ekonomi konvensional, misalnya, tidak mengerti syariah, dan sebaliknya dosen bidang syariah tidak menguasai ilmu ekonomi konvensional.”

Ringkasnya, ungkap Hamid, tantangan eksternal dan internal umat Islam ada dua, yaitu: pertama, ketidak berdayaan para cendekiawannya menghadapi faham, epistemology dan ideology asing secara kritis. Kedua, kelemahan tradisi pengkajian ilmu keislaman dalam memenuhi hajat umat di masa sekarang. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

Rabu, 18 Oct 2017 17:50

Sebut Pribumi, justru Menteri Ini Berpotensi Bertentangan dengan Inpres 26/98

Sebut Pribumi, justru Menteri Ini Berpotensi Bertentangan dengan Inpres 26/98

Rabu, 18 Oct 2017 16:25

Mudahkan Kerja Polisi, Unsyiah Buat Robot Terbang untuk Deteksi Ganja

Mudahkan Kerja Polisi, Unsyiah Buat Robot Terbang untuk Deteksi Ganja

Rabu, 18 Oct 2017 14:50

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 14:25

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Rabu, 18 Oct 2017 14:15

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Rabu, 18 Oct 2017 14:12

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Rabu, 18 Oct 2017 13:55

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Rabu, 18 Oct 2017 11:45

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Rabu, 18 Oct 2017 10:15

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

Rabu, 18 Oct 2017 09:58

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Rabu, 18 Oct 2017 08:45

HRW Sebut Hampir 300 Desa Muslim Rohingya Telah Dibakar di Rakhine Myanmar

HRW Sebut Hampir 300 Desa Muslim Rohingya Telah Dibakar di Rakhine Myanmar

Rabu, 18 Oct 2017 08:38

Hendak Melakukan Peliputan, Reporter TvOne Diusir dari Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta

Hendak Melakukan Peliputan, Reporter TvOne Diusir dari Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta

Rabu, 18 Oct 2017 06:43

Mindset Perubahan Modernisasi Muslimah

Mindset Perubahan Modernisasi Muslimah

Rabu, 18 Oct 2017 05:40

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

Selasa, 17 Oct 2017 20:35

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

Selasa, 17 Oct 2017 20:15

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Selasa, 17 Oct 2017 19:09

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Selasa, 17 Oct 2017 17:09

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Selasa, 17 Oct 2017 17:06

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Selasa, 17 Oct 2017 15:43


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X