Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.334 views

Hamid F Zarkasyi:Sistem Sekuler Lahirkan Pemimpin & Kebijakan Sekuler

TAWAMANGU – SOLO (VoA-Islam) -  Pembahasan tentang kemajiuan dan kemunduran peradaban Islam tidak bisa lepas dari diskusi tentang ilmu yang terkait dengan agama dan moralitas. Demikian pula upaya untuk membangun kembali peradaban Islam haruslah dengan mengembangkan ilmu pengetahuan berdasarkan agama.

“Karena realitanya kendala yang dihadapi umat Islam dalam pengembangan peradaban Islam dewasa ini yang paling mendasar – baik eksternal maupun internal – adalah tantangan ilmu pengetahuan. Namun karena besarnya tantangan dari ilmu yang makin luas di berbagai bidang, maka langkah strategis membangun kembali peradaban Islam adalah bekerja secara sinergis.”

Demikian dikatakan Direktur Utama INSISTS Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi  dalam orasi ilmiah pada Peringatan 10 Tahun Perjalanan Dakwah INSISTS: “Sinergi Membangun Peradaban Islam” di Tawamangu – Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/1) lalu.

Tantangan Umat Islam

Menurut Dr. Hamid, terdapat dua tantangan penting yang sedang dihadapi umat Islam dewasa ini, yaitu: tantangan eksternal dan internal. Yang pertama adalah tantangan yang datang dari peradaban asing, khususnya Barat.

Peradaban Barat modern dengan program globalisasi dan Westernisasi menyebarkan paham sekularisme, rasionalisme, empirisme, dualism, desakralisasi, pragmatism dan sophisme, nasionalisme, kapitalisme, humanisme liberal, sekularisme dan sebagainya.

Ditambah lagi dengan paham Barat postmodern yang membawa paham-paham baru seperti nihilism, relativisme, pluralisme dan persamaan gender (gender equality), dan dekonstruksionisme. Paham-paham ini semua dengan sengaja telah dan sedang dimasukkan kedalam pikiran dan kehidupan umat Islam dalam bentuk system, konsep, dan bahkan gerakan ekonomi, politik, pendidikan, budaya, ilmu pengetahuan dan sebagainya.

“Di dalam system dan konsep Barat itu ada hal-hal yang harus ditolak, dikritisi, dan dimodifikasi secara epistemologis (cabang filsafat yang berkaitan dengan asal, sifat, karakter dan jenis pengetahuan) dan mungkin juga ideologis. Faham-faham seperti sekularisme, liberalism, hedonism, relativisme dan sebagainya harus ditolak,” tegas Dr. Hamid.

Lebih lanjut Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi mengatakan, dalam system pendidikan dan pengajaran, misalnya, Barat dapat dikatakan cukup maju. Namun, karena aspek tujuannya berbeda dengan Islam, maka umat Islam di satu sisi perlu menolak beberapa aspek dalam system pendidikan Barat, dan disisi lain perlu dimodifikasi. Demikian pula system politik, ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan dan sebagainya.

Tolak Kapitalisme dan Sosialisme

Menyitir Khurshid Ahmad (peneliti dari King Abdul Aziz University, Jeddah), model (ekonomi) kapitalis dan sosialis tidak bisa menjadi tipe ideal kita, meskipun kita akan memanfaatkan semua pengalaman manusia untuk diasimilasikan dan diinteragrasikan dengan framework Islam, agar dapat membantu mencapai tujuan kita sendiri tanpa mengotori nilai-nilai dan norma kita. Bahkan kita harus menolak model kapitalisme dan sosialisme.

Kedua model ini (kapitalisme dan sosialisme) begitu eksploitatif, tidak adil dan gagal memperlakukan manusia sebagai manusia dan sebagai khalifah Allah di muka bumi. Model tersebut juga gagal mengatasi tantangan ekonomi, social, politik, moran masa kini. Demikian Khurshid Ahmad.

