Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
28.318 views

Awan Berlafadz Allah Menaungi Saat Pemakaman Abdul Qodir

LUWUK TIMUR (voa-islam.com) - Jenazah Asy Syahid (insya Allah) Abdul Qodir alias Asmar alias Syamsudin alias Abu Uswah akhirnya dimakamkan di Desa Mulyosari Kecamatan Tomoni Kabupaten Luwuk Timur Sulawesi Selatan, pada pada Jum'at (1/02/2013).

Pihak Polri memberangkatkan jenazah Abdul Qodir dari Jakarta Pukul 04.30 WIB dengan pesawat dan mendarat di Bandara Sultan Hasanudin Makassar.

Dari Makassar kemudian jenazah diterbangkan ke Bandara Soroako dan dilanjutkan dengan kendaraan darat menuju Kampung halaman Abdul Qodir untuk dimakamkan.

Jenazah tiba di Desa Mulyosari pada pukul 16.30 WITA dan dimakamkan pada pukul. 17.00 WITA. Ribuan kaum Muslimin warga Desa Mulyosari  turut menyambut dan mengantarkan jenazah Abdul Qodir ke pemakaman.

Ada beberapa fenomena unik yang seolah menjadi menjadi tanda kesyahidan Abdul Qodir, seorang Mujahid yang pernah berkhidmat untuk jihad Poso pada sekitar tahun 2000.

Keluarga Abdul Qodir pun memberikan kesaksian terhadap jenazah dan berbagai kejadian mengiringi pemakamannya.

Ketika ditanyakan keadaan jenazah Abdul Qodir dengan gembira dan penuh semangat Hanadia, istri almarhum menuturkannya.

"Sejak kedatangan jenazah suami saya ada banyak sekali capung yang menaungi peti jenazah suami saya, capung-capung itu mengikuti iringan jenazah sampai di tempat pemakaman," kata Hanadia yang biasa disapa Ummu Uswah kepada voa-islam.com, Jum’at (1/2/2013).

 

Hanadia juga menuturkan fenomena aneh lainnya yang ia saksikan. "Ada awan berbentuk lafadz Allah di langit yang terus menaungi jenazah suami saya dimakamkan," tuturnya.

Ketika ditanyakan tanda kesyahidan pada Abdul Qodir Hanadia mengatakan,"wajahnya tersenyum, berkeringat dan darahnya masih mengalir," ungkapnya.

Pernyataan yang sama juga diungkapkan oleh Hardin kakak kandung Abdul Qodir bahwa ia mencium bau harum saat pemakaman.

"Abdul Qodir Insya Allah syahid, saya mencium bau harum dua kali di liang lahat, tiba-tiba ada sekelompok capung datang mengerumuni para pelayat, langsung ada lafadz Allah muncul diatas awan," ucapnya.

Untuk diketahui, Abdul Qodir menjadi korban penembakan Densus 88 di teras masjid Nur Al Afiyah RS. Wahidin Sudirohusodo, Makassar menjelang shalat Jum’at (4/1/2013). Hanadia menuturkan bahwa suaminya diberondong tembakan oleh Densus 88 usai shalat Dhuha.

Jenazah kemudian dibawa ke RS. Polri, Sukanto, Jakarta Timur. Setelah lebih dari tiga minggu pihak keluarga berjuang menuntut pemulangan jenazah, akhirnya almarhum Abdul Qodir bisa dipulangkan dimakamkan di kampung halamannya. Almarhum meninggalkan seorang istri, tiga orang anak; satu putra dan dua putri yang kini menjadi yatim. [AF]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Alhamdulillah, bantuan untuk Ummu Zakiyah, istri mujahid tertawan telah diserahkan dalam bentuk mesin jahit, santunan rutin bulanan dan beasiswa anaknya di pesantren. Semoga bermanfaat untuk...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Alhamdulillah donasi Rp 40.143.000,- sudah disalurkan kepada muallaf Nurul Hutabarat, dimanfaatkan untuk melunasi hutang biaya kuliah dan modal usaha....

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Latest News


Must Read!
X