Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.105 views

Demokrat Partai Terkorup, Akan Hilang dari Peta Politik Nasional

JAKARTA (voa-islam.com) - Partai Demokrat yang kini dipimpin Anas Urbaningrum dan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Dewan Pembina kian mendekati kehancuran.

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan, publik menilai kader Partai Demokrat sebagai yang paling korup.

"Demokrat tidak mampu mengatasi opini publik bahwa kadernya paling korup," kata Direktur Riset SMRC Jayadi Hanan dalam pemaparan hasil survei di Jakarta, Ahad, 3 Februari 2013. Padahal tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Yudhoyono mencapai 56 persen pada Desember 2012.

...Demokrat tidak mampu mengatasi opini publik bahwa kadernya paling korup

Jayadi menuturkan, survei dilakukan pada 6-20 Desember 2013 melalui wawancara tatap muka. Jumlah responden mencapai 1.220 orang dengan ambang batas kesalahan sebesar 3 persen dan tingkat kepercayaan sebanyak 95 persen. Pemilihan responden dilakukan dengan metode multistage random sampling.

 Jayadi menjelaskan, secara teori seharusnya persepsi terhadap Presiden Yudhoyono sejalan dengan Partai Demokrat, partai pendukung pemerintah. Dia mencontohkan pada periode 2004-2009. Semakin baik kinerja presiden, dukungan kepada Demokrat juga semakin kuat. Tetapi dalam kurun waktu 2011-2012, hubungan antara Presiden Yudhoyono dan Partai Demokrat sangat lemah.

Jayadi menjelaskan, anomali ini terjadi sejak bekas Bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazarudin, berkicau mengenai kasus Hambalang. Pernyataan Nazarudin mengenai keterlibatan Ketua Umum Anas Urbaningrum dalam kasus ini mendapat perhatian besar dari media massa. "Ini yang menjadi awal anomali ini," kata dia.

 Jayadi menjelaskan, jika masalah korupsi ini tidak tertanggulangi pada 2013, elektabilitas Demokrat akan terus merosot. Menurut dia, kinerja baik pemerintah tidak akan bisa mendongkrak citra partai pemenang Pemilu 2009 ini.

...ia bisa hilang dari peta politik nasional hasil pemilu 2014

Jayadi memaparkan, Demokrat harus patuh terhadap hukum pidana dan politik. Sebab, Demokrat merupakan partai politik.

"Bila tidak, Demokrat tidak punya dasar untuk bertahan hidup," ujarnya.

Bila Demokrat tidak melakukan bersih-bersih dari opini tentang korupsi, besar kemungkinan Demokrat tidak akan lolos electoral treshold, alias ambang batas partai menempatkan kadernya di DPR.

"Sehingga, ia bisa hilang dari peta politik nasional hasil pemilu 2014," tutur Jayadi. [Widad/tmp, trb]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Keputusan masuk Islam disusul ujian yang bertubi-tubi: fitnah, pengasingan, intimidasi, penculikan, dan penodaan kehormatan. Setitik pun ia tak menyesali keputusan jadi muallaf....

Latest News