Sejatinya, secara keseluruhan konsep-konsep atau faham-faham dalam pandangan hidup Barat sekuler-liberal banyak yang bertentangan dengan pandangan hidup Islam. Sebagai contoh, dalam masalah system pendidikan, Barat sekuler yang memisahkan ilmu pengetahuan secara dikotomis telah membawa problem besar bagi umat Islam.

Dikotomi ala Barat sekuler-liberal itu adalah ilmu dibedakan menjadi dua, yaitu: ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum yang tidak saling berhubungan sama sekali antara keduanya. Konsep ilmu tersebut ketika diterapkan di dunia Islam menghasilkan system pendidikan Islam yang dikotomis pula, yaitu lembaga pendidikan agama dan umum.

Di Indonesia terdapat pondok pesantren dan madrasah tradisional yang khusus belajar ilmu-ilmu agama; dan disisi lain terdapat SMP-SMA-SMK yang hanya mengajarkan ilmu-ilmu umum. Di tingkat perguruan tinggi, terdapat universitas yang hanya mengajarkan studi Islam, dan ada pula universitas sekuler yang hanya menawarkan studi ilmu pengetahuan umum.

Akibat dari system pendidikan yang dikotomik itu, maka lembaga pendidikan Islam menghasilkan dua tipe cendekiawan Muslim yang berbeda jenis ilmunya yang dalam beberapa aspek saling bertentangan. Ini bagaikan lingkaran setan. Tepat seperti yang dikatakan Syed M. Naquib al-Attas, bahwa pendidikan kita yang sekuler telah melahirkan pemimpin yang sekuler dan pemimpin sekuler itu akan melahirkan kebijakan yang sekuler pula.

Dipaparkan Dr. Hamid, tantangan eksternal dan internal itu adalah bagaimana umat islam dapat menolak, mengkritisi, mengasimilasi, atau memodifikasi sistim dan konsep-konsep asing yang multidisiplin ilmu itu. Sebab, hal ini bukanlah kerja yang bisa dilakukan sembarang orang. Bahkan kerja ini tidak bisa dilakukan oleh sekelompok cendekiawan yang hanya menguasai disiplin ilmu-ilmu pengetahuan syariah (ulum naqliyyah) atau cendekiawan yang hanya menguasai sains fisika dan kemanusiaan.

“Dalam banyak kasus, dosen yang menguasai ilmu ekonomi konvensional, misalnya, tidak mengerti syariah, dan sebaliknya dosen bidang syariah tidak menguasai ilmu ekonomi konvensional.”

Ringkasnya, ungkap Hamid, tantangan eksternal dan internal umat Islam ada dua, yaitu: pertama, ketidak berdayaan para cendekiawannya menghadapi faham, epistemology dan ideology asing secara kritis. Kedua, kelemahan tradisi pengkajian ilmu keislaman dalam memenuhi hajat umat di masa sekarang. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Sabtu, 17 Feb 2018 21:55

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Sabtu, 17 Feb 2018 21:38

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Sabtu, 17 Feb 2018 20:25

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Sabtu, 17 Feb 2018 14:13

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Sabtu, 17 Feb 2018 13:13

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Sabtu, 17 Feb 2018 12:36

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Sabtu, 17 Feb 2018 10:35

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

Sabtu, 17 Feb 2018 09:25

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Jum'at, 16 Feb 2018 21:45

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Jum'at, 16 Feb 2018 21:30

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Jum'at, 16 Feb 2018 21:05

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

Jum'at, 16 Feb 2018 18:40

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Jum'at, 16 Feb 2018 15:45

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Jum'at, 16 Feb 2018 14:37

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Jum'at, 16 Feb 2018 11:32

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Jum'at, 16 Feb 2018 11:28

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

Jum'at, 16 Feb 2018 11:16

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Kamis, 15 Feb 2018 22:53

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

Kamis, 15 Feb 2018 22:05

Walau Banyak Iblis Bertengger di Medsos, Tokoh Ini Urungkan Marah & Lebih Pilih Menikmatinya

Walau Banyak Iblis Bertengger di Medsos, Tokoh Ini Urungkan Marah & Lebih Pilih Menikmatinya

Kamis, 15 Feb 2018 21:53


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